Berita Terkini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nikita Mirzani bicara soal uang bulanannya dari Dipo Latief. Entah keceplosan atau hanya bercanda, perempuan 32 tahun itu menyebut mendapat Rp 400 juta dari pasangannya.

Pernyataan tersebut mencuat saat ibu dua anak itu menanggapi kabar Hilda Vitria matre lantaran pernah meminta uang Rp 20 juta kepada Kriss Hatta.

“Cewek harus matre. Kalau nggak matre bego. Hilda cuma minta Rp 20 juta sebulan, gue Rp 400 juta. Gue serius loh,” ujar Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa 24 April 2018

Memang seperti diketahui, pria itu sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Ia disebut sebagai pemilik pusat perbelanjaan Blok M Square.

Jika tak ada aral-melintang, rencananya pemain film ‘Comic 8’ itu akan menggelar resepsi bersama Dipo Latief di luar negeri. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mantan Ketua DPR Setya Novanto terbukti mengintervensi proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP. Novanto pun divonis hukuman pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Menyatakan terdakwa Setya Novanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi,” ujar ketua majelis hakim Yanto membacakan amar putusannya dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa, 24 April 2018.

Hakim meyakini Novanto melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Novanto dihukum pidana penjara selama 15 tahun.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Setya Novanto berupa pidana penjara selama 15 tahun dan pidana denda sejumlah Rp 500 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” kata Yanto.

Novanto diyakini melakukan intervensi dalam proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa proyek e-KTP. Selain itu, Novanto juga diyakini menerima duit fee total USD 7,3 juta. Duit ini terdiri dari sejumlah USD 3,5 juta yang diberikan melalui Irvanto Hendra Pambudi Cahyo serta sejumlah USD 1,8 juta dan USD 2 juta yang diberikan melalui perusahaan Made Oka Masagung.

Selain itu, Novanto juga diyakini hakim menerima 1 jam tangan merek Richard Mille seharga USD 135 ribu. Hakim menyebut uang USD 7,3 juta tersebut ditujukan untuk Novanto meskipun secara fisik uang itu tidak diterima Novanto.

“Bahwa terdakwa Setya Novanto telah terjadi pemberian fee yang ditujukan pada yang bersangkutan yang berasal dari Anang Sugiana Sudihardjo, yang dikirim Biomorf Mauritius melalui Johannes Marliem ke Made Oka Masagung,” kata hakim.

Namun untuk pengembalian uang pengganti, Novanto hanya dibebani USD 7,3 juta dikurangi Rp 5 miliar yang telah diberikannya ke KPK. Sedangkan, untuk pengganti jam tangan Richard Mille, hakim menyatakan Novanto tidak perlu mengembalikannya karena telah dikembalikannya ke Andi Narogong.

“Menimbang bahwa pemberian jam tangan Richard Mille sudah dikembalikan ke Andi, sehingga terdakwa Setya Novanto tidak lagi dibebani uang seharga jam tangan,” kata hakim.

Hakim juga mempertimbangkan tentang uang pengganti serta pencabutan hak politik Novanto. Menurut hakim, Novanto merupakan pejabat yang tidak seharusnya melakukan korupsi.

“Menimbang bahwa dari uraian di atas, semestinya pejabat lembaga tinggi, memberikan contoh yang teladan. Menimbang bahwa untuk itu majelis hakim berpendapat terdakwa Setya Novanto harus dicabut hak politiknya,” ujar hakim.

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Taman Nasional Bromo Tengger Semeru jadi destinasi populer untuk menikmati alam. Salah satu spot terbaiknya adalah Bukit Teletubbies yang selalu bikin rindu.

Kalau masih ingat serial TV anak-anak Teletubbies, nah kurang lebih seperti itulah bukit-bukit kecil dengan hamparan rumput yang hijau. Bisa untuk lari-larian seperti di kartun Teletubbies.

Wisatawan juga sering menyebut dengan Padang Savana yang terletak dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini wajib dikunjungi.

Bak petualang sejati, naik turun jalanan yang terjal bukanlah rintangan. Kendaraan jeep yang kami pakai meluncur menuju Bukit Teletubbies. Setelah berpacu melintasi lautan pasir yang tak ada duanya ini, tibalah di padang rumput serta bukit-bukit cantik yang memanjakan mata.

Waktu paling tepat untuk mengunjungi bukit ini adalah pagi hari agar udara masih terasa sejuk. Selain itu, sebaiknya berkunjunglah saat peralihan musim hujan ke kemarau, di mana rumput-rumput sedang tumbuh subur.

Karena apabila musim kemarau rumputnya mengering. Tempat ini juga aman dijadikan untuk berlibur bersama keluarga.

Untuk menuju lokasi ini tentunya dapat menggunakan jeep yang dapat disewa di kawasan wisata Bromo dengan harga yang variatif. Selain jeep bisa juga dengan sepeda motor.

Jangan lupa membawa air minum yang cukup dan membawa masker saat melintasi lautan pasir. Selamat bertualang! (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Apakah ada di antara kalian yang hobi minum teh, lebih menyukai teh daripada kopi.

Ada baiknya kalian menjajal variasi rasa teh berikut ini, yakni teh yang dicampur dengan daun mint dan jeruk lemon.

Dari bahan-bahannya saja sudah terlihat kalau ini bukan hanya sekadar minuman teh biasa.

Selain rasa yang dihasilkan beda, teh ini nanti juga kaya akan manfaat bagi tubuh.

Kandungan vitamin C dalam lemon menambah daya tahan tubuh.

Sedangkan rasa semriwing dari daun mint mampu melegakan tenggorokan apalagi yang sedang menderita flu, rekomen banget ini.

Bahan-bahan:

500 ml air
3 tangkai daun mint segar
1 sachet teh hitam
1 buah jeruk lemon
Gula

Cara Membuat:

1. Cuci lemon dan daun mint.
2. Panaskan air hingga mendidih.
3. Masukkan teh celup, tunggu sekita 2-3 menit (ikuti petunjuk pada bungkus).
4. Masukkan daun mint.
5. Masukkan perasan air jeruk lemon.
6. Pada gelas saji, masukkan gula sesuai selera, lalu tuang lemon mint tea ke dalam gelas. Sajikan. (***)

sumber: tribunews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Pada jaman dahulu ada 4 mitos mengerikan soal organ tubuh perempuan. Apa saja itu?

Organ sensitif ‘Miss V’ ialah bagian dari alat reproduksi wanita.

Dimana keberadaannya sangat ‘suci’ dan harus terawat dengan baik.

Namun berbeda dengan zaman sekarang yang sudah canggih dan maju.

Pikiran manusia zaman baheula (dahulu kala) masih primitif.

Sehingga menganggap Miss V wanita ialah sesuatu yang tabu serta sering dikaburkan fungsi asasi sebenarnya oleh mitos-mitos yang menyerbak di tengah-tengah masyarakat zaman dahulu.

Bahkan mitos tersebut sampai tak masuk akal dan membikin orang yang mendengarnya mengernyitkan dahi.

1. Akibat Menstruasi

Menstruasi, haid atau datang bulan adalah perubahan fisiologis dalam tubuh wanita yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi.

Umumnya darah yang hilang akibat menstruasi adalah 10-80 mililiter.

Menstruasi menandakan kesehatan akan organ vital seorang wanita.

Namun berbeda dengan zaman dahulu kala.

Orang-orang akan menganggap jika seorang wanita mengalami menstruasi maka dirinya sedang dihukum oleh tuhan sebagai tanda ia berdosa dan darah yang dikeluarkan dari organ vitalnya adalah racun.

Bahkan zaman dahulu para pria dilarang untuk bercinta dengan perempuan yang sedang menstruasi karena percaya mereka bisa mati dan menghasilkan anak yang tidak sempurna.

2. Organ Sensitif yang berbahaya

Mitos selanjutnya ialah organ paling sensitif di Miss V wanita.

Kola Superdeep Borehole, Lubang Terdalam di Bumi yang di Dalamnya Terdapat Hal Tak Terduga

Pada abad ke-19 di Romawi mengharuskan para wanita untuk disunat atau dimutilasi di organ Miss V paling sensitif itu.

Alasannya pun terbilang konyol karena organ paling sensitif itu bisa saja memanjang dan menjadi Mr.P serta ditakutkan dapat memerkosa laki-laki.

Mendapati mitos seperti itu maka para perempuan ramai-ramai dan dipaksa untuk melakukan sunat alias mutilasi paksa di organ paling sensitif di Miss V nya.

3. Rahim yang berpetualang didalam tubuh

Seorang filsuf terkenal asal Yunani, Plato pernah berpikir irasional tentang rahim wanita dan jelas-jelas ia salah.

Plato mengungkapkan bahwa rahim wanita tak ubahnya seekor hewan hidup di dalam tubuh manusia.

Plato menggambarkan bahwa rahim merupakan binatang kecil yang ‘mengembara’ di seluruh tubuh perempuan hingga menyumbat saluran pernapasan dan menyebabkan penyakit.

Gara-gara itu para wanita zaman dahulu tidak mau menikah dan tetap menjaga keperawanannya sampai mati, takut binatang didalam tubuhnya itu berontak.

4. Organ sensitif yang bergigi

Inilah mitos paling ‘nyleneh’ tentang organ sensitif wanita.

Orang zaman baheula sangat percaya jika oragan sensitif milik wanita mempunyai gigi-gigi tajam yang mereka juluki Dentata.

Namun ada sisi baik dari mitos ini, yakni bagi para lelaki yang percaya mereka tidak akan berani memerkosa seorang wanita, takut Mr.P nya digigit sampai putus oleh Dentata itu.

Bahkan mitos Dentata ini sempat diangkat menjadi film layar lebar berjudul ‘Teeth. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga akan melaksanakan program kepemudaan secara nasional dan regional. Adapun program tersebut yakni Pertukaran Pemuda Antarnegara, Kapal Pemuda Nusantara, Kirap Pemuda dan Pemuda Kepri tahun 2018.

Untuk pengelolaan administrasi program pertukaran tersebut secara resmi ditangani oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri bekerja sama dengan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) sebagai organisasi perhimpunan alumni program pertukaran. Sehingga harus dilakukan proses untuk mencari dan melakukan seleksi di setiap provinsi.

Untuk di Kepri, program ini tidak mendapat menarik perhatian para pemuda. Dari proses seleksi yang dilakukan Dispora Kepri, pemuda yang mendaftarkan diri untuk mengikuti program ini hanya sebanyak 110 peserta. Sementara, kebutuhan peserta untuk mengikuti program ini adalah sebanyak 350 pemuda.

Kadispora Kepri, Meifrizon mengaku kecewa dengan kondisi ini. Lantaran jumlah peserta dari Batam dan Tanjungpinang hanya 110. Jumlah ini terlalu rendah karena dibutuhkan sedikitnya 350 pemuda. Padahal dari 110 yang ikut tes, tidak semuanya lolos.

Padahal sebelumnya, saat melakukan roadshow ke sejumlah perguruan tinggi, responnya sangat bagus. Namun kenyataannya, saat dibuka pendaftaran, jumlah peserta yang mendaftar jauh dari target peserta yang akan mengikuti.

Seleksi untuk wilayah Tanjungpinang ini dilaksanakan Minggu, 22 April 2018 di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak. Sehari sebelumnya, dilakukan seleksi untuk wilayah Kota Batam.

Ia berharap seleksi yang dilakukan pihak lain seperti Mahapala sesuai harapan. Dengan demikian jika dijumlahkan akan tercapai kuota 350 peserta. Ke-350 peserta ini akan dibagi ke berbagai kegiatan seperti disebutkan di atas. Tergantung pilihan apa yang diceklis saat mendaftar.

Salah satu kegiatan, yakni Kirab Pemuda dan Kapal Pemuda Kepri tahun 2018, peserta akan dibawa berlayar sampai ke Pontianak. Selama perjalanan, banyak kesibukan yang harus dikerjakan untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia yang tangguh dan unggul di berbagai medan.

“Akan banyak lagi kegiatan bermanfaat nanti. Banyak potensi lautan kita yang belum tergarap. Semoga perjalanan nanti memberikan tambahan wawasan dan kalian bisa mengharumkan nama Kepri. Bukan hanya bidang olahraga, melainkan kepemudaan juga,” pesan Meifrizon.

Kadispora juga menginginkan mereka yang nanti lolos benar-benar memenuhi syarat. Bersaing dengan fair untuk mendapatkan peserta terbaik sebagai duta Kepri. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Mohd Yazid bin Jamil (40), tahanan Kantor Imigrasi Tanjungbalai Karimun, kabur dari Rumah Destinasi Imigrasi (Rudenim) Karimun, Sabtu, 21 April 2018 sekitar pukul 21.35 WIB. Kaburnya warga negara Malaysia ini dengan cara menjebol gembok pintu.

PLH kepala Kantor Imigrasi Karimun, Riyawanti F mengatakan yang bersangkutan ditangkap pada 12 Februari 2018 silam. Ia diamankan atas kasus tindak pidana keimigrasian, melanggar pasal 113 dan 119 ayat satu Undang-undang nomor 6 tahun 2011, tentang Keimigrasian.

“Kaburnya Mohd Yazid bin Jamil diketahui oleh penjaga Kantor Imigrasi setelah selesai sholat Isya. Ketika melintasi depan Rudenim Karimun ternyata gemboknya sudah hilang dan WNA tersebut pun sudah tidak berada di dalam,” ucap Riyawanti, Senin, 23 April 2018 malam.

Pihak imigrasi pun telah berkoordinasi dengan Polres Karimun dan sampai saat ini masih memburu keberadaan Mohd Yazid bin Jamil.

Kepada masyarakat yang melihat keberadaannya diimbau agar dapat melaporkan kepada pihak Imigrasi Tanjungbalai Karimun melalui nomor 081268752415. (kmg/gan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta memutus proporsional jelang sidang vonis terhadap terdakwa perkara dugaan korupsi elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP), Setya Novanto, Selasa, 24 April 2018.

“Insya Allah (memenuhi tuntutan jaksa), ya, didukung yang proporsional karena beliau ada salahnya,” ujar Agus saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin, 23 April 2018.

Menurut Agus, KPK juga tidak sepakat jika Novanto mendapatkan justice collaborator (JC) sebagaimana diajukan mantan ketua DPR RI tersebut.

“Karena beliau ada salahnya. Karena mencoba jadi JC, tapi kami tidak sepakat kalau (dia) dapat itu. Jadi, terungkap di pengadilan,” ujar Agus.

Agus melanjutkan, KPK juga tidak akan berhenti dengan adanya vonis terhadap Novanto. Agus menegaskan, KPK akan mengikuti fakta yang terungkap dari penyidikan hingga di pengadilan. Penyidikan tidak hanya terhenti di DPR, tetapi juga ke pihak pengusaha.

“Kalau memang ada yang harus ditindaklanjuti, ya, ditindaklanjuti. Kami dalami dan lihat apakah ada perkembangan,” ujar Agus.

Saat disinggung kemungkinan akan ada tersangka baru, Agus tak menjawab lugas. Menurut dia, pihaknya akan lebih dahulu memastikan perkembangan berarti dalam perkara tersebut.

“Jangan begitu. Belum tahu. Saya bertemu dulu tentang perkembangan penyidikan dan laporan pengembangan penuntutan jadi dasar kami bertindak,” ujar Agus.

KPK menetapkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP yang diduga merugikan negara sebesar Rp 2,3 triliun. Pada Kamis (28/3), jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Setya Novanto 16 tahun penjara ditambah denda Rp 1 miliar subsider enam bulan kurungan dan pembayaran uang pengganti sejumlah 7.435 juta dolar AS dan dikurangi Rp 5 miliar seperti yang sudah dikembalikan Novanto subsider tiga tahun penjara.

Atas tuntutan tersebut, Novanto mengaku kaget dituntut berat. “Terus terang, saya sebagai manusia biasa sangat kagetlah. Secara jujur, saya kaget dapat tuntutan yang begitu berat ini. Tapi, semua itu saya percayakan pada proses hukum,” kata Setnov seusai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis, 29 Maret 2018 lalu.

Polikus Partai Golkar Azis Syamsudin enggan memberi komentar menjelang pembacaan vonis terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto pada Selasa, 24 April 2018.

“Saya tidak tahu karena putusan itu kewenangan hakim. Posisi saya lagi di Lampung,” katanya, Senin, 23 April 2018.

Anggota Komisi III DPR RI itu enggan memberikan keterangan lebih banyak. Dia hanya beralasan saat ini sedang berada di luar Jakarta. Ketika disinggung mengenai upaya pemberantasan korupsi, Azis mengatakan, Partai Golkar selama ini selalu mendukung praktik pemberantasan korupsi di Indonesia.

Dia menyebut upaya pemberantasan korupsi bisa diawali dengan tindakan pencegahan. Dia berujar, hal itu telah dilakukan seluruh kader Golkar, termasuk kepala daerah beberapa waktu lalu. Namun, Azis tak menjelaskan tindakan yang ia maksudkan. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Tahun ini Polri mempersiapkan 23 polisi wanita (polwan) untuk dilibatkan dalam pasukan penjaga perdamaian (peacekeeper) Formed Police Unit (FPU). Polwan-polwan itu tak hanya jadi ‘pemanis’ di kontingen, tapi juga diberi kesempatan untuk menjadi tim inti pasukan.

“Ini kontingen FPU pertama dari Indonesia yang menghadirkan polwan bukan sebagai tim pendukung, tapi tim taktis ada, SWAT ada, dokter polwan ada,” kata Karo Misi Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri, Brigjen Krishna Murti, kepada detikcom, Senin, 23 April 2018.

Para polwan, kata Krishna, dilatih untuk menjadi tangguh di medan perang meski ancaman keselamatan di depan mata. Ancaman yang menunggu pasukan perdamaian mulai dari wabah penyakit, bahaya perang, hingga lingkungan yang tak memadai untuk kesehatan.

“Ya jadi namanya daerah misi, dari ancaman alam, cuaca, sampai ancaman karena risiko perang selalu ada. Kondisi lingkungan sangat tidak memungkinkan,” jelas Krishna.

Krishna mengatakan beberapa anggota FPU dari Polri pernah terkena sakit dan akhirnya meninggal. Juga pernah ada anggota Polri yang terkena wabah hingga kakinya terpaksa diamputasi.

“Wabah penyakit ada. Pernah ada kontingen kita kena penyakit di sana kok. Sampai kakinya amputasi. Ada yang meninggal karena sakit, ada salah satu komandan kontingen kita yang kena penyakit, kakinya sampai diamputasi, itu kontingen FPU 4,” terang Krishna.

Salah satu polwan yang lolos seleksi pasukan FPU Polri, Ipda Ria, mengatakan dirinya sudah memahami risiko yang ditempuh sebagai pasukan perdamaian di wilayah konflik.

“Saya siap dengan risiko terburuk, bahkan kematian. Siap, di mana pun. Kematian bukan hanya karena di daerah misi. Jika sudah takdirnya, akan tetap terjadi,” jawab Ria ketika berbincang dengan detikcom.

Hal itu dia ucapkan ketika disinggung soal risiko terburuk yang mungkin terjadi dalam misi di daerah konflik. “Insyaallah. Karena ini adalah misi kemanusiaan, golnya adalah humanitarian assistance. Insyaallah Tuhan memberkahi setiap langkah kami tempuh,” tutur dokter polwan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Barat itu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Empat pemuda warga Surabaya secara bergiliran memperkosa seorang remaja perempuan berusia 17 tahun asal Madiun. Remaja itu diperkosa di kawasan makam Jl Pegirian, Semampir, Surabaya.

Saat ini, dua dari empat pelakunya telah ditangkap petugas Polsek Semampir, Surabaya. Sementara 2 orang lainnya masih buron.

Dua pelaku yang telah ditangkap masing-masing berinisial MK (26) dan MA (19). MK adalah warga Jl Sidotopo Kelurahan, Surabaya. Sedangkan MA berasal dari Jl Wonosari, Surabaya.

Sedangkan dua pelaku lain yang masih buron, masing-masing berinisial YF (19) dan UM (16).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, korban kejahatan 4 pelaku itu adalah NH.

Kronologinya, pada 11 April 2018, korban ke Surabaya menemui YF, seorang teman yang dikenalnya melalui Facebook.

“Setelah berkenalan dengan seserang di Facebook, korban juga berkenalan dan bertemu dengan empat pelaku,” sebut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, Senin, 23 April 2018.

YF, satu dari 4 pemuda itu mengajak korban ke dekat pemakaman Jl Pegirian. Di sana, tak lama kemduian datanglah MK, MA, dan UM.

Saat bersantai, MK menyuruh MA dan UM membeli minuman keras (miras) jenis arak, minuman bersoda dan rokok.

“Sebagai alas duduk, para tersangka mengambil tikar penutup orang meninggal di karanda pemakaman. Mereka pesta miras bersama hingga mabuk,” jelas Agus.

Korban yang ikut pesta miras pun mabuk. Saat di bawah pengaruh miras itu lah, keempat pelaku secara bergiliran menyetubuhi korban.

Puas menyetubuhi korban, para pelaku kabur begitu saja.

Mereka meninggalkan korban dalam keadaan telanjang di makam Jl Pegirian.

“Kami masih melakukan pengejaran dua pelaku lainnya. Semoga bisa tertangkap secepatnya,” harap Agus.

MK, salah satu pelaku mengaku dirinya diajak oleh YF yang masih buron.

Dirinya diajak YF untuk ke makam dan pesta miras, ternyata ada korban juga.

“Saya hanya melakukan satu kali saja. Melakukan secara begantian, setelah itu pergi dari makam,” kata MK yang mengaku sudah punya anak satu ini.

Saat ditanya siapa yang paling banyak menyetubuhi korban, MK mengaku YF lah yang melakukan hingga dua kali.

Saat itu, korban memang mabuk dan ditelanjangi.

“Sama-sama mabuk. Saat itu suasana makam memang sepi,” cetus MK.

Dari pengungkapan ini, polisi mengamankan barang bukti tikar, sandal, tiga botol mineral bekak isi miras oplosan, kaos, dan celana dalam milik korban. (***)

sumber: tribunnews.com

Panglima, Ketua DPR RI dan Ketua DPD RI Lakukan Peninjauan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) melalukan peninjauan pembangunan fasilitas pangkalan militer di Kepulauan Natuna. Marsekal Hadi mengatakan akan segera meresmikan fasilitas pangkalan militer yang pembangunannya mencapai 100 persen.

“Mudah-mudahan yang sudah selesai fasilitasnya 100% segera di pertengahan Mei diresmikan. Dan datangnya pasukan maupun peralatan bisa bertahap. Yang jelas kita resmikan dulu penggunaannya,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto seusai peninjauan di Lapangan Udara Raden Sadjad, Ranai, Kepulauan Natuna, Senin (23/4/2018).

Hadi menerangkan peninjauan fasilitas tersebut diawali dengan kunjungan ke Pos Pam Puter (pulau terluar) di Pulau Sekatung dan berakhir di penijauan rumah sakit dan hanggar integratif tiga matra
TNI. Dia mengatakan salah satu yang siap digunakan adalah fasilitas dermaga Faslabuh TNI AL di Selat Lampa, Ranai.

“Namun yang membanggakan adalah kemajuan untuk membangun dermaga. Ketika saya tinjau di lapangan ternyata mampu berikan dukungan air tawar dan bahan bakar minyak (BBM) sehingga bisa digunakan untuk bekal ulang. Yang selama ini kapal-kapal melakukan bekel ulang di Batam sekarang bisa melaksanakan bekal ulang di Ranai,” jelasnya.

Dia menambahkan personel TNI segera ditempatkan di Kepulauan Natuna secara bertahap dengan memindah yang ada di Pulau Jawa dan beberapa tempat lain. Personel yang akan ditempatkan di Natuna salah satunya berasal dari Korps Marinir.

“Di antaranya adalah (Korps) Marinir yang rencananya adalah satu kompi mungkin akan ditingkatkan menjadi batalyon, termasuk batalyon komposit yang tadi sudah kita tinjau untuk Baterai Armed Yon Komposit,” ucapnya.

Sementara itu, beberapa fasilitas-fasilitas lain seperti Satuan Radar TNI AU, rumah sakit hingga hanggar intergratif tiga matra TNI dalam tahap penyempurnaan.

“Kita lihat yang terakhir adalah fasilitas rumah sakit yang baru dibangun untuk gedungnya saja, untuk perawatannya masih menunggu sehingga kemungkinan kita bisa menempati satu bulan ke depan setelah alat-alatnya lengkap,” imbuhnya.

Sementara itu, Bamsoet mengatakan penguatan pertahanan dan keamanan di daerah perbatasan sangatlah penting. Hal tersebut untuk menjaga adanya kemungkinan masuknya intervensi asing khususnya yang melalui perbatasan Kepulauan Natuna.

“Tentu fokus daripada Panglima TNI adalah soal pertahanan dan keamanan negara dari kemungkinan masuknya intervensi asing. Memang kami lihat untuk perbatasan Kepulauan Natuna yang menghadap Laut Cina Selatan dan memang jadi incaran dari Amerika dan negara China, memang perlu penguatan pertahanan dan keamanan,” kata Bamsoet.

Bamsoet menambahkan akan mendorong Komisi I DPR untuk meningkatkan anggaran pertahanan negara. Khususnya untuk wilayah perbatasan.

“DPR mendorong nanti Komisi I membahas peningkatan anggaran pertahanan khsusunya daerah perbatasan di Natuna ini,” tambahnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam, mulai menindak tegas warnet-warnet yang melanggar aturan. Sebanyak 52 warung internet ditutup paksa, ada juga 15 yang disegel permanen.

“Sudah banyak laporan dari masyarakat, mengeluhkan penyalahgunaan warnet,” kata Kepala DPM-PTSP Bata, Gustian Riau.

Dijelaskannya, razia yang dilakukan pihaknya, akan bersifat menyeluruh ke semua wilayah Batam.

“Hari ini operasi kita fokus di Batuaji, itu pun belum semua, besok kita ke wilayah lainnya, begitu seterusnya,” sambung Gustian Riau.

Pantauan di lapangan, ada 52 warnet yang ditutup dan 15 diantaranya langsung di segel oleh petugas.

“Yang 15 disegel itu karena telah melakukan pelanggaran berat,” ucapnya.

Yang dimaksud pelanggaran berat yakni, jam buka-tutup warnet tidak sesuai dengan Perwako, pukul 07.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya.

“Yang parah lagi, mereka mempekerjakan anak-anak sebagaim operatornya, terus yang datang bermain ke sana juga anak-anak, pakai seragam sekolah lagi,” papar Gustian Riau sembari sedikit emosi.

Gustian menimpalkan, bukan tidak diperbolehkan pengunjungnya anak SMP atau SMA tapi tidak boleh melebihi pukul 19.00 wib sesuai aturan Perwako tentang Warnet.

“Tapi yang kami dapati banyak anak SMP dan SMA yang main di warnet sampai pukul 23.00 wib dan warnetnya pun sudah melanggar jam operasional, serta anak-anak tersebut juga sudah melanggar jam wajib belajar,” tegas Gustian. (kmg/elin)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun hadiri acara pelantikan pengurus cabang dan kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Karimun masa khidmat 2018-2019, yang dilaksanakan di Gedung Nasional, Jalan Yos Sudarso, Minggu, 22 April 2018 malam.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, implementasi nilai dasar pergerakan sebagai wujud kontribusi pembangunan di Kabupaten Karimun, PMII mampu menjadi suatu organisasi yang dapat berkiprah serta bisa menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Karimun yang baik.

“Kita berharap, PMII adalah salah satu organisasi pemuda yang besar di Karimun, semoga dapat berkiprah dengan baik dan menjadi kemitraan bagi pemda, mampu melanjutkan proses-proses pembangunan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Karimun,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, dilakukan penandatanganan MoU PMII bersama Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Karimun.

“MoU tersebut adalah salah satu program mereka untuk menanamkan niat baca dalam artian, meningkatakan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Karimun. Oleh karena itu saya menyambut baik positif dan saya meminta mereka bekerja sama dengan dinas perpustakaan dan kearsipan daerah. Alhamdulillah mereka MOU, jadi mereka bekerjasama nanti,” kata Rafiq.

Sementara itu, Ketua Umum PC PMII Kabupaten Karimun, Aal Aulia menjelaskan, dalam program tersebut nantinya mereka akan mengadakan semacam road show di suatu daerah dengan membawa buku dan langsung mengajar di sana.

“Untuk tahap awal kita diprogram ini, di mana program tersebut nantinya akan disalurkan pada sekolah-sekolah, khususnya kepada pendidik di Karimun nantinya. Kita akan mengadakan seperti road show di daerah itu langsung membawa buku dan mengajar di sana,” ujarnya. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Beberapa jam setelah sebilah senjata tajam (sajam) mendarat ditubuhnya, Faisal, mantan satuan pengamanan (Satpam) Universitas Batam (UNIBA), akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Elizabet, Senin, 23 April 2018 dinihari.

Korban menghembus nafas terakhirnya ini diduga karena terlalu banyak mengeluarkan darah dalam kejadian berdarah di Komplek Griya KPN, yang sering disebut dengan Perumahan Pemko Batam. Namun secara medis belum diketahui dengan pasti meninggalnya korban.

BACA: ‘Komplek Griya KPN Berdarah’, Kondisi Mantan Satpam UNIBA yang Ditikam Temannya Sendiri

Dari kejadian ini, tewas korban dengan luka tusukan dibagian tubuhnya ini karena masalah sewa menyewa mobil. Dimana pelaku, Heri, yang merupakan teman korban ingin menagih uang sewa menyewa mobil sebesar Rp250 ribu. Namun karena kondisi perekonomian korban sedang surut, jadi tidak bisa memberikan kepastian kapan akan membayar.

KKejadian ini menjadi keprihatinan Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus. Perwira dengan satu melati di pundaknya ini menyayangkan tindakan dari pelaku. Karena tidak mampu mengendalikan emosi berakibat buruk, sehingga merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

BACA: ‘Kamu Mau Bayar Ga’, Ucapan Terakhir Pelaku Sebelum Tikam Mantan Satpam UNIBA di Komplek Griya KPN Batam

“Jangan main hakin sendirilah. Karena efeknya merugikan orang lain dan diri sendiri. Seharusnya kalau ada permasalahan yang tak bisa diselesaikan, segera lapor ke polisi. Petugas piket pelayanan buka 24 jam, dan Bhabinkantibmas standby kapan saja masyarakat butuhkan,” ujar Firdaus. (bayu wasono)

sumber: batampro.ic

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Seorang pria di Kota Bandung tega menganiaya temannya Sadisnya, pria bernama Dadang alias Nolol (38) itu menggigit telinga temannya Nandar (30) hingga putus.

Insiden ini mengingatkan pada aksi petinju dunia Mike Tyson yang menggigit telinga lawan mainnya Evander Holyfield hingga putus 1997 silam.

“Korban digigit daun telinga sebelah kanan oleh pelaku sampai putus,” ucap Kapolsek Babakan Ciparay Kompol Sukaryanto di Mapolsek Babakan Ciparay, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin, 23 April 2018.

Peristiwa itu terjadi di Pasar Caringin, Kota Bandung pada Sabtu 21 April 2018 dini hari pukul 03.00 WIB.

Saat itu, Nolol yang sedang bertikai dengan rekannya, Awirman (32) dilerai oleh korban.

“Ketika pelaku dan Awirman sedang berantem, tiba-tiba Nandar datang mencoba memisahkan,” ucapnya.

Pelaku yang bertikai dengan Awirman, justru balik menyerang Nandar yang berusaha melerai. Pelaku memukul hingga menyerang ke arah telinga. Korban tak berdaya usai telinganya digigit pelaku.

“Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” katanya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Masyarakat tanah air masih sangat kental dengan kepercayaan terhadap hal mistis atau gaib, termasuk pada beberapa jenis tanaman yang diyakini mempunyai kaitan dengan kekuatan tak kasat mata itu.

Entah mitos ini benar atau tidak, yang pasti sebagai tanaman, ada manfaat kesehatan yang dimiliki di dalamnya sehingga sering digunakan atau dikonsumsi.

Apa saja 4 tanaman yang diyakini memiliki kaitan dengan mistis namun faktanya mengandung manfaat kesehatan, simak yuk berikut ini:

Kelor

Daun kelor atau daun katuk kaya nutrisi yang menyebabkannya sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Mitos yang beredar menyebut bahwa daun ini bisa mematahkan kekuatan gaib yang jahat. Menghapus khasiat susuk, juga melepas kesaktian orang yang telah meninggal.

Faktanya, konsumsi daun kelor bisa melancarkan produksi ASI, seratnya menyehatkan pencernaan, dan nutrisinya baik bagi tubuh. Bahkan di Amerika dan beberapa negara lain tanaman ini sedang dikembangbiakkan masal untuk diambil ekstraknya yang sangat kaya nutrisi.

Daun kelor (istimewa)

Bunga melati

Bunga melati (Istimewa)

Aroma melati yang muncul tengah malam diyakini adalah tanda bahwa ada makhluk gaib di dekat kita. Percaya tak percaya, namun kita harus percaya bahwa bunga melati mengandung manfaat untuk aromaterapi, mengatasi demam, sakit kepala, serta campuran teh yang membuatnya jadi wangi.

Daun sirih

Daun sirih (Istimewa)

Kepercayaan tradisional menyebut bahwa daun sirih bisa menjadi media pengobatan akibat gangguan makhluk jahat. Faktanya, kandungan antiseptik dan antibakteri yang ada pada daun sirih mampu menghilangkan bakteri dan kuman yang ada di tubuh. Tak heran orang sering mencampurkannya dalam air untuk digunakan membilas tubuh yang sakit gatal.

Sawo becik

Pohon sawo menurut satu mitos Jawa disebut menjadi penarik keberuntungan, disebabkan asal kata becik yang artinya kebaikan. Itu dari sisi kepercayaan, sedangkan faktanya, buah sawo sendiri mengandung vitamin C dan flavonoid tinggi. Ada pula kalori, zat yang mampu menurunkan kolesterol, serat yang menyehatkan pencernaan, serta manfaat kesehatan lain. (***)

sumber: sidomi.com

PARIWISATA

Senin | 23 April 2018 | 11:32

Resep Ramadan : Oseng Kikil, Lauk Pedas Manis yang Lezat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Lauk yang pedas manis ini paling pas dimakan dengan nasi hangat. Kikil sapi yang lembut sedikit kenyal dibumbui kecap dan cabai. Rasanya pedas manis enak!

Bahan:

500 g kikil sapi yang sudah bersih dan empuk
4 sdm minyak
7 butir bawang merah, iris tipis
5 siung bawang putih, iris tipis
3 buah cabe merah, iris serong tipis
3 buah cabe hijau, iris serong tipis
10 buah cabe rawit merah, buang tangkainya
2 lembar daun salam
1 cm lengkuas, memarkan
5 sendok kecap manis ABC
3 sdm air asam Jawa
100 ml air
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt garam

Cara membuat:

Potong-potong kikil sapi ukuran 2×2 cm.
Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum dan layu.
Tambahkan irisan cabe merah dan hijau serta cabe rawit, aduk hingga layu.
Masukkan daun salam dan lengkuas.
Masukkan potongan kikil, aduk rata
Tambakan kecap manis ABC, air asam Jawa dan air, didihkan.
Bumbui dengan merica dan garam lalu masak hingga air hampir habis.
Aduk rata lalu angkat.
Untuk 6 porsi

Tips:

Pilih kikil yang sudah dibersihkan. Jika belum empuk bisa direbus kembali hingga kikil benar-benar empuk.
Untuk menghilangkan aroma kurang enak, masukkan potongan jahe dalam rebusan kikil.
Di pasaran banyak dijual kikil yang direbus dengan pemutih. Ada baiknya beli kikil dan rebus sendiri hingga empuk. (***)

sumber: detik.com

KESEHATAN

Senin | 23 April 2018 | 9:40

Hobi Nyanyi dan Karaoke? Ini Tips agar Suara Tetap Bugar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dalam aktivitas sehari-hari kita pasti menggunakan suara baik untuk sekedar berbicara, maupun berkaraoke dengan teman-teman. Suara yang serak dan tidak fit tentunya akan sangat mengganggu.

Norman Hogikyan dan rekan-rekannya dari University of Michigan Health System, mengatakan suara adalah duta yang menggambarkan kepribadian dan emosi manusia kepada orang lain.

“Orang-orang bisa membuat penilaian tentang diri Anda berdasarkan suara, jadi sangat penting ketika Anda berbicara atau bernyanyi untuk memikirkan bagaimana respons orang lain saat mendengarnya,” ungkap Norman, dikutip dari Live Science.

Masalah dengan suara juga bisa berdampak besar pada hidup Anda. Karena itu, masalah suara tidak boleh disepelekan. Berikut tips mengatasi kebugaran suara bagi kamu yang hobi nyanyi dan suka karaoke:

1. Rutin minum air putih

Minum air putih sangatlah wajib untuk menjaga tubuh agar dapat terhidrasi dengan baik. Selain mampu melancarkan saluran pencernaan, air putih mampu menjaga kestabilan suara ketika bernyanyi.

2. Istirahat yang cukup

Istirahat yang cukup dan mulailah berbicara dengan tidak mengeluarkan suara berlebihan agar suara tetap fit dan lentur ketika bernyanyi. Ketika sudah merasakan sakit tenggorokan istirahatkan suara dan jangan berbicara ketika Anda serak karena hanya akan memperparah kondisi pita suara.

3.Hindari rokok dan minuman beralkohol

Jika Anda terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok ketika mencari inspirasi atau sekedar melepas stres, segeralah berhenti. Selain mengganggu kesehatan, merokok dapat meningkatkan risiko kanker tenggorokan secara luar biasa. Bahkan untuk perokok pasif pun, menghirup asap rokok dapat mengiritasi pita suara.

4.Menyanyilah dengan rileks dan tanpa beban

Usahakan gunakan teknik yang tepat ketika menggunakan nada tinggi. Posisikan suara Anda dengan kondisi leher yang rileks, tidak memaksakan suara atau teriak karena hal ini bisa membuat suara akan habis. Tentu membahayakan jika selama manggung penyanyi harus membawakan lebih dari 5 lagu dengan kontrol suara yang buruk.

Gunakan suara perut dan pergunakan energinya sambil meletakan suara di langit-langit tanpa membebani tenggorokan. Kepala harus tetap pada posisi yang nyaman dan tidak mendongak ke atas ketika nada tinggi dan menunduk ketika nada rendah.

5. Pemanasan dan latihan pernapasan

Pemanasan dan latihan pengaturan pernapasan yang baik. Memiliki suara bagus akan sia-sia ketika memaksakan bernyanyi dengan support pernapasan yang kurang, dan justru dapat menyebabkan cedera pada pita suara. Tidak hanya kerusakan suara saat bernyanyi, ketika berbicara pun akan terganggu karena kebiasaan yang buruk dalam mengatur pernafasan. (***)

sumber: detik.com

Korban Terbujur Kaku di UGD Elizabet, Rekannya Harus Nginap di Hotel Pledoi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Peristiwa berdarah di Perumahan Griya KPN, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepri, Minggu, 22 April 2018 sekitar pukul 16.00 WIB jadi perhatian masyarakat Kepri dan Batam khususnya.

Dengan kejadian ini, begitu berasa sekali lemahnya perekonomian di Batam. Soalnya, diduga karena persoalan utang piutang, peristiwa naas ini tidak dapat dielakkan lagi. Padahal, antara korban dan pelaku saling kenal dan berteman.

BACA: ‘Kamu Mau Bayar Ga’, Mantan Satpam UNIBA Itu Terkapar Bersimbah di Komplek Griya Batam

Faisal yang merupakan mantan satuan pengaman (Satpam) di Universitas Batam (UNIBA) belum mampu membayar pinjamannya kepada Heri. Akhirnya, anggota tubuhnya harus menjadi korban dari keganasan pelaku yang hilaf karena tidak tertutup kemungkinan sangat membutuhkan uang.

Atas kejadian ini, Faisal harus mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Elizabet. Dan belum diketahui dengan pasti kondisi korban.

Sedangkan Heri harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melawan hukum. Dan petugas harus menahan dirinya di penjara Polsek Batam Kota. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Menyongsong satu tahun Pemilu serentak pada 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun menggelar pagelaran seni dan budaya di panggung Putri Kemuning, Coastal Area, Sabtu, 21 April 2018 malam.

Dalam sambutannya, Ketua pelaksana penyelenggara, Dwi Ajeng mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 500 peserta, baik dari Instansi-instansi, Partai Politik (Parpol), Pelajar dan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi dalam persiapan pemilu 2019 yang akan datang. Acara ini diikuti sebanyak 500 peserta. Semoga melalui kegiatan ini mampu membangun dan meningkatkan optimisme dalam mengikuti pemilu,” kata Dwi.

Selain itu, menurut Ketua KPUD Kabupaten Karimun, Ahmad Sulton menyebutkan bahwa satu tahun ke depan merupakan sebuah perjuangan yang berat dalam menyongsong momen penting yakni, pemilu serentak pada 17 April 2019 yang akan datang.

“17 April 2019 mendatang, merupakan momet penting bagi seluruh Indonesia, dimana kita akan melakukan pemilu serentak. Baik pemilihan Presiden, DPR, DPRD, DPD. Oleh karena itu kami melakukan mulai dari memverifikasi partai politik serta melakukan penataan serta pendataan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Untuk Kabupaten Karimun, ada 12 Kecamatan yang akan dilakukan pendataan, dengan harapan melebihi target dalam pemilihan yang telah ditargetkan sebanyak 77,5 persen oleh KPU RI.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karimun, Aunur Rafiq memberikan apresiasi terhadap acara yang diselenggarakan oleh KPU, dengan memulai tahapan-tahapan menjelang pilkada serentah nantinya.

“Pemerintah Daerah mengucapkan Apresiasi dengan adanya acara ini. KPU telah memulai tahapan-tahapan yang akan memudahkan dalam Pemilu nanti, dan sekarang sudah masuk dalam tahap pendataan,” kata orang nomor satu di Bumi Berazam itu.

Rafiq menambahkan Pemerintah Daerah akan selalu menggandeng KPU dan membantu dalam segala sesuatunya. Karena sudah kewajiban Pemerintah Daerah untuk membantu KPUD. Menurutnya, ke depan akan semakin berat dan dituntut kinerja yang lebih baik lagi.

Rafiq berharap, dalam menyongsong satu tahun Pemilu serentak 2019, berjalan dengan baik meski beragam warga yang ada, karena dengan keberagaman warna tersebut bisa menjadi kekuatan di Kabupaten Karimun.

“Dengan beragam warna, jangan jadikan perpecahan, jadikan kekuatan bagi kita semua di Kabupaten Karimun ini, agar menjadi Harmonis dan Indah,” ujarnya. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Kepolisian Resor Indragiri Hulu, Provinsi Riau membongkar praktik aborsi di Desa Sungai Beringin. Praktik aborsi ini telah beroperasi sejak 2017.

“Dua orang pelaku berhasil kita tangkap dari pengungkapan ini,” kata Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Arif Bastari di Pekanbaru, Ahad, 22 April 2018.

Arif menjelaskan pelaku yang berhasil dibekuk berinisial M alias Ita (50) yang disebut sebagai dukun aborsi. Selanjutnya seorang wanita berinisial D alias Uwai (23) yang saat itu sedang berupaya menggugurkan kandungan.

Menurut Arif, pengungkapan praktik aborsi pada Kamis, 19 April 2018 dinihari lalu, berawal dari informasi akurat yang diterima jajarannya akan keberadaan aktivitas mencurigakan di rumah Ita, Pasir Rambai.

“Masyarakat curiga karena ada seorang wanita muda yang masuk ke rumah tersangka Ita dan tidak muncul selama beberapa waktu,” ujarnya.

Warga selanjutnya melaporkan kecurigaan itu ke aparat kepolisian setempat. Polisi langsung menindaklanjuti laporan itu dan langsung melakukan penggerebekan pada Kamis dinihari sekitar pukul 02.30 WIB.

Saat digrebek, polisi menemukan wanita muda dalam keadaan lemas dan terbaring di sebuah tempat tidur. Wanita berinisial D itu baru saja selesai menggugurkan kandungan. Polisi juga menemukan Ita, sang dukun beranak di rumah sederhana itu.

Keduanya langsung digelandang ke Mapolres Indragiri Hulu guna proses penyelidikan. D alias Uwai sedang melakukan aborsi terhadap kandungannya yang berusia tiga bulan, sedangkan Ita menerima upah Rp1 juta dalam membantu aborsi tersebut.

“Dari pengakuan Ita juga terungkap praktik aborsi itu telah dilakukan sejak 2017 lalu. Sebanyak lima orang telah menjadi pasiennya,” kata Arif.

Dari pengungkapan tersebut, selain mengamankan dua tersangka polisi turut menyita sejumlah barang bukti diantaranya satu botol cairan alkohol, alat suntik, obat pelancar haid, gunting, kain kafan, keris, jimat-jimat, ramuan obat dan sejumlah peralatan aborsi lainnya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Depok – Evi (56) harus berurusan dengan petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Depok. Soalnya, wanita yang memasuki usia senja ini ketangkap mengeksploitasi anak di bawah umur di sebuah tempat hiburan malam, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Penangkapan ini dilakukan polisi mendapat informasi mengenai aktivitas haram perempuan lebih setengah abad ini, Jumat, 20 April 2018 lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

“Ada diamankan sembilan orang dari lokasi tersebut,” kata Kepala Unt Reserse Kriminal Khusus Polresta Depok Firdaus, Minggu 22 April 2018 malam.

Dalam pemeriksaan selama 1×24 jam terkuak, tersangka mempekerjakan empat anak di bawah umur.

Mereka masing-masing berinisial T (15), L (16), E (16), N (17).‎ Para korban bekerja dari pukul 20.00 WIB- 02.00 WIB dengan melayani tamu dan menawarkan minuman.

“Setiap melayani tamu korban akan mendapat bayaran Rp100 ribu dan fee penjualan minuman Rp5 ribu per botol,” ujar Firdaus.

Berdasarkan keterangan para korban, dua orang korban masih berstatus sebagai pelajar SMK. Dua korban lainnya tidak bersekolah.

“Mereka mau bekerja di tempat tersebut karena faktor ekonomi dan salah satu korban mengaku bekerja untuk membantu orang tuanya yang sakit kanker rahim,” ucapnya.

Tersangka diduga melanggar pasal 88 UU 35 Th 2014 tentang Perlindungan Anak. Tersangka dan korban pun dibawa ke Mapolresta Depo guna menjalani pemeriksaan. (***)

sumber: pikiranrakyat.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Panglima Kodam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo bangga dengan keberadaan prajurit yang menjaga pulau terluar di Pulau Sekatung.

“Kalian adalah prajurit pilihan. Saya bangga kepada kalian, karena tugas kalian sungguh menjaga keutuhan NKRI,” kata pangdam ketika mendatangi Satgaspam Pulau Terluar dipulau Sekatung, Minggu, 22 April 2018.

Pangdam datang ke Pulau Sekatung dengan menggunakan helikopter, Pangdam I/BB didampingi Kapolda Kepri, Gubernur Provinsi Kepri, Danrem 033/WP, Danlantamal IV TPI.

Kedatangan orang nomor satu di Kodam I/BB disambut oleh laporan Danramil 08/P. Laut dan Jajar Kehormatan dari Satgaspam pulau terluar di Pulau Sekatung.

Sambil menyalami satu persatu personil satgas, Pangdam berdialog kepada para prajurit tersebut, seperti asal dari mana, keluarga dan apa kendala yang dihadapi saat melaksanakan pam di sini.

Selain Pangdam, Kapolda Kepri dan Gubernur Provinsi Kepri juga memberikan pengarahan kepada prajurit TNI yang melaksanakan pam pulau terluar. Pada kesempatan itu pula Pangdam dan Kapolda memberikan bingkisan kepada prajurit Satgaspam Pulau Sekatung dan prajurit TNI polri yang berdinas di pulau laut. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Belum diketahui dengan pasti, seorang mantan satuan pengamanan (Satpam) Universitas Batam (Uniba) terkapar bersimbah darah di depan kos-kosannya, di Kopleks Perumahan Griya KPN, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau, Minggu, 22 April 2018 sore.

Informasi yang diperoleh, diduga kejadian berdarah ini dipicu masalah utang piutang. Pelaku, Heri yang merupakan teman korban datang ke tempat tinggal korban bersama dengan dua anaknya. Pelaku datang dengan menggunakan mobil CRV warna hijau, terlihat duduk di teras kamar kos-kosan korban.

“Saya pun tak pasti. cuma saya dengar, bapak yang nikam itu nagih duit, kamu mau bayang ga?,” kata tetangga korban yang mendengarkan pembicaraan sebelum kejadian naas tersebut.

Selesai melancarkan aksi penikaman itu, Heri berusaha kabur. Namun warga langsung mengejarnya. Saat ditangkap warga Heri berkelit bahwa dia terlebih dulu diancam oleh korban dengan senapang laras panjang. Dan ia berniat untuk melaporkan kejadian ini ke polisi.

“Begitu kita dengar ada penikaman, dan kita lihat ada mobil yang ngebut dan diteriaki warga, kami langsung ngejar,” ungkap salah seorang anggota Wanra Botania 2.

Heri dipaksa keluar dari mobilnya, begitu juga kedua anaknya. Baju lelaki itu bersih, tapi salah seorang anaknya bersimbah darah, tangan dan bajunya penuh dengan darah korban yang mulai mengering. (bayu wasono)

BACA: ‘Perumahan Griya KPN Berdarah’, Kondisi Mantan Satpam UNIBA yang Ditikam Temannya Sendiri

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jember – Abdul Gofur (33), warga Jember telah melaporkan perzinaan dan penyebaran video porno yang dilakukan istrinya dengan pria lain.

Kuat dugaan perzinaan yang sengaja direkam dalam format video itu dilakukan di hotel.

“Lokasi pastinya kita belum tahu. Tapi kemungkinan besar itu di hotel,” kata pengacara Gofur, Muhammad Zainudin, Minggu, 22 April 2018.

Menurut Zainudin, ada dua video yang diketahui sudah menyebar. Namun belum diketahui apakah video tersebut direkam pada saat bersamaan atau berbeda-beda.

“Ada dua video dan sudah menyebar di masyarakat, khususnya di warga (kecamatan) Gumuk Mas,” kata Gofur.

Video tersebut, lanjut warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumuk Mas, ini menyebar lewat media sosial WhatsApp (WA) dan Share It.

“Yang kita ketahui (disebar) lewat WA dan Share It,” tandas Zainudin.

Sementara Kasatreskrim Polres Jember AKP Erick Pradana menyampaikan, selain dikenai pasal perzinaan, pelaku video porno itu bisa dikenai pasal tentang UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU tentang Pornografi.

Saat ini, polisi masih fokus ke pelanggaran UU ITE dan UU tentang Pornografi.

“Jadi nanti kita bisa jerat dua UU, yakni merekam adegan porno yang melanggar UU Pornografi, dan menyebarkan video porno yang melanggar UU ITE,” tegas Erick. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID Kebumen – Setelah cukup lama ditunggu, produk aplikasi komunikasi di smartphone bernama Callind karya gadis asal Desa Tepakyang, Kecamatan Adimulyo, Kebumen, Jawa Tengah, Novi Wahyuningsih resmi diluncurkan di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu, 21 April 2018.

Soft launching aplikasi ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini 2018.

Mengusung tagline mempercepat komunikasi, transaksi dan informasi, aplikasi chatting ini memungkinkan penggunanya melakukan chat privat, broadcast message, kirim foto, telepon, hingga video call.

Bahkan kini melalui Callind, pengguna bisa menikmati info lalu lintas dari beberapa titik secara online. Sehingga pengguna Callind dapat memantau kondisi arus lalulintas yang sedang berlangsung. Asyik bukan?

Founder Callind Novi Wahyuningsih menjelaskan, Callind yang merupakan singkatan dari Calling Indonesia.

Lebih Keren Ketimbang Whatsapp

Novi menjelaskan, dibanding WhatsApp kelebihan Callind bisa menemukan sesama pengguna Callind dalam radius 100 km meski belum saling terhubung sebagai kontak.

Selain untuk media komunikasi, Callind bisa menjadi sarana promosi dan pemasaran bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pemilik Aplikasi Callind bisa mempromosikan produknya secara gratis, tanpa harus menyebar kiriman ke banyak group yang diikuti seperti halnya pada WhatsApp.

“Kami sedang dalam proses pengembangan kerja sama dengan beberapa UMKM yang bergerak di sektor retail yang ada di daerah nasional harapan kami bisa kerja sama dengan UMKM di seluruh Indonesia,” kata Novi.

Aplikasi chatting karya anak bangsa ini sudah dapat diunduh di toko aplikasi di Android yakni Play Store. Hingga hari ini pengguna aplikasi Callind sudah tercatat mencapai sekitar 350.000. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Tubuh Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra, korban musibah kapal speedboat yang tenggelam di perairan Desa Sei Lumut, Panai Tengah, Labuhanbatu akhirnya ditemukan, Minggu, 22 April 2018 pagi.

Kabar penemuan jenazah perwira tersebut menyebar di media sosial whatsapp dan dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Rina Ginting.

Menurut Kombes Rina Ginting, jenazah Kompol Andi Chandra ditemukan Minggu, 22 April 2018 pukul 10.00 WIB tidak jauh dari lokasi karamnya speedboat Pol Airud Polres Labuhanbatu.

Kombes Rina mengatakan, Minggu pagi dilakukan pencarian yang dipimpin Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang bersama tim gabungan Personel Polres Labuhanbatu dan jajaran, BPBD Kab Labuhanbatu, TNI beserta warga/nelayan setempat untuk menyisiri sekitar TKP.

“Pada hari Minggu 22 April 2018 sekitar pukul 10.00 WIB Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra berhasil ditemukan oleh tim dalam keadaaan meninggal dunia. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi karamnya speed boad Pol Airud Polres Labuhanbatu yang ditumpangi Kapolres Labuhanbatu beserta PJU pada hari Sabtu kemarin tanggal 21 April 2018 di perairan Desa Sei Lumut Kecamatan Panai Tengah Kabupaten Labuhan Batu,” kata Kombes Rina.

Kapal speed boat sebelumnya mengangkut Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang dan Wakapolres Kompol Andi Candra, beserta rombongan, menghadiri pernikahan anak Bupati Labuhanbatu.

Namun, di tengah perjalanan kapal boat yang ditumpangi rombongan bocor karena menabrak tungkai kayu di perairan Sei Lumut.

Sebelumnya, Rina Ginting mengatakan rombongan Kapolres Labuhanbatu menggunakan speed boat milik Polisi Air.

Selain Kapolres Labuhanbatu, di dalam kapal itu ada juga Wakapolres Labuhanbatu Kompol Andi Chandra, tujuh personel Polri, dan anak buah kapal.

Rombongan baru selesai dari kunjungan kerja di Kelurahan Seiberombang, Kecamatan Panaihilir.

“Waktu mau kembali ke Sarangelang, baru berjalan kurang lebih 10 menit speed boat diperkirakan menabrak tunggul kayu,” ujarnya, Sabtu, 21 April 2018.

“Dan mengalami kebocoran sehingga kapal tidak bisa diselamatkan,” kata Rina.

Beberapa perahu lain yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung memberikan bantuan sehingga Frido Situmorang dan enam personel Polri bisa diselamatkan.

Tenggelamnya 1 unit Boat yang ditumpangi oleh Kapolres Labuhanbatu beserta jajarannya diduga disebabkan oleh beberapa kemungkinan antara lain gelombang air yang cukup tinggi di perairan tersebut, kelebihan muatan/over load maupun bisa menabrak sesuatu di perairan tersebut.

Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu melalui Puskesmas Kec. Panai Tengah dan Kec. Panai Hulu telah mengirimkan ambulance ke TKP untuk melakukan evakuasi para korban. (***)

sumber: tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG – Hatmaja (23), seorang mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta kini hanya bisa pasrah meringkuk di sel tahanan Mapolsek Sako Palembang, Sabtu, 21 April 2018.

Bahkan sehari sebelumnya, pria ini nyaris dihakimi warga lantaran ulah bejatnya.

Ketika itu Hatmaja hendak melakukan aksi pencabulan terhadap seorang anak kecil di kediamannya Komplek Multi Wahana Kecamatan Sako Palembang, Jumat, 20 April 2018.

Informasi di lapangan, Hatmaja bermoduskan pura-pura mengajak jalan dan foto terhadap bocah perempuan, sebut saja bunga (7) hingga melangsungkan aksi pencabulannya.

Korban pada waktu itu merasa ketakutan dan langsung berteriak.

Mendengar ada terikan korban, kemudian didengar keluarga korban dan mendapati korban hendak dicabuli.

“Waktu itu pulang kuliah, dan saya lihat adik itu. memang saya suka sama adik itu. Saya cuma pegang-pegang saja,” ujar Hatmaja yang hanya tertunduk lesu.

Kapolsek Sako Palembang, Kompol Ahmad Firdaus didampingi Kanit Reskrim Iptu Yahya Roni mengatakan pelaku kini masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik atas kasus dugaan melakukan tindak asusila terhadap anak di bawah umur.

Status pelaku memang tercatat sebagai mahasiswa pada perguruan tinggi swasta.

“Dari pemeriksaan petugas, pelaku ini memang sering menonton film porno. Melihat ada anak perempuan, jadi ingin melepaskan nafsunya,” kata kapolsek.

“Pelaku dijerat dengan undang-undang perlindungan anak. Pelaku sama sekali tidak mengalami gangguan jiwa dan kini masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Purwakarta – Sebanyak 15 bocah lelaki yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) digiring ke Mapolres Purwakarta lantaran membawa berbagai jenis senjata tajam (sajam). Aneka sajam itu diduga kuat akan dipakai menyerang sekolah lain.

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan pengungkapan itu bermula dari laporan Babinsa Sindang Kasih Pelda Herry Z. Herry menginformasikan telah memergoki sekelompok anak SD hendak tawuran.

Anak SD berpakaian bebas yang mayoritas kelas 6, menurut Truno, diamankan petugas di Kampung Baranangsiang, RT 59 RW 16, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta, Jumat, 20 April 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

“15 anak itu membawa senjata tajam berbagai jenis diduga hendak menyerang terhadap pelajar SD lain,” tulis Truno, Minggu, 22 April 2018.

Terkait laporan tersebut anggota Polsek Purwakarta Kota bersama Babinsa Pelda Herry langsung membawa 15 bocah dari tiga SD berbeda ini ke kantor polisi untuk didengar keterangannya.

“Ditemukan empat parang, satu gir motor dengan tali gesper, lima celurit rakitan, dua golok, dua gesper dan dua besi tumpul,” kata Truno.

Usai dilakukan pemeriksaan, anak-anak tersebut menjalani proses pembinaan. Aparat memanggil pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, pihak sekolah, orang tua 15 bocah SD dan aparat kewilayahan setempat.

“Setelah dilakukan pembinaan terhadap siswa, kemudian kita serahkan mereka ke pihak sekolah dan orang tua,” kata Truno yang juga mantan Kapolres Purwakarta.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Empat tahanan di Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun tidak sempat sehari melarikan diri untuk menghirup udara bebas. Padahal, untuk merancang pelarian ini mereka membutuhkan waktu dua hari.

Penangkapan empat tahanan ini dilakukan dalam dua kali penangkapan. Penangkapan pertama dilakukan di sebuah pondok di daerah Sei Ayam, dilakukan setelah delapan jam tahanan ini kabur yakni sekitar pukul 12.00 WIB.

Lalu, untuk penangkapan kedua dilakukan di Bukit Senang. Penangkapan dilakukan saat tahanan tersebut menghadiri pesta keluarganya sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ini kedua tahanan Rutan Karimun telah diamankan di Mapolres Karimun.

Informasi di lapangan, Zahar alias Ubin bin M Yunus sebagai otak pelaku yang mengajak tiga kawannya kabur ditangkap sekitar Bukit Senang Kelurahan Tanjungbalai Kota. 15 menit berselang satu orang lainnya, Surianto berhasil ditangkap di hutan belakang Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun yang merupakan wilayah Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun.

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Karimun dan keduanya langsung digelandang ke Mapolres Karimun, untuk menunggu proses penyerahan ke Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun.

“Sudah kita tangkap Zahar Alias Ubin bin M Yunus (32) dan Surianto bin Amat Basuki (34). Masih menunggu proses penyerahan ke rutan,” kata Kasatresnarkoba Polres Karimun, AKP Rayendra AP.

Dengan demikian, seluruh tahanan titipan yang kabur dari Rutan Kelas II B Tanjungbalai Karimun yang kabur telah ditangkap. Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Karimun maupun dari pihak rutan terkait kembali tertangkapnya dua tahanan titipan yang baru saja diamankan.

Untuk diketahui, empat tahanan Rutan Karimun kabur dari Rutan sekira pukul 04.00 WIB. Mereka kabur dengan cara menggergaji jeruji besi dengan gergaji.

“Dari keterangan dua tahanan yang ditangkap, mereka mengakau sudah dua malam melakukannya dengan cara menggergaji jeruji besi dan berhasil kabur sekira pukul 04.00 WIB subuh,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Tanjungbalai Karimun, Dudi Anggriyono, di Rutan, Sabtu, 21 April 2018 siang. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sebanyak 2.464 nama yang awalnya tercatat di daftar pemilih sementara (DPS) tercoret dalam daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang.

Dari daftar yang dikeluarkan oleh KPU Kota Tanjungpinang beberapa waktu lalu, jumlah DPS sebanyak 144.241 (Seratus empat puluh empat ribu, dua ratus empat puluh satu) pemilih. Sementara jumlah DPT yang baru saja dikeluarkan, mengecil menjadi 141.777 (Seratus empat puluh satu ribu, tujuh ratus tujuh puluh tujuh) pemilih.

Pengurangan jumlah pemilih ini bukannya tanpa alasan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Roby Patria mengatakan, hal ini terjadi karena banyaknya daftar pemilih ganda yang terdapat dalam DPS.

“Setelah kami cek kembali, ternyata banyak pemilih yang terdaftar di dua tempat dengan nama dan NIK yang sama, sehingga salah satunya kita hapus,” ujar Roby.

Pihak KPU Tanjungpinang pun telah memetakan jumlah-jumlah pemilih pada setiap kecamatannya. Pemetaan tersebut terang digunakan sebagai acuan jumlah TPS di setiap kecamatan.

“Mereka tersebar di 18 kelurahan yang berada di empat kecamatan, Ke camatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur dan Bukit Bestari,” lanjutnya.

Ditambahkan Roby, ada 69.828 (Enam puluh sembilan ribu, delapan ratus dua puluh delapan) pemilih berjenis kelamin laki-laki. Sedangkan pemilih perempuan sebanyak 71.949 (Tujuh puluh satu ribu, sembilan ratus empat puluh sembilan).

“Memang lebih banyak pemilih perempuan pada Pilwako kali ini,” sebutnya.

Adapun penyebaran jumlah pemilih sebagai berikut: Untuk Kecamatan Tanjungpinang Kota, jumlah pemilih sebanyak 15.170 pemilih, dengan jumlah lelaki sebanyak 7.703 pemilih dan perempuan sebanyak 7.467 pemilih.

“Kalau di Tanjungpinang Barat terdaftar 34.486 pemilih, lelakinya 16.834 pemilih dan perempuannya 17.652 pemilih, ujar Roby.

Sedangkan untuk Kecamatan Tanjungpinang Timur tercacat sebanyak 54.319 pemilih, yang laki-laki sebanyak 26.818 pemilih dan perempuan 27.501 pemilih.

Dan terakhir di Kecamatan Bukit Bestari terdapat 37.802 pemilih, laki-laki 18.437 sedangkan perempuannya 19.329 pemilih.

Selain menetapkan DPT, KPU Tanjungpinang juga menetapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 317 TPS dengan perincian: 107 di Tanjungpinang Timur, 95 di Tanjungpinang Barat, 73 di Bukit bestari dan 42 di Tanjungpinang Kota.(***)

sumber: batampro.id

Infeksi cacingan yang berulang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Iklim tropis di Indonesia menyebabkan rentan terkena berbagai penyakit termasuk infeksi cacing. Sekitar 24 persen orang di dunia menderita infeksi cacingan dan umumnya menyerang anak-anak.

Di Indonesia, menurut Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) selama 2015 prevalensi penderita cacingan sebanyak 28,12 persen. Namun masih banyak sebenarnya di daerah yang berada di atas 50 persen.

Banyak orang tua sering meremehkan bahkan mengabaikan penyakit infeksi cacing dan menganggap kondisi tersebut adalah hal yang lumrah. Padahal cacingan dapat menyebabkan dampak buruk pada tumbuh kembang anak dan bahkan berdampak buruk pada tingkat IQ anak.

Selain itu, anak cacingan juga bisa kekurangan gizi karena semua nutrisi diserap oleh cacing akan membuat perkembangan fisik anak menjadi terganggu.

Infeksi cacing yang berulang jika dialami pada anak bisa menyebabkan gangguan gizi dan berujung pada kegagalan pertumbuhan atau stunting (fisik anak menjadi lebih pendek dan kecil dari teman seusianya).

Cacing dapat masuk ke dalam tubuh manusia karena adanya kontak langsung antara kulit dengan tanah yang terkontaminasi larva atau telur cacing.

Di dalam tubuh manusia, cacing akan berkoloni dan berkembang biak di usus lalu menyerap nutrisi yang masuk ke dalam tubuh seperti karbohidrat dan protein.

“Alhasil anak mengalami defisiensi nutrisi, anemia, bahkan membuat stunting,” jelas dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Spesialis Gizi Klinis pada media briefing, Edukasi Mengenai Infeksi Cacing dan Hubungannya Terhadap Gangguan Gizi yang Berdampak Stunting di Jakarta, Jumat, 20 April 2018.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik (P2PTVZ), dr Elizabeth Jane Soepardi, MPH, DSc, menambahkan terkait dengan stunting ada dua dampak cacingan yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Dampak jangka pendek yang disebabkan oleh cacingan adalah tubuh akan kekurangan zat besi yang sangat penting dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin.

Di dalam tubuh hemoglobin berfungsi sebagai alat angkut oksigen dari usus ke seluruh organ tubuh. Apalagi tubuh kekurangan zat besi, maka seorang anak akan mengalami anemia atau penyakit kekurangan darah.

Hal ini dapat terjadi akibat cacing yang kerap berkembang biak dan berkoloni didalam usus mengambil nutrisi. Cacing juga akan menggigit dinding usus dan menghisap darah yang keluar ke dalam rongga usus.

Kekurangan gizi atau malnutrisi merupakan dampak jangka panjang dari infeksi cacingan pada anak. Kondisi malnutrisi yang dibiarkan dalam waktu yang lama akan mempengaruhi pertumbuhan fisik dan mengal anak. Perlu diingat bahwa cacingan yang dibiarkan dalam waktu yang lama selain menyebabkan malnutrisi juga mengakibatkan penururanan sistem imunitas anak sehingga anak akan mudah sakit.

Seorang anak yang mengalami kekurangan gizi secara terus menerus dan stunting juga dikhawatirkan memiliki tingkat kecerdasan di bawah rata-rata dan produktivitasnya yang rendah. Kondisi ini tentu akan menghambat anak tersebut meraih masa depan lebih baik.

Pada beberapa kasus juga dapat menyebabkan kematian pada anak. Kematian anak akibat cacingan biasanya dikarenakan sudah terlalu banyaknya cacing di dalam tubuh si kecil, hingga membuat cacing menjelajahi organ tubuh yang lain seperti paru-paru dan lainnya.

Secara sederhana, lanjut Juwalita, masalah stunting adalah ketika tinggi badan anak tidak sama dengan anak-anak seusianya. WHO menyebutkan anak masuk kategori stunting kalau tinggi badannya berada di level minus 2. Di dunia, 1 dari 4 anak mengalami stunting dan di negara berkembang 1 dari 3 anak mengalami stunting.

Bagaimana dengan Indonesia? “Data Riskesdas pada 2013 menyebutkan prevalensi infeksi cacing pada anak adalah 37,2 persen. Dari data Riskesdas ini artinya, 1 dari 3 anak terkena stunting,” jawab Juwalita. Angka ini terus meningkat dibanding tahun 2007 yang prevalensinya 36,8 persen dan pada 2010 yang prevalensinya 35,6 persen. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam satu bulan kedepan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menerima aset dari Badan Pengusahaan (BP) Batam senilai Rp 196 miliar. Proses penyerahan ini merupakan tahap pertama dari total aset yang akan diserahkan senilai Rp 1,4 triliun.

Kepala Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Sekretariat Negara, Masruh, mengatakan, penyerahan tahap pertama ini meliputi Masjid Raya, Masjid Baiturrahman, Kantor Walikota Batam, Pasar Induk Jodoh, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur.

“Untuk kantor Walikota, yang akan diserahterimakan tidak termasuk Dataran Engku Putri, meskipun bangunan Kantor Walikota dan Engku Putri jadi satu lokasi. Begitu juga TPA, baru instalasi bangunan saja, untuk lahan seluas 46 hektar masih belum diserahterimakan,” jelasnya.

Perwakilan Direktorat Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Darnadi mengatakan ada 27 aset yang menanti untuk proses verifikasi di tahap kedua. Di antaranya 15 unit rumah dinas pejabat Pemko Batam, stadion Sei Harapan, Tempat Pemakaman Umum Sei Temiang.

“Total nilainya sekitar Rp 1,4 triliun, dan tahap pertama baru akan teralisasi Rp 196 Miliar,” ujar Masruh. (***)

sumber: media centre batam

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan kebijakan baru dalam penyelenggaraan jemaah haji 1439H/2018M.

Kini, calon jemaah haji yang wafat sebelum keberangkatan, bisa digantikan dengan keluarganya.

“Mulai tahun ini, porsi calon jemaah haji yang wafat sebelum berangkat ke Arab Saudi, bisa digantikan oleh keluarganya,” kata Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Ahda Barori di Jakarta, Kamis, 19 April 2018.

Ketentuan mengenai penggantian calon jemaah haji yang wafat oleh keluarganya itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 148 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pelunasan BPIH Reguler Tahun 1439H/2018M.

Berikut ini ketentuan pelimpahan nomor porsi bagi calon jemaah haji yang wafat:

1. Permintaan dari keluarga jemaah yang sudah ditetapkan berhak melunasi, namun wafat sebelum berangkat;

2. Kebijakan wafat yang dapat digantikan adalah jemaah yang sudah ditetapkan berhak melunasi BPIH dan waktu wafatnya pasca ditetapkan sebagai berhak lunas tahun berjalan;

3. Orang yang dapat menggantikan calon jemaah wafat adalah suami/istri/anak kandung/menantu. Pengajuan penggantian ini harus diketahui RT, RW, Lurah, dan Camat;

4. Verifikasi data pengajuan penggantian dilakukan di Kanwil Kemenag Provinsi dan Direktorat Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU; dan

5. Jemaah haji pengganti diberangkatkan pada musim haji tahun berjalan atau tahun berikutnya.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Ahda Barori menambahkan calon jemaah haji pengganti harus mengajukan surat permohonan tertulis ke Kantor Kemenag Kab/Kota setempat dengan melampirkan beberapa dokumen.

Dokumen dimaksud, yaitu:

1. Asli akta kematian dari Dinas Dukcapil setempat atau Surat Kematian dari Kelurahan/Desa diketahui Camat;

2. Asli surat kuasa penunjukan pelimpahan nomor porsi jemaah wafat yang ditandatangani anak kandung, suami/istri, dan menantu yang diketahui oleh RT, RW, Lurah/Kepala Desa, dan Camat;

3. Asli surat keterangan tanggung jawab mutlak yang ditandatangani calon jemaah haji penerima pelimpahan nomor porsi jemaah wafat dan bermaterai;

4. Asli setoran awal dan atau setoran lunas BPIH; dan

5. Salinan KTP, KK, Akta Kelahiran/Surat Kenal Lahir atau bukti lain yang relevan dengan jemaah haji yang wafat yang dilegalisir dan distempel basah oleh pejabat yang berwenang dengan menunjukan aslinya.

“Seluruh berkas pendukung harus diverifikasi oleh petugas Kankemenag Kab/Kota, Kanwil, dan Ditjen PHU” ucap Ahda. (***)

sumber: Kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Pernikahan Syahnaz Sadiqah dan Jeje ‘Govinda’ beberapa saat lagi akan digelar di hutan pinus Pine Hill, Bandung, Jawa Barat.

Syahnaz dan Jeje akan melangsungkan Akad nikah pukul 13.00 WIB, dan akan dilanjutkan dengan acara resepsi pada pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan penelusuran, akun Instagram @chevirgo mengunggah sebuah foto Syahnaz yang telah siap dengan pakaian pengantin bersama Raffi Ahmad, Nagita Slavina, Rafathar, Amy Qanita serta Billy Syahputra.

Dalam unggahan tersebut, terlihat Syahnaz berdiri di sebelah sang kakak, Raffi Ahmad.

Syahnaz terlihat cantik dengan busana serba putih dan riasan serta pakaian pengantin adat Sunda.

Sontak saja unggahan akun Instagram tersebut menuai beragam komentar dari netizen.

Tak sedikit netizen yang justru malah salah fokus dengan Rafathar dan kecantikan Nagita Slavina.

“Kk @syahnazs cantik bgt,” ucap @lulunurfaida.

“Aa nya lagi ngelirik pengantinnnya hahha,” ujar @vi.ns92.

“Aa terpesona sama ateu nanas yaa,” ungkap @namelessfx.

“Mantappp ni ada mantan jadi saksi pertanda silaturahmi mereka baik….” kata @anti.toro.

“Demen liat nagita cantik nya bener bener asli @raffinagita1717,” tulis @fanjasmine14.

“Cantiknya mama gigi,” tandas @qiqi_sarkiyah.

Wah semoga dilancarkan semua acaranya hari ini ya Syahnaz (***)

sumber: grid.id

Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG

Jumat | 13 April 2018 | 18:59

Gubernur Kepri Sampaikan LKPJ 2017, Dewan Segera Beri Pandangan

Batam

Karimun

Bintan

Lingga

Natuna

Anambas

ANAMBAS

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 11:15

Minim Peminat, Panwas Perpanjang Pendaftaran Panwascam

ANAMBAS

Senin | 16 Oktober 2017 | 23:30

Ini Respon Camat yang Merasa Tidak Dianggap oleh Dinas PU

News