Berita Terkini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hari Gizi Nasional yang diperingati setiap tanggal 25 Januari adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan upaya preventif dan promotif dalam pencegahan dan penanganan masalah gizi. Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nusjahmi mengatakan IBI siap bekerja sama untuk mengatasi masalah gizi buruk pada anak di Indonesia.

“Masalah gizi anak yang muncul kembali di beberapa wilayah ini cukup memprihatinkan karena sejatinya persoalan gizi ini bisa dicegah melalui edukasi dan penanganan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak. Tentu untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak serta mengatasi gizi buruk yang kami segenap Pengurus dan anggota IBU siap membantu,” kata Ketua umum PP IBI Emi Nurjasmi dalam rilisnya, Ahad 21 Januari 2018.

Emi menuturkan, anggota IBI saat ini lebih dari 200 ribu bidan yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Selama puluhan tahun bidan merupakan salah satu profesi yang menjadi garda terdepan dalam penanganan persoalan gizi dan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Baru- baru ini muncul berita terjadinya balita gizi buruk di Kendari, Sulawesi, maupun di Asmat, Papua. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan di kalangan pemangku kepentingan yang bergerak di ranah kesehatan.

Tugas utama bidan memang untuk memberikan pertolongan kelahiran kepada masyarakat, namun selain itu, bidan juga mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak hanya kepada perempuan, tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat.

“Kami di IBI siap mewujudkan bidan profesional berstandar global dengan memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat,” kata Emi.

Bidan Erma, anggota IBI dari Maluku menyatakan, tantangan bidan tak hanya menyelamatkan ibu melahirkan. Ia mengatakan alam Maluku yang masih terisolir membuat tantangan seorang bidan menjadi bertambah.

Masalah gizi ibu seperti kekurangan zat besi dan zinc menjadi penyebab anemia dan pendarahan pada waktu persalinan. “Kami memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi bagi ibu hamil. Selain menyelamatkan ibu melahirkan, kami juga harus bertarung dengan sulitnya medan yang kami lalui, dimana transportasi umum belum tersedia,” ujarnya.

Keadaan yang sama juga dihadapi banyak bidan yang bertugas di wilayah pelosok yang minim infrastruktur serta fasilitas layanan kesehatan. “Kami Pengurus Pusat hingga Pengurus Cabang IBI akan siap mensukseskan program GERMAS ini demi mewujudkan generasi Indonesia emas di tahun 2045,” tegas Emi. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggandeng SIWO (Seksi Wartawan Olahraga) PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Provinsi Kepri menggelar turnamen bola volly putra anter klub se-Kepri. Agenda itu telah dibahas antara Ketua SIWO PWI Kepri, Freddy dengan Deputi V BP Batam, Bambang Purwanto di Batam, Sabtu, 20 Januari 2018.

Melalui turnamen ini, ungkap Deputi V BP Batam, pihaknya akan mencari bibit-bibit atlet volly berbakat putra Kepri. Karena itu, semua tim peserta turnamen tidak boleh mengambil pemain yang tidak ber-KTP Kepri. Dan para peserta dibatasi usia, yaitu dari usia 21 sampai dengan 25 tahun.”Semuanya harus anak Kepri, tidak boleh mendatangkan pemain dari luar dan dibuktikan dengan KTP,” ujar Bambang Purwanto.

Melaui turnamen ini, lanjut Bambang Purwanto, nantinya akan diseleksi para bibit atlet volly terbaik. Mereka itulah yang nantinya akan diajak bergabung menjadi pemain Tim Volly BP Batam. “Kita ingin menggerakkan potensi olahraga masyarakat Kepri, dalam hal ini volly, sehingga nantinya ada tim dari Kepri yang bermain di Turnamen Pro Liga,” paparnya lagi.

Sementara itu, Ketua SIWO PWI Kepri Freddy menambahkan, sebagai bagian dari organisasi wartawan yang fokus pada olahraga, SIWO PWI Kepri selama ini selalu aktif mengikuti ajang PORWANAS (Pekan Wartawan Olahrgana Nasional) yang digelar setiap 4 tahun sekali. Pada tahun 2019 mendatang PORWANAS akan digelar di Papua.

“Dalam hal ini, SIWO PWI Kepri merasa terpanggil untuk membantu agenda mulia ini untuk memajukan dunia olahraga Kepri di tingkat nasional,” ujar Freddy.

Apalagi, tambah pria yang juga Kepala Perwakilan BATAMTODAY.COM di Karimun itu, setelah Tim Volly BP Batam itu terbentuk bisa digelar pertandingan persahabatan dengan tim dari Singapura, Malaysia, Thailand dan Vietnam. Karena itulah, SIWO PWI Kepri akan independen dalam penyelenggaraan turnamen ini dan akan berkoordinasi dengan Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB BVSI).

“Untuk itu, kami akan menerapkan standar turnamen yang ditentukan oleh PB BVSI, termasuk mengenai wasit. Sehingga target mencari bibit berbakat asal Kepri itu benar-benar akan tercapai,” tutup Freddy. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gerak nilai tukar rupiah diprediksi bergerak menguat. Dampak dari penutupan Pemerintahan Amerika Serikat (AS) secara sementara diperkirakan akan mendorong penguatan gerak nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini dan diharapkan nantinya bisa memberi efek positif terhadap perekonomian.

Selain itu, Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menyebut, berkurangnya pembelian obligasi Pemerintah AS oleh Tiongkok dan Jepang diperkirakan juga akan membantu penguatan gerak nilai tukar rupiah mengawali pekan keempat di Januari. Tidak ditampik, langkah mengurangi pembelian surat utang tersebut oleh Tiongkok dan Jepang bisa memberikan efek terhadap AS.

“Gerak nilai tukar rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp13.300 hingga Rp13.320 per USD,” kata Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 22 Januari 2018.

Sementara itu, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan turun. Setelah sempat mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir akibat naiknya imbal hasil global didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, imbal hasil SUN 10 tahun diperkirakan akan mengalami penurunan didorong oleh penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

“Imbal hasil SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 6,15 persen sampai 6,18 persen,” tukasnya.

Sebelumnya, saham berjangka jatuh pada Minggu waktu setempat (Senin WIB) karena Pemerintah Amerika Serikat (AS) tetap ditutup. Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump resmi ditutup setelah kubu Partai Demokrat dan Republik gagal mencapai kesepakatan anggaran federal, Sabtu 20 Januari 2018.

Indeks rata-rata Dow Jones industrial berjangka turun 32 poin dan sempat turun sebanyak 101 poin. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka turun masing-masing tiga poin dan lima poin. Gedung Putih dengan cepat menyalahkan Demokrat setelah penutupan dimulai. Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan ini adalah perilaku pecundang.

Partai Republik dan Demokrat saling menyalahkan atas tutupnya pemerintahan (government shutdown) di Amerika Serikat. Penutupan terjadi karena kedua kubu tidak menyepakati rancangan anggaran federal. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat meminta seluruh wartawan untuk menjaga independensi di tahun politik. Terlebih, tahun-tahun ke depan Indonesia akan menggelar pesta demokrasi.

Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat, Ilham Bintang, menyebutkan larangan wartawan merangkap jabatan di partai politik (parpol), apabila melanggar maka harus berhenti atau nonaktif dari profesi kewartawananya. Aturan itu juga berlaku bagi wartawan yang menjadi tim sukses. Aturan mengenai itu disebut Ilham tercantum dalam Peraturan Dasar/Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Tim sukses berjuang untuk satu golongan, sedangkan prinsip pers atau media melayani semua golongan untuk mencapai tujuan utamanya, demi mewujudkan kebenaran, dan kepentingan publik, serta kelangsungan demokrasi,” kata Ilham dalam keterangannya, Minggu, 21 Januari 2018.

Dia juga mengatakan DK PWI telah membentuk tim yang akan mengawasi anggotanya di seluruh Indonesia yang menjadi tim sukses pasangan calon di beberapa pilkada. Data itu akan disampaikan dalam waktu dekat.

“Saat ini sedang diverifikasi oleh tim,” kata Ilham.

Ilham menyebut wartawan harus independen tetapi tetap harus berpihak pada kepentingan rakyat. “Wartawan independen bukan berarti tidak berpihak. Keberpihakan wartawan untuk kepentingan rakyat dan kelangsungan demokrasi. Itu parameter yang digunakan DK PWI,” imbuh Ilham.

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sekolah Dasar (SD) Juara Batam, binaan Rumah Zakat punya cara sendiri untuk mengisi Hari Gizi Nasional (HGN). Mereka yakni pihak sekolah dan orangtua siswa berbaur dalam kegiatan Perenting School.

Dengan mengusung tema “Ciptakan Jiwa yang Sehat dan Kuat dengan Rajin Berolah Raga & Gizi yang Cukup”, melakukan senam sehat di Komplek Pesantren Mizanul Ulum Kavling Bukit Layang Blok C RT 17/ RW 06, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Kepri, Sabtu, 20 Januari 2018.

Senam sehat yang dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB ini, dipandu Suhermanto Amd selaku Instruktur Senam Nusantara. Gerakan yang menyajikan ragam gerakan khas tarian dan lagu nusantara, mulai dari gerakan pemanasan, peregangan hingga gerakan inti. Senam yang menyenangkan ini, sekaligus memperkenalkan budaya nusantara.

Kegiatan sederhana yang penuh kemeriahan ini disambut antusias seluruh Wali Murid SD Juara Batam. Para orangtua siswa mengaku merasakan manfaat secara langsung. Bahkan, setiap gerakan dapat dirasakan ke tubuh.

“Kalau bisa senam seperti ini rutin kita adakan, paling tidak per tiga bulan. Dengan kegiatan ini biar bisa melemaskan sendi-sendi kami yang sudah mulai tua ini,” papar Mahmud Habu Zauhari, wali siswa Ziyad Ramadhan Jauhari yang kesehariannya menjadi buruh serabutan ini.

Aksi siswa dan orangtua siswa mengikuti senam sehat di SD Juara Batam dalam rangka mengisi Hari Gizi Nasional. (istimewa)

Parenting School yang merupakan salah satu program pertemuan bulaan Wali Murid SD Juara Batam. Adapun kegiatan ini diisi dengan Senam Sehat adalah kali pertama diadakan, selama 2 tahun SD Juara hadir di Propinsi Kepulauan Riau.

“Parenting School adalah sarana menyambung silaturrahmi & Komunikasi pihak sekolah dan Wali murid, dengan harapan semua orang tua terus terlibat dan hadir disetiap bulannya untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak sekolah. Sehingga kami terus berinovasi dan mengemas program silaturrahmi dengan konsep yang berbeda-beda, salah satunya dengan Senam Sehat bersama,” pungkas Shofar Fitrotul Al Amin S.Pd.I selaku Kepala SD Juara Batam.

Istimewa

Usai Senam bersama para orang tua menikmati bubur Kacang Hijau rasa Jahe Susu, rasa hangat dibadan usai olah raga saling bercengkrama, dan beberapa wali murid terlihat serius berdiskusi dengan Wali Kelas anaknya masing-masing, senyum saling sapa, dan mendiskusikan banyak hal hingga Matahari mulai meninggi dan beberapa wali siswa satu persatu undur diri dan saling berpamitan. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Persaingan merebut Piala Perdana Lorenzo Cup di awal tahun berlangsung seru di lapangan Futsal Puri Agung Batam, Sabtu, 20 Januari 2018.

Hari pertama, pertandingan yang berlansung dibanjiri dengan gol. Tim All Star FC menghujani gawang dari tim Raider FC B sebelas kali. Sedangkan, tim Raider FC B memperkecil kekalahan dengan mencetak satu gol ke gawang Tim All Star FC. Dan hingga akhir pertandingan skor 11-1 kemenangan All Star FC.

Tidak kalah seru, tim Immortal FC membantai tim Sumitomo FC dengan skor 10-1. Hasil ini membuat 3 tim di pertandingan perdana ini sama-sama meraih kemenangan untk lolos ke babak selanjutnya.

Meski tim Raider B harus mengakui keunggulan tim All Star FC, tim Raider A lebih beruntung. Tim Raider Fc A mengalahkan Sawo FC dengan skor 9-3.

Dari sejumlah pertandingan yang ada, tim All Star FC menduduki peringkat tertinggi hingga dipertandingan hari pertama berakhir.

“Untuk ke depannya saya berharap seluruh pembina olahraga khususnya futsal Batam terus junjung sportifitas dan silahturahmi antar team futsal se kota Batam” Ujar Yohanes Eko Waluyo selaku panitia Lorenzo Cup 2018. (ardhi)

Berikut adalah hasil, jadwal (20/01) dan klasemen sementara Lorenzo Cup 2018

Sabtu, 20 Januari 2018
Raider B FC 1 VS All Star FC 11
Brandos FC 7 VS Shalom FC 3
Lorenzo FC 5 VS Atam FC 4
Shimano FC 7 VS Kelor FC 3
PB Satelit FC 7 VS DHL FC 3
Raider A FC 9 VS Sawo FC 4
Aneuk Kacok FC 0 VS Dua Kelinci FC 3
Immortal FC 10 VS Sumitomo FC 1

MEDIAKEPRI.CO.ID, Depok – Dua pelaku penyebaran video porno sesama jenis, diamankan jajaran Polresta Depok di Jalan. Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok. Kedua pelaku ialah Rud (21) dan Muc (31).

Menurut Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Putu Kholis Aryana, Minggu, 21 Januari 2018, video itu diunggah ke sosial media. Pelaku menggunggahnya di akun twitter @prassongsup pada 21 Juni 2017.

“Tujuan pelaku menyebarkan video intim tersebut di Twitter sebagai sarana memasarkan diri sebagai seorang pemuas nafsu kaum gay,” katanya seperti dilansirkan merdeka.com.

Menurut pengakuan pelaku, dirinya tidak tergabung dengan komunitas LGBT tertentu. Namun untuk mencari pasangan pelaku menggunakan aplikasi media sosial HORNET (Medsos khusus Gay).

Pelaku diduga melakukan tindak pidana Pornografi dan ITE sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat 1 Jo Pasal 29 UU RI No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan Pasal 27 ayat 1 jo Pasal 45 ayat 1 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tim Kholid FC akhirnya menasbihkan diri Juara 1 Futsal Pemuda Batam ke-1 di lapangan Futsal Aku Tahu Centre, Kamis, 18 Januari 2018.

Kemenangan tim dengan kapten Mursyidin Zuhdi setelah mengandaskan keperkasaan tim Tempo FC.

Penyerahan trophy kejuaraan kepada para pemenang termasuk pemain yang berhasil menangi Trofeo yang diadakan oleh organisasi Pemuda Batam ini diberikan langsung Imron Iskandar kepada kapten tim kholid Fc Mursyidin Zuhdi.

“Saya sangat berharap untuk kedepannya organisasi Pemuda Batam terus untuk mengadakan ajang-ajang olahraga khususnya futsal yang lebih besar lagi,” ujar Mursyidin Zuhdi.

Trofeo Pemuda Batam kali ini terbilang sukses. ini tidak lain berkat kerjasama yang baik dari panitia yang merupakan anggota Organisasi Pemuda Batam juga arahan serta dukungan teman yang lain. Panitia mengucapkan terimakasih kepada segala pihak yang telah mensukseskan acara ini. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Aomori – Polisi di Fukaura, Prefektur Aomori, menangkap Yukio Yonaga (69) terkait percobaan pembunuhan terhadap istrinya. Pria ini coba membunuh dengan cara menusuk leher istrinya.

Dilansir dari Japan Today, Sabtu, 20 Januari 2018, Yukio menusuk leher istrinya, Teiko (69) pada Rabu, 17 Januari 2018 malam sekitar pukul 20.00 waktu setempat.

Fuji TV melaporkan, setelah menusuk istrinya, Yukio pergi ke rumah saudaranya dan mengatakan apa yang telah dia lakukan. Saat ini Teiko dilaporkan ada dalam keadaan koma.

Polisi menjelaskan, kejadian berawal saat Yukio pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Dia dan Teiko terlibat perdebatan hingga lepas kontrol. Dia pergi ke dapur untuk mengambil pisau dan kemudian menusuk istrinya. (***)

sumber: detik.com

Kronologi Kader Gerindra Ditembak Anggota Brimob

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bogor – Kader Partai Gerindra, Fernando Alan Joshua Wowor, tertembak mati di tempat parkiran hiburan malam di parkiran Lipps Club Bogor, Jalan Sukasari, Sabtu, 20 Januari 2018 dini hari.

Dada Fernando yang kabarnya merupakan pengawal pribadi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, ditembus timah panas yang melesat dari senjata milik anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Briptu R.

Awalnya Fernando bersama empat teman yang juga kader Partai Gerindra tiba di parkiran depan Lips sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka adalah Arief Rochmawan, Rizki Bayu Perdana, Rio Andika Putra Perdana, dan Arli Marasut.

“Tujuan hanya ingin memarkirkan mobil karena tujuan sebenarnya ke Dunkin Donuts. Kami diarahkan oleh tukang parkir Lips untuk masuk ke parkiran tersebut,” kata Arif Rokhmanto dalam keterangan yang ditulis tangan dan disebar ke wartawan.

“Ketika kami mencoba untuk masuk, mobil kami terhalang oleh 1 pengendara motor. Terjadilah perdebatan antara kami dengan si pengendara tersebut,” kata Arief.

Di tengah perdebatan, Briptu R yang mengendarai motor gede mewah dengan merek BMW berwarna abu-abu mengeluarkan senjata jenis Blok 17. Mereka berusaha untuk bicara baik-baik tetapi Briptu R malah menodongkan senjatanya ke kepala Arif.

“Spontanitas teman saya mencoba untuk melerai dan mengalihkan senjata tersebut, dan terjadilah kisruh. Dan tiba-tiba senjata meletus yang menyebabkan teman kami tertebak, dan seketika meninggal di tempat,” demikian kata Arif.(***)

sumber: rmol.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Johan (22), warga Gesek, Kabupaten Bintan alami kecelakaan di Jembatan I Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 18 Januari 2018 sekitar pukul 22.00 WIB.

Kecelakaan korban ini diduga karena kemarahan dua orang berstatus pelajar yang berinisial Aa (15) dan Mj (17).

Kejadian ini dimulai dari keributan yang terjadi antara dua kelompok pemuda pengendara sepeda motor. Awalnya mereka lakukan balapan liar (bali). Lalu, entah apa yang memulai, akhirnya kedua kelompok ini saling mengejek dan menggas sepeda motor mereka.

Dua pelaku awalnya hanya mencoba untuk menghambat lajunya kendaraan korban. Hingga mereka mengambil kayu balok. Namun naas, kayu mereka itu mengenai kepala korban hingga korban terjatuh.

Korban meninggal di rumah sakit dengan kondisi luka pada bagian kepala.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, meminta masyarakat untuk mengantisipasi munculnya geng motor di Tanjungpinang. Untuk menekan munculnya kelompok pemuda pengendara sepeda motor ini, Polres melakukan razia balap liar di beberapa titik lokasi yaitu Dompak dan jalan Basuki Rahmat. (kmg/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Karimun ungkap jaringan peredaran gelap narkoba di Karimun.

Dari penangkapan itu, polisi menangkap 7 orang lak-laki di 4 lokasi berbeda. Ketujuh tersangka tersebut berinisial RE (25) AH (27) MS (34) TH (27) RA (30) HK (35) dan UHP (33). Mereka dicurigai sebagai jaringan peredaran gelap narkotika jenis sabu.

Dari ketujuh orang tersebut 2 diantaranya merupakan oknum pegawai PT Timah Wilayah Operasi Riau dan Kepri unit Kundur, Kabupaten Karimun berinisial TH dan RA.

Kasatnarkoba Polres Karimun, AKP Nendra Madya Tias mengatakan kedua 2 oknum pegawai PT Timah diamankan di perumahan Komplek Timah Prayun Nomor D73A Kundur, Jumat, 19 Januari 2018.

Pengungkapan ini berawal dari pengungkapan kasus yang sama dari lima tersangka lainnya.

“Keduanya diamankan di perumahan komplek Timah Prayun Nomor D73A Kundur, dari mereka kita amankan 1 buah alat hisap sabu, 1 buah kaca pyrex dengan sisa sabu di kaca,” kata Nendra.

Dari tersangka RE dan AH yang diamankan di Desa Pangke polisi mengamankan barang bukti yakni, 1 paket narkotika diduga jenis sabu dengan berat 1,80 gram, 3 paket kecil sabu, 2 unit alat hisap sabu, 1 timbangan digital, dan 1 tas plastik warna putih pembungkus sabu.

Kemudian dari tersangka MS polisi mengamankan barang bukti berupa 12 paket sedang narkotika diduga jenis sabu dengan berat 64,78 gram, 1 unit timbangan digital, 1 plastik pembungkus sabu dan 1 unit HP Samsung.

Sementara dari tersangka HK dan UHP yang diamankan di Kundur Utara polisi mengamankan barang bukti 1 paket narkotika diduga jenis sabu, 1 buah kertas timah rokok dan 2 unit HP Samsung. Saat ini ketujuh tersangka telah ditahan di Mapolres Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut. (kmg/ian)

Berita ini telah terbit di lendoot.com dengan judul ‘Polisi Tangkap 7 Orang Terkait Narkoba, 2 Diantaranya Oknum Pegawai PT Timah Unit Kundur’

MEDIAKEPRI, Batam – Jika mampir di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau, mampirlah ke Pasar Aviari. Ada banyak barang bekas eks luar negeri yang masuk secara ilegal dari Singapura.

Pasar Aviari ini terletak di Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji, Batam. Di sana, Anda akan dimanjakan dengan berbagai dagangan eks luar negeri.

Jika biasanya penjualan barang bekas hanya berada di emperan, khusus di Batam komplek penjualannya justru berada di kawasan pertokoan yang cukup luas. Kawasan pasar modern ini berlantai dua.

Jika berkunjung ke sana, kawasan pasar tersusun rapi, tidak becek sebagaimana umumnya tempat penjualan barang-barang bekas. Seluruh pertokoan merupakan bangunan permanen dengan lantai keramik.

Sedangkan jalan yang memisahkan sisi bangunan dibuat paving block yang rapi. Sehingga tidak khawatir terkena becek, sebagaimana lazimnya sebuah pasar yang menjual barang-barang bekas.

Pasar Aviari memang ramai dikunjungi masyarakat, termasuk yang lagi berlibur di Batam. Berbagai macam dagangan eks luar negeri dijajakan di sana.

Bagi yang ingin bangun rumah, juga bisa mencari kusen sesuai dengan keinginan. Ada kusen pintu, jendela yang terbuat dari kayu berkualitas hingga kusen dari aluminium.

Itu baru untuk bangunan rumah. Ada juga untuk kebutuhan dapur, mulai dari sendok, panci, kompor gas, dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya. Untuk barang-barang pecah belah itu, konon barang tersebut merupakan eks dari hotel berbintang di Singapura.

Berbagai jenis gelas dengan merek terkenal juga bisa didapatkan di Pasar Aviari. Harga yang ditawarkan juga relatif jauh lebih murah ketimbang beli baru.

“Kadang ada yang berburu gelas-gelas cantik standar hotel di pasar ini. Begitu juga sendok dan perabotan dapur lainnya,” kata Eli salah satu penjaga toko yang menjual kebutuhan peralatan dapur.

Dalam pantauan detikTravel yang berkunjung di akhir pekan lalu, di pasar ini juga menjual berbagai jenis sepatu, pakaian, serta aksesoris wanita dan pria.

Tapi untuk berburu pakaian ini, dibutuhkan ketelitian. Di pasar itu tersedia berbagai jenis sepatu dengan brand bertaraf internasional. Jika ingin membelinya, harus bersabar untuk keliling satu per satu area pertokoan yang ada.

Untuk mendapatkan sepatu dengan merek terkenal, Anda bisa memilihanya. Umumnya, sepatu-sepatu bekas baik jenis out door dan sepatu sport dalam kondisi 80 persen baik.

Misalkan saja, sekelas sepatu bermerek internasional yang harganya rata-rata di atas Rp 2 juta, di pasar itu bisa dibeli dengan harga Rp 300 ribu. Tergantung Anda pandai menawar atau tidak. Tapi harga yang ditawarkan tentunya jauh lebih murah dibanding harga aslinya.

Begitu juga berbagai jenis pakaian wanita dan pria. Berbagai merek terkenal dijajakan di sana. Malah, sampai urusan celana dalam dan bra bekas juga dijajakan di sana.

Ini belum lagi berbagai jenis karpet dan gorden berkualitas. Begitu juga dengan berbagai jenis tas. Mulai tas koper, tas sandang, hingga jaket dan tali pinggang.

Barang-barang bekas itu semuanya dijual bebas, sekali pun pemerintah sendiri melalui Menteri Perdagangan melarang adanya penjualan barang-barang bekas asal luar negeri.

“Semuanya ada di ual di pasar ini. Tinggal pilih, mana yang cocok beli, harganya juga murah,” kata Fahmi salah seorang warga Batam yang ditemui detikTravel di Pasar Aviari.

Anda tertarik berburu barang bermerek dengan harga miring? Silahkan ke Pasar Aviari di Batam. (***)

sumber: detiktravel.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Semarang – Aiptu Samsul Huda, aggota Polsek Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, menjadi korban pembunuhan sadis. Dia ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan dengan tubuh penuh luka tusukan.

Korban ditemukan oleh warga di Jalan Arteri Yos Sudarso, Kota Semarang, di samping motornya. Warga kemudian bergegas melapor ke petugas setempat karena melihat jenazah korban mengenakan seragam Korps Bhayangkara.

Korban ditemukan jam 00.14 WIB. Ada seorang laki laki melihat orang tergletak di pinggir jalan. Karena dia khawatir korban sudah menghembuskan nafas terakhir.

Kemudian mereka melapor ke polisi,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Abiyoso Seno Aji saat mengikuti proses outopsi di Kamar Jenazah RSUP dr Kariadi Semarang, Sabtu, 20 Januari 2018.

Korban diyakni tidak menjadi korban kecelakaan kendaraan bermotor atau perampokan. Hal ini melihat kondisi motor jenis Yamaha Mio yang ditemukan di dekat korban. Diduga kuat Samsul menjadi korban pembunuhan keji.

“Karena banyak ditemukam luka tusukan senjata tajam,” tambahnya.

Belum diketahui motif di balik serangan ke Samsul. Namun, dia memastikan akan mengungkap kasus yang menyasar anggotanya ini.

“Korban ini lepas dinas di Polsek Tanjung Emas Semarang pukul 20.00 WIB. Dengan melihat dari waktunya, dan melihat jalur merupakan jalan yang setiap hari dilalui korban, kami sedang menyelidiki lebih mendalam, korban ini setelah lepas dinas kemana saja,” ucapnya.

Korban meninggalkan satu istri dan anak laki-laki yang masih duduk di kelas 1 SMP. Korban merupakan kelahiran Magelang dan akan dimakamkan di Magelang sesuai keinginan orang tuanya. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Tenaga honor dan kontrak di lingkungan Kecamatan Karimun dan 6 Kelurahannya menerima SK perpanjangan kontrak kerja. Penyerahan ini dilakukan di ruang rapat kantor Camat Karimun, Jumat 19 Januari 2018 sore.

Camat Karimun, Arpan menyampaikan untuk jumlah tenaga honor dan kontrak di Kecamatan Karimun dan 6 Kelurahan yang menerima SK perpanjangan total seluruhnya 59 orang. Mereka mendapat perpanjangan kontrak kerja selama 1 tahun.

“Perpanjangan SK kan diberikan 1 tahun sekali, jadi mereka diberikan perpanjangan selama 1 tahun. Kita harapkan dengan diberikannya SK perpanjangan ini, seluruh pegawai honor dan kontrak yang ada di lingkungan Kecamatan Karimun dan 6 Kelurahan dapat bekerja semakin baik,” kata Arpan, Jumat 19 Januari 2018 kemarin di kantornya.

Arpan menyebut bahwa, sebelum menerima SK perpanjangan, para tenaga honor dan kontrak diberikan pengarahan dan melakukan penanda tanganan MoU yakni, seluruh tenaga honor dan kontrak tidak akan menuntut menjadi pegawai negeri.

“Isi MoU tersebut intinya adalah, mereka tidak akan menuntut jadi pegawai negeri selama bekerja di sini,” ucap Arpan. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Hai, para ibu. Bingung mengatur keuangan? Jangan khawatir, mengatur keuangan memang tidak mudah.

Banyak hal yang harus diurusi, mulai dari perawatan anak, aktivitas rumah tangga, dan lainnya.

Berikut 10 tips bagi para ibu untuk mengatur keuangan. Tak hanya untuk dilakukan sendiri tapi juga bisa jadi contoh baik untuk anak belajar mengatur uang, lho.

1. Atur budget

Mengatur budget adalah langkah awal untuk mengatur keuangan dengan baik. Saat membuat daftar budget, alokasikan uang untuk keperluan darurat dan keperluan utama terlebih dahulu.

Setelah itu, baru lah lihat jumlah yang tersisa. Sisihkan beberapa persen untuk ditabung.

2. Bertukar pakaian

Anak-anak tumbuh sangat cepat. Ini menjadi alasan agar kita tak selalu membeli kebutuhan mereka secara konstan. Bertukar pakaian bisa menjadi solusi.

Bisa dengan anggota keluarga bahkan teman, tukarlah pakaian yang masih bagus dan layak pakai untuk kita atau anak kita .

3. Beli paketan

Sejumlah produk atau bahan makanan seringkali harganya lebih murah jika dibeli secara paketan, bukan satuan.

Namun, cermat lah mana produk atau makanan yang bertahan lama. Jika tidak awet, maka produk tersebut bisa rusak atau busuk jika disimpan terlalu lama.

4. Cari barang diskon

Coba lah rajin berkeliling dan mencari barang-barang diskon. Bisa juga melirik cuci gudang yang dilakukan beberapa orang terhadap barang yang sudah tak mereka pakai.

Ini bisa menjadi solusi untuk berhemat, sehingga kita tak perlu membuang uang membeli barang mahal untuk anak jika memang hanya terpakai selama beberapa bulan saja. Asal cermat, membeli barang bekas juga tak masalah, kok!

5. Bikin kopi sendiri

Bagi peminum kopi, coba lah mengurangi pengeluaran dari membeli kopi di kafe dan membuatnya sendiri. Mungkin hal ini agak sulit, tapi bisa menghemat banyak pengeluaran, lho.

6. Siapkan bekal makan siang

Menyiapkan makan siang kadang menjadi hal yang membosankan, tapi membiasakan diri membuat makan siang akan membawa dampak positif.

Tidak hanya lebih sehat, tapi juga bisa menekan pengeluaran mingguan dengan tidak makan di luar.

7. Buang hal-hal tak perlu

Buanglah hal-hal yang dianggap tak perlu. Misalnya berlangganan televisi kabel. Apakah hal itu sangat penting? Bagaimana jika menggantinya dengan radio satelit di mobil?

Hal lainnya, misalnya mengurangi waktu manicure-pedicure rutin. Pilih lah hal-hal yang benar-benar diperlukan. Buang saja hal-hal yang tidak diperlukan dari daftar.

8. Atur besaran tabungan

Meskipun jumlahnya kecil, tetaplah menyisihkan uang untuk ditabung. Jika malas mengingatkan diri sendiri untuk menabung pada waktu-waktu tertentu, kamu bisa mengatur persentase tabungannya dan menggunakan investasi perbankan, seperti tabungan berjangka dan lainnya.

9. Hindari beli barang tak perlu

Kadang merek-merek produk membuat kita tergoda untuk membelinya. Namun, coba lah hindari membeli pernak pernik yang tidak perlu. Saat berbelanja, pilih lah barang-barang yang benar-benar diperlukan.

10. Atur email masuk

Terkadang kita menerima banyak email masuk berupa promosi produk dan hal-hal lainnya yang menggoda kita untuk berbelanja.

Stop berlangganan promosi tersebut, atau setidaknya hapus dari kotak masuk email. Jangan buat diri kita tergoda menghabiskan uang untuk hal-hal yang tidak diperlukan.

Nah, sekarang sudah tahu cara mengatur keuangan? Saatnya kita terapkan! (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Program Beli Rumah DP 0 RUPIAH Bukan hanya ada di Jakarta di Batampun ada juga Perumahan yang menawarkan Program yang serupa. Akhir tahun 2017 ini. Perumahan Tunas Regency memberikan kemudahan bagi masyarakat Batam. Yaitu Beli Rumah Tanpa UANG MUKA atau DP 0 RUPIAH

Perumahan Tunas Regency memberikan kesempatan bagus bagi warga Batam,  yang berpenghasilan tetap dan berniat untuk membeli Rumah namun selama ini terkendala pada beberapa persyaratan saat pengajuan KPR untuk bisa juga memiliki Rumah Siap Huni tanpa persyaratan berbelit, bahkan tanpa Kredit Bank, tanpa bunga, dan tanpa riba.

Jadi bagi warga Batam yang berminat, bisa langsung datang saja ke Kantor Perumahan Tunas Regency, sekalian untuk pilih, check unit, dan melakukan verifikasi. Apabila Ok bisa hari itu juga Langsung Serah Terima Kunci

Selain Program Tanpa UANG MUKA atau DP 0 RUPIAH  Perumahan Tunas Regency juga memberikan Kemudahan lain bagi masyarakat yang berniat membeli rumah secara Kredit (KPR Bank)

Hanya dengan membayar Angsuran Pertama Rp 2,9 juta, Tanpa Booking Fee, bisa langsung Serah Terima Kunci hari itu juga. Sementara DP/Uang Muka bisa diangsur sambil menempati. Angsuran DP juga terbilang sangat ringan yaitu di Bawah UMK.

“Promo akhir tahun 2017 ini bukan untuk cuci gudang rumah-rumah yang lama belum laku terjual seperti pada umumnya, namun benar-benar Rumah yang masih baru dan Fresh.  Type yang di tawarkan yaitu T.39  dengan Harga Setara dengan T.36.” kata Harry, dari Divisi Marketing & Promo Proyek Perumahan ini menerangkan pada Koran ini kemarin

Khusus Rumah Siap Huni untuk blok tertentu, bahkan mendapat Diskon tambahan sampai dengan Rp. 30 jt.

Menariknya, Harga Rumah di Tunas Regency​ ini​juga sudah termasuk Biaya Notaris, Biaya Sertifikat, dan Pajak Pembeli (BPHTB). Gratis pemasangan TV Kabel dengan 60 Channel

Tunas Regency dekat sekali ke berbagai tempat-tempat layanan publik seperti Bank/Atm,Klinik/Apotik, Sekolah, SPBU, dan lainnya. Istimewanya Pusat Belanja HYPERMART juga berada dalam Komplek Perumahan ini.

Perumahan yang berdiri diatas lahan seluas 52 Ha ini berada pada Lokasi yang Sangat Strategis. Yaitu persis di seberang Pertokoan, Pasar dan Plaza Fanindo Sagulung, yang memang sudah terkenal ramai.

Selain lokasinya yang memang bagus, Perumahan Tunas Regency ini juga memiliki Fasilitas Umum yang Komplit, antara lain Sekolah SMP & SMU Negeri, Sarana Tempat Ibadah, Arena Olah Raga, Clubhouse, Kolam Renang,  Jaringan TV Kabel, dll.

“Ini Kesempatan yang sangat bagus bagi warga Batam yang berminat memiliki Rumah Siap Huni yang Lokasinya Strategis, dengan Fasilitas yang Komplit, Harganya Terjangkau dengan persyaratan yang tidak berbelit .”  kata Harry, berpromosi.

“Untuk Informasi lebih lanjut, atau berencana Check Lokasi, Silahkan Hubungi Marketing Tunas Regency,” Katanya, menambahkan. (rilis)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia memastikan GoJek Traveloka Liga 1 2018 akan berjalan tanpa adanya batasan gaji atau salary cap.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono, di Jakarta, Jumat 19 Januari 2018, menyebutkan penghilangan salary cap ini menjadi alasan mengapa Liga 1 musim terkini tidak akan menerapkan aturan marquee player.

“Keberadaan marque player hanya relevan jika salary cap diimplementasikan,” ujar Joko.

Kebijakan ini berbeda dengan apa yang diterapkan di Liga 1 musim 2017 di mana terdapat salary cap per-klub, yaitu sebesar Rp 15 miliar. Ketika itu, salah satu pertimbangan kebijakan salary cap adalah demi menyeimbangkan kekuatan finansial setiap klub. Khusus untuk pemain dunia atau disebut marquee player, gajinya diberikan di luar salary cap yang sudah ditentukan.

Dengan tidak adanya salary cap untuk Liga 1 musim 2018, PSSI tidak mengkhawatirkan adanya protes dari klub-klub kecil dengan dana terbatas. “Industri ini berjalan dengan mekanisme pasar bebas. Jadi kalau tidak bisa bersaing pasti akan tertinggal. Ini juga terjadi di seluruh dunia,” tutur Joko.

Joko mengakui yang paling efektif untuk melindungi klub di tengah kebijakan liga tanpa salary cap adalah sistem financial fair play seperti yang diterapkan Asosiasi Sepak Bola Uni Eropa (UEFA). Sederhananya, financial fair play mengatur bahwa setiap klub bebas mengeluarkan uang untuk mengontrak pesepak bola manapun asalkan sumber dananya berasal dari bisnis sepak bola, bukan yang lain.

Namun di Indonesia, Joko mengungkapan, financial fair play belum bisa digunakan sepenuhnya di Indonesia karena klub-klub di Tanah Air belum semuanya berlisensi AFC. “Sampai hari ini baru lima berlisensi, itupun tiga lolos bersyarat. Financial fair play baru bisa dipraktikkan kalau semua klub sudah berlisensi,” kata dia.

Dengan tidak adanya regulasi marquee player, di Liga 1 akan diterapkan regulasi 3+1 untuk pemain asing yaitu sertiap tim berhak mengontrak tiga pemain impor non-Asia dan seorang dari Asia. Selain itu, regulasi terkini Liga 1 juga meniadakan aturan pembatasan umur. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ponorogo – Siang itu, Jemadi (53), tampak terbaring lemas tak berdaya di lantai beralaskan tikar dan kasur gulung di rumahnya di RT 002/RW 003, Dusun Slemanan, Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat 19 Januari 2018. Meski lemas, Jemadi masih bisa menggerakan tangan dan kakinya.

Sesekali ia menggapai potongan kardus untuk menghalau puluhan lalat yang menghinggap pada wajah dan tubuhnya.Terlihat belasan lalat beterbangan di sekitar tubuh Jemadi yang tertutup kain hitam. Lalat itu juga terlihat hinggap di atas tubuh yang terbungkus selimut warna hitam.

Meski wajah dan badan ditutup selimut, bau daging membusuk tercium samar-samar di rumah berdinding tembok bercat biru itu. Bau itu semakin menusuk saat selimut hitam yang menutup wajah dan badan dibuka.

Saat selimut dibuka, tampak wajah Jemadi ditutup topeng dengan bahan kertas bergambar dan masker warna hijau toska. Tak hanya itu, bagian dagunya terlihat diperban dengan kain kasa.

Topeng kertas dan masker dikenakan Jemadi untuk menutup mukanya. Bukan karena malu atau risih. Wajah Jemadi rupanya menghilang.

Kanker kulit sudah menggerogoti wajahnya selama kurun waktu empat tahun terakhir. Kulit dan daging wajahnya nyaris ludes tinggal menyisakan tulang saja. Kedua kantung matanya juga hampir hilang tinggal bola matanya. Giginya yang bertahan menempel di gusi tinggal hitungan jari. Tragisnya lagi, mata, hidung, dan lidah nyaris tak berfungsi lagi.

“Bapak menderita sakit seperti ini sejak empat tahun lalu. Bapak sudah berobat dengan berbagai cara namun belum sembuh,” ujar Kuninda (29), anak sulung Jemadi saat ditemui di kediaman Jemadi, Jumat 19 januari 2018.

Kuninda tak bisa bercerita banyak tentang kondisi dan awal mula bapaknya terserang penyakit kanker hingga menggerogoti seluruh wajah Jemadi. Kuninda tersibuk dengan anaknya yang terus menangis karena sakit panas tinggi.

Tak berapa lama kemudian, Kuninda memanggil Parti (55), kakak kandung Jemadi yang tinggal tak jauh dari rumahnya.

Menurut Parti, kisah tragis yang menimpa Jemadi terjadi saat adiknya itu masih berjualan sayur di Jakarta empat tahun yang lalu. Saat itu muncul semacam jerawat di sisi kanan hidungnya. Tak lama kemudian, benjolan kecil itu pecah karena terkena kuku tangan hingga mengakibatkan hidungnya mengeluarkan banyak darah.

Parti mengatakan saat itu Jemadi sempat dilarikan ke rumah sakit di Indramayu. Saat itu, dokter memberitahukan Jemadi terkena kanker kulit. Namun saat ditawarkan operasi, Jemadi menolaknya.

Kanker kulit yang dibiarkan kian hari makin membesar hingga akhirnya menggerogoti bagian hidungnya. Meski hidungnya menghilang, Jemadi masih berjualan di Jakarta untuk menghidupi keluarganya.

Namun hal itu tidak berlangsung lama. Kondisi kesehatannya yang makin memburuk membuat Jemadi memilih pulang kampung halaman untuk tinggal bersama Kuninda, anak sulungnya.

Jemadi dan keluarga pasrah

Kondisi kesehatan Jemadi terus menurun setelah Peni, istrinya meninggal karena sakit ginjal. Keluarga akhirnya memutuskan membawa Jemadi ke RSUD Dr Harjono untuk mendapat perawatan. Sesaat berada di rumah sakit milik Pemkab Ponorogo, Jemadi dirujuk ke RSU Dr. Soetomo Surabaya.

“Jemadi sempat dibawa ke Surabaya dan mendapat rumah singgah karena kamar di rumah sakit penuh sehingga harus menunggu. Empat hari menunggu tak dapat kamar, Jemadi meminta dibawa pulang untuk dirawat di rumah,” ungkap Parti.

Lain halnya dengan Parti, Damin (60), kakak kandung Jemadi menuturkan pihak keluarga sudah mencari beraneka obat-obatan alternatif untuk kesembuhan Jemadi. Namun setali tiga uang, kanker kulit yang menyerang Jemadi makin mengganas.

“Sudah banyak orang pintar dan pengobatan alternatif yang kami didatangi. Tetapi Jemadi belum juga sembuh,” ungkap Damin.

Untuk kesehariannya, keluarga hanya memberikan makanan yang lembut seperti bubur sumsum, wedang roti, pisang. Hanya saja, makanan yang diberikan acapkali susah masuk karena lengket di mulut.

Bila Jemedi mengeluh kepala sakit, keluarga hanya memberikan obat penghilang sakit kepala yang dibeli di warung. Sementara untuk mencegah pembusukan daging makin melebar, keluarga memberikan obat sunat berupa serbuk yang ditabur di beberapa bagian muka.

Untuk merawat Jemadi, dua anaknya, Kuninda dan Pandi tak bisa berbuat banyak. Kuninda, sebagai ibu rumah tangga hanya mengharapkan pemasukan dari suaminya yang bekerja di Jakarta. Sementara Pandi, mencari nafkah dengan bekerja serabutan.

“Kami keluarga sekarang hanya bisa pasrah. Kami serahkan semuanya kepada Allah untuk yang terbaik buat Jemadi,” jelas Damin.

Nada pasrah juga disampaikan Jemadi. Jemadi mengaku sudah tak mau lagi dibawa ke rumah sakit. Ia lebih memilih pasrah dengan kondisi saat ini. “Saya sudah pasrah dan kalah,” demikian Jemadi. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nita Thalia diketahui menjadi istri kedua seorang pengusaha selama belasan tahun. Padahal sebelum mau jadi istri kedua, sang pedangdut sangat menentang adanya poligami.

Sampai sekarang pun pemikiran soal poligami tetap tidak disetujui oleh Nita Thalia. Lantas apa yang membuatnya mau dimadu?

“Aku bukan orang yang setuju poligami dari dulu bahkan sampai sekarang. Tapi mungkin ini sudah jalan Tuhan saja. Aku orang yang nggak setuju deh. Kalau bisa istri satu saja,” buka Nita di acara talkshow di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan.

“Dari awal-awal juga sadar (mau jadi istri kedua). Tapi aku ada garis keturunan dari nenek yang juga begitu,” terangnya lagi.

Nita Thalia mengungkapkan, dirinya menjalani poligami selama 17 tahun sangat membutuhkan kesabaran. Di awal melakukan itu, ia pun merasa tersakiti juga.

“Awal-awal ada (tersakiti), tapi sekarang sudah bisa jalani itu semua. Suami, istri pertama, istri kedua harus sama-sama punya kesabaran tingkat tinggi, kalau nggak punya itu runtuh,” tukas Nita Thalia. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mendapati kulit si bayi yang usianya baru beberapa minggu beruntusan, mungkin kita jadi bertanya-tanya apa sebabnya. Apa iya ini karena terkena percikan air susu ibu (ASI) seperti yang orang-orang bilang?

Ya, suatu kali saya bertemu dengan seorang teman yang mengeluhkan beruntusan di kulit wajah bayinya. Menurut orang-orang dekatnya, itu karena percikan ASI. Tapi saya sih sangsi beruntusan itu karena ASI. Soalnya sepengalaman saya, kulit wajah bayi saya dulu nggak beruntusan meski sering banget kena percikan ASI.

Saya pun menanyakan hal itu ke dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, Dr. dr. I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK. Setelah melihat foto si bayi, kata dr Darma, panggilan akrabnya, beruntusan seperti itu disebut neonatal milia atau milia pada bayi. Wah, apa itu Dok?

“Protein keratin produksi kelenjar minyak (kelenjar pilosebasea) yang terperangkap akibat adanya sumbatan di kelenjar pilosebasea,” jelasnya.

Lalu saya tanyakan apakah benar penyumbatan itu karena kulit bayi terkena ASI? “ASI tidak menyebabkan perubahan kulit bayi, baik perubahan warna maupun beruntusan,” imbuh dr Darma.

Kata dr Darma, beruntusan atau milia pada bayi sebaiknya tidak usah diberikan bedak, dan umumnya dapat hilang dengan sendirinya. “Keratin yang berada di dalamnya pelan-pelan dapat keluar sendirinya. Penggunaan bedak kadang malahan menyebabkan sumbatan keluarnya keratin,” tambahnya.

Dikutip dari detikHealth, beberapa waktu lalu dr Meta Hanindita, SpA, menyebutkan bahwa pada bayi baru lahir, kulitnya memang bisa jerawatan atau beruntusan. Penyebabnya adalah bayi yang baru lahir hormon dalam tubuhnya masih tidak seimbang, karena masih membawa hormon dari ibu.

Tapi kalau beruntusan dialami bayi yang usianya sudah lebih tua, menurut dr Meta, bisa jadi karena dermatitis atopik. Kenapa? Mungkin bayi alergi pada bahan makanan yang dikonsumsi ibunya. Namun kondisi ini terjadi pada bayi yang memang masih mengonsumsi ASI dari sang ibu. (***)

sumber: haibunda.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Guna memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor tahunan, Satlantas Polres Karimun bekerjasama dengan Samsat Karimun meluncurkan 2 inovasi pelayanan publik yakni Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling, Jumat, 19 Januari 2018.

Untuk layanan Samsat Drive Thru, masyarakat dapat mendatangi loketnya di pasar Puan Maimun, sedangkan untuk Samsat Keliling dapat dijumpai di kawasan Coastal Area.

“Dengan inovasi-inovai ini, kita harapkan masyarakat dapat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor dengan bebas, tanpa harus mengantri, mengorbankan waktu atau menempuh jarak yang jauh untuk datang ke kantor Samsat,” kata Kasatlantas Polres Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy, Jumat, 19 Januari 2018.

Kendy berharap, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan Samsat Drivethru dan Samsat Keliling dengan sebaik-baiknya. “Kita harapkan masyarakat Karimun dapat memanfaatkan pelayanan publik ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Kennedy.

Sementara itu, Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Karimun, Waluya mengatakan, melalui program ini pendekatan terhadap masyarakat dalam pelayanan publik dapat terwujud. Selain itu mempermudah masyarakat wajib pajak tidak perlu lagi antri terlalu lama di kantor samsat

“Program ini sebagai bentuk pendekatan ke masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Selain mempermudah, masyarakat gak perlu antri lagi dan menumpuk di kantor Samsat, di pasapun bisa bayar pajak melalui petugas Drivethru Samsat,“ terang Waluya saat di hubungi wartawan.

Dirinya menambahkan, untuk Samsat Keliling pihaknya akan berkoordinasi dengan seluruh Kecamatan yang ada di Karimun,

“Untuk Samsat Keliling, kita akan berkoordinasi dengan Kecamatan yang ada, sehingga lebih memudahkan kami kira-kira daerah mana yang perlu kita kunjungi. Kita sangat mengharapkan program ini dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujar Waluya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Ratusan warga yang tinggal di Jalan Satria, Pasar X Tembung, Gang Buntu IV, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang gempar.

Seorang siswi SMA ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi rumahnya dengan kondisi wajah hancur, tangan dan mulut terikat.

Saat ditemukan, jenazah remaja bernama Anggi Syafitri Tanjung (17) itu terbenam dalam ember kamar mandi.

Pertama kali, korban ditemukan oleh ibu kandungnya bernama Ani (46) yang kebetulan pulang kerja.

Kuat dugaan, siswi SMA 10 ini dibunuh orang terdekatnya.

Sebab, pelaku mengetahui detail kapan orangtua korban tidak berada di rumah.

Dari keterangan saksi-saksi di lapangan, jasad korban ditemukan pukul 19.00 WIB ketika orangtuanya pulang kerja.

Saat Ani pulang kerja, ia melihat pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Sadar ada yang aneh, Ani mendobrak pintu. Ketika itu, Ani mencari Anggi yang biasa menjaga rumah. Ketika dipanggil, Anggi tak menyahut.

Ani pun mengecek kamar korban, dan melihat ceceran darah dimana-mana. Ia semakin panik tatkala masuk ke kamar mandi dan menemukan anak keduanya itu dalam kondisi mengenaskan.

“Selain wajahnya hancur, perutnya ada luka tikaman. Kamarnya juga acak-acakan,” kata Surya (18), saksi mata di lokasi, Jumat 19 Januari 2018 malam.

Hal senada disampaikan Nuri (18). Katanya, korban dibunuh saat tengah menjaga rumah. Namun, warga sama sekali tidak mendengar ada suara ribut-ribut di dalam rumah korban.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba masih melakukan pemeriksaan. Katanya, pihaknya masih memintai keterangan saksi-saksi di lapangan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Informasi masyarakat yang keluhkan situasi kemanan dan ketertiban, Polsek Batam Kota bergerak.

Kali ini, belasan preman yang acap kali nongkrong sambil minum-minuman beralkohol di Simpang Helm, Legenda, Batam, Kepulauan Riau jadi sasaran, Jumat, 19 Januari 2018 sekitar pukul 23.00 WIB.

Sebahagian dari mereka yang sudah dibawah pengaruh alkohol dibubarkan.

“Kita data, kita foto, berikan arahan dan peringatan, selanjutnya kita suruh pulang ke rumah masing-masing,” ungkap Wakapolsek Batam Kota, AKP Hippal Tua Sirait. SH yang didamping Ka. SPK Polsek Batam Kota, Brigadir Kepala, Yose.

Dijelaskan Opung, sapaan akrab Wakapolsek, jika pada operasi berikutnya, mereka masih kedapatan nongkring dan mabuk-mabukan di seputaran tersebut, makan pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas.

“Kalu ini kita kasih teguran saja, besok kalau masih ada lagi, akan kita proses,” jelasnya.

Usai dari Simpang Helm, rombongan patroli Polsek Batam Kota menyisiri seputaran Botania, Nadim Raya, hingga ke Bukit Raya dan sekitarnya.(kmg)

Berita ini disadur dari batamclick.com dengan judul ‘Lagi Asyik Minum, Polisi Datang! Preman Simpang Helm Pucat’

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seorang siswa kelas 8 SMPN 238 Duren Tiga, Jakarta Selatan, bernama Fikri (12 tahun) tewas tertabrak bus Transjakarta lantaran ia sedang becanda dengan temannya.

Menurut keterangan dari sopir bus Transjakarta Jahuria, ia sedang mengemudi busnya dalam kecepatan 40 hingga 50 kilometer per jam. Lalu tiba-tiba saja terdengar suara benturan keras dari bagian depan bus. Korban pun sudah dalam kondisi tewas dengan kondisi kepala pecah.

“Setibanya di TKP, tiba-tiba terdengar bunyi kencang dari bodi depan sebelah kanan bus,” ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto saat dikonfirmasi, Jumat 19 Januari 2018.

Adapun mengenai informasi korban sedang becanda, kata Mardiaz, merupakan keterangan dari masyarakat setempat. “Korban Fikri bersama seorang temannya sedang bercanda dan kejar-kejaran di sekitar TKP,” kata dia.

Mardiaz melanjutkan, pihak kepolisian kini sedang mengumpulkan keterangan saksi-saksi juga keluarga korban. Kasus kecelakaan itu kini ditangani oleh Laka Lantas Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang siswa kelas 8 SMP 238 Duren Tiga, tewas tertabrak bus Transjakarta di Jalan Buncit Raya, Kalibata, Jakarta Selatan. Korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) oleh unit laka Polda Metro Jaya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH bersama Komisi I melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Mall Pelayanan Publik (MPP), di Gedung Sumatera, Batam Centre, Jumat, 19 Januari 2018.

Kunjungan ini terkait persiapan Pemko Batam dan BP Batam melayani segala bentuk perizinan yang mudah, cepat dan murah sesuai keinginan masyarakat.

Pelan-pelan tapi pasti guna mempersiapkan pelayanan prima di MPP salah satu bukti dan komitmen kedua lembaga yang ada di Batam ini yang terus melakukan perubahan disegala bidang.

“MPP ini salah satu bukti kesiapan Pemko Batam dan BP Batam guna mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” kata Nuryanto.

Dengan hadirnya MPP di Kota Batam pelayanan baik perizinan, pengurusan dokumen baik terhadap instansi vertikal dan instansi terkait dapat lebih cepat, tepat, mudah dan jelas.

Dewan sudah menganggarkan melalui APBD Tahun 2017 sebesar Rp17 Miliar MPP hadir di Kota Batam. Terkait persiapan yang dilakukan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam saat ini sudah memadai baik dari standar pelayanan masing-masing instansi, Sumber Daya Manusia (SDM) sudah terpenuhi.

“Kedepanya diharapan pelayanan yang ada saat ini dapat lebih ditingkatkan,” terang Nuryanto.

Ditempat yang sama Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto,SE,MM menyatakan sebagai mitra kerja DPM-PTSP Kota Batam pihaknya sudah dua kali melakukan sidak ke Mall Palayanan Publik (MPP) yang terletak di gedung Sumatera.

Namun, sidak ke dua ini pihaknya masih menemukan instansi vertical yang masih belum melayani sepenuhnya terkait dokumen dan periizinan, seperti BPN dan Bea Cukai instansi tersebut masih sebatas sosialisasi saja.

” Kedepanya instansi tersebut sudah melakukan pelayanan yang prima sehingga diharapkan dapat membantu dan mempermudah masyarakat,”terang Budi Mardiyanto.

Ditempat yang sama Kepala DPM-PTSP Kota Batam, Gustian Riau menyatakan, MPP di Batam sebagai pilot project dan terbesar di Indonesia serta melayan 416 perizinan yang ada. (kmg)

Berita ini sudah terbit di wartakepri.co.id dengan judul ‘Ketua DPRD Kota Batam Sidak Mall MPP, Masih Ditemukan Pelayanan Simbolis’

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makasar – Seorang siswi SMK berinisial AL (17) melahirkan bayi perempuan di toilet sekolah, Kamis, 18 Januari 2018 sekitar pukul 12.00 Wita.

Bayi lahir selamat dan dalam kondisi sehat, begitu pun kondisi sang ibu yang masih di bawah umur. Melansir Kompas.com, AL mengandung bukan karena akibat hubungan terlarang di luar nikah. Ia merupakan korban pemerkosaan, yang hingga kiini masih belum bisa dimintai banyak keterangan.

AL mengaku tidak tahu jika dirinya sudah mengandung selama 8 bulan seperti dikutip dari Timurnews.com, Jumat, 19 Januari 2018. Diduga karena postur tubuhnya yang kecil, perut AL juga terlihat kecil karena ternyata bobot bayinya seberat 2 kilogram.

Insiden melahirkan di sekolah ini pertama kali diketahui oleh seorang siswa bernama Alwi (17) yang tiba-tiba mendengar tangisan bayi dari dalam toilet sekolah. Pada waktu yang sama, guru bernama Fauzan, mengantar siswi diduga AL ke RS Bhayangkara Makassar karena tiba-tiba melahirkan di sekolah.

“Dari keterangan saksi-saksi termasuk guru SMK tersebut menyatakan, AL melahirkan bukan karena hubungan gelap. Melainkan, AL pernah menjadi korban pemerkosaan. Korban pun belum bisa kita mintai keterangannya, namun syukur AL dan bayinya sehat dan masih dirawat tim medis,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani yang dikonfirmasi Kompas.com. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meninjau kios Dinas Perikanan Kabupaten Karimun di Pasar Puan Maimun yang akan dijadikan sebagai tempat penampungan sementara para pedagang ikan di Jalan Haji Arab, Puakang.

“Untuk sementara tempat ini akan difungsikan sebagai lapak pedagang ikan yang ada di Puakang, kita harapkan mereka punya kesadaran untuk pindah ke sini,” kata Rafiq di Pasar Puan Maimun, Jumat, 19 Januari 2018 sore.

Rafiq mengatakan, di kios tersebut nantinya dapat menampung sekitar 16 hingga 18 pedagang ikan yang ada di Puakang. Sedangkan untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Perusda.

“Kemarin sudah di data dan jumlahnya ada 18 pedagang ikan, diharapkan dibukanya lapak ikan di sini akan menghidupkan pasar Puan Maimun, karena apabila ini dibuka sore, mungkin akan sama-sama berjualan di sini,” ucap Rafiq.

Ia menambahkan, untuk awal para pedagang tidak akan dipungut biaya sewa. Dengan disiapkannya tempat ini Rafiq menegaskan bahwa para pedagang di Puakang tidak akan diperbolehkan lagi untuk berjualan di sana.

Sementara itu, Dirut Perusda Karimun, Devanan Syam menyampaikan sebelum para pedagang dipindahkan ke tempat yang baru, pihaknya akan menyiapkan fasilitas di tempat tersebut, meliputi air dan listrik. Pihaknya juga menargetkan awal Februari para pedagang sudah dapat dipindahkan ke tempat ini.

“Tahap awal kita akan siapkan fasilitasnya dulu, kita tidak memikirkan untuk pemasukan Perusda dulu lah, paling tidak sudah mengatasi masalah pedagang di Haji Arab, Puakang agar mereka dapat tempat dan berjualan dengan tertib di sini,” ujar Devanan Syam.

Terkait biaya sewa tempat, Dev menyebut pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan para pedagang. “Sesuai dengan permintaan pak Bupati, kita berikan gratis sewa 1 bulan maksimal 2 bulan,” ucap Dev. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar menilai banyak media tidak bermutu yang bermunculan sejak tahun 2017 lalu. Kemunculan media itu dinilai akan mengancam kebebasan pers.

Ahmad menyebut media tidak bermutu dan wartawan tak profesional tersebut dengan istilah ‘Jurnalisme Anarkis’.

‘Jurnalisme Anarkis’ dinilai mengancam kebebasan pers karena baik wartawan maupun medianya hanya berpihak kepada kepentingan politik tertentu, bukan pada kepentingan publik. Wartawannya pun kerap tidak menerapkan aturan kode etik jurnalistik dalam melakukan kegiatan peliputan.

“Anarkis karena mereka tidak ada aturan, bahkan menentang aturan yang telah dilakukan Dewan Pers seperti pendataan media,” kata Ahmad di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat, 19 Januari 2018.

Selain tidak menerapkan kode etik jurnalistik, media tersebut biasanya tidak lolos verifikasi oleh Dewan Pers. Bahkan, media itu tidak mampu membayarkan gaji wartawannya sesuai peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Media tersebut biasanya tidak lolos verifikasi, tidak mampu menggaji wartawannya 13 kali gaji selama setahun dan sesuai standarnya minimal UMP,” ujar Ahmad.

Menurut Ahmad, munculnya media abal-abal dan penyalahgunaan profesi wartawan akan berdampak pada tingkat kepercayaan publik pada media dan sejumlah pemberitaan.

“Akhirnya masyarakat tidak percaya. Ini yang justru membahayakan kondisi kebebasan pers sendiri padahal nilainya sangat mahal,” ujar Ahmad.

Ahmad menyebut setidaknya ada 43 ribu jumlah media online di Indonesia pada Tahun 2017. Dari 43 ribu itu, baru 40 perusahaan media online yang terverifikasi di dewan pers.

“Yang tercatat ada 950 perusahaan pers terverifikasi, sedangkan yang lolos verifikasi dan faktual baru 171 perusahaan pers,” ungkapnya.

Adapun 171 perusahaan pers itu terdiri dari 101 media cetak, 22 media televisi, 8 media radio dan 40 media online.

Sementara itu Ketua Dewan Pers Yosep Prasetyo mengatakan pihaknya sudah menerima 400 pengaduan pelanggaran kode etik jurnalistik sepanjang tahun 2017. Pelanggaran itu tersebut dilakukan oleh sejumlah media dan wartawan. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya sebanyak 650 aduan.

“Ini aduan terbanyak bila dibandingkan negara lain, di Finlandia saja hanya ada 3 atau 4 saja. Kami akan meminta ke Kominfo untuk memperkuat kesekretariatan kami sehingga membantu penangganan aduan masyarakat,” ujar Yosep. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Puluhan tenaga kesehatan dan guru mengikuti Diklat Prajabat CPNS golongan II dan III. Kegiatan Diklat ini dibuka Wakil Bupati Bintan, Jumat, 19 Januari 2018.

Peserta yang mengikuti Diklat Prajabat tersebut sebanyak 61 peserta yang terdiri 44 peserta tenaga kesehatan dan 17 peserta guru garis depan, dengan narasumber Diklat Widyaswara dari Prov Kepri selama 7 hari kerja sejak tanggal 18 sd 25 Januari 2018.

Agenda tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM, Kepala Pusat Pengembangan Program dan Pembinaan Diklat Lembaga Administrasi Negara Dra. Reni Suzana, M.PPM, Jajaran OPD Kabupaten Bintan , Kepala Bagian serta Camat.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Bintan, Dra Irma Annisa, mengatakan, kegiatan diklat ini sangat penting dilaksanakan sebagai pembekalan sebelum diangkat ASN, dengan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan, keahlian dan sikap para peserta.

“ASN harus mampu memainkan peran, memiliki mental serta mempunyai kompetensi yang diaktualisasikan melalui sikap dan prilakunya yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral, bermental baik, profesional, sadar akan tangungjawab sebagai pelayan publik serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa ” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, menyampaikan, dengan Diklat yang diadakan ini, hendaknya dapat menjadi bekal bagi aparatur guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berharap saudara semua mengikuti Diklat ini dengan serius, karena ini amat penting untuk saudara dan pengabdian ke depan. Tiga hal, kompetensi, kemampuan dan prilaku yang baik harus dimiliki oleh siapapun yang ingin jadi ASN ” sebutnya.

DIjelaskannya, Diklat itu bukan sekedar untuk memenuhi persyaratan administrasi atau formalitas belaka, akan tetapi diharapkan membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja para aparatur pemerintah melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental sesuai dengan tujuan dari pendidikan dan pelatihan tersebut.

“Tahun 2017 yang lalu, Pemkab Bintan sudah memberhentikan 10 ASN dengan berbagai faktor. Saya harapkan semua peserta diklat, ikuti diklat dengan sebaik-baiknya, tanamkan jiwa patriotisme, berbaur dan harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat ” tutupnya.

Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam memasang Tanda Peserta Diklat kepada salah satu peserta,didampingi Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Kapuspen Diklat LAN Dra. Reni Suzana, M.PPM dan Kepala BKPPD Kab Bintan Dra Irma Annisa. (humas/muslim)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam segera melakukan pelebaran jalan. Dalam waktu dekat, tiga titik yang akan realisasikan.

Untuk tahap pertama melakukan penertiban bangunan liar yang berdiri di wilayah pelebaran jalan itu sendiri. Penertiban yang dilakukan terhadap bangunan liar di beberapa titik-titik pelebaran jalan yang berdiri ditanah negara.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Batam, Imam Tohari, mengatakan, penertipan tersebut dimulai senin atau selasa depan.

“Ada tiga titik yang kita dahulukan. Simpang Jam-Simpang BNI, dan Simpang Frengki-Simpang BNI untuk pelebaran jalan, dan di belakang Hotel Novotel sampai terminal Jodoh yang jalannya mau ditata juga,” katanya, Kamis, 18 Januari 2018.

Menurutnya, untuk ruas jalan Simpang BNI-Simpang Frengki ada sekitar 78 bangunan yang ditertibkan, sementara di belakang Hotel Novotel sebanyak 34 bangunan dan dari Simpang Flyover ke Simpang Gelael 11 bangunan.

“Sebelum ini tim sudah memberikan surat peringatan (SP) kepada pemilik bangunan liar, bahkan sudah sampai SP3. Dari ketiga titik tersebut, Simpang Frengki-Simpang BNI yang paling banyak bangunan liarnya,” bebernya.

Diterangkannya, dalam proses penertiban nanti, tak hanya menurunkan anggota Satpol PP, tapi juga personel aparat keamanan lainnya.

Terkait pelebaran jalan, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan tidak ada ganti rugi yang dilakukan, karena bangunan tersebut berdiri di tanah milik negara.

“Karena tanah negara, kita tidak boleh ganti rugi. Kecuali kalau milik swasta,” sebutnya.

Dijelaskannya, pelebaran jalan ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi kemacetan, tetapi juga untuk memperindah kota demi gaet wisatawan. Tahun ini ada sepuluh ruas yang dilebarkan, baik buka baru maupun kegiatan lanjutan.

“Simpang BNI-Simpang Frengki kita buka tiga lajur kiri, tiga lajur kanan. Simpang BNI ke flyover (Simpang Jam) juga dibongkar habis sehingga kiri kanan lebar. Underpass Pelita ke Simpang BNI juga kita buka habis, itu bisa lima kiri lima kanan,” ujarnya. (kmg/mcb/bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq sambut baik kehadiran inovasi pelayanan publik Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling yang diluncurkan oleh Satlantas Polres Karimun bekerjsama dengan Samsat Karimun.

Ungkapkan ini disampaikan di Pasar Puan Maimun usai meninjau loket pelayanan Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling yang ada di pasar tersebut.

“Kita berterima kasih kepada Samsat Kepulauan Riau, di mana mereka juga bagian dari pelayanan publik untuk memberikan kemudahan pelayanan sektor pajak, khususnya kendaraan di Kabupaten Karimun,” ucap Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Jumat, 19 Januari 2018 sore.

Menurut Rafiq, dengan adanya loket pelayanan seperti ini merupakan salah satu inovasi baru untuk memudahkan masyarakat dalam memberikan pelayanan dibidang sektor pajak. Diharapkan dengan layanan ini semakin banyak masyarakat Karimun yang mau membayar pajak kendaraannya.

“Dengan adanya loket pelayanan ini semakin banyak masyarakat yang membayar pajak kendaraannya, sebab mereka tidak perlu lagi harus mengantri di kantor Samsat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Karimun, Waluya mengatakan, melalui program ini pendekatan terhadap masyarakat dalam pelayanan publik dapat terwujud. Selain itu mempermudah masyarakat wajib pajak tidak perlu lagi antri terlalu lama di kantor samsat

“Program ini sebagai bentuk pendekatan ke masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Selain mempermudah, masyarakat gak perlu antri lagi dan menumpuk di kantor Samsat, di pasapun bisa bayar pajak melalui petugas Drivethru Samsat,“ ujar Waluya. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banda Aceh – Andra Irawan, pria yang terlibat dalam kasus prostitusi online diganjar hukuman cambuk 37 kali, Jumat, 19 Januari 2018.

Prosesi cambuk berlangsung di halaman Masjid Baitussalihin, Ulee Kareng, Banda Aceh.

Andra ditangkap aparat Polresta Banda Aceh, Minggu, 22 Oktober 2018 di sebuah hotel di Kota Banda Aceh.

Saat itu, bersama Andra yang berprofesi sebagai germo, polisi juga mengamankan sejumlah wanita yang diduga terlibat prostitusi online. Namun, belakangan semua wanita itu dibebaskan karena dianggap sebagai korban.

Sementara prosesi ukubat cambuk terhadap Andra, berlangsung usai shalat Jumat.

Awalnya, majelis hakim memvonis Andra 40 kaki hukuman cambuk. Namun setelah dipotong masa tahanan, ia menjalani 37 kali cambuk.

Ia dicambuk setelah dijerat dengan kasus ikhtilat. Terpidana tersebut dicambuk bersama sembilan terpidana lainnya, yang terlibat kasus maisir dan ikhtilat.

Ribuan warga memadati Masjid Ulee Kareng untuk menyaksikan prosesi cambuk tersebut.

Beberapa diantara mereka ikut bersorak ketika pelaku dicambuk.

Bahkan, informasinya terdapat beberapa wisatawan asal Malaysia yang hadir untuk menyaksikan hukuman cambuk itu.(***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Sebuah video yang menampilkan seorang remaja putri menyembur dan menyiram wajah seorang temannya viral di media sosial. Video tersebut dipastikan diambil di wilayah Garut.

video berdurasi 20 detik tersebut, seorang remaja putri berjilbab warna biru terlihat menyiram seorang remaja putri lainnya berjilbab putih sebanyak dua kali. Kemudian ia kembali menyiramkan air mineral dalam botol ke wajah, di akhir video.

Tedi (22), salah satu pemilik akun Instagram pengunggah video tersebut @garutupdate menjelaskan, jika video itu banyak dikirim oleh para pengikutnya yang geram melihat aksi remaja putri dalam video.

“Dapat informasi dari followers yang geram terhadap perilaku anak-anak zaman sekarang,” ungkap Tedi kepada detikcom melalui pesan singkap, Kamis, 18 Januari 2018 malam.

Tedi mengatakan, maksud dirinya mengunggah video tersebut ke Instagram adalah agar para pelajar yang terlibat kapok dengan perbuatannya.

“Videonya sekarang sudah saya hapus. Karena ada pihak yang merasa dirugikan,” ujarnya.

Tedi menambahkan, video tersebut telah ia hapus sejak Kamis (18/1/18). Namun, sebelum dihapus dari akun Instagramnya, video tersebut ditonton ratusan orang.

Setelah video ini beredar di Instagram, warganet kemudian ramai-ramai membagikan kiriman tersebut di Facebook dan Whatsapp.

Hingga kini, belum diketahui di mana letak lokasi kejadian video tersebut diambil. Namun, berdasarkan logo yang tertetera dalam seragam yang dipakai para siswi SMP tersebut, video itu diyakini diambil di kawasan Tarogong Kidul, Garut.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Tarogong Kidul Muhidin membenarkan peristiwa tersebut. “Betul yang nyiram sama yang memvideo sekolah di sini (SMPN 2 Tarogong Kidul),” ungkap Muhidin kepada detikcom saat ditemui di kantornya, Jalan Merdeka, Tarkid, Garut, Jumat, 19 Januari 2018 pagi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Maskapai AirAsia akan memindahkan operasional penerbangan internasional dari Terminal 2E ke Terminal 3Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pemindahan tersebut berlaku mulai 22 Januari 2018 pukul 03.00 WIB.

Sementara, penerbangan domestik AirAsia masih tetap beroperasi di Terminal 2F.

“Kami mengimbau penumpang AirAsia yang akan berangkat dari Terminal 3 untuk tiba tiga jam lebih awal sebelum jadwal keberangkatan. Demi kenyamanan perjalanan Anda, kami menganjurkan pelanggan untuk melakukan proses check-in mandiri melalui airasia.com dan aplikasi mobile, serta mencetak boarding passsebelum berangkat ke bandara,” dikutip dari Grid.ID dari KompasTravel.

Dalam proses perpindahan, pihak AirAsia menjelaskan tidak ada perubahan jadwal penerbangan domestik dan internasional.

Nantinya konter check-in dan penyerahan bagasi AirAsia terletak pada konter D 14-18 di area keberangkatan Terminal 3.

Perpindahan operasional penerbangan internasional AirAsia ke Terminal 3 dapat dipantau lewat media sosial Twitter maupun Facebook AirAsia.

Penumpang juga dapat memantau jadwal perjalanan melalui fitur “Mengatur Pembelian Saya” di airasia.com dan melihat pemberitahuan email dan sh sebelum berangkat menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bagi penumpang di Bandara Soekarno Hatta yang ingin melakukan perpindahan terminal, dapat memanfaatkan Skytrain atau shuttle bus yang disediakan oleh operator bandara PT Angkasa Pura II. (***)

sumber: kompas.com

Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG

Kamis | 11 Januari 2018 | 17:09

Potensi Besar Kelautan untuk Memajukan Ekonomi Kemaritiman

Batam

BATAM

Minggu | 21 Januari 2018 | 11:19

Tim Kholid FC Rebut Piala Pemuda Batam Kandaskan Tempo FC

Karimun

Bintan

Lingga

LINGGA

Rabu | 03 Januari 2018 | 14:45

Jelang Popda 2018, Bidang Pora Lingga Target Raih 20 Emas

Natuna

Anambas

ANAMBAS

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 11:15

Minim Peminat, Panwas Perpanjang Pendaftaran Panwascam

ANAMBAS

Senin | 16 Oktober 2017 | 23:30

Ini Respon Camat yang Merasa Tidak Dianggap oleh Dinas PU

ANAMBAS

Selasa | 29 Agustus 2017 | 16:26

HUT RI 72, Bupati Ajak Kobarkan Semangatmu Membangun Anambas

ANAMBAS

Minggu | 20 Agustus 2017 | 22:37

Panglima Tinjau Pulau Palmatak dan Pulau Bawah Anambas

News