HEADLINE

Berita Terkini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Batam mengundang Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Candra Ibrahim SE, dalam sebuah diskusi santai sambil ngopi sore. Candra diminta pandangannya terkait pembangunan ekonomi Batam ke depan Rabu, 26 Juni 2019 lalu.

Menurut Ketua ICMI Orda Batam Dendi Gustinandar, acara ini dikemas dalam bentuk Ngopi Bareng Cendikiawan Batam. Sebuah acara sore, dengan format minum kopi dan mencicipi jajanan khas Indonesia sembari bertukar pikiran dalam konteks kebangsaan dan keilmuan.

Dalam diskusi yang dikemas secara santai itu, Candra memaparkan salah satu konsen dia adalah memberikan perhatian lebih serius kepada potensi kaum milenial (kaum muda) Kota Batam.

“Ini potensi yang dahsyat. Saya perkirakan jumlah kaum muda di Batam antara 26 sampai 30 persen. Jika mereka diberdayakan, dirangkul, dan disentuh dengan bimbingan yang tepat, maka mereka bisa lebih berkontribusi. Dari catatan, baru 1 persen sumbangan kelompok usaha digital dan kreatif untuk ekonomi Batam,” jelas Candra, didampingi Ketua ICMI Batam Dendi Gustinandar dan Sekretais ICMI (moderator diskusi), Raden Dwi Wahyu Wijoyo, dan beberapa pengurus ICMI Batam.

Selama ini kita lihat, kata Candra, konsentrasi pembangunan di Batam memang sudah benar, yakni mengejar perbaikan infrastruktur jalan, jembatan, dan penataan akses transportasi.

“Dengan infrastruktur yang semakin baik, jalanan yang semakin lebar, orang-orang akan senang ke Batam. Ini menunjang sektor pariwisata yang menjadi salah satu andalan ekonomi Batam di tengah kelesuan sektor lainnya,” kata Candra Ibrahim, mantan Ketua GP Ansor Kota Batam 2012-2016 itu.

Namun demikian, Candra yang juga Dewan Pengawas RS Embung Fatimah itu menyebutkan, potensi sektor wisata dan ekonomi kreatif sebetulnya bisa lebih ditingkatkan. Dalam industri wisata, misalnya, dia meyebutkan, sebetulnya ada dua pendepakatan yang harus difokuskan, yakni how to package dan how to sale.

“Sebaik apapun potensi wisata kita, jika tak pandai mengemas (how to package), orang tak akan tertarik. Di sisi lain, secerdik apapun kita mengemas, jika tak pandai menjual (how to sale), ya hampir tak ada arti. Jadi, semua stake holders harus satu visi untuk wisata ini. Antara pemerintah dengan dewan, dan pelaku wisata, asosiasi, PHRI, Asita, travel, mesti duduk bersama. Juga soal anggaran. Bagaimana mau menjual jika anggaran promosinya kurang?” tanya Candra.

Untuk itu, tim Pemko Batam juga harus memperkuat tim lobi yang piawai melobi dewan untuk urusan anggaran promosi wisata ini. “Harus yang lentur. Bukan yang kaku. Kalau kaku berhadapan dengan dewan, atau pimpinan, ya sulit menggolkan anggaran promosi wisata,” ucap Wakil Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Batam itu.

Diskusi terus berkembang ke hal-hal yang lebih substantif. Para pengurus ICMI Batam yang banyak juga dari kalangan pelaku bisnis, terlihat antusias mendengarkan penjelasan Candra yang sudah mengabdi di dunia media selama 26 tahun itu. “Namun demikian, jika kelak saya ditakdirkan untuk menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah, tentu saja pikiran-pikiran saya ini harus menyesuaikan dengan pasangan di pilkada. Tidak bisa berdiri sendiri,” tambah Candra sambil tersenyum.

Usai diskusi, Ketua ICMI Dendi Gustinandar mengaku puas. “Diskusi menjadi semakin seru karena sesi ini ada seorang bintang tamu, yaitu Bang Candra Ibrahim, Ketua PWI Kepri, sahabat lama saya juga, yang juga Direktur Utama Batam Pos. Akhir-akhir ini nama Candra Ibrahim menjadi buah bibir di Kota Batam,” kata salah satu direktur di BP Batam itu.

Dia menyebutkan, tentunya ketertarikan ICMI Batam mengundang Candra untuk berdiskusi terkait dengan ada beberapa organisasi yang memperkenalkan Candra sebagai salah satu alternatif pemimpin masa depan di Batam, Kepri.

“Melihat fenomena tersebut, ICMI Batam merasa “penasaran” untuk bisa berdialog langsung dengan beliau. Dan ketika para pengurus ICMI Batam berdialog langsung, Bang Candra bercerita gamblang tentang sebuah visi pembangunan ekonomi kreatif yang ideal serta pembangunan sistem inkubasi UMKM yang seharusnya dikembangkan di Batam,” katanya.

Penguasaan konsep-konsep tersebut, kata Dendi, didukung dengan pengalaman Candra menjadi pemimpin di perusahaan media besar selama belasan tahun. Dan juga pengalaman di organisasi sosial yang membentuk pola pikir kreatifnya.

Perjalanannya sebagai wartawan juga menjadikan sosoknya “tahu sedikit tentang banyak hal”, sebuah kebalikan dari spesialis yang “tahu banyak tentang sedikit hal”.

“Ya, pada akhirnya ICMI Batam berterimakasih atas sharingnya dan ternyata banyak talenta muda dalam leadership di Batam. Mereka pantas untuk diberikan kesempatan menyampaikan pandangannya untuk Batam,” kata Dendi. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan cukup tinggi dalam dua bulan terakhir.

Salah satu yang mempengaruhi tingginya kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan karena diberlakukannya Pergub No 22 tahun 2019 pada 2 Mei 2019 yang isinya menurunkan nilai pajak kendaraan mobil-mobil tua.

Penyesuaian pajak kendaraan bermotor ini bervariasi tergantung dengan tahun keluarnya kendaraan. Semakin tua kendaraan, pajaknya semakin besar turunnya. Bahkan, untuk kendaraan di bawah 1999 mendapat penyesuaian pajak mencapai 50 persen.

Menurut Reni Yusneli, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Provinsi Kepri, Sejak 2 Mei hingga 18 Juni pendapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sudah Rp45,894 miliar dan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) mendapai Rp 37,383 miliar serta pendapatan dari denda Rp1,739 miliar hingga totalnya sekitar Rp85 miliar.

Padahal, rentang waktu 46 hari sejak 2 Mei itu hingga 18 Juni banyak hari libur termasuk cuti bersama puasa dan lebaran namun, animo membayar kendaraan masih cukup tinggi.

Kata Reni, Pergub itu dikeluarkan karena perlu ada penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor tahun pembuatan tua karena tidak sesuai lagi dengan Harga Pasaran Umum (HPU) dan nilai ekonomis kendaraan saat ini.

“Tentu saja pemberlakuan penyesuaian Pajak Kendaraan Bermotor ini mengharapkan agar tingkat kesadaran masyarakat membayar pajak makin tinggi dengan datang untuk membayar pajak yang tentunya akan meningkatkan Pendapatan Daerah,” sebut Reni, Selasa, 26 Juni 2019

Sejak diberlakukan Pergub ini sampai 18 Juni, sambung Reni, sudah 65.696 kendaraan yang datang membayar pajak.

“Penyesuaian pajaknya bervariasi dan ada 6 jenis penyesuaian yang diatur di Pergub ini dan isinya mengatur tentang penyesuaian sesuai dengan tahun pembuatan kendaraan.

Untuk kendaraan di bawah tahun 1999 kena penyesuaian pajak 50 persen, sedangkan untuk kendaraan dari tahun 2000-2003 mendapat penyesuaian atau penurunan 40 persen dari pajak sebelumnya.

Untuk kendaraan dari tahun 2004-2007 dapat penurunan 30 persen, kendaraan pembuatan tahun 2008-2011 dapat penurunan pajak 20 persen dan kendaraan tahun pembuatan 2012-2014 mendapat penurunan pajak 10 persen.

Sedangkan, untuk kendaraan brandnew atau keluaran tahun 2015-2019 tidak mendapatkan penurunan pajak karena masih memiliki nilai ekonomis dan nilai jual yang tinggi,” beber Reni.

Diterangkan Reni lebih jauh, Nilai Jual Kendaraan Bermotor terendah Rp20 juta utuk roda empat dan terendah untuk roda dua Rp1 juta. (***)

KUANSING

Rabu | 26 Juni 2019 | 9:35

IPSI Kuansing Seleksi Atlit O2SN Tingkat SMA

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Ikatan Pesilat Seluruh Indonesia (IPSI) Kabupanten Kuantan singingi (kuansing) melakukan seleksi Atlit Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat sekolah menengah atas (SMA) di gedung serba guna SMA Negeri Pintar, Taluk Kuantan, Kuansing, Selasa, 25 juni 2019.

Acara ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Riau, Rudyanto diwakili Kepala Cabang (kacap) Dinas Pendidikan Provinsi Riau Syahriyal di gedung serba guna SMA Pintar, Taluk Kuantan.

Syahriyal mengucapkan selamat datang kepada seluruh Atlit O2SN cabang IPSI yang hadir dalam kesempatan ini dan selamat bertanding.

Lebih jauh syahriayal menjelaskan, seleksi ini diikuti oleh 4 perguruan yang ada di Kuansing, Keempat perguruan perguruan HIMSSI E-SA, Walet Putih, Teratai Putih dan Perguruan PSHT.

Disisi lain salah seorang penitia pelaksana, Subrantas mejelaskan seleksi yang akan digelar pada saat ini ada 2 ketegori yang akan dipertandingkan, yakni katagori silat laga untuk putra dan putri dan katagori silat seni untuk putra dan putri.

Berdasarkan hasil selekasi yang diselanggarakan,dipastikan 4 orang perwakilan ipsi dari kuansing akan ikut berlaga ditingkat provinsi.

Ke empat atlit yang lolos ke tinggkat provinsi tersebut merupakan atlit yang mendapat peringkat pertama dari pertandingan yang berlansung hari ini. Untuk katagori silat laga di kelas F putra diperoleh Sulis Kurniawan yang merupakan dari perguruan PSHT SMAN 2 sentajo Raya.

Silat laga di kelas c putri diperoleh oleh Fitri Sekar Sari dari perguruan HIMSSI E-SA SMAN 1 Benai, di katagori silat seni tunggal putra jatuh pada Rizka Alindra dari perguruan HIMSSI E-SA SMAN 2 Kuantan Mudik. Uuntuk seni tunggal putri diraih oleh Lilis Kurniati dari perguruan HIMSSI E-SA SMAN1 Gunung Toar.

Acara tersebut diakhiri dengan pemberian medali dan piagam untuk para pemang,dan lansung diserahkan oleh bapak syahriyal selaku ketua penitia pelaksana kegaitan. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Kepercayaan masyarakat terhadap organisasi media daring Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) makin meningkat. Terlebih lagi media selalu memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

Masyarakat Adat Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, Tulang Bawang, Lampung yang mendatangi pengurus SMSI agar mengawal laporan sengketa lahan warga di Kampung mereka ke sekretariat presiden.

Menurut Antoni AT, selaku Koordinator Masyarakat Adat Bakung Udik, Kecamatan Gedung Meneng, masalah lahan yang dialami warga sudah terjadi sejak 27 tahun silam, namun tidak kunjung selesai. Akhirnya, perwakilan warga memutuskan untuk membuat laporan ke Kantor Staf Kepresidenan (KSP) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

“Laporan kami diterima oleh pak Abet Nego Tarigan selaku Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden,” kata Antoni AT.

Menurutnya, mereka sengaja mencari pengurus SMSI karena organisasi ini merupakan organisasi media online terbesar di Indonesia yang seluruh cabangnya mayoritas sudah diverifiaksi faktualoleh Dewan Pers.

Menurut Antoni AT, Masyarakat Bakung Udik telah menguasai tanah yang mereka tempati sejak 1992. Belakangan tanah tersebut dipermasalahkan dan hingga kini belum ada penyelesaian.

“Karena permasalahan tersebut terkatung-katung begitu lama, sehingga kami melaporkan permasalahan tersebut ke KSP-RI, dengan tembusan kepada presiden RI,” ucapnya.

Antoni, AT dan rombongan berharap presiden menyelesaikan sengketa tanah warga melalui penyelesaian Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan melalui Kantor Staf Presiden agar memfasilitasi dan memediasi penyelesaian sengketa tanah milik masyarakat Bakung Udik.

“Masyarakat menuntut pengembalian tanah milik mereka yang Dikuasai oleh PT Sweet Indo Lampung (SIL),” sebutnya

Antoni, AT selaku koordinator masyarakat Bakung Udik dan selaku ahli waris birron AT. (Alm) mengkoordinir sebelas umbul. Masing-masing Umbul Kayu Mulu Tengah, Umbul Kuyung Gepeng, Umbul Tulung Getok, Umbul Bawang Tokang Gabaou, Umbul Ulu Lebung Atas, Umbul Olok Berak Tengah, Umbul Darat Nyului, Umbul Sepertu Atas, Umbul Lebok Ilir, umbul Bawang Tafpui Udik, Umbul Olok Keparang.

“Kami minta kepada presiden RI agar membantu memediasi penyesaian masalah tanah yang luasnya sekitar dua ribu hektar ini. Kami akan perjuangkan seluruh tanah masyarakat Bakung Udik ini. Harapan kami kepada presiden RI dapat menegakkan keadilan bagi rakyat di Bumi Lampung dan kami berharap SMSI melalui jaringan medianya membantu proses ini agar penyelesaiannya berlangsung objektif,”ujar Antoni.

Sebelum ke KSP, rombongan masyarakat singgah di Jurnalis Boarding School di Cilegon Banten yang didirikan oleh pengurus SMSI. Di Jurnalis Boarding School, rombongan warga Bakung Udik menemui Firdaus yang juga masyarakat Lampung di Rantau, untuk turut serta bersama-sama memperjuangkan hak-hak masyarakat Lampung yang di kuasai para pemilik modal yang terkesan tidak tersentuh hukum.

Pada silaturahmi Firdaus yang juga Sekretaris SMSI pusat menyambut kedatangan warga Lampung. Saat itu, Firdaus yang masih dalam pemulihan dari sakit didampingi oleh Yono Hartono yang merupakan Ketua Departemen Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama SMSI dan dan Julherman ebagai kepala Sekretariat SMSI Pusat.

Firdaus mengapresiasi kepercayaan masyarakat Bakung Udik. Menurut Firdaus, ia selaku pribadi masyarakat pers, tentunya akan berusaha membantu tegak lurus dan berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak.

“Untuk itu saya tentu akan berkoordinasi dengan seluruh elemen masyarakat pers yang mengerti permasalahan tersebut. Saya berjanji tidak akan diam melihat hak orang banyak dikuasai sepihak oleh ihak tertentu,”sebutnya. (r/eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sebagian pelanggan di Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun mengeluhkan kesulitan air bersih. Hal ini lantaran pipa milik PDAM Tirta Karimun kembali rusak.

Seperti yang dikeluhkan salah seorang warga di Perumahan Sinar Indah, Mesrolita (29), dirinya mengaku air mulai tidak mengalir sejak Minggu 23 Juni 2019 sore.

“Dari kemarin sore air sudah tidak jalan, hal seperti ini sudah dua kali terjadi dalam bulan ini,” katanya.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Karimun, Indra Santo yang dikonfirmasi mengatakan kerusakan terjadi di pipa yang berada di dekat lapangan sepak bola Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing.

“Yang rusak dekat lapangan bola Pamak,” katanya saat dikonfirmasi, Senin 24 Juni 2019.

Indra menyebutkan pihaknya masih melakukan perbaikan. Ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pelanggan PDAM Tirta Karimun.

“Sekarang sedang diperbaiki. Insya allah hari ini sudah kembali normal,” ucapnya.

Menurut Indra, seringnya terjadi kerusakan pada jaringan pipa lantaran telah dimakan usia. Ia menyebutkan mestinya peremajaan jaringan sudah sangat perlu di lakukan.

“Kerusakan-kerusakan yang terjadi sekarang bukan karena terkena sesuatu. Tapi rusak sendiri,” jelasnya.

Namun diakui Indra, pihak PDAM belum dapat melakukan peremajaan. Akan tetapi PDAM Tirta Karimun tengah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas PU Kabupaten Karimun mengenai hal ini. (yan)

KARIMUN

Senin | 24 Juni 2019 | 19:52

KSOP Tutup Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2019

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjungbalai Karimun resmi menutup posko terpadu angkutan laut lebaran tahun 2019.

Penutupan posko tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di halaman KSOP Karimun, Senin 24 Juni 2019.

Kepala Bidang Lalu Lintas Laut KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun, Marganda yang memimpin langsung apel mengatakan, selama angkutan lebaran di seluruh pelabuhan di wilayah kerja KSOP Kelas I Tanjungbalai Karimun berjalan aman dan lancar.

“Kita mengucap syukur karena selama proses arus mudik dan arus balik di pelabuhan Karimun semua berjalan lancar tanpa adanya sesuatu hal yang tidak diinginkan,” kata Marganda.

Suksesnya arus mudik 2019 ini dikatakan Marganda tidak terlepas dari peran serta semua pihak terkait yang terlibat.

“Maka dari itu kita juga berterimakasih kepada seluruh instansi terkait yang ikut membantu sehingga terciptanya situasi aman serta lancar,” ucapnya.

Berdasarkan pantauan dari KSOP Karimun di H-15 hingga H+15 yang berakhir pada 21 Juni 2019 lalu baik pelabuhan Internasional, Domestik, Sri Tanjung Gelam(KPK), Parit Rempak, Tanjungbatu Kundur, Selat Belia, Moro dan Penyalai mengalami penurunan jumlah penumpang.

“Untuk tahun 2019 ini berdasarkan perhitungan kita pada 21 Juni 2019 menurun sebesar 1,41 persen penumpang naik maupun turun,” ucapnya.

Namun untuk penumpang naik mengalami kenaikan 3,39 persen atau sebanyak 235.525 orang, sementara penumpang naik di 2018 sebanyak 226.623 orang.

Dia menuturkan untuk penumpang terbanyak berasal dari Sekupang dengan penumpang turun sebanyak 26.488 orang, penumpang naik 25.254 orang dengan total 51.742 orang. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Kepolisian Resort (Polres) Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan kegiatan donor darah menyambut hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 di Aula Satuan Lalulintas, Polres Kuansing, Senin 24 Juni 2019 sekitar pukul 08.30 WIB.

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Kuansing AKBP Mustofa yang diwaliki Wakapolres Kuansing Kompol Razif.

Razif mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada hadirin sekalian yang telah hadir dan berpartisipasi di Hari Bhayangkara Ke 73 tahun 2019

Dia mengajak kepada masyarakat untuk mendonorkan darah. Dengan begitu, katanya, darah yang didonorkan akan mengalir kepada orang-orang yang membutuhkan sebagai bentuk solidaritas kita dalam segi sosial.

Lebih lanjut wakapoles mengimbau seluruh yang hadir untuk menyemarakan Hari Bhayangkara Ke 73 ini dengan kegiatan-kegiatan sosial seperti donor darah.

Acara giat donor darah ini dihadiri oleh Pabung Inhu-Kuansing Mayor Inf. Hariantago, S.Sos. Dinas Kesehatan Pemkab Kuansing, kabag, kasat dan Kapolsek dijajaran Polres Kuansing serta Ibu Bhayangkari Polres Kuansing dan Personil TNI.

Selama acara giat sonor darah ini berlangsung keadaan dalam keadaan aman dan kondusif. (depriandi)

KUANSING

Senin | 24 Juni 2019 | 15:22

Mursini Buka Rapat Anggota KONI Kuansing 2019

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini membuka rapat anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia ( KONI ) Kabupaten Kuansing di Gedung Serba Guna Hotel Anjela Teluk Kuantan, Senin, 24 juni 2019 sore.

Mursini menyampaikan, olahraga merupakan kebutuhan manusia yang merupakan unsur pokok dan sangat berpengaruh dalam membutuhkan jiwa dan jasmani yang kuat.

Selanjutnya, bupati menambahkan olahraga juga merupakan dinamika olahraga yang digunakan sebagai sarana untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Hal tersebut dapat dicapai melalui prestasi yang membanggakan di bidang olahraga.

Dengan mengingat banyaknya cabang olahraga prestasi dan fungsional, maka KONI dituntut untuk dapat melaksanakan tugasnya dengan baik serta memiliki pengelolaan manajemen yang teratur.

Disamping itu, peran aktif anggota masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pencapaian tujuan. Setidaknya ada tiga tantangan pembangunan olahraga sekarang dan kedepannya, pertama tingginya tuntutan publik terhadap prestasi, kedua menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan, ketiga desentralisasi pembangunan olahraga.

Sementara itu, Ketua KONI Kuansing, Zulhendri Nazaruddin menyampaikan adanya beberapa cabang olahraga baru yang siap bergabung dengan KONI Kuansing. Diantaranya cabang olahraga yang tergabung, Panjat Tebing, Muaythai, Pertina, Sky Air, FPTI, Petanquee dan ISSI. Dengan datangnya beberap cabang ini, maka total keseluruhan ada 52 cabang olahraga di Kuansing.

Zulhendri berharap kedepannya Pemda memberikan bantuan yang cukup untuk menghadapai Porprov 2021 mendatang.

Wakil Ketua KONI Provinsi Riau, Drs Destrayani Bibra mengatakan, rapat anggota merupakan roh dari KONI yang tertuang dalam AD/ART KONI yang harus dilaksanakan.

Karena, katanya, disinilah menuju program pada tahun berikutnya, baik tata kelola administrasi dan tata pembinaan prestasi, persiapan persiapan untuk pelaksanan Porprov 2021, harus telah dilaksanakan dari sekarang, baik kesiapan atlit maupun kesiapan pasilitas.

Oleh karena itu perlunya koordinasi agar kegiatan tersebut terlaksana dengan baik dan sesuai dengan harapan.

Terakhir Destrayani berharap setelah rapat anggota KONI ini segera mempersiapkan pelaksanaan Porprov 2020/2021 Kuansing sudah ready pelaksanaan Porprov 2021. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kebakaran dahsyat yang menghanguskan 41 unit Rumah Liar (Ruli) di Baloi Persero RT 06 / RW 01, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Sabtu, 22 Juni 2019 lalu sekitar pukul 01.00 Wib, turut menarik simpatik dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali Rumah Zakat.

BACA JUGA:

Rendang Qurban, Varian Baru Superqurban dari Rumah Zakat

Sukses di Ramadhan Berdaya, Kini Rumah Zakat Fokus ke Superqurban

Rumah Zakat Action untuk Indonesia

Bangun Kerjasama, mediakepri.co.id dan Rumah Zakat Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Jompo

Melalui program Rumah Zakat Action Kepri, para Relawan Nusantara Kepri bergerak untuk mendirikan Pos Segar dengan menyediakan berbagai minuman-minuman segar, Ahad, 23 Juni 2019.

Istimewa

Sebanyak 20 relawan yang diturunkan dalam aksi ini. Aksi dimulai dari pukul 09.30 Wib, yang diawali dengan breafing kemudian di lanjutkan berbelanja membeli kebutuhan untuk membuat pos segar dan sembako yang akan diberikan kepada korban kebakaran.

“Alhamdulillah, semua program terlaksana dengan baik. Mulai dari penyaluran sembako hingga pos segar,” ujar koordinator Relawan Nusantara kepri, Sujasman.

Istimewa

Sujasman menjelaskan, berdasarkan data yang diterima, rumah yang terbakar berjumlah 41 rumah. 39 unit rumah mengalami rusak berat dan 2 unit kondisinya rusak ringan. Sementara itu ada sekitar 43 Kepala Keluarga dengan 188 jiwa yang harus tinggal di tenda-tenda pengungsian.

“Saat ini korban kebakaran sangat membutuhkan obat obatan, pakaian bayi, perlengkapan balita, perlengkapan sekolah, makanan siap saji, selimut, tenda/terpal, Peralatan sholat, Hygiene kit, dan Pakaian dalam” ucapnya lagi.

Istimewa

Dalam musibah ini, Rumah Zakat Action telah mendistribusikan logistik ke korban kebakaran diantaranya, beras sebanyak 25 kg, gula 15 bungkus, air mineral, minyak goreng 1 dus, sabun mandi 12 paket, sikat gigi 5 paket, pasta gigi 5 paket, teh 8 paket, penyaluran 40 kaleng Kornet Superqurban dan layanan Pos Segar sebanyak 200 Porsi.

“Terima kasih kepada sobat pejuang Relawan Nusantara kepri dan para donatur Rumah Zakat, semoga Allah SWT senantiasa merahmati, melapangkan rezeki yang halal dan berkah,” tuturnya.

Istimewa

Untuk masyarakat yang ingin berpartisipasi dengan memberikan bantuan, bisa langsung mendatangi Pos Rumah Zakat Action, yang beralamat di Komplek Lotus Garden Blok A No.8 Batam Centre, atau donasi bisa melalui transfer bank ke BNI Syariah 155 555 5589, dan Mandiri 132000 481 974 5. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Korlap Sujasman di nomor handphone +6281363724274. (r/sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID,Batam – Rumah Zakat (RZ) terus melakukan inovasi. Pada tahun 2017 yang lalu, RZ menghadirkan varian baru Superqurban yakni Rendang Qurban.

Rendang qurban dibuat dari daging hewan pilihan berkualitas tinggi dan diolah secara higienis. Rendang Superqurban sangat kaya akan gizi, ditambah bumbu rendang Padang yang lezat membuat Rendang Superqurban menjadi sajian istimewa bagi para penerima manfaat.

“Superqurban adalah inovasi distribusi hewan qurban Rumah Zakat dalam bentuk daging di dalam kaleng yang tahan lama sehingga pemanfaatannya menjangkau lokasi di dalam dan luar negeri, daerah bencana dan konflik,” kata Kepala Perwakilan Rumah Zakat Kepri, Muhammad Isa, kepada mediakepri.co.id, Jum’at, 21 Juni 2019.

BERITA TERKAIT:

Sukses di Ramadhan Berdaya, Kini Rumah Zakat Fokus ke Superqurban

Rumah Zakat Action untuk Indonesia

Isa menjelaskan, momen Idul Adha dapat menjadi saat yang tepat bagi umat muslim untuk menyediakan sumber protein hewani, sehingga dapat dimanfaatkan lebih lama dan berkelanjutan.

Program Superqurban dari Rumah Zakat, berbeda dari yang lain. Daging qurban tak langsung dibagikan habis pada hari raya Idul Adha, melainkan daging tersebut diolah menjadi kornet dan Qurban dalam bentuk kaleng seberat 200 gram.

Program Ramadhan Berdaya dari Rumah Zakat Sukses Disalurkan, Berikut Data-Datanya

Metode pengolahan Kornet dan Rendang Qurban dalam program Superqurban ini mempunyai manfaat yang lebih baik diantaranya, sesuai syariah. Kornet Superqurban tahan lama hingga jangka waktu 3 tahun.

Hewan dipotong dalam kondisi sehat pada hari raya Idul Adha hingga hari tasyrik. Sebelumnya, hewan qurban di karantina dalam pengawasan dokter hewan. Diproduksi oleh perusahaan yang telah berpengalaman dalam pengemasan produk ekspor, dengan standar halal MUI dan pengawasan BPOM.

Istimewa

Aksi distribusi dilakukan sepanjang tahun. Tidak habis dalam sekejap sepekan Hari Raya Qurban. Program penyaluran bisa lebih terarah dan terencana.

Menjangkau pelosok Indonesia. Menjangkau daerah terpencil, pedesaan dan wilayah jangkauan bencana yang luas.

“Minim resiko dibanding bila di distribusikan dalam wujud hewan hidup” tambahnya lagi.

Memberdayakan Petani Lokal. Seluruh tahapan produksi dilakukan di Indonesia, program ini sangat efektif memberdayakan potensi peternak lokal yang utamanya berbasis di pesantren

Melalui Superqurban, masyarakat dapat berpartisipasi dalam program penyediaan Energi Berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

“Qurban Anda akan disalurkan kepada masyarakat Desa Berdaya yang ada di 34 provinsi di Indonesia, sebagai persediaan pangan sumber protein hewani bagi masyarakat,” pungkasnya. (sal).

MEDIAKEPRI.CO.ID, Taluk Kuantan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bayangkara ke-73, Kepolisian sektor (polsek) Kuantan Mudik mengadakan acara mewarnai dan hiburan rakyat.

Acara ini diselenggarakan, Sabtu, 22 juni 2019 di Pandopo Paruhu Baganduang, Desa Bajar Padang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kegiatan ini diikuti para siswa siswi Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD se-Kecamatan Kuantan Mudik. Ada beberapa perlomba yang dilaksanakan, antara lain, mewarnai, makan kerupuk, permainan angkat guli dengan sendok. Dan khusus tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai orang dewasa dilaksanakan acara panjat pinang.

Kapolsek Kuantan Mudik, AKP Afrizal mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-73, sekaligus untuk mempererat tali silaturrahmi antar sesama manusia ciptaan Tuhan.

Melalui kegiatan ini, selain menjalin silatulrahmi, katanya lebih lanjut, kepolisian, khususnya Polsek Kuantan Mudik ingin memperkenalkan diri kepada anak anak usia dini. agar mereka bisa dekat, dan tidak merasa takut.

Disebutkannya, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sampai orang dewasa, sudah dipersiapkan acara khusus untuk mereka, yaitu acara panjat pinang.

Disisi lain, seorang guru, Refi (32) mengatakan diselenggarakan acara ini sangat senang dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan oleh pihak kepolisian ini.

Polsek Kuantan Mudik dekatkan diri ke warga dengan lomba mewarnai dan hiburan rakyat

“Kami atas nama guru TK dan PAUD se-Kuantan Mudik mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak kepolisian, khsusnya Polsek Kuantan Mudik yang telah menyelengarakan acara ini,” katanya.

Dia berharap semoga dengan adanya acara ini, siswa siswi bisa memberanikan diri untuk mengembangkan semua keterampilan yang mereka miliki didepan umum. (depriandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Terhitung sejak Januari hingga Juni 2019 (6 bulan) Satresnarkoba Polres Karimun telah mengungkap sebanyak 33 kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Karimun.

Jika dibandingkan dengan hasil pengungkapan di tahun 2018, jumlah ini mengalami penurunan yang mana tahun 2018 ada sebanyak 40 kasus narkotika.

Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Prayana mengatakan, dari 33 kasus tersebut ada 6 kasus yang masih dalam proses sidik, sedangkan yang sudah dilimpahkan untuk tahap pertama 6 kasus dan P21 sebanyak 21 kasus.

“Pengungkapan enam bulan terakhir yang sudah kita ungkap ada 33 kasus. Kasus yang sudah tahap P21 ada 21 kasus,” kata Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Rayendra, Sabtu 22 Juni 2019.

Untuk jumlah tersangka dalam pengungkapan selama enam bulan terakhir, sebanyak 48 tersangka WNI yakni 39 laki-laki, 8 orang diantaranya wanita dan 1 orang tersangka laki-laki berkewarganegaraan asing.

Rayendra juga mengatakan, untuk jumlah barang bukti yang disita antara lain ganja 1.196,78 gram, shabu 368,78 gram, dan ekstasi 502,5 butir.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Karimun yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia tidak menutup kemungkinan barang haram itu akan beredar di Karimun.

“Karena itu kita akan terus melakukan pemberantasan narkotika,” ucapnya. (yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV kembali berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu di pantai Bakau Serip Nongsa Batam.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lantamal (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., M.A.P saat memberikan keterangan Pers dihadapan awak media yang berlangsung di Lobby bawah Mako Lanal Batam, Sabtu, 22 Juni 2019.

Danlantamal IV mengatakan bahwa Tim F1QR Unit 1/Jatanrasla Lantamal IV yang dipimpin oleh Mayor Laut (T) Rudi Amirudin dimana anggotanya dari Batalyon Infantri 10 (Yonif-10 Mar/SBY) yang di BKO kan tersebut kembali berhasil menggagalkan penyeludupan Narkotika jenis sabu-sabu dari Johor Malaysia kepantai Bakau Serip Nongsa Batam, tepatnya dititik koordinat 01° 10′ 279″ LU – 104° 04′ 175″ BT dengan menggunakan boat pancung.

Dari penangkapan di pantai, satu dari 31 orang yang diamankan terdapat satu orang, saat digeledah menimbulkan kecurigaan. Setelah digeledah diperoleh barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu seberat 204 gram yang disembunyikan didalam sandal karet pelaku.

Lebih jauh dikatakan menggagalkan penyeludupan ini berkat informasi intelijen di lapangan yang diperoleh dan bekerja sama dengan staf operasi. Sehingga dengan demikian, katanya, dapat memberantas masuknya narkotika jenis apapun yang masuk ke Indonesia lewat laut.

Selanjutnya pelaku satu orang yang berinisial RH dan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 204 gram, uang pecahan rupiah 50 ribu rupiah sejumlahRp 1 juta, uang Ringgit Malaysia sejumlah RM 204, 2 (dua) unit Handpone merk Oppo dan merk Samsung, FotoCopi KTP dgn NIK : 3909171207920012, 1 (satu) unit power bank, 1 (satu) stel kaos panjang warna hitam merah putih, 1(satu) stel kain selimut batik dan 1 (satu) stel sandal dari bahan karet, dibawa ke Lantamal IV Tanjungpinang untuk pemeriksaan lebih lanjut guna pendalaman dan setelah itu akan diserahkan kepada penyidik BNNP Kepri di Nongsa Batam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danlanal Batam, Asintel Danlantamal IV, Kadiskum Lantamal IV dan Kadispen Lantamal IV. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bright PLN Batam memperpanjang Program Gratis Naik Daya (Granada) hingga tanggal 30 Juni 2019 mendatang.

Semula program yang digagas saat bulan Ramadhan dengan tema Cahaya Ramadhan Granada 2019 ini akan diperpanjang pihak manajemen PLN Batam untuk mengakomodir mengingat tingginya permintaan masyarakat.

“Tadinya program yang kami laksanakan dari tanggal 11 Mei ini akan ditutup pada tanggal 15 Juni 2019. Namun, karena banyak masyarakat yang memanfaatkan program ini, maka kami perpanjang hingga akhir bulan ini, tepatnya 30 Juni 2019,” kata Executive Vice President Commercial, Unit Bisnis Service bright PLN Batam, Agus Subekti, Kamis, 2 Juni 2019.

Sejak digulirkan, warga yang mendaftar naik daya mencapai 669 orang di seluruh area pelayanan PLN Batam dengan total 1.180.850 Volt Ampere (VA) daya yang ditambah.

“Berdasarkan laporan pihak Manager Area, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang hendak mendaftar,” kata Agus lagi.

Melalui program tersebut, pelanggan tidak dikenakan biaya penyambungan seperti jalur reguler. Baik itu penyambungan baru sektor rumah tangga mulai dari 450 volt ampere (VA) sampai 11.000 VA dan pelanggan bisnis yang hendak naik daya mulai dari 6600 VA hingga 197.000 VA. “100 persen bebas biaya penyambungan,” ujarnya.

Bagi pelanggan yang ingin melakukan naik daya dapat datang langsung ke kantor pelayanan terdekat. Mulai dari Batam Centre di area perkantoran Imperium depan Polresta Barelang, Kantor area Tiban yang terletak tidak jauh dari pusat kuliner Tiban Centre, Kantor area Batuaji di SP Plaza dan Kantor area Nagoya di ruko Nagoya Centre samping Hotel Allium.

“Bagi calon pelanggan yang ingin mendaftar diharapkan cukup membawa syarat-syarat, di antaranya fotocopy KTP, fotocopy Bukti kepemilikan rumah dan rekening listrik terakhir. Namun untuk kondisi tertentu Program Cahaya Ramadhan GRANADA tidak dapat kami berikan. Adapun konidisi tersebut adalah; pelanggan yang bersangkutan menunggak pembayaran listrik,” pungkas Agus.

Corporate Secretary bright PLN Batam Denny Hendri Wijaya menambahkan, dalam program tersebut pihaknya tidak membatasi jumlah calon pelanggan yang hendak mendaftar.

“Masyarakat yang mendaftar langsung kami proses tanpa daftar tunggu,” ungkapnya.

Sesuai dengan tujuan program tersebut, pihaknya ingin mempermudah masyarakat untuk menikmati listrik. Karenanya pelanggan yang belum mendaftar bisa memanfaatkan program tersebut hingga akhir bulan depan.

Dengan adanya program Program Cahaya Ramadhan Granada 2019, bright PLN Batam berharap masyarakat dapat menikmati listrik yang lebih layak dan mengurangi tindakan pemakaian listrik secara illegal seperti menaikkan daya listrik dengan mengotak-atik kWh meter.

“Masyarakat yang listriknya sering jatuh dapat memanfaatkan program ini sehingga dapat menggunakan listrik dengan nyaman dan aman” tutup Denny. (r/sal)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sebuah komisi pimpinan Sukarno menyelesaikan perdebatan atas peran Islam dalam konstitusi Republik Indonesia dan menghasilkan kompromi yang kemudian dikenal sebagai Piagam Jakarta.

Dokumen historis berupa kompromi antara pihak Islam dan pihak kebangsaan dalam Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) untuk menjembatani perbedaan dalam agama dan negara.

Nama lainnya adalah “Jakarta Charter”. Piagam Jakarta merupakan piagam atau naskah yang disusun dalam rapat Panitia Sembilan atau 9 tokoh Indonesia pada tanggal 22 Juni 1945.

BPUPKI dibentuk 1 Maret 1945 sebagai realisasi janji Jepang untuk memberi kemerdekaan pada Indonesia. Anggotanya dilantik 28 Mei 1945 dan persidangan pertama dilakukan keesokan harinya sampai dengan 1 Juni 1945.

Sesudah itu dibentuk panitia kecil (9 orang) untuk merumuskan gagasan-gagasan tentang dasar-dasar negara yang dilontarkan oleh 3 pembicara pada persidangan pertama. Dalam masa reses terbentuk Panitia Sembilan.
Panitia ini menyusun naskah yang semula dimaksudkan sebagai teks proklamasi kemerdekaan, namun akhirnya dijadikan Pembukaan atau Mukadimah dalam UUD 1945. Naskah inilah yang disebut Piagam Jakarta.

Piagam Jakarta berisi garis-garis pemberontakan melawan imperialisme-kapitalisme dan fasisme, serta memulai dasar pembentukan Negara Republik Indonesia.

Piagam Jakarta yang lebih tua dari Piagam Perdamaian San Francisco (26 Juni 1945) dan Kapitulasi Tokyo (15 Agustus 1945) itu merupakan sumber berdaulat yang memancarkan Proklamasi Kemerdekaan dan Konstitusi Republik Indonesia. (wikipedia.org)

MEDIAKEPRI.CO.ID Teluk Kuantan – Kasus dugaan mark up anggaran tunjangan perumahan Ketua dan Wakil Ketua serta Anggota DPRD Kuantan Singingi (Kuansing), telah menjadi perhatian publik.

Pasalnya, tunjangan perumahan yang diterima Ketua dan Wakil Ketua DPRD sebesar Rp18 juta per-bulan,atau Rp216 juta rupiah dalam satu tahun sudah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Namun sayangnya proses hukum yang berjalan dinilai lamban. Soalnya, semenjak dilakukan penyelidikan, hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Demikian tersebut Praktisi hukum di Kuansing, Zubirman, SH kepada media di Teluk Kuantan, Jumat 21, Juni 2019 Siang.

Zubirman menjelaskan, hingga saat ini belum ada kepastian hukum dalam penanganan kasus temuan dugaan korupsi  dan mark’up terkait tunjangan perumahan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) di Kabupaten Kuansing.

Ditambahkanya lagi, penanganan kasus dugaan korupsi dan mark up tunjangan perumahan saat ini menjadi atensi. Pasalnya, dalam kasus ini nuansa kerugian negaranya cukup jelas dan terang benderang.

“Kita perlu mempertanyakan keseriusan Ditreskrimsus Polda Riau dalam mengungkap kasus ini,” katanya.

Secara terpisah, kasus inipun jadi perhatian aktivis Permata Kuansing. Junaidi Affandi, aktivis Permata Kuansing mengatakan bahwasanya kasus tunjangan perumahan DPRD Kuansing ini telah menjadi temuan BPK RI Riau.

Besarnya nilai tunjangan untuk perumahan pimpinan DPRD ini sangat tidak masuk akal sehat. Bayangkan saja, sewa rumah perbulannya berkisar 18 juta per bulannya, sedangkan sewa ruko di dalam kota Teluk Kuantan, paling tinggi 40 juta rupiah pertahun.

“Padahal, pimpinan dewan tersebut sudah dibangunkan rumah dinas menggunakan dana APBD. Kenapa tidak ditempati, makanya menjadi temuan BPK,” jelasnya

Junaidi menyebutkan tunjangan rumah dinas pimpinan DPRD sudah menjadi kasus dan ditangani Polda Riau, bahkan sudah ke tingkat penyidikan.

“Entah kenapa kasus yang ditanganani Polda Riau ini sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ucapnya

Junaidi menegaskan kepolisian harus memberikan kepastian hukum dalam kasus ini untuk mengembalikan citra kepolisian dan menghindari imej berprasangka buruk dari masyarakat terhadap Polri sebagai penegak hukum.

“Terutama diharapkan kepada penyidik Polda Riau yang menangani kasus ini memberi kepastian hukum,” tegasnya. (depriandi)

HEADLINE

Sabtu | 22 Juni 2019 | 5:58

Bupati Akan ‘Jual’ Natuna di Jepang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna- Bupati Natuna,Abdul Hamid Rizal, mendapatkan kesempatan untuk “menjual” Potensi Natuna di Jepang, dalam kegiatan Indonesia Japan Business Forum (IJBF).

Event itu di mulai dari 26 hingga 27 Juni 2019, yang sekaligus menjadi “Side Event” dari KTT G-20 pada tanggal 28 Juni ,di Osaka Central Public Hall, Jepang.

Rencana Kedatangan Bupati Natuna ke Event Bisnis di Negeri Sakura itu bukan atas kehendaknya sendiri, melainkan diundang resmi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka.

Berbekal ijin dari Gubernur Kepri dan Kementerian terkait, Bupati Natuna tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mempromosikan Natuna di Event kancah Internasional tersebut.

Dalam Konfrensi Pers yang di gelar di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, pada Jumat 21 Juni 2019, Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi, mengungkapkan dari seluruh Indonesia hanya dua Kabupaten yang diundang menghadiri event IJBF.

“Dari seluruh Kabupaten/kota se Indonesia, hanya Natuna dan Morotai yang diundang, dan nantinya Bupati mendapat kesempatan untuk mempromosikan potensi natuna disana,” ungkap Wan Siswandi.

Forum Bisnis IJBF ini nantinya akan terdiri dari 3 sesi kegiatan yakni, seminar, pameran, dan business meeting dan signing ceremony kerja sama.

Business meeting akan menjadi sarana bagi peserta kegiatan untuk melakukan penjajakan dan negosiasi bisnis dengan mitra kerjanya di Jepang.

“Khusus Natuna , selain promosi Bupati juga akan memastikan terlaksananya pembangunan SKPT Natuna melalui dana hibah Pemerintah Jepang melalui kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Japan International cooperation Agency (JICA),” terang Wan Siswandi.

Lanjut Sekda, Natuna melalui kementerian KP mendapatkan dana Hibah sebesar 100 milyar Rupiah dari Jepang, yang akan digunakan untuk pembangunan baru pasar ikan ranai dan pelabuhan perikanan selat lampa.

“Pekerjaan konstruksinya ditatgetkan dapat terlaksana tahun 2020 mendatang, sambil kita urus administrasinya dan menunggu Amdal dari Provinsi,” ujar Wan Siswandi.

Turut mendampingi Kunker Bupati Natuna Ke Jepang, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala Disperindagkop dan UKM, Kadis Perikanan, Kasubag Protokol bagian Humas, dan Kasubag Hubungan Antar Lembaga. (alfian)

KEPRI

KEPRI

Selasa | 04 Juni 2019 | 19:11

Tutup Safari Ramadan, Wagub Keliling Pulau di Batam

Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG

Senin | 10 Juni 2019 | 9:13

Hari Ini, Pendaftaran SBMPTN 2019 Dibuka

TANJUNG PINANG

Minggu | 09 Juni 2019 | 19:47

Tembus Belasan Ribu, Arus Balik Tetap Lancar

TANJUNG PINANG

Senin | 27 Mei 2019 | 18:41

Kebahagiaan Anggota Korem 033/WP Terima Bingkisan Lebaran

Batam

BATAM

Kamis | 27 Juni 2019 | 13:35

Diskusi Kebangsaan ICMI Batam dengan Cendikiawan Muda

Karimun

KARIMUN

Senin | 24 Juni 2019 | 19:52

KSOP Tutup Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran 2019

Bintan

BINTAN

Selasa | 30 April 2019 | 11:21

Anggota Makorem 033/WP Melaksanakan Kesamaptaan Periodik

Lingga

Natuna

HEADLINE

Sabtu | 22 Juni 2019 | 5:58

Bupati Akan ‘Jual’ Natuna di Jepang

NATUNA

Selasa | 18 Juni 2019 | 13:04

Bupati Natuna Ingin Seluruh Pulau Terpencil Terkoneksi

NATUNA

Senin | 17 Juni 2019 | 22:45

Festival Pulau Senoa 2019 Dibuka Gubernur Kepri

NATUNA

Sabtu | 15 Juni 2019 | 17:04

Kunker Ke Natuna, Ini yang Dilakukan Gubernur Kepri

Anambas

ANAMBAS

Rabu | 12 Juni 2019 | 11:29

Mahasiswa Singapura Kunjungi Makam Keramat Siantan