Berita Terkini

INTERNASIONAL

Senin | 23 Oktober 2017 | 17:06

AS Dinilai Lecehkan Indonesia dengan Tolak Panglima TNI

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat akan berangkat ke Amerika Serikat merupakan perlakuan yang tidak dapat diterima. Hal ini disampaikan Pengamat Hubungan Internasional Universitas Padjajaran (Unpad) Teuku Rezasyah. Teuku menilai, Amerika telah melecehkan Indonesia dengan penolakan tersebut.

Dia menjelaskan, kalaupun ada penolakan seharusnya melalui surat resmi dari istitusi kenegaraan, terlebih panglima TNI merupakan tamu undangan. “Tidak last minute apalagi lewat maskapai, kan itu keterlaluan. Karena maskapai itu tidak ada urusan dengan semua itu,” tegas Teuku Rezasyah di Jakarta, Senin (23/10).

Dia mengatakan, perlakuan tersebut mengindikasikan adanya niat untuk mempermalukan panglima militer. Penolakan itu, menurut dia juga harus disertai dengan alasan yang jelas ditambah tata cara yang benar serta bahasa yang santun.

Teuku mengatakan dunia saat ini hidup dalam era kesantunan diplomatif, sehingga perlakuan seperti itu sangat merendahkan panglima angkatan bersenjata terbesar di Asia Tenggara. Dia melanjutkan, Amerika seharusnya memahami hubungan diplomatik harus dijaga lantaran memiliki dimensi berlapis dan sudah dijaga sangat lama.

Dia mengatakan, hubungan bilateral kedua negara memang belum tentu terpengaruh karena memiliki lapisan yang banyak seperti politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan hingga keamanan. Kendati demikian, dia menyarankan pemerintah Indonesia untuk sementara waktu tidak perlu datang atau meminta undangan dalam acara apapun di Amerika.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara Chiefs of Defence conference on country violent Extremist organizations (VEOs) di Washington pada 23-24 Oktober. Gatot menjadi tamu undangan dari Panglima Angkatan Bersenjata AS, Jenderal Joseph F Durford. “Batalnya keberangkatan membuat pekerjaan panglima TNI hari itu menjadi tidak produktif kan, yang sudah siap mau berangkat tiba-tiba batal tanpa alasan,” katanya.

Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan pun menyampaikan permohonan maafnya atas penolakan tersebut. Kedutaan Besar AS siap memfasilitasi perjalanan Jenderal Gatot ke Amerika Serikat. Meski demikian, Teuku menilai hal itu akan menjadi percuma lantaran acara yang seharusnya dihadiri panglima tentu sudah rampung. Dia mengatakan, nantinya kedatangan panglima hanya akan menjadi formalitas saja. “Nah, jangan sampe nama kita digunakan untuk melegitimasi sebuah kegiatan,” katanya.

Meskipun demikian, alasan penolakan Panglima masuk ke Negeri Paman Sam hingga kini masih belum jelas. Teuku mengatakan, Indonesia tidak perlu mengejar hal tersebut lantaran akan membuat kesan Indonesia sangat membutuhkan Amerika. “Kita tunggu saja mereka mencari alasannya, tapi karena ini asbun (asal bunyi) artinya mereka harus mencari bukti dan ujung-ujungnya akan ada pejabat yang dipersalahkan, jadi biar saja mereka yang kebaran jenggot,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Jenderal AS Joseph Dunford mengundang Panglima Jenderal TNI Angkatan Darat Gatot Nurmantyo untuk menghadiri Konferensi Pertahanan yang bertemakan “Countering Violent Extremism” yang diadakan pada 23-24 Oktober di Washington DC. Namun, Jenderal Gatot tidak dapat melakukan perjalanan sesuai rencana.

Gatot Nurmantyo ditolak masuk AS beberapa saat sebelum terbang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng. Pemberitahuan penolakan itu disampaikan maskapai Emirates atas permintaan otoritas keamanan dalam negeri AS.

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seorang pria ditemukan tewas di lantai 5, apartemen Kalibata City, Jakarta. Pria yang merupakan penghuni Blok E 05 BC, Tower Ebony itu ditemukan sudah tak bernyawa pada Senin 23 oktober 2017 siang.

Kasie Humas Polsek Metro Pancoran, Bripka Rubiyanto, mengatakan jika korban diketahui bernama Saraya (52). “Iya benar, tadi sekira pukul 11.00 WIB ditemukan mayat di TKP bernama Saraya (52) warga Mengekang,” katanya.

Hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami sakit. Diduga, meninggalnya karena sakit jantung.

“Berdasarkan pemeriksaan luar dari tim identifikasi, nggak ada tanda-tanda kekerasan. Korban sudah pasang ring karena penyakit jantung,” ujarnya.

Hingga kini, polisi masih mencari keterangan saksi-saksi dan juga mencoba menghubungi keluarganya. “Nggak tahu tinggal sama siapa, soalnya kita masih dalami,” pungkasnya (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Tanggal 17 Oktober ini ternyata menjadi hari spesial bagi pasangan selebriti Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.
Bagaimana tidak, tanggal ini menjadi saksi bersejarah usia pernikahan mereka yang sudah menginjak tahun ketiga.

Usia pernikahan yang masih terbilang muda ini rupanya tak terlalu mulus bagi pasangan Raffi dan Nagita.

Pasalnya, rumah tangga mereka sempat diterpa isu miring munculnya orang ketiga.

Siapa lagi jika bukan Ayu Ting Ting yang disebut memiliki hubungan gelap dengan Raffi Ahmad.

Isu ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 2016 silam, namun hingga kini masih saja muncul kabar mengenai Raffi dan Ayu.
Perilaku Ayu kerap dikaitkan oleh Raffi Ahmad.

Entah hanya gimmick atau memang benar adanya, Ayu dan Raffi sesekali juga kerap disindir oleh sejumlah selebriti.
Terutama saat mereka berada dalam satu program acara yang sama.

Meski selalu mendapat sindiran, Raffi dan Ayu tampak santai menanggapinya.

Satu sosok yang tak kalah santai adalah istri Raffi, Nagita Slavina.

Ia selalu menunjukkan tak ada apa-apa dalam rumah tangganya.

Nagita juga tak pernah memberikan klarifikasi perihal isu perselingkuhan sang suami dan Ayu.
Sebaliknya, Nagita dan Raffi semakin mengumbar kemesraan di layar kaca.

Namun ternyata kemesraan mereka tak tampak saat hari jadi pernikahannya.

Baik Raffi maupun Nagita dikabarkan sibuk syuting di hari spesial ini.

Pasangan ini hanya mengunggah momen usai menghadiri acara Silet Awards 2017.
“Happy Annivarsarry for us …. and …. Trimakasih Silet Awards,” tulis Raffi dalam instagramnya.

Meski begitu, momen spesial keduanya tak luput dari perhatian sejumlah sahabat.

Satu di antaranya adalah musisi Melly Goeslaw.

Di hari spesial ini, Melly mengunggah fotonya dengan Raffi dan Nagita.

Bukan foto itu yang menjadi sorotan, tetapi ungkapan Melly dalam kolom caption.

“Happy anniversary ke 3 Gigi dan Karto @raffinagita1717.

Semoga langgeng ya, cobaan mah pasti akan ada aja sampe kapan juga.

Tp kalo cinta kalian kuat , Insya Allah bisa selalu menyingkirkan godaan godaan itu,
kalopun kegoda yaa palingan juga cuma numpang lewat doang,
kasian deh kalo ampe ada yg baper mah, wong cinta Gigi & Raffi itu udah dipatenin negara dan agama eeem.

Didoain cepet dapet adik lagi deh Rafatharnya , biar makin lengkap kebahagiaan kalian berdua, langgeng sampai ke surga Allah Amiiiiin,” tulis Melly.

Membaca ungkapan Melly ini, tentu banyak spekulasi yang bermunculan dari pengguna instagram.

Banyak yang menganggap Melly secara tak sengaja mengungkap ada oknum yang mencoba menggoda rumah tangga Raffi dan Nagita.

Tak sedikit pula yang mengamini doa Melly Goeslaw kepada pasangan sensasional ini.
Namun, ada pula warganet yang menganggap Melly Goeslaw menyinggung Ayu Ting Ting pada unggahannya itu.

@thina_shu : Cobaan itu bumbu cintaa. Semoga langgeng aminn

@tutifauzan : Setuju teh. lagian jg udh di bilang ojo bapeeerr masih ada aja yg baper

@wc_umum09 : Wwkwkwkw, mantap teh caption nya suka banget

@windadewa : Kalo ad yg baperrrr berarti benerrrr doonkkk dy pelakorrrr…hahaha
bala amis sampek nyerang dsini OMG…. Gk tau malu bgt yaaaaa

@ellasalman : Semoga teh melly goeslaw juga selalu dilindungi Allah krn selalu mendoakan yg baik2 utk hal baik

@reanggra : Balajaer baper…ngerasa klo junjungannya palakor

@mumububu01 : @melly_goeslaw maaf mbak melly.

Mungkin mbak melly tidak menyindir ayu. Tapi kalo mbak baca komen2nya fansnya nagita hatersnya ayu itu pada nyangkutin ke ayu dan pada ngehujat ayu krn postingan mbak melly ini.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Begitu banyak mitos seputar seks di sekitar kita, di dalam maupun di luar negeri.
Salah satunya: terlalu sering berhubungan seksual membuat elastisitas vagina berkurang dan mengendur.

Nyatanya mitos itu benar-benar omong kosong. Seorang pakar memaparkan penjelasan terbaik mengenai kekuatan dan elasitisita vagina.

“Banyak orang berasumsi bahwa kuantitas seks mempengaruhi performa vagina, asumsi itu salah,” terang Jennifer Wider, M.D., pakar kesehatan wanita.

Menurut dokter Wider, ukuran vagina akan selalu kembali ke ukuran normal setelah bercinta dan melahirkan.

Jadi, ukuran vagina wanita tidak akan berubah, meski Anda sering atau tidak sering berhubungan seksual.

“Vagina akan berkontraksi dan kembali ukuran normal setelah berhubungan seksual dan melahirkan,” jelasnya.

Kemudian, dokter Wider menjelaskan bahwa ada dua periode di mana vagina butuh waktu lebih lama untuk kembali ke ukuran normal, setelah melahirkan dan saat usia menua.

“Studi menunjukkan bahwa otot vagina membutuhkan waktu enam bulan untuk kembali ke ukuran normal setelah melahirkan,” terangnya.

“Perubahan vagina selanjutnya adalah saat wanita menua,” imbuhnya.

Penuaan, kata Wider, membuat level hormon menurun sehingga dinding vagina menipis dan kurang elastis. Alhasil, otot vagina pun mengendur.

“Berita baiknya adalah elastisitas otot vagina yang mengendur itu bisa diperbaiki dengan latihan Kegel. Latihan ini sangat baik untuk wanita di segala usia, Anda tak perlu berusia lanjut untuk memulainya,” urainya.

Wider menyimpulkan bahwa vagina yang terasa lebih kencang saat berhubungan seksual, bukan karena Anda jarang berhubungan seksual, melainkan kondisi lain yang mempengaruhinya.

“Vagina mendadak kencang saat bercinta karena Anda kurang bergairah dan kurang terstimulasi saat fase pemanasan,” pungkasnya.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua BP Batam, Dr Ir Lukita Dinarsyah Tuwo MA dan kelima Deputi di Badan Pengusahaan (BP) Batam dikalungi rangkaian bunga di Bandar Udara (Bandara) Hang Nadim, Batam, Senin, 23 Oktober 2017 pagi.

Kedatangan Ketua BP Batam yang baru dilantik ini disambut oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam Jadi Raja Guguk.

Saat penyambutan, Jadi berharap dibawah kepemimpinan baru ini dapat memberi aura positif terhadap perekonomian di Batam.

Lukita Dinarsyah tuwo dikalungi rangkaian bunga dari pejabat BP Batam, yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Ngui Tellyana.

Lalu pengalungan dilanjutkan ke Deputi Perencanaan, Pengembangan dan Promosi oleh Fandi Lood (Komtap Bidang Kemaritiman), Deputi Bidang Pengusahaan Sarana Usaha IT, serta Deputi Umum dan SDM oleh Debora dan (Komtap Bidang Kenotarisan).

Tidak hanya pengalungan rangkaian bunga, pejabat baru BP Batam ini juga disambut dengan kebudayaan Melayu. Dimana para pejabat ini dipakaikan tanjak. Dimana tanjak ini merupakan simbol dari penghormatan dari Lembaga Adat Melayu (LAM). (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Nasib nahas menimpa Sherin Mathews, balita berusia 3 tahun, asal Texas, Amerika Serikat.
Dilaporkan hilang setelah sang ayah menghukumnya di luar rumah, Sherin ditemukan tak bernyawa.

Seperti dilaporkan MIRROR, Senin 23 oktober 2017, Sherin tidak pernah terlihat sejak pukul 03.00 waktu setempat pada Sabtu 7 oktober 2017.

Pihak Kepolisian Richardson, Texas, khawatir bocah perempuan tersebut diculik.
Pencarian besar-besar dilakukan, polisi pun menahan sang ayah, Wesley Mathews (37) gara-gara insiden tersebut.

Mathews menghukum Sherin berdiri di sebelah pohon di luar rumah sendirian karena tidak menghabiskan susu miliknya.

Namun, saat dia kembali 15 menit kemudian, bocah tersebut tiba-tiba hilang.

Dua pekan kemudian, polisi menemukan sesosok jenazah bocah sekitar 1 mil dari lokasi kejadian, tempat Sherin dihukum.

Jenazah diidentifikasi, ternyata diketahui mayat tersebut adalah Sherin.
Penyebab kematiannya masih dalam tahap penyelidikan.

Mathews didakwa dengan membahayakan anak dan dengan jaminan menunggu keputusan pengadilan berikutnya.

Dengan penemuan mayat Sherin, tidak menutup kemungkinan Mathews akan dihajar dengan dakwaan lainnya.

Sementara itu, layanan perlindungan anak-anak setempat mengevakuasi adik Sherin yang berusia empat tahun dari rumah.

Menurut NBC News, layanan tersebut sudah pernah kontak dengan keluarga sebelumnya.

Berbicara saat Sherin hilang, Sersan Kevin Perlich membenarkan bahwa Mathews tidak melaporkan anak tersebut hilang sampai lima jam kemudian.

Sherin menderita masalah perkembangan dan memiliki kemampuan komunikasi verbal terbatas.

Dia terakhir terlihat mengenakan celana jins merah muda dan piyama hitam.

Baik ibu dan ayahnya dikatakan memiliki perwakilan hukum yang terpisah dan telah berhenti bekerja sama dengan polisi dalam beberapa hari ini.(***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Seorang gadis bernama Suci Mesayu Anisa Putri (20), warga Perum Bumi Asri Dirgantara, blok A nomor 20, Kelurahan Parakannyasag, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, telah hilang dua minggu yang lalu dan hingga kini belum ditemukan.

Menurut keterangan kakak kandungnya, Panji Aditya Nugraha, gadis tersebut hilang dan kini sedang dalam pencarian keluarganya sejak tanggal 7 Oktober 2017.

Diduga pergi bersama seorang laki laki bernama Ade Firmansyah pria asal Kota Bandung.

“Awalnya sepulang kerja di Asia Deptort, dia biasa bubar kerja pukul 16.00 WIB dan biasa dijemput, tapi kalau malam minggu dia biasa main dulu dan tidak dijemput,” ujar Panji Aditya Nugraha kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Senin 23 oktober 2017.

Kemudian kata Panji, adiknya Suci sempat menghubungi sekitar pukul 22.00 WIB dan menjawab sebentar lagi akan pulang ke rumah. Namun, gadis tersebut tidak memberitahu di mana keberadaannya.

Maka atas kejadian ini pihak keluarga melaporkan ke Polsek Indihiang agar pihak kepolisian turut memabntu mencarikan.

Panji mengatakan, Suci memiliki ciri-ciri tinggi badan sekira 160 sentimeter dan berkulit sawo matang.

Jika Anda berpapasan atau menemukan keberadaanya, pihak keluarga meminta Anda segera menghubungi polisi atau kepada bapak Aan di 085323179179, atau Panji di 085318856666, atau Irpan di 081223208208. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Polisi menangkap warga Pati, Jawa Tengah, yang mengaku sebagai pasukan pengamanan presiden. Pelaku memanfaatkan pernikahan putri Presiden RI Joko Widodo untuk menipu pemilik makan.

Yang bersangkutan berpura-pura menjadi Paspampres dengan nama Letkol Budi,” kata Ribut di Mapolres Surakarta, Senin 23 Oktober 2017.

Pelaku mendatangi empat rumah makan di Solo dan Sragen. Ia mengenakan baju batik dan topi bertuliskan Paspamres.

Pelaku mengumpulkan pemilik rumah makan di sebuah hotel di Solo. Mereka meminta pemilik rumah makan membawa sampel sajian dan telepon genggam.

“Pelaku ini menyampaikan kalau menu-menu makanan milik mereka cocok untuk kegiatan pernikahan putri Presiden,” lanjut Ribut.

Kemudian pelaku mengambil sampel makan dan mengatakan akan mengujinya di laboratorium. Pelaku juga meminta telepon genggam pemilik rumah makan

“Dengan alasan untuk dipasang GPS supaya bisa dipantau setiap harinya,” jelas Ribut.

Setelah itu, pelaku kabur.

Polres Surakarta mendapat laporan dari seorang pemilik rumah makan yang menjadi korban. Polisi mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman CCTV di hotel tersebut.

Perburuan pun dimulai. Pelaku diketahui berada di Bekasi.

“Kemudian setelah dilacak, pelaku akhirnya berhasil dibekuk di sebuah penginapan di Jakarta Pusat,” terang Ribut.

Pelaku dibekuk pada 19 Oktober 2017. Polisi menyita barang bukti seperti dua KTP, uang tunai Rp3,6 juta, dua telepon genggam, topi bertuliskan Paspampres, dan beberapa potong baju batik.

Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polresta Surakarta guna proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 378 dan atau 372 KUHP mengenai penipuan dan penggelapan.

“Ancaman hukuman empat tahun penjara,” pungkas Kapolres. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Anggota DPRD Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Marzuki berpendapat peran pers atau perusahaan media massa sangat strategis untuk mempromosikan potensi wisata daerah.

“insan Pers selalu berkarya ikut mengisi pembangunan daerah melalui karya tulis jurnalistik, kepada dinas terkait pers harus selalu digandeng dalam kegiatan apapun, karena peran mereka sangat penting untuk menjadi corong dalam rangka mempromosikan sektor kepariwisataan di daerah ini,” katanya, Minggu, 22 Oktober 2017.

Menurut Marzuki, sehebat apapun dan sebesar apapun kegiatan yang dilaksanakan tetapi belum begitu terlihat semarak dan besar di mata publik jika pers tidak ikut campur dalam memberitakannnya.

“Peran pers itu penting untuk membangun opini publik, pers itu penting untuk media promosi apalagi di sektor kepariwisataan yang mengandalkan promosi untuk menarik para wisatawan berkunjung,” ujar politisi Gerindra belasan Tahun mengelut di dunia jurnalistik.

Marzuki mengatakan, hanya orang yang salah jalan dan salah berpikir yang mengenyampingkan media dalam menjalankan visi dan misi serta program strategis di berbagai bidang.

“Terutama sektor pariwisataan Natuna, saya selalu bilang kepada kepala dinas pers selalu digandeng, kapan perlu libatkan mereka dalam seluruh kegiatan yang ada di dinas tersebut,” ujarnya.

Ia mengatakan, mengembangkan sektor kepariwisataan itu sangat besar biayanya adalah promosi karena menjual produk dan meyakinkan orang untuk tertarik dengan produk yang ditawarkan.

“Kadang-kadang dinas terkait mengikuti berbagai kegiatan festival dan pameran wisata di luar daerah untuk mempromosikan potensi wisata, semua itu butuh biaya yang lumaya besar.

Makanya saya katakan peran media sosial sangat penting terlebih lagi kalau mampu menggandeng pers dengan baik maka mereka sangat strategis sekali dalam meningkatkan daya promosi dapat tergali lebih dalam terkait info yang akan disuguhkan ke publik,” kata Marzuki.

Wajah penuh kecerian setelah sepekan bergelut dengan berita sejumlah insan Pers kabupaten Natuna Refreshing ke Pantai Batu Kasah, Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, sekligus mempromosikan Keindahan Pariwisata Pantai Batu Kasah, Minggu, 22 Oktober 2017.

Kepala Sub bagian Pemberitaan dan Publikasi Setda Natuna, Noryenti, yang pada saat itu juga ikut hadir atas undangan rekan wartawan dalam menyemarakkan suasana keakraban dan kebersamaan.

Noryenti, yang akrab dipanggil Bu Kasub, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan rekan wartawan bertamasya di Pantai Batu Kasah.

Karena kegiatan ini, menurut Bu Kasub, suatu kegiatan positif yang dapat mendongkrak peningkatan pembangunan pariwisata Natuna, sebagai ajang pemenuhan pencapaian visi misi Pemerintah Kabupaten Natuna, khususnya Pantai Batu Kasah, sesuai visi misi Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, dan wakilnya, Ngesti Yuni Suprapti.

“Pak Bupati dan Bu Wabup melalui tim teknisnya, terus menggalakan pariwisata Natuna,” terang Bu Kasub, Noryenti, saat dimintai tanggapan dan komentarnya.

“Sebagai masyarakat, kita wajib mendukung, demi kepentingan wisata Natuna kedepan,” ujarnya.

Kegiatan ini, inisiatif mendadak sejumlah rekan wartawan. Seluruh biaya makan siang dibiayai dari hasil patungan. Pagi hingga beranjak petang, rekan wartawan Kabupaten Natuna ini senang dan gembira.

Sebagian ambil spot foto alam, ada langsung berendam air laut Batu Kasah yang berwarna biru bening Sebagian bergiliran karouke. Sebagian lagi, bermain voli pantai, semuanya sangat ceria gembira esok hari Senin kembali beraktifitas.(riky)

sumber: wartakepri.co.id (group mediakepri.co.id)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yogyakarta –  Gagal total dalam Denmark Open 2017, tak membuat pebulutangkis muda gemblengan TC Cipayung patah semangat.

Malahan talenta baru di cabang bulutangkis (Gregoria Mariska Tunjung, Pitha Haninvgtyas Mentari,Rinov Rivaldy) membuktikan diri yang terbaik dan tampil sebagai juara tunggal putri & ganda campuran yunior dunia di ajang BFW Junior Championship 2017 yang berlangsung di GOR Among Rogo Yogyakarta.

Perjuangan yang tak kenal kata menyerah dan impiannya menjadi juara dunia akhirnya menjadi kenyataan dan GOR Among Rogo Ngajogyakarto Hadiningrat menjadi saksi pembuktian diri terbaik bagi si genduk asli Bulusulur Wonogiri, klub Mutiara Bandung, Gregoria Mariska Tunjung.

Laporan host kabar arena tvone Putri Violla SH dan Hanifah Kusumastuti Solopos bahwa putri pasangan legendaris Gregorius Maryanto dan Fransiska Romana, Gregoria Mariska Tunjung membungkam jago negeri tirai bambu Tiongkok, Han Yue dengan skor 21-13 12-21 dan 24-22 berlangsung seru dan saling kejar pengumpulan angka.

Gelar ganda campuran dunia yunior, dipersembahkan ganda campuran Pitha Haningtyas Mentari/Rinov Rivaldy menaklukkan kompariotnya Siti Fadia Silva Ramadhani/Rehan Nauval yang anak legend Trikusharyanto rubber game 21-23 21-15 21-18.

“Aku sering ketemu ama Siti, sama sama ngotot enggak mau ngalah gitu ya mas,”kata Pitha yang tetap percaya diri bertanding di lapangan.

Kepala bidang pembinaan dan prestasi (Kabid Binpres) PBSI Susy Susanti mengaku puas hasil yang dicapai pemain yuniornya. “Ya ke depan semua sektor kita harapkan lebih baik lagi deh,’ kata istri pebulutangkis legendaris Alan Budikusuma kepada Pewarta Kabarindonesia langsung dari GOR Among Rogo Yogyakarta.(***)

 

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 288 orang putra putri terbaik Kepri yang merupakan calon pegawai negeri sipil (CPNS) mengikuti seleksi perdana untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kanwil Kemhum Kepri, Senin, 23 Oktober 2017.

Ratusan orang ini mengikuti serangkaian tes di  Lapangan Shutle Ban Wira Pratama Komplek Makorem 033/WP, Tanjungpinang. Mereka telah memadati lapangan mulai pukul 05.30 WIB.

CPNS ini tetap bersemangat mengikuti serangkaian seleksi, meskipun cuaca mendung disertai dengan hujan rintik melanda Tanjungpinang. Seleksi mereka ikuti satu persatu dimulai dengan lari 12 menit.

Setelah Kesamaptaan A yaitu lari 12 menit, interval beberapa menit dilanjutkan kesamptaan B yaitu Pul ups,Pus Ups ,Sit Ups dan Lari Sutle run 10 meter angka 8 .

“Pelaksanaan hari kedua dan selanjutnya berakhir pada hari kamis 26 oktober 2017,” ujar Kapenrem Korem 033/WP, Mayor Inf AR Sipahutar. (ria)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Lagi-lagi putri dari penyanyi dan presenter Uya Kuya menjadi sasaran bully warganet.
Cinta Rahmania Putri atau biasa disapa Cinta itu menjadi sasaran kata-kata kasar di media sosial.

Dalam akun Instagram pribadinya, Uya membagikan tangkapan layar dari kolom komentar yang tidak diketahui berasal dari unggahan siapa.

Terlihat komentar seorang warganet menyebut Cinta menggunakan kata kasar dan menyinggung perihal status Cinta sebagai anak artis.

Tidak tertera secara jelas masalah apa yang terjadi hingga komentar kasar tersebut didapat Cinta.

Meski begitu, diduga masalah yang terjadi adalah perihal pembelian tiket jumpa penggemar boyband Korea Wanna One.

Hal tersebut terlihat dari unggahan Instagram Story terakhir sang ibunda, Astrid Khairunisha.

Dalam Instagram Story tersebut, Astrid menyebutkan sedang mengantre untuk membeli tiket Wanna One.

“Dan ngantre mau beli tiket Wanna One. Sumpah ngantrenya panjang banget,” ujar Astid dalam unggahannya.

Namun sepertinya warganet yang mem-bully tidak tahu bahwa Cinta juga ikut mengantre dan malah menyebutnya bisa langsung membeli.

Karena komentar kasar tersebut, Uya sontak meradang dan menantang warganet itu untuk segera meminta maaf pada putrinya.

Uya merasa warganet tersebut telah memfitnah Cinta hingga akhirnya warganet yang lain ikut mem-bully Cinta.

Mantan anggota Tofu itu juga menyebutkan bahwa sang pem-bully telah mengganti nama dan foto akun Instagram-nya.

“Ini dia yg beraninya bikin fitnah dan ngomong kasar provokasi di IG @cintakuya ,
denger yaah mba, biar kata komen lo udah lo apus , trus lo ganti nama account trus ganti foto trus lo tutup account lo , bukan berarti lo bisa lari dari tanggung jawab sebelum minta maaf ke @cintakuya ,
setelah komen hate lo yg lain jadi ikut terprovokasi bully Cinta , masa beraninya sama yg umurnya jauh dibawah lo sampe @cintakuya sakit hati (liat IG story /snapgram saya)
kalo sama gw lo berani gak?” tulis Uya dalam unggahannya.

Dalam unggahan akun Instagram lambe_turah juga terdapat video dari Instagram Story Uya yang memperlihatkan Cinta tengah menangis.

Cinta yang mengenakan handuk di kepala dan bahu itu menangis sesenggukan sembari menutupi mukanya.

Uya kemudian bertanya mengapa Cinta menangis dan dijawab bahwa yang ia alami sama seperti dahulu.

Berusaha menenangkan Cinta, Uya mengatakan saudara Cinta telah mengantre sejak pagi dan karena itu tidak ada yang salah

Sebelumnya, Cinta juga sempat menjadi sasaran bully warganet karena masalah yang sama, yaitu tiket konser.

Tak hanya sekadar bully, saat itu Cinta bahkan mendapat teror dan diancam akan dipukuli.

Saat itu Cinta membagikan tiket konser boyband BTS secara cuma-cuma bagi warganet.

Namun ternyata niat baik Cinta mendapat respons yang berbeda dari beberapa warganet yang justru berpikir Cinta memanfaatkan statusnya untuk mendapat tiket lebih.

Dilansir dari Kompas.com, sebenarnya tiket tersebut didapat Cinta karena awalnya kelebihan membeli.

“Jadi kami semua megang komputer waktu itu karena takut kehabisan. Cinta enggak dapat yang (tiket) red, dia akhirnya teken yang purple. Saya dapat yang red. Nah kami kelebihan (tiket) kan,” ujar Uya.

Kelebihan tikte tersebut awalnya akan dijual kembali oleh Uya, namun Cinta menyarankan untuk mengadakan giveaway saja.

“Saya bilang ‘kita jual aja’. Cuman Cinta bilang ‘giveaway aja Pa buat dibagi, pasti banyak yang enggak dapet’. Ya udah kami bagi dua kelebihan itu,” katanya.

Melihat Cinta kembali jadi sasaran bully akibat tiket, warganet turut menyampaikan rasa simpatinya.

@yenaphalosa : Emang suka kesel sm orang kayak gitu, gatau apaapa tp lgsg komen yg kagak2.

@mufficecream : Semangat cintaaaaa!! Itu orang kaya gitu dewasa umurnya doang. Pemikiran masi kaya bocah.

@iisfatmawati_ : Wkwkw kuliah psikologi, kelakuan kek begituuuuuu ngeri ngeriiiiii, kuliahnya cm nitip absen kali tu org.

@jennfisya : Gw masih pgn tau knp si kyanya Cinta sering bgt dibully sm kpopers lain? Kasian, emg apa yg salah sih dr dia? Pd sirik sm Cinta atau gmn sih sebenernya?

@egaadara : Kasaarrr banget komentarnya , minta maafnya temuin @cintakuya secara lngsung ya dedek psikolog.

Pem-bully Cinta kini diketahui sudah meminta maaf seperti yang disampaikan oleh seorang warganet melalui komentarnya.

@mrizkisaif_ : Fyi orang yang ngebully udah minta maaf dan sedang bernegosiasi dengan keluarga cinta kuya.(***)

 

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebuah mobil ‘telentang’ di depan rumah makan di Jalan Gatot Subroto menarik perhatian warga yang melintas, Senin, 23 Oktober 2017 pagi.

Mobil sedan Honda City nomor polisi BP 1365 BA itu sebelum ‘tertidur’ di depan rumah makan Salero Bundo itu sempat menabrak pohon.

Akibat kejadian kecelakaan tunggal ini, pengendara mobil naas, Bastian hanya mengalami luka ringan. Dan pengendara ini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

“Saya kaget saja. Saya lihat sudah terbalik depan warung saya,” ujar Sawir, pemilik warung tempat kejadian perkara.

Tidak lama dari kejadian, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Tanjungpinang langsung turun ke lokasi kejadian. Dan petugas melakukan olah tempat kejadian perkara. (bobi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Belitung – Kejahatan yang dilakukan Cecep Supriyatna (28), sangat kejam.
Dia tidak hanya merampok dan membunuh bibinya saja.
Duda beranak satu itu juga menyetubuhi Ernawati (42) warga Jalan Perumnas RT 20/03, Desa Air Pelempang Jaya, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Keponakan Syahroni (52), suami Ernawati itu mencuri perhiasan emas senilai Rp 150 juta.

Polisi menangkap Cecep hanya berselang empat jam setelah penemuan jenazah Ernawati.

Upaya Cecep mengelabui aparat tak berjalan mulus.

Dia ditangkap tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah, yaitu kediaman Ernawati.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan kami dilapangan, dan diperkuat oleh seorang saksi, pelaku berhasil kami tangkap,” ungkap Kapolres Belitung AKBP Sunandar, Minggu 22 oktober 2017.

1. Polisi curiga mobil terparkir.

Aksi Cecep terbongkar setelah polisi mengetahui status kepemilikan mobil yang terparkir sekitar 50 meter dari rumah Ernawati.

Mobil yang disewa Cecep itu diingat seorang saksi.

Mobil itu pula yang sempat lalu lalang di depan rumah Ernawati sebelum aksi pembunuhan terjadi.

“Kami lakukan penyelidikan lebih dalam lagi, dan kami temukan yang merental adalah pelaku. Saat kami amankan, pelaku memang mengakui bahwa itu adalah perbuatannya, dan kami mengamankan pelaku tidak jauh dari TKP,” ujarnya.

 

2. Pelaku terjerat utang dan dendam.

Menurut Sunandar, motif pelaku melakukan pembunuhan dan perampokan tersebut, lantaran dendam serta terjerat utang.

Pelaku juga terbilang sudah merencanakan perbuatan tersebut.

“Rencana pelaku itu memang sudah berniati olehnya sejak satu minggu belakang.

Dia merampok di rumah itu, karena dia tahu bahwa korban banyak menyimpan emas. Untuk pasal yang dikenakan kepada pelaku, pasal 356 ayat dua dengan ancaman 15 tahun penjara,” pungkas Sunandar.

Ernawati ditemukan tergeletak tak bernyawa di rumahnya, Sabtu 21 ktober 2017.

Adalah Syahroni yang menemukan jenazah Ernawati. Dia sempat curiga sang istri tak datang ke pasar pada hari itu.

Kecurigaannya Syahroni terjawab ketika dia pulang ke rumah sekitar pukul 14.00 WIB.

3. Pelaku sempat kelabui polisi.

Cecep Supriatna mengakui perbuatannya. Dia bahkan membeberkan upayanya mengelabui polisi.

Selain datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), Cecep sempat meminta tolong kepada anggota polisi agar secepatnya menemukan terduga pelaku pembunuhan Ernawati.

“Sengaja aku bilang gitu, biar orang tidak curiga. Aku kesitu karena keluarga kami sudah tahu semua , jadi ke sana langsung lah, sekalian lihat saja situasi di TKP, dan sekarang aku sudah pasrah,” ucap Cecep kepada Pos Belitung (Grup Bangka Pos), Minggu 22 oktober 2017.

4. Terus buntuti suami korban.

Di TKP itu juga, warga Jalan Seberang Ilir, RT 03/01 Desa Juru Seberang tersebut terus membuntuti suami korban, Syahroni (52).

Pelaku sesekali berada di samping dan belakang Syahroni, ketika suami korban bergeser di seputaran TKP.

“Aku ke sana tadi (TKP) pun, biar orang tidak curiga. Kalau membuntuti suami korban, itu sekalian nyari informasi juga. Tidak nyesal aku, yang penting dendam aku sudah terbalas,” ujarnya.

5. Cecep sering dimarahi

Cecep sempat bekerja menjual daging dengan Ernawati selama kurang lebih dua tahun.

Selama bekerja, dia mengaku sakit hati dan menyimpan dendam. Menurutnya, Ernawati adalah sosok yang kasar.

“Sewaktu aku bekerja dengan beliau (korban) itulah mulai dendam, sakit hati soalnya karena omongannya kasar. Tidak peduli kami lagi makan, tidak peduli orang ramai, kalau beliau (korban) mau marahin kami. Malu aku di depan orang ramai,” kata dia.

Rencana pembalasan dendam sudah dibuat Cecep sekitar satu minggu.

Dia tiba di rumah Ernawati sekitar pukul 07.00 WIB. Waktu itu dipilih karena Cecep tahu Ernawati sendirian di rumah.

Syahroni, suami Ernawati masih berada di pasar untuk berjualan daging.

6. Kendarai mobil sewaan.

Cecep datang mengendarai mobil yang disewanya. Memarkir kendaraan roda empat itu sekitar 50 meter dari rumah Ernawati, dia kemudian masuknya layaknya tamu.

“Aku bilang nunggu pak Haji (Syahroni) ada perlu, dan habis itu ngelakar sebentar langsung beliau (korban) masuk ke kamar untuk Salat Dhuha dan ganti pakaian,” tuturnya.

Saat Ernawati menunaikan Salat Dhuha, Cecep mencari benda untuk membunuh.

Yang ditemukannya adalah sebuah kapak bergagang kayu yang ada di ember di bagian teras belakang rumah.

Kapak itu kemudian disembunyikan di bawah kursi di ruang tengah rumah Ernawati.

Begitu Ernawati keluar kamar, usai menunaikan Salat Dhuha, Cecep membelakanginya dan mengayunkan kapak.

“Pakai bagian belakang kapak aku pukul di kepala. Habis itu, langsung korban terbaring dan aku bekap mulutnya dengan bantal. Habis itu aku bekap mulutnya dengan jilbab beliau,” ucapnya.

Cecep lantas membongkar seluruh isi rumah itu, dan mengambil perhiasan yang ada di dalam lemari bagian depan rumah korban.

Setelah itu, pelaku kembali ke ruangan tengah dan membuka celana korban, lalu memperkosa korban dalam kondisi tidak berdaya.

“Tidak ngelawan buk haji (korban) waktu itu, cuma sempat pegang pergelangan tangan aku. Habis itu aku pulang ke rumah, ganti pakaian, jual emas. Dapat kabar, baru ke lokasi rumah itu lagi,” bebernya.(***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karawang – SEORANG pedagang cimol keliling di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membunuh janda setelah gagal bernegosiasi tarif untuk berhubungan badan.

Pembunuhan seorang janda bernama Omah (43) itu, berawal saat tersangka berinisial S ditawari korban untuk berhubungan badan dengan tarif Rp 100 ribu.

“Tapi saat negosiasi atau tawar-menawar harga, tidak ada kata sepakat, dan korban mencela tersangka dengan kata-kata kasar.

Ucapan kasar korban ternyata membuat tersangka tersinggung dan sakit hati,” kata Kasatreskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng, di Karawang, seperti diberitakan Antara, Minggu 22 oktobeer 2017.

Tersangka yang geram ucapan itu spontan memukul kepala korban menggunakan sebuah kapak hingga tewas. Aksi pembunuhan itu berhasil diungkap jajarannya berkaitan dengan kasus pencurian dan kekerasan yang disertai pembunuhan.

“Kejadiannya terjadi pada 24 Agustus 2017, dan kami baru mengungkap kasus ini pada Jumat 20 oktober 2017,” katanya.

Pembunuhan itu terjadi di Desa Belendung, Kecamatan Klari, Karawang. Tersangka berinisial S (39 ) merupakan warga Kampung Krajan, Desa Lemahabang Wadas, Kecamatan Lemahabang, Karawang yang sehari-hari sebagai pedagang cimol keliling.

“Tersangka spontan memukul kepala korban dengan menggunakan sebuah kapak hingga korban meninggal dunia.

Itu dilakukan karena tersangka tersinggung atas ucapan korban yang mencela tersangka dengan kata-kata kasar,” kata dia.

Dari tangan tersangka, polisi menyita sita barang bukti berupa satu buah handphone milik korban yang diambil tersangka saat kejadian. Sebuah kapak, satu unit sepeda, satu potong baju milik tersangka serta sebuah puntung rokok.

“Saat ini tersangka ditahan di rumah tahanan Polres Karawang,” pungkasnya.(***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Warga Surabaya, Jawa Timur kini bisa merasakan kuliner baru.
Adalah Bakmie Janda yang kini hadir di kota pahlawan tersebut.
Sebutan Bakmie Janda memang terdengar unik.

Namun bukan tanpa alasan. Pemilik kedai bakmie yang terletak di Jalan Rungkut Madya Nomor 133 Surabaya ini ternyata adalah dua orang janda.

Mereka adalah Jamila dan Indah. Keduanya bersahabat sudah beberapa lama.

Adapun, pemilihan nama Bakmie Janda terinspirasi dari perkataan ibunda Jamila beberapa waktu lalu.

“Pulang dari gereja bikin mie, mama saya bilang yang bikin mie janda,” ujar Jamila saat ditemui TribunJatim.com di kedainya, Kamis 19 oktober 2017.

Jamila ternyata bukan sosok wanita yang biasa.

Diketahui, wanita berambut cepak ini ternyata adalah mantan model.

Jamila juga cukup aktif di media sosial.

Lewat laman Instagramnya, @jamilla_juminten, janda cantik ini sering kali membagikan potret aktivitas.

Tak jarang, Jamila bahkan memperlihatkan foto dirinya yang cantik dan seksi.
Seperti apa? Berikut Tribunwow.com hadirkan ulasannya:

1. Liburan

Dalam beberapa unggahan, Jamila tampak menghabiskan waktu di tempat wisata.
Ia pun mengunjungi tempat-tempat bernuansa alam.
Meski begitu, janda ini tetap saja memperlihatkan penampilan yang memikat.

2. Tampil feminin
Saat berada di kedai Bakmie Janda miliknya, Jamila sering kali tampil kasual mengenakan hotpants dan tanktop.
Naum bukan berarti wanita ini tak bisa anggun dalam balutan dress.

Rambutnya yang kini terlihat cepak, ternyata dulunya berbeda.

3. Tampil kasual
Jamila juga sering kali terlihat tampil kasual.
Meski begitu, kesan seksi pun tetap lekat dalam penampilan Jamila tersebut.(***)

POLITIK

Senin | 23 Oktober 2017 | 11:20

Anies Tak Berjalan Manis

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sepekan perjalanan Anies Rasyid Baswedan menjadi Gubernur baru di Jakarta tak berjalan manis.

Bekas mendikbud ini terus dirundung masalah. Mulai dipolisikan karena pidatonya, hingga kabar rombongannya melawan arus di Puncak, Jawa Barat.

Masih terekam jelas ketika Anies bersama wakilnya, Sandiaga Salahuddin Uno dilantik Presiden Jokowi, di Istana Negara pada Senin 16 oktober 2017 lalu. Anies-Sandi, sah menjadi Gubernur dan Wagub Jakarta.

Euforia terjadi, ribuan pendukung Anies-Sandi memadati Balai Kota, kantor jagoan mereka. Pesta rakyat pun disajikan. Masyarakat dihibur dengan berbagai hiburan musik, mulai dari tarian tradisional Betawi hingga penampilan dari pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani.

Hadirin yang datang sangat antusias. Sampai-sampai, sebanyak 6.000 porsi makanan lokal ludes dalam hitungan menit. Di hadiri ribuan massa rakyat, tentu membuat Anies-Sandi, sebagai yang ‘diselamatkan’ tampil bersemangat.

Bisa jadi, saking bersemangatnya, pidato perdana Anies sebagai Gubernur Jakarta, berbuntut panjang. Ya, Anies menyelipkan kata ‘pribumi’ dalam pidatonya. Banyak pendapat, Anies tak etis, dan dianggap melanggar UU Nomor 29 Tahun 1999 tentang penghapusan diskriminasi rasial.

Baru sehari menjadi Gubernur, Anies dipolisikan. Jack Boyd Lapian, dari Inisiator Gerakan Pancasila melaporkan Anies ke Bareskrim Polri, Selasa 17 oktober 2017. Boyd menyoalkan kata pribumi yang dikatakan Anies.

“Terkait dengan bahasa Beliau bicara mengenai pribumi yang dulu kalah sekarang pribumi harus menang. Ini pribumi yang mana? Pribumi Arab, Cina atau pribumi yang betul asli Indonesia,” ujar Boyd. Boyd berlandaskan Instruksi Presiden Nomor 26 tahun 1998. Dalam Inpres tersebut, penggunaan istilah “pribumi” dilarang dalam semua kegiatan penyelenggaraan pemerintah.

Ormas Banteng Muda Indonesia (BMI) juga melaporkan Anies ke Bareskrim Polri setelah laporannya ditolak Polda Metro Jaya. Dua laporan itu kemudian dijadikan satu laporan polisi. Laporan tersebut diterima dengan laporan polisi nomor LP/1072/X/2017/ Bareskrim.

Dipolisikan, Anies tidak mau komentar. Namun, terkait pidato tersebut, Anies sempat meluruskan konteks dalam pernyataan tersebut. “Itu pada konteks pada era penjajahan. Karena saya menulisnya juga pada zaman penjajahan dulu karena Jakarta itu kota yang paling merasakan,” kata Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 17 oktober 2017.

Anies tak bicara apakah pidato itu ditulisnya sendiri atau ada tim yang mempersiapkan. “Pokoknya itu digunakan untuk menjelaskan era kolonial Belanda. Jadi anda baca teks itu bicara era kolonial Belanda,” jelas Anies lagi.

Masalah yang dihadapi Anies tidak hanya itu. Belakangan, muncul kabar rombongan Gubernur Anies menerobos jalur one way usai meninggalkan acara Tea Walk di Gunung Mas, Bogor, Sabtu 21 oktober 2017. Bahkan, beredar kabar jika rombongan Anies ditilang polisi karena melanggar aturan.

Ceritanya begini, saat itu jalur Puncak memang padat. Antrean mengular hingga 10 kilometer. Di hari itu juga rombongan Gubernur DKI Jakarta datang ke Gunung Mas Puncak untuk menghadiri acara jalan-jalan di kebun teh atau tea walk Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia) DKI. Kegiatan tahunan ini diikuti sekitar 8.000 orang.

Rombongan Anies Baswedan menjadi sorotan karena disebut sebagai penyebab macet. “Ada yang parkir di pinggir jalan, ada yang melambung. Ini jadi titik macet,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Hasby Ristama, Sabtu 21 oktober 2017.

Anies dan Sandi tiba di Gunung Mas pukul 07.11 dan membuka acara tea walk itu. Sebentar di Gunung Mas, rombongan Anies bergegas karena harus menghadiri pengukuhan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada Bogor Raya di Kebun Raya Bogor jam 10.00.

Rombongan Anies keluar dari Gunung Mas sekitar pukul 08.00. Jarak Gunung Mas menuju Kebun Raya sekitar 27 kilometer dengan waktu tempuh sekitar sejam.

Persoalannya, jalur Puncak sudah berlaku one-way. Setiap Sabtu, jalur puncak memberlakukan satu arah setiap jam 07.00-11.00, hanya mobil dari arah Jakarta yang masuk. Jalur sebaliknya berlaku pada Minggu sore.

Hanya keadaan darurat yang bisa melawan arus. Yaitu laju ambulan yang membawa ibu melahirkan dan mobil pembawa jenazah. Pejabat mau lewat, bukan keadaan darurat. “Ini bahkan dulu ada menteri saya tidak izinkan menembus one way. Saya arahkan ke jalur alternatif, alhamdulillah menteri itu ikut arahan kami,” kata Hasby.

Hasby mengatakan sempat dihubungi pihak Pemprov DKI yang meminta pengawalan Gubernur Jakarta yang akan turun dari Gunung Mas. Polres Bogor meminta rombongan Anies untuk menunda turun karena kondisi lalu lintas jalur Puncak macet parah.

Kepolisian Resor Bogor pun menyiapkan jalur alternatif yang dapat dilalui rombongan Gubernur DKI Jakarta agar tetap bisa turun dari Gunung Mas menuju Jakarta. Jalur alternatif melalui Taman Safari Indonesia, yang biasa digunakan untuk jalan warga Puncak, dengan dikawal petugas.

Kepolisian, kata Hasby, tidak bisa berbuat banyak karena rombongan Anies Baswedan tetap turun dari Puncak dengan cara melawan arus. Rombongan turun dari Puncak tanpa pengawalan petugas kepolisian. Rombongan Anies menerobos one way dari Gunung Mas hingga kawasan Megamendung, Bogor.

Anies tiba di acara pengukuhan Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada Bogor Raya di Kebun Raya Bogor pukul 11.40. Ia mengatakan, keterlambatannya itu disebabkan kemacetan parah di kawasan Puncak.

Apa tanggapan Anies soal disebut sebagai penyebab macet Puncak? Dia tidak banyak komentar. Eks Mendikbud itu menegaskan pihaknya sudah menyampaikan penjelasan melalui Tim Komunikasi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Naufal Firman Yursak.

“Sudah dijelaskan, sudah dijelaskan,” kata Anies sambil menggelengkan kepala, di Masjid Jami’Al Mansur, Jembatan Lima, Jakarta, kemarin.

Menurut rilis yang disebarkan kepada awak media, Naufal menyatakan rombongan Gubernur sepenuhnya dipandu oleh petugas pengawalan dari Polres Bogor dan Dinas Perhubungan menuju jalur alternatif. Rute ditentukan oleh Patwal; termasuk saat melewati ruas Jalan Raya Puncak sepanjang +/- 3 km menuju jalur alternatif, adalah mengikuti panduan Patwal Polres Bogor. Rombongan kemudian turun melalui jalur alternatif (bukan melalui jalur utama yang berlaku one way) hingga ke Kota Bogor melalui jalur alternatif tapos ciawi. Di bagian inilah terjadi miskomunikasi dari jajaran tim pengawalan.

Sepekan ini, masalah Anies bukan itu saja. Dia sudah dituntut janji manisnya ketika berkampanye. Di antaranya, janji menutup hotel Alexis yang diduga menjadi tempat prostitusi, dan sempat disebut Ahok ada ‘surga dunia’, kemudian janji menyetop megaproyek reklamasi Teluk Jakarta, hingga ditagih janji buruh yang menuntut UMP Rp 7 juta.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit tidak heran jika perjalanan sepekan Anies menjadi Gubernur penuh liku. Menurutnya, ini disebabkan karena Anies memang tidak siap menjadi seorang eksekutor.

“Sepekan Anies tak manis. Karena memang dia tidak siap menjadi gubernur. Dia itu lebih kelihatan didorong-dorong elite politik hingga kelompok Islam radikal. Karena dipandang lebih pantas hadapi Ahok, semula kan Sandi yang jadi calon gubernur,” ujar Arbi kepada Rakyat Merdeka.

Ketidaksiapan Anies sebagai eksekutor itu terlihat dari pidato perdana yang menyebut kata pribumi. Menurutnya, pidato itu seakan-akan ditujukan kepada seluruh Indonesia, bukan Jakarta. Padahal, saat itu dia berpidato dalam skup Gubernur Jakarta.

“Pidatonya seakan-akan untuk Indonesia, pribumi itu Indonesia bukan betawi. Konflik pribumi nonpribumi juga bukan di Jakarta setelah itu di Bandung. Jadi akal-akalan saja kalau pakai alasan sejarah,” katanya.

Menurutnya, Anies saat ini masih limbung antara menjadi seorang ilmuwan, atau birokrat. Dari seorang konseptor menjadi eksekutor. “Bisa jadi pendukungnya kecewa sendiri. Misalnya Anies ngga jadi tolak reklamasi. Lah gimana mau nolak, ini kan negara kesatuan tidak mungkin daerah bertentangan. DIY sendiri tidak bisa bertentangan dengan pusat,” katanya. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Video seorang bocah dianianya, dipaksa merokok dan mengocok kemaluannya oleh beberapa orang remaja lelaki beredar di dunia maya.

Video itu diposting oleh akun Instagram unnie_gosip, Sabtu21 oktober 2017 sore.

Tak dijelaskan di situ dimana lokasinya, kapan dan siapa identitas bocah serta pelakunya tersebut, dan sebagainya, yang jelas tampak di video itu kejadiannya malam.

Bocah gundul itu tampak ditertawakan, dicubit hidungnya hingga dipaksa merokok.

Dia tampak menangis diperlakukan seperti itu, namun para pelaku tetap menyakitinya dan malah menertawakannya.

Tampak pula seorang di antara pelaku merekam aksi bejat mereka itu.

“Gimana rasanya adek, anak atau ponakan kita di giniin sama generasi micin ngak bermoral. Pengen tak ulek2 para pelaku yang tega menyiksa anak di bawah umur.. di suruh ngerokok lalu maaf ( ngocok organ kemaluannya) kenapa bobrok sekali mental generasi zaman sekarang.

tolong ini di tindak lanjuti. @jokowi @komisiperlindungananak_ri @komnasanak,” tulis unnie_gosip.

Dari pantauan BPost Online, postingan itu awalnya diunggah oleh ipaeninichal.

Akunnya ternyata dikunci, namun dari profilnya tampak identitas pemiliknya adalah Afrizal Fauzi Ipaenin.

Ada keterangan sebuah situs internet www.batosai-ambonnaga.com, namun setelah diklik isinya tak ada alias muncul tulisan server not found.

Menurut unnie_gosip, awalnya akun tersebut tak dikunci, namun belum lama ini setelah video tersebut beredar, akun itu dikunci.

“Nama IG nya ada kan tuh min,harusnya bisa lebih gampang ya dilacaq,” ujar papachan_.

Dijawab begini oleh unnie_gosip “@papachan_ ada tp sekarang di private.. udah ada fotonya di akhir video,” sebutnya.

Video ini jelas saja mengundang keprihatinan para warganet.

Mereka menduga-duga kejadian itu di Maluku, Makasar atau Manado berdasarkan dari logat pembicaraan para pelaku.

Mereka lantas menyebut dan menandai akun Instagram pihak-pihak terkait yang berwenang atau sekiranya bisa menindaklanjuti kasus ini seperti Presiden Joko Widodo, media Tribun Video, Tribunnews, Gubernur Sulawesi Selatan, Sayhrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Komnas Perlindungan Anak, dan sebagainya.

“Ya allah tega bgt yang nyiksa ini bocah di mana hati nuraninya?” komentar rara1189.

“Ini kejadian di mana? Kebsnyakan di kasih micin sama maknya nih…,” ujar finaarsandi.

“@hannaoktarini7 udah di private ignya,” lanjut finaarsandi lagi.

wahh kayaknya bahasa manado,” ujar michikotakada.

“Semoga cepet ketangkep itu pelaku… udah sangat” diluar batas..,” kecam rachmakhunaeifi.

“Ini di Makassar pak,dengarkan logatnya,tolong di tindak lanjuti @dannypomanto @syahrulyasinlimpo,” sebut fahrizano.

“@fahrizano bukan makasar itu logat maluku,” ujar yuliests menanggapi komentar fahrizano. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banda Aceh – Personel opsnal Satreskrim Polresta Banda Aceh membongkar jaringan prostitusi online yang beraktivitas di Kota Banda Aceh, Minggu, 22 Oktober 2017 dini hari. Dari penggerebekan jaringan yang dilakukan di hotel ini diamankan germo dan sejumlah wanita cantik.

Pengungkapan kasus itu menyebar cepat melalui pesan berantai. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH, melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK yang dihubungi Serambinews.com mengakui hal itu.

“Jelasnya nanti kita sampaikan kepada rekan-rekan media dalam konferensi pers di Polresta,” kata AKP Taufiq.

Dari pesan berantai disebutkan, dalam pengungkapan jaringan prostitusi online itu petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta, mengamankan seorang diduga germo alias mucikari berinisial AI (38). Tersangka diamankan dari hotel tempatnya mengantar kedua wanita kepada pelanggan.

Adapun cara AI melakukan transaksi prostitusi online, yakni pada Sabtu (21/10/2017) sekira pukul 23.30 WIB, AI menawarkan dua wanita yang ikut diamankan dini hari itu, masing-masing berinisial NS (22) dan Me (23).

Kepada calon pelanggan, AI menawarkan melalui aplikasi chatting. Setelah ada kesepakatan, lalu pelanggan tersebut memesan kamar di hotel itu. Selanjutnya, AI membawa dua teman wanitanya itu yang langsung diantar masuk ke kamar calon pelanggan.
Petugas Unit PPA yang mendapat informasi itu langsung menuju ke lokasi.

Dari penangkapan itu diamankan 13 Hp milik tersangka dan saksi, satu dompet milik tersangka, dan uang tunai Rp 3.300.000.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, JAKARTA — Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Mayjen TNI Wuryanto mengaku belum dapat penjelasan dan menunggu mengenai alasan penolakan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo masuk ke Amerika Serikat. Sejauh ini belum ada jawaban rinci dan resmi dari Pemerintah AS terkait penolakan tersebut.

“Kami masih belum tahu mengenai alasan penolakan terhadap Panglima TNI masuk ke AS,” ujar Wuryanto dalam konferensi pers di Jakarta, Ahad, 22 Oktober 2017.

Dia menjelaskan sedianya Panglima TNI berangkat ke Amerika Serikat pada Sabtu, 21 Oktober 2017 dengan menggunakan pesawat Emirates dengan jadwal keberangkatan pukul 17.50 WIB. Namun beberapa saat setelah memasuki bandara, Panglima dan rombongannya diberi tahu oleh pihak maskapai mengenai penolakan dari pihak US Custom and Border Protection tersebut.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya akan menghadiri acara para pimpinan angkatan bersenjata membahas organisasi ekstrim atau “Chiefs of Defense Conference on Country Violent Extremist Organization” (VEOs) di Washington DC, Amerika Serikat, 23 hingga 24 Oktober.

Ia diundang oleh Pangab Amerika Serikat Jenderal Joseph F Durford Jr. Kemudian, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo membalas surat tersebut dan mengonfimasi kehadirannya sebagai bentuk penghargaan dan perhatian.

“Panglima TNI mengirim surat balasan tersebut karena menghormati Jenderal Joseph F Durford Jr yang merupakan sahabat sekaligus senior Jenderal TNI Gatot Nurmantyo,” Kata Kapuspen TNI.

Setelah peristiwa penolakan tersebut, Panglima TNI kemudian melapor kepada Presiden Joko Widodo melalui ajudan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menko Polhukam Wirantoserta berkirim surat kepada Jenderal Joseph F Durfort Jr.

Disinggung mengenai apakah ada berkas penunjang keberangkatan yang belum lengkap, Wuryanto membantah. Wuryanto menjelaskan bahwa semua berkas termasuk visa sudah selesai diurus.

Panglima TNI juga sudah beberapa kali berangkat ke AS. Terakhir pada Februari 2916 dan tidak pernah ada kendala apa pun. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pengusaha games online yang berkedok warung internet tidak mentaati peraturan walikota tentang jam tutup buka. Ini diketahui saat Polsek mengamankan belasan anak dibawah umur yang asik bermain di sejumlah warnet di Batam Kota, Sabtu dan Minggu, 21-22 Oktober 2017.

Belasan anak yang diamankan dari games online ini digiring ke Polsek Batam Kota. Lalu, orang tua anak dibawah umir ini dipanggil dan diberikan wejangan oleh pihak kepolisian.

“Kita panggil orang tuanya. Jadi mereka dijemput orang tuanya,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus.

Razia yang disebar ke tiga lokasi, Botania, Mega Legenda dan Sei Panas itu juga mengamankan empat unit sepeda motor yang pengendaranya tidak bisa menunjukkan STNKnya.

“Kita amankan, dan setelah pemiliknya datang bawa STNK, sepeda motor itu dilepas,” katanya.

Untuk warnet-warnet yang bandel, Kapolsek mengatakan, pihaknya memberikan teguran berat dan menutup paksa warnet tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak Pemko Batam, agar menindaklanjuti izin warnet tersebut. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Batam International Open Piano Competition 2017 resmi dimulai. Puluhan pianis dari sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Cina, Vietnam dan Indonesia bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang kompetisi yang berlangsung Sabtu 21 oktober 2017 hingga Ahad 22 oktober 2017

Batam International Open Piano Competition 2017 digelar tidak hanya untuk memberi ruang kompetisi bagi pianis-pianis muda, khususnya musik klasik, tapi juga menjadi bagian dalam meningkatkan promosi pariwisata Indonesia khususnya di wilayah crossborder dalam rangka mencapai tingkat kunjungan wisatawan yang di tahun ini ditargetkan mencapai 15 juta orang wisatawan mancanegara.

Ketua Pelaksana Batam International Open Piano Competition 2017 Eleonora Aprilita mengatakan pemilihan Batam sebagai lokasi kompetisi tidak lepas dari semangat dalam meningkatkan pariwisata Indonesia. Lokasi Batam yang strategis dekat dengan Singapura dan Malaysia menjadikannya sebagai salah satu destinasi utama para wisatawan mancanegara.

“Memang target kita adalah peserta dari internasional. Dan terbukti pesertanya lebih dari 50 persen berasal dari luar negeri,” ujar Eleonora.

Antusiasme yang cukup besar dari peserta internasional, kata Eleonora, disebabkan beberapa hal. Pertama adalah Indonesia yang sudah mulai dilirik sebagai salah satu pusat perkembangan musik piano. Khususnya musik klasik. Selain itu juga daya tarik Batam sebagai destinasi wisata.

“Konsep kompetisi ini memang selain berkompetisi, mereka juga sekaligus berwisata,” kata dia.

Guna memeriahkan acara kompetisi, di hari kedua akan digelar workshop serta konser bagi para pemenang kompetisi.

Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti menyatakan pihaknya mendukung pelaksanaan Batam International Open Piano Competition 2017.

Ia mengatakan, Batam sebagai tempat pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu pintu masuk destinasi pariwisata Indonesia yang sangat populer bagi wisatawan mancanegara. Sehingga selain berkompetisi, para peserta sekaligus dapat berwisata.

“Sehingga tidak hanya memfasilitasi pianis untuk berkompetisi secara sehat, tapi juga turut mensukseskan program Wonderful Indonesia,” ujar Esthy.

Menteri Pariwisata Arief Yahya ikut mengamini hal tersebut. Batam merupakan salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Batam merupakan daya tarik utama.

Terlebih pasar pecinta musik piano adalah pelanggan premium. Jumlahnya kecil tapi spendingnya besar.

“Batam International Open Piano Competition 2017 ini menambah atraksi yang ada di Batam dan efektif dalam meningkatkan promosi pariwisata Indonesia dan mendatangkan wisatawan ke Indonesia,” ujar Menpar.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Masih ingat cewek yang pernah ngaku telah begituan dengan aktor India Vishal Karwal? Ia adalah Disk Jockey (DJ) sekaligus model Gebby Vesta. Pengakuan Gebby sempat menggegerkan dunia maya karena blak-blakan ngaku pernah berhubungan intim dengan Vishal.

Melalui Instagram, Gebby mengaku pertama kali kenal Vishal saat berada di Singapura beberapa waktu lalu. Ia tak tahu Vishal berprofesi sebagai aktor, ia tahunya Vishal adalah seorang pilot. Setelah berteman di WhatsApp dan Facebook, mereka pun berhubungan badan di sebuah hotel. Akhirnya kita ketemu dan layaknya orang pacaran dua malam berturut-turut gue temanin dia terus,” tulisnya kala itu.

“Dan pastinya ML (making love) dong kalau udah berdua di hotel, eh terus kemaren di insta Story gue post chat dari dia manggil gue “SAYANG”.” Kini, Gebby pun kembali membuat kontroversi di akun media sosialnya. Ia blak-blakan mengungkapkan harga BO-nya yang mencapai Rp 10 juta.

Singkatan BO sendiri sering dipakai para perempuan panggilan yang menjelaskan bahwa mereka bisa dibooking.

Meski begitu, di caption ini Gebby tak menjelaskan apakah BO itu Booking Out atau singkatan lainnya. Ia menguak tarif BO-nya sekaligus mengunggah foto-foto masa lalunya.

“2006, 2007, 2017 lama yaaa… tapi gebby tetap jelek Gpp deh jelek yg penting harga BO nya 10juta,” tulisnya dalam caption, Rabu (11/10/2017).

Selang beberapa hari kemudian, giliran foto Gebby Vesta yang membuat heboh dunia maya.

Bagaimana tidak, di foto itu puting Gebby terlihat jelas saat berada di sebuah klub malam. Kaos putih yang dipakai Gebby tampak basah sehingga memperlihatkan kedua putingnya. Ia pun sepertinya merasa bangga dan menjelaskan berbagai hal dalam caption postingannya.

Berikut isi captionnya:

“Puting mana puting??? Hahahhahaha.. susah sih ya namanya artis top selalu aja di gosipin..
Maklum aja sih yg gosipin jg akun siluman yg wujud adminnya abstrak yg gk pernah masuk club n piknik.. hahahhahaha..
Digosipin aja terus bukan bikin gue sepi job tuh malah udah full schedule sampai bulan dua tahun depan, makasih akun2 abstrak. Emang gue fikirin… tuh gue posting deh dari pada kalian liat di akun abstrak yg adminnya itu si ……….
Gpp deh loe giring terus opini tentang gue biar loe banyak yg Follow, Kasian jg kan loe makan dari hasil fitnah orang..
Kalau akun loe gk gosipin gue gk akan rame n gk ada yg mau endorse nanti, alhamdulilah gebby amal secara tidak langsung.” (***)

OLAHRAGA

Minggu | 22 Oktober 2017 | 13:22

Setelah Duel Sengit, Marc Marquez Juarai GP Australia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Philip Island – Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, keluar sebagai juara pada balapan GP Australia yang berlangsung di Sirkuit Philip Island, Minggu, 22 Oktober 2017.

Marquez tampil sebagai kampiun setelah memenangi balapan super sengit atas para rivalnya, termasuk dua pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales, yang kemudian finis di urutan kedua dan ketiga.

Sementara itu, rival utama Marquez dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2017, Andrea Dovizioso (Ducati), cuma bisa finis di posisi ke-11.

Pebalap tuan rumah, Jack Miller (EG 0,0 Marc VDS), membuka balapan GP Australia dengan sangat baik.

Miller yang memulai lomba dari posisi start ke-5 berhasil merangsek ke depan dan memimpin jalannya balapan. Di belakang Miller berturut-turut ada Marc Marquez, Maverick Vinales, Valentino Rossi, dan Johann Zarco. Insiden kecil kemudian terjadi di antara Johann Zarco dan Marc Marquez di tikungan 4 lap ketiga. Akibat insiden ini, Marquez kehilangan posisinya karena disalip duo rider Yamaha, Vinales dan Rossi. Adapun Zarco tetap berada di belakang Marquez. Di bagian paling depan, kecepatan Miller mulai mengendur.

Tepat pada lap keenam, Miller akhirnya kehilangan posisinya sebagai pimpinan lomba. Dia berturut-turut disalip oleh Vinales-Rossi dan Marquez. Duel di barisan depan berlanjut pada lap-lap berikutnya. Silih berganti, posisi pimpinan lomba dipegang oleh Vinales, Rossi, Marquez, dan Zarco.

Sementara itu, Miller semakin tercecer. Hal serupa juga terjadi pada kandidat juara dunia MotoGP 2017 dari tim Ducati, Andrea Dovizioso. Dovizioso yang sempat mengalami kecelakaan saat menjalani sesi latihan bebas keempat (free practice/FP4) kembali gagal tampil lepas. Alhasil, dia sempat tercecer di urutan ke-20.

Duel para pebalap di barisan depan terus berlanjut hingga lap terakhir. Baik Marquez, Rossi, Vinales, dan Zarco, bergantian menempati P1. Namun, pada akhirnya, Marquez yang tampil lebih baik. Memasuki lima lap terakhir, Marquez sudah bisa membuat jarak sampai 1,4 detik atas para pebalap di belakangnya.

Sementara itu, perebutan posisi podium tetap berlangsung di antara Rossi, Vinales, Zarco, dan Andrea Iannone. Persaingan di antara keempat balapan ini bahkan baru bisa diselesaikan saat chequered flag diangkat. Saat balapan dinyatakan tuntas, Rossi dan Vinales menggenapi posisi podium dengan finis di urutan kedua dan ketiga. (***)

Memaknai Hari Santri Nasional 2017
Penulis
Nur Haryanto
PW Ansor Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sejak tahun 2015, Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo melalui Keppres Nomor 22 Tahun 2015, telah meresmikan bahwa setiap tanggal 22 Oktober dijadikan sebagai Hari Santri Nasional. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah penting atas perjuangan santri dalam turut memerdekakan bangsa ini.

Perlu masyarakat tahu, bahwa dahulu, pada tanggal 22 Oktober 1945, Hadlratusy Syaikh Hasyim Asy’ari telah mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad bahwa membela tanah itu hukumnya fardu ‘ain, artinya wajib bagi setiap individu rakyat Indonesia. Karena itulah para santri se-Nusantara berangkat ke Surabaya sampai kelak terjadi pertempuran 10 Nopember 1945. Para santri dan rakyat Indonesia, di Surabaya, berhasil menumpas penjajah yang dikomandoi Brigjend Mallaby.

Sehingga dengan demikian, kiranya spirit perjuangan Resolusi Jihad di masa lampau, mesti kita kobarkan untuk konteks sekarang. Bahwa penjajahan konteks sekarang tak jauh lebih berbahaya. Hari Santri Nasional 2017 dirayakan di mana bangsa Indonesia masih dalam kondisi memprihatinkan, karena apalagi kalau bukan karena bahaya korupsi dan intoleransi.

Korupsi merajalela di mana-mana, di segala sektor kehidupan. Entah berapa banyak Kepala Daerah, para pejabat dll yang tertangkap tangan dan terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Anehnya mereka, para koruptor, justru seperti tak ada gurat menyesal sedikit pun. Bukannya meminta maaf kepada masyarakat, mereka justru tersenyum bangga, melambaikan tangan dan berkilah dengan seribu macam alasan.

Tak kalah berbahaya, kasus demi kasus intoleransi semakin hari semakin marak terjadi. Ini bermula dari kejumudan pemikiran dan pemahaman terhadap ajaran Islam. Islam yang dipahami sebagai agama yang paling benar, dan di saat yang sama menyalahkan agama-agama lain. Tumbuh suburlah kelompok-kelompok ormas radikal. Mereka berkelompok dengan mengatasnamakan Islam tetapi prilakunya justru jauh dari kemuliaan Islam.

Pemahaman dan pemikiran sempit terhadap Islam itulah yang akhirnya melahirkan intoleransi, radikalisme dan terorisme. Orang melakukan kekerasan dan bom bunuh diri justru mengatasnamakan Islam. Jelas, ini menyalahi spirit Islam yang rahmatan lil’alamin; Islam yang mengasihi sekalian alam.

Kita harus bersama melawan korupsi dan intoleransi mulai sekarang juga. Mulai dari hal yang paling sederhana, mulai dari diri sendiri dengan melalui banyak cara. Misalnya melalui jalur pendidikan toleransi dan anti korupsi di setiap lembaga pendidikan, menguatkan peran KPK, menguatkan peran serta pesantren, menguatkan kontrol sosial masyarakat dan lain sebagainya.

Akhirnya, kita berharap semoga melalui perayaan Hari Santri Nasional 2017 ini, bangsa Indonesia yang ditakdirkan Allah menjadi bangsa yang beragam, akan menjadi bangsa yang bersih dari korupsi dan intoleransi; baldatun toyyibatun wa rabbun ghafuur. Mari kita membaca shalawat nariyah 1 milyar secara serentak pada malam ini bakda shalat isya untuk keselamatan bangsa Indonesia. Selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Setia adalah hal paling mahal dalam hubungan berumah tangga.
Hanya orang-orang kuat dan benar-benar mencintai pasangannyalah yang bisa setia.
Sudah banyak contoh, rumah tangga hancur karena hadirnya orang ketiga.

Bahkan meski sudah memiliki buah hati, jika pelakor hadir semua bisa hancur seketika.
Nahasnya, orang ketiga itu umumnya berada disekitar kita, dan lebih tragis jika itu orang terdekat.

Seperti kisah berikut ini yang begitu sedih.

Entah siapa yang akan disalahkan, apakah istrinya yang tak pandai mengikuti keinginan suami.
Atau suami yang tak kuat menahan godaan daun muda yang lebih segar.

Kisah berikut ini dilansir dari Eberita.org kisah rumah tangga dari Malaysia.

Saat seorang istri yang begitu setia dibuat menangis hadirnya orang ketiga.

Wanita ini menuturkan betapa hancurnya ia saat mengetahui suaminya, telah menjalin kasih dengan adiknya sendiri.

Dia sudah seperti sosok ibu untuk adiknya, dan sayang terhadap dirinya ketika dia mengetahui bahwa sang adik hamil di luar nikah.

Belakangan ia tahu, adiknya itu hamil oleh suaminya sendiri.
Berikut kisahnya.

Aku tidak akan pernah lupa cara adikku, Heni, menatapku saat dia bilang dia hamil.

Itu dua tahun yang lalu, ketika kami berada di sebuah kafe.

Saat itu, aku tidak berpikir Heni punya pacar, dan ketika saya bertanya siapa ayah anak itu, ia menolak untuk menjawab dan matanya tertunduk melihat lantai.

Aku pikir dia malu memiliki anak di luar nikah – tapi aku menyadari betapa salahnya.

Adikku malu karena dia mengandung anak suamiku, hal yang bekalangan hari begitu menghancurkan hati ini.

Sejak kecil saya selalu merasa sedikit kesepian.

Ibu saya meninggal ketika saya berusia enam tahun dan ayah saya sering bepergian untuk bekerja.
Adik saya dan saya tidak punya pilihan selain bergantung satu sama lain, jadi saya seperti sosok ibu Heni.

Saya selalu bermimpi akan memiliki anak-anak saya sendiri, jadi ketika saya bertemu Anton saya sangat senang.

Saya saat itu berusia 24 tahun dan dia 31 tahun, ia pendiam dan santun dalam berbicara.
Lebih penting lagi, kami punya keinginan yang sama untuk menikah.

Selama pacaran satu tahun, Anton belum pernah bertemu adikku, karena dia kuliah di luar negeri.

Sekitar sebulan setelah Anton melamar saya dan kebetulan Heni kembali ke rumah, dan mereka bertemu untuk pertama kalinya.

Tentu, saya ingin mereka bergaul, tapi aku terkejut oleh chemistry mereka.
Mereka memiliki minat yang sama seperti permainan komputer dan maraton, dua hal sama sekali tidak saya sukai.

Namun, saya senang dua orang terdekat di dunia untuk saya menyukai satu sama lain.

Lebih dari satu tahun menikah, saya melahirkan anak laki-laki saya.

Dia mirip sekali Anton, dan saya terus sangat sibuk disibukkan setelah malaikat kecil saya energik.
Anton dan saya membahas apa yang harus dilakukan, dan kami memutuskan aku akan tinggal di rumah dan merawat anak kami.

Sementara Anton pergi keluar untuk bekerja memenuhi kebutuhan kami.

Aku menikmati tinggal di rumah, jadi saya tidak mempertanyakan bisnis Anton semakin sering perjalanan ke luar negeri karena ia mengatakan ia memacu untuk promosi, agar kami lebih sejahtera.

Pada waktu yang sama, Heni lulus dari universitas dan mulai mencari pekerjaan.

Saya terkejut ketika dia memutuskan untuk pindah dari rumah ayah kami ke apartemennya sendiri.

Aku bertanya-tanya di mana dia telah mendapat uang untuk menyewa tempat sendiri.

Tetapi ketika saya bertanya, dia bilang dia sedang membantu temannya, makanya ia menyewa apartemen dengan biaya yang sangat rendah.

Dia juga jadi sering berkomunikasi di telepon dan mulai menggunakan kosmetik.

Selama satu kunjungan, saya membantu menempatkan cucian bersih kembali ke lemari pakaiannya dan menemukan laci penuh lingerie nakal.

Saya berasumsi adik saya punya pacar, tapi aku diam saja membiarkannya suatu saat bercerita.

Saya lebih suka menunggu sampai dia bersedia untuk berbagi berita dengan saya.

Suatu hari, ketika anak saya berusia sekitar 18 bulan, saya memeriksa pesan teks yang masuk suami saya di telepon saat ia berada di kamar mandi.

Saya tidak tahu apa yang mendorong saya untuk membacanya … mungkin aku entah bagaimana sudah punya perasaan bahwa ada sesuatu yang salah.
Tapi ketika saya melihat kata-kata:

“Saya ingin tidak mengenakan apa-apa, ” tulisan itu yang langsung membuat saya terpukul.

Makin penasaran, akhirnya aku mencari tahu dan membaca pesan lebih banyak.

Saya menyadari bahwa Anton dan H ini telah saling kirim pesan selama satu tahun.

Saya melihat bagaimana H telah mengirimkan gambar cabul dari bagian tubuhnya, kadang-kadang dalam lingerie.

Dan Anton menjawab pesan itu dengan jawaban nakal yang jelas membuat dadaku terbakar.

Ini saja langsung membuatku menangis, betapa dia tega berselingkuh dibelakangku.

Tapi saya memilih diam, saya ingin membongkar siapa perempuan berinisial H itu.

Hingga suatu hari, saya mengetahui keduanya akan bertemu siang hari disebuah rumah makan.

Namun sehari sebelum pertemuan Anton dan wanita itu, adik saya tiba-tiba menelpon dan mengajak bertemu.

Adik saya bercerita jika ia tengah hamil. Sayangnya ia tak mau bercerita lebih jauh siapa pria yang menghamilinya.

Saya bahkan sempat menawarkan uang untuk membantunya, tidak menyadari bahwa semua pakaiannya dan makanan sudah dibiayai oleh suami saya sendiri.

Sampai hari pertemuan suami saya dan perempuan itu, diam-diam saya sudah menunggu di tempat itu duduk di paling sudut dan tertutup.

Dan betapa hancurnya hati saya, ketika Anton benar-benar datang dan 15 menit kemudian, adik saya berjalan santai mendatangi Anton sambil tersenyum dan langsung berpelukan.

Sambil menggendong anak saya, saya berjalan kearah mereka. Air mata saya sudah menetes deras dan tanpa bicara saya melihat mereka yang seakan melihat setan saat itu.

Dengan menangis, adik saya meminta maaf dan bersujud di kaki saya.
Dia mengaku khilaf dan bersalah telah mencintai suami saya.

Heni mengakui jika selama tinggal serumah tiap malam suami saya akan keluar menemui dia dikamar dan mereka berhubungan suami istri.

Hingga akhirnya ia selesai kuliah dan tinggal di apartemen itu semua karena ingin bisa lebih bebas dengan suami saya.

Sambil menangis saya mengatakan ingin bercerai. Wajah saya tanpa ekpresi dan berlalu pergi.

Sudah dua tahun dan saya sudah tidak berbicara dengan salah satu dari mereka, kecuali melalui pengacara.
Dan saya tidak pernah melihat mereka, bahkan di acara-acara keluarga dan pesta lainnya.

Tapi ayah saya mengatakan kepada saya bahwa Anton dan Heni sekarang hidup bersama, dan bahwa bayi laki-laki yang dilahirkan Heni tampak seperti anak saya sendiri.

Saya telah merasakan bahwa adik saya dan mantan suami jatuh cinta ketika saya memperkenalkan mereka – tapi mereka takut menyakiti perasaan saya.

Tapi dengan tidak jujur, mereka menyakiti saya jauh lebih dalam lagi.

Saya bangga bahwa saya telah pindah, saya sekarang melihat seseorang yang mau menerima saya dan anak saya.

Tapi saya tidak menceritakan kisah saya kepada siapa pun di luar keluarga dekat saya.
Saya lebih memilih untuk mengubur rahasia ini dalam hati saya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kepolisian Republik Indonesia resmi telah melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman terkait pengawasan penggunaan Dana Desa di seluruh Indonesia. Dalam Nota Kesepahaman tersebut tertuang bahwa Pemerintah Pusat telah menggandeng Kepolisian untuk mengawasi penggunaan Dana Desa di daerah satuan tugas masing masing.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi perihal MoU tersebut, Sabtu, 21 Oktober 2017 pagi mengatakan bahwa pada dasarnya Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan menyambut baik atas kebijakan dan langkah-langkah Pemerintah Pusat terkait pengawasan penggunaan Anggaran Dana Desa. Dirinya juga sudah menginstruksikan agar seluruh Kepala Desa dapat benar-benar menggunaan Anggaran Dana Desa sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

”Beberapa waktu lalu sudah kita tegaskan, agar seluruh Kepala Desa mampu mengimplementasikan Pengelolaan Keuangan Desa dengan sebaik-baiknya, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban keuangan desa nantinya ” ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa pada dasarnya banyak sekali yang bisa dijadikan pedoman sebagai petunjuk penggunaan anggaran dana desa yang baik dan benar. Kita juga menegaskan bahwa 36 Pemerintah Desa di Kabupaten Bintan harus bisa mengedepankan prinsip akuntabilitas dalam tata pemerintahannya, Pemerintah Desa wajib menyusun Laporan Realisasi
Pelaksanaan APB ( Anggaran Pendapatan dan Belanja ) Desa dan Laporan Pertanggungjawaban Realisasi Pelaksanaan APB ( Anggaran Pendapatan dan Belanja) Desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Ronny Kartika mengatakan bahwa agar dalam tahap perencanaan dan penganggaran, Pemerintah Desa wajib melibatkan
masyarakat desa yang direpresentasikan oleh Badan Permusyawaratan Desa
(BPD) dalam forum musyawarah desa sehingga program kerja dan kegiatan yang disusun dapat mengakomodir kepentingan dan kebutuhan masyarakat desa serta sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh desa tersebut. Selain itu Pemerintah Desa harus bisa menyelenggarakan pencatatan, dan melakukan pembukuan atas transaksi keuangannya sebagai wujud pertanggungjawaban pelaporan keuangan.

”Bahwa dalam tahap perencanaan dan penganggaran, Pemerintah Desa wajib mengikutsertakan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam musdesnya beserta keterwakilan kelompok masyarakat ” ujarnya.

Ditambahkannya juga bahwa saat ini, untuk Tahun Anggaran 2017 disetiap Desa, awalnya hanya menerima Alokasi Dana Desa berkisar 1,1 Milyar Rupiah namun dengan ditambah sekitar 300 Juta Rupiah dalam APBD Perubahan 2017 ini maka total menjadi 1,4 Milyar Rupiah perdesa dengan total keseluruhan ADD Bintan dari sebelumnya 41 Milyar Rupiah saat ini meningkat menjadi 53 Milyar Rupiah dengan penambahan 12 Milyar Rupiah pada APBD P 2017 kemaren. Sedangkan dari Pemerintah Pusat menganggarkan 31 Milyar Rupiah untuk 36 desa, dari pos Dana Desa (DD), jadi setiap desa menerima rata-rata berkisar 860 Juta Rupiah.

“Jadi total diterima setiap Desa dari ADD dan DD berkisar 2,2 Milyar Rupiah sepanjang Tahun Anggaran 2017 ” ujarnya.(bobi/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Fery Andriyanto seorang pekerja Tally Man (pencatat turun naiknya kontener dari dan ke atas kapal) tewas karena kecelakaan kerja di dermaga utara CC. 14 JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu 21 oktober 2017 malam.

Dia menderita luka yang cukup parah akibat terkena sabetan tali wayer trolly CC 14.

Ia meninggal di tempat dengan luka yang cukup parah pada bagian dada hingga perut, diduga akibat terkena sabetan tali wayer trolly CC 14 putus saat melakukan kegiatan bongkar muat kontener dari kapal CSCL. Houston.Aparat Polres Pelabuhan Tanjung Priok saat melakukan evakuasi atas tewasnya Fery Andiyanto.

Menurut Ahmy, rekan kerja korban, saat itu Fery Andriyanto baru selesai makan.

Tiba-tiba keluar dari kabin solowisky dan terdengar seperti suara pecutan.

Ternyata setelah dilihat, Fery sudah tergeletak di pegangan tangga cabin solowisky dengan keadaan tubuh korban bagian dada depan sobek terbuka hingga keperut.

Melihat kejadian itu, rekan-rekan korban langsung menolong korban. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.Aparat dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok langsung melakukan cek lokasi kejadian dan memeriksa beberapa saksi.

Korban pun dibawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan visum.

“Guna pengusutan lebih lanjut, kasus kecelakaan kerja ini ditangani oleh Sat Reskrim Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Kasubag Humas Polres Jakarta Utara, Kompol Sungkono.

Rencana nya setelah korban di Visum, kemudian jenazah akan dibawa ke rumah duka di Bekasi dan selanjutnya akan dimakam di kampung halamannya di Dusun Lumbung Kerep RT 003/002 Kelurahan Lumbung Kerep, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Sabtu, 21 Oktober 2017 sore, hari yang tak terlupakan bagi Ervan. Soalnya, kapal dengan kapasitas 3 ton miliknya dibakar masyarakat di Pasar Ikan Kampung Pelimpak, Kelurahan Serasan, Natuna karena diduga sebagai kapal bom ikan.

“Saya warga Kecamatan Tambelan yang bekerja di Serasan. Saya sudah bawa keluarga, rencana mau pindah sini, sekarang belum. KTP saya masih Tambelan,” ujarnya.

Ervan sampai saat ini dibawa pihak kepolisian ke Polsek Serasan, dan sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kapolsek Serasan terkait kejadian tersebut.

Kapolres Natuna AKBP Charles P Sinaga membenarkan kejadian kebakaran satu unit kapal motor tersebut.

“Ya benar kejadian nya kita masih mendalami motif serta penyebab aksi lakukan sekelompok warga kecamatan Serasan” tersebut Kapolres singkat.(riky)‎

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama lima hari di Kepri Mall, Senin hingga Jumat (23-27/10) mendatang.

Selama pameran, bright PLN Batam juga memberikan promosi (gratis) naik daya listrik golongan rumah tangga 2.200 VA hingga 6.600 VA .

“Serta potongan biaya jaminan (UJL) bagi 250 pelanggan rumah tangga yang mengajukan pasang baru atau sambung kembali dengan daya 2200 VA hingga 6600 VA namun program ini tidak berlaku bagi pelanggan kolektif atau developer”, jelas Manajer Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, Jumat, 20 Oktober 2017.

Bukti kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam yang ke-17 serta Hari Listrik Nasional (HLN) yang ke 72. Berbeda dengan acara sebelumnya, kali ini bright PLN Batam akan memperlihatkan cara kerja Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang sudah diterapkan beberapa kota besar di Indonesia.

Pihaknya memperkenalkan SPLU yang sebenarnya cara kerjanya sama dengan SPBU BBM, karena keberadaannya belum diketahui secara umum oleh masyarakat Kota Batam. Padahal teknologi yang telah diterapkan negara-negara maju ini ramah lingkungan dan sangat murah jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM).

“Perbedaannya sangat jauh. Kendaraan yang menggunakan listrik, hanya mengeluarkan Rp 27 per kilometernya, sedangkan BBM mencapai Rp 131 per kilometernya,” ungkap Bukti.

Karena banyak manfaatnya, teknologi kendaraan masa depan akan beralih ke mesin listrik. “Bila dibutuhkan, masyarakat banyak yang sudah menggunakan kendaraan listrik, bright PLN Batam bisa kapan saja mewujudkan SPLU di Kota Batam,” kata Bukti.

Selain SPLU, dalam pameran itu, bright PLN Batam juga akan menyampaikan manfaat menggunakan kompor listrik induksi. “Kompor ini sangat hemat bila dibandingkan dengan kompor gas,” ungkapnya.

Bagi yang ingin pasang listrik gratis dan informasi lebih jauh tentang SPLU dan kompor listrik induksi, masyarakat bisa datang langsung ke Pameran kelistrikan (PLN Fair) bright PLN Batam. bright PLN Batam juga akan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang membayar listrik tepat waktu dibawah tanggal 5 tiap bulannya pada acara tersebut.

Selain memperkenalkan program dan produk terbaru bright PLN Batam,pengunjung juga bisa melihat berbagai karya foto kelistrikan dari bright PLN Batam dan para pewarta foto. “Tak sekedar melihat, pengunjung juga bisa mengikuti lomba foto on the spot dan mengikuti kuis berhadiah menarik dari PLN Batam,” tutupnya. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Nofita Sari (28) tersangka kasus perantara adopsi ilegal bayi meninggal dunia saat dirawat di Ruang ICU RS Bhayangkara, Kota Kediri, Kamis 19 oktober 2017.

Tersangka warga Desa Sumberejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 10.45 WIB.

Almarhum diantarkan ke RS Bhayangkara, Kota Kediri karena menderita penyakit vertigo akut. Sehingga petugas belum dapat memeriksa secara optimal.

Apalagi Nofita juga kurang kooperatif dengan petugas yang merawatnya.

Humas RS Bhayangkara Wety Lusiana saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, pasien dinyatakan meninggal oleh dokter setelah kondisinya kritis.

“Kondisi pasien kritis sehingga masuk ICU karena butuh perawatan yang intensif,” jelasnya.

Pasien masuk dibantarkan ke RS Bhayangkara sejak Sabtu 14 oktober 2017.

Namun kondisinya semakin kritis dan masuk ICU sejak Selasa 17 oktober 2017.

“Pasien memang tidak kooperatif, kalau ditanya hanya dijawab satu kata. Makanya juga sulit petugas dan keluarga yang harus menyuapi,” jelasnya.

Namun Wety enggan menjelaskan hasil diagnose penyakit pasien karena menjadi rahasia pasien dan keluarga.

Nofita Sari dan Intan Ratna Sari (20) ibu bayi Rafi Dwi Rajendra telah ditetapkan sebagai tersangka kasus adopsi bayi ilegal.

Dalam kasus ini, Nofita bertindak sebagai perantara dengan pihak adopter bayi Ny Sunarsih yang membayar Nofita sebesar Rp 11.100.000.

Uang ini oleh Novita kemudian diberikan kepada Intan Ratna Sari ibu bayi sebesar Rp 5 juta. Sisanya dipakai sendiri.

Kasus ini terungkap setelah Miswanto (50) kakek bayi dan ayah kandung Intan melaporkan kepada polisi.

Baik Intan dan Nofita dijerat dengan pasal 83 UU No 35/2014 tentang perubahan atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukumannya paling singkat 3 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara. Sedangkan denda minimal Rp 60 juta dan paling banyak Rp 300 juta.(***)

TANJUNG PINANG

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 14:13

Nurdin Respon Pengembangan Pembangunan Sektor Pariwisata di Natuna

Ini Kata Kunci Pembangunan Efisien dan Efektif Ala Gubernur Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan Pemerintah Kabupaten Natuna menjadi perhatian pemerintah pusat, terutama terkait pengembangan sektor Pariwisata. Dimana potensi wisata daerah perbatasan itu, mempunyai nilai tinggi untuk dikembangkan.

Untuk itu, menurut Gubernur sebagai upaya kongkrit dalam mendukung hal tersebut, harus pula melibatkan seluruh masyarakat melalui regulasi yang ditetapkan. Masyarakat harus dilibatkan dalam pengembangan sektor pariwisata, terutama dalam hal menjaga kebersihan lingkungan pantai dan laut.

“Untuk menjaga kebersihan pantai dan laut, masyarakat kita harus diberi bimbingan agar mereka tidak buang sampah di pantai dan laut. Sebab kebersihan pantai dan laut bukan hanya untuk mendukung sektor pariwisata saja, namun juga akan berdampak positif pada sektor lainnya seperti perikanan”, ujar Nurdin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 20 Oktober 2017 siang di Gedung Daerah Provinsi Kepri Tanjungpinang.

Gubernur Kepri menekankan sangat penting Sinergi dan sinkronisasi itu merupakan kata kunci agar pembangunan semakin efisien dan semakin efektif.

“Kita tidak boleh mengulang-ulang lagi kebiasaan-kebiasaan lama di mana perencanaan dan penganggaran banyak dan ada yang tidak sambung, tidak sinkron, antara yang direncanakan beda dengan yang dianggarkan. Sehingga tujuannya meleset dari sasaran yang ingin kita capai,” kata Gubernur saat Rapat Koordinasi diikuti oleh Seluruh Bupati/Walikota se Provinsi Kepri.

Gubernur berharap dalam Rakor ini, mendapat sumbang saran yang positif dari Bupati/Walikota dan menghasilkan rumusan kebijakan dan solusi permasalahan yang dihadapi dalam percepatan pembangunan di Provinsi Kepri.

Sebelumnya Gubernur menerima piagam atas keberhasilan Pemerintah Provinsi Kepri dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2016, dengan capaian Standar Tertinggi yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu.

Mengenai penyelenggaraan keuangan, Gubernur menambahkan, saat ini penyelenggaraan keuangan pemerintahan tingkat desa strategi tepat untuk meningkatkan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat. Namun peluang tersebut juga diiringi regulasi yang jelas dalam pengaturannya.

Oleh sebab itu, Nurdin berharap agar Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepri selalu melakukan sinergisitas dan koordinasi bagi mendukung proses pengawasan penyelenggaraan keuangan ditingkat desa. Agar penyerapan dan pengelolaan anggaran dapat efisien, tepat guna dan tidak terjadi penyalahgunaan kewenangan dan peruntukan.

Gubernur, Nurdin Basirun berpesan bagi Pemerintah Daerah yang meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang merupakan opini tertinggi penyelenggaraan keuangan daerah agar terus mempertahankan prestasi tersebut.

Sambung Nurdin,Sementara kepada pemerintah daerah yang belum berhasil meraih predikat WTP dalam pengelolaan keunangan, agar terus meningkatkan kelengkapan dan melakukan evaluasi secara lebih menyeluruh bagi mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan transparan kedepan.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan Piagam terhadap Laporan Penyelenggaraan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2017 kepada seluruh Kepala Daerah se-Provinsi Kepri dari Kementerian Keuangan RI yang diwakili oleh Kepala Wilayah Perbendaharaan Provinsi Kepri, dan penyerahan Buku Pemantauan dan Evaluasi DAK Fisik dan Dana Desa Tahap 1 Tahun Anggaran 2017.(***)

BINTAN

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 13:42

Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar masyarakat terutama kaum ibu, benar-benar dapat memaksimalkan dan rutin membawa buah hatinya ke Posyandu maupun Puskesmas terdekat. Hal ini dilakukan guna mengetahui dan memantau terkait tumbuh kembangnya anak.

” Tentunya saya mengharapkan agar kaum ibu di Kabupaten Bintan selalu rutin membawa buah hatinya ke Posyandu atau Puskesmas terdekat, hal ini agar kesehatan dan perkembangan sang anak benar-benar bisa terpantau dengan baik ” ujarnya, Sabtu, 21 Oktober 2017 pagi.

Dirinya juga menuturkan, bahwa nama Posyandu maupun Puskesmas sebenarnya sudah cukup lama dikenal masyarakat terutama kaum ibu. Posyandu dan Puskesmas merupakan garda terdepan sebagai tempat untuk memperoleh informasi dan pelayanan kesehatan bagi ibu, bayi, dan anak balita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dr. Gama Isnaini mengatakan bahwa saat ini, fasilitas yang tersedia di Posyandu maupun Puskesmas yang ada di Kabupaten Bintan sudah sangat berkembang . Bahkan baru-baru ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan juga telah meresmikan dan melengkapi fasilitas Ruang Bersalin di Puskesmas Sei Lekop.

” sesuai keinginan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos, bahwa sektor pelayanan kesehatan masyarakat harus terus dikedepankan ” ujarnya.

Diketahui, bahwa Puskesmas Sei Lekop telah dilengkapi beberapa fasilitas Ruang Bersalin yang meliputi 2 tempat tidur pasien, Alat perlengkapan melahirkan, Ruang Tunggu, Ruang Jaga, serta Inkubator Bayi.

” Tak lupa juga, bahwa peran dari lingkungan sekitar sangatlah penting untuk memotivasi ibu agar rutin membawa anak dan balitanya ke Puskesmas dan Posyandu terdekat ” tutupnya. (bobi/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Berniat menagih arisan, J (16), warga Jalan Kadir TKR Kelurhaan 36 Ilir, Kecamatan Gandus ini, malah menjadi korban bullying dan penganiayaan yang dilakukan teman-teman sekolahnya yakni AR dan kawan-kawan.
J ditampar dan dipaksa membuka hijab dan masker yang digunakannya saat itu‎‎.

Bahkan, apa yang dilakukan terhadap J, direkam geng AR ini dan diupload di media sosial Instagram.

Merasa malu dan tak senang atas apa yang dilakukan teman-temannya tersebut.

Ditemani ibundanya, akhirnya J membuat laporan di SPKT Polresta Palembang.

Saat berkonsultasi dengan petugas di SPKT Polresta Palembang.

Pelajar di satu SMA Negeri di Palembang ini mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat ia dipanggil AR dengan alasan hendak membayar arisan.

“Saya dipanggil oleh mereka. Selanjutnya, saya ditarik dan diajak ke dalam mobil mereka itu,” terangnya kepada petugas.

Selanjutnya, J diajak kawanan ini di depan kolam renang Garuda.

Disana, terjadilah bullying yang dilakukan AR CS kepada J.

“Disana ada teman-teman yang lain pak sudah menunggu, sekitar 2-3 mobil,” katanya.

Sembari melapor, J pun menunjukkan video kejadian yang menimpanya tersebut.

Saat itu J yang masih menggunakan seragam sekolah dikerumuni pelajar lainnya.

Sembari menarik masker dan jilbab.

Salah satu geng juga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas.‎

Bahkan, selanjutnya, setelah ditarik, gadis tersebut pun langsung ditampar.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sakit hati. Inilah yang dirasakan Angga Saputra (24) karena dituduh mencuri Laptop dan HP oleh pacar. Dengan rasa emosi, lalu ia nekat membakar rumah kos tempat tinggal pacarnya itu di daerah Gang Andalas.

Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara mengatakan, pelaku diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Karimun yang mendapat laporan adanya tindak pidana pengancaman dan pembakaran sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LP-B / 130 / X /2017 / Kepri / SPK – Res Karimun tanggal 18 Oktober 2017.

“Iya pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolres Karimun. Untuk tuduhan yang disampaikan oleh pacarnya masih kita dalami,” kata Kasatreskrim Polres Karimun,” AKP Lulik Febyantara, Jumat, 20 Oktober 2017 sore.

Lulik menjelaskan, akibat perbuatan pelaku, pintu kamar dan kasur korban hangus terbakar. Pelaku diamankan Kamis, 19 Oktober 2017 malam sekira pukul 22.00 WIB setelah tim Opsnal Polres Karimun mendapat informasi dari masyarakat, pelaku sedang berada di Hotel Alisan Kecamatan Karimun.

“Akibat perbuatan pelaku, pintu kamar kos dan kasur korban ikut terbakar,” ucap Lulik.

Selanjutnya anggota langsung mengamankan pelaku. Setelah kita introgasi pelaku mengakui bahwa telah melakukan pengancaman,” jelas Lulik.

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni, sebuah korek api dan tas yang digunakan untuk membawa botol berisi bensin pada saat melakukan kejahatan. (***)

Sumber: Lendoot.com (group mediakepri.co.id)

Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 14:13

Nurdin Respon Pengembangan Pembangunan Sektor Pariwisata di Natuna

TANJUNG PINANG

Rabu | 18 Oktober 2017 | 16:10

Danrem 033/WP Tinjau 22 Catam Ikuti Seleksi Gelombang II 2017

TANJUNG PINANG

Minggu | 15 Oktober 2017 | 23:19

Harga Sayur dan Ikan Mulai Merangkak Naik di Tanjungpinang

TANJUNG PINANG

Selasa | 10 Oktober 2017 | 21:13

Kok Bisa Rokok FTZ Merek UN Asal Batam Beredar Bebas di Pinang, Ada Apa?

TANJUNG PINANG

Rabu | 04 Oktober 2017 | 13:56

Satpol PP Tanjungpinang Bongkar Paksa Bangunan Liar Milik Agus Rianto

Batam

BATAM

Minggu | 22 Oktober 2017 | 15:35

Batam International Piano Competition Angkat Wisata Batam

BATAM

Kamis | 19 Oktober 2017 | 16:52

BNNP Kepri ‘Seduh’ 2.314 Gram Sabu Milik 15 Tersangka

Karimun

KARIMUN

Senin | 09 Oktober 2017 | 18:39

Asik Berselfi, Tiba-tiba ABG Ini Jatuh dari Ruko

KARIMUN

Selasa | 12 September 2017 | 19:44

Polres Karimun Musnakan Barang Bukti Sabu dan Ganja

Bintan

BINTAN

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 13:42

Manfaatkan Fasilitas Puskesmas dan Posyandu Terdekat

BINTAN

Kamis | 19 Oktober 2017 | 20:47

Ahok Nolak Dianggap Melakukan Pengrusakan Rumah Dosen

Lingga

LINGGA

Selasa | 17 Oktober 2017 | 10:30

RESMI… Baru 11 Parpol Daftar Ke KPU Lingga

LINGGA

Senin | 09 Oktober 2017 | 15:43

ASIK… Anto Dapat Sepeda Motor dari Pegadaian

Natuna

NATUNA

Selasa | 12 September 2017 | 19:32

WOW… Ada PNS di Sekwan Nyabu di Rumah Warga

Anambas

ANAMBAS

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 11:15

Minim Peminat, Panwas Perpanjang Pendaftaran Panwascam

ANAMBAS

Senin | 16 Oktober 2017 | 23:30

Ini Respon Camat yang Merasa Tidak Dianggap oleh Dinas PU

ANAMBAS

Selasa | 29 Agustus 2017 | 16:26

HUT RI 72, Bupati Ajak Kobarkan Semangatmu Membangun Anambas

ANAMBAS

Minggu | 20 Agustus 2017 | 22:37

Panglima Tinjau Pulau Palmatak dan Pulau Bawah Anambas

ANAMBAS

Sabtu | 08 April 2017 | 16:02

Pasca Ditutup, PT Sacofa Dijaga Ketat Pasukan Baju Loreng

News

INTERNASIONAL

Senin | 23 Oktober 2017 | 17:06

AS Dinilai Lecehkan Indonesia dengan Tolak Panglima TNI

POLITIK

Senin | 23 Oktober 2017 | 11:20

Anies Tak Berjalan Manis