Berita Terkini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi akan kembali menggelamkan kapal yang terbukti melakukan illegal, unreported, dan unregulated (IUU) fishing atau illegal fishing di laut Natuna utara. Sebanyak 87 kapal telah divonis bersalah atas tindakan illegal fishing dan mendapatkan keputusan pemusnahan ditenggelamkan akhir bulan ini.

Dikutip dari Okezone, hal itu sesuai pernyataan Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nilanto Perbowo di Kantor KKP, Jakarta, pekan lalu.

“Tanggal 20 Agustus sebanyak 87 kapal akan ditenggelamkan. Jadi kapal yang ditenggelamkan itu semua kapal yang sudah inkrah di laut Natuna,” imbuhnya.

Adapun kapal yang telah menerima putusan hukum berkekuatan tetap atau inkrah pemusnahan ditenggelamkan sebanyak 128 kapal. Sisa kapal dengan status hukum inkrah akan ditindak secara bertahap.

Istimewa

Nilanto menuturkan, kapal-kapal tersebut ditangkap dari berbagai perairan di Indonesia. Tidak hanya kapal asing, satgas pemberantasan illegal fishing yang langsung di komando oleh Menteri Susi, juga menjumpai adanya kapal domestik yang masih melakukan praktik illegal fishing.

Sementara lokasi yang rawan dengan adanya illegal fishing dikatakan Nilanto paling sering terjadi di laut Natuna Utara, dan Laut Sulawesi.

“Itu dua wilayah yang paling banyak. Di Selat Malaka juga kebanyakan kapal Malaysia,” jelas dia.

Tempat terpisah, Mursalim Syah Pengiat Ekonomi Masyarakat Nelayan di Kabupaten Natuna sangat mendukung kebijakan Bu Menteri kelautan dan Perikanan terkait peneggelaman kapal Nelayan Asing.

Menurut Mursalim, tindakan tersebut telah menciptakan efek jera bagi para pencuri ikan yang memasuki wilayah perairan Indonesia.

” Cara ini dianggap ampuh untuk memberikan pelajaran bagi para criminals yang tidak mempan dihukum dengan cara-cara konvensional,
walau demikian masih saja ada Kapal kapal Nelayan Asing tetap Memandel mencuri ikan di laut Natuna,” kata Mursalim.

Menurutnya, saat ini pemerintah telah memiliki visi untuk menjadikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa.

” Seluruh stakeholder harus memiliki komitmen yang sama untuk mendukung kebijakan pemerintah yang akan menjadikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa dan sebagai poros maritim dunia,” tutup Mursalim.(kmg)

Masyarakat Antusias Saksikan Peringatan Detik-Detik Proklamasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun berharap peringatan kemerdekaan dapat terus memacu untuk bekerja secara aktif dan penuh daya saing. Hal ini pun sesuai tema peringatan HUT RI ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 ini, yakni ‘Kerja Kita Prestasi Bangsa’.

“Semangat kemerdekaan harus mampu membangun optimisme untuk menghadapi berbagai situasi yang berkembang saat ini, baik global maupun domestik,” kata Gubernur usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat, 17 Agustus 2018.

Tampak hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur H Isdianto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Sekdprov Kepri H TS Arif Fadillah, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Kabinda Kepri Brigjen Pol. Suharyono, Kepala Kantor Pertahanan Kepri Brigjen TNI A. Pong Bija, Danlanud RHF Kol. Pnb Dadan Gunawan.

Nurdin mengatakan, stabilitas dan keamanan Kepulauan Riau terus terjaga dari berbagai sisi baik ekonomi, sosial, politik dan kemananan. Dengan amannya kondisi di daerah tentu pembangunan dapat berjalan lancar.

Pada peringatan kemerdekaan ini Nurdin mengajak semua pihak untuk memantapkan tekad, bersama-sama membangun bangsa dan negara ini dengan semangat “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Kepulauan Riau juga bertekad untuk “Kerja Berprestasi Membangun Negeri”.

Menurut Nurdin kerja dan energi adalah suatu kesatuan yang saling melengkapi. Disimbolkan oleh bentuk garis dinamis yang memiliki arti suatu kemajuan dalam bekerja, sekaligus melambangkan semangat, optimisme untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi dunia.

Hal ini selaras dengan ajang ASIAN GAMES XVIII di Jakarta dan Palembang dimana Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ASIAN GAMES setelah 56 tahun. Tema ‘energi’ juga diambil dari identitas ASIAN GAMES XVIII, yakni ‘The Energy of Asia’. Sementara kata ‘kerja’ terinspirasi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 4 (empat) tahun terakhir.

“Tahun 2018 adalah tahun yang penuh agenda strategis seperti Asian Games, Pilkada serentak yang dilaksanakan di 171 daerah serta tahapan awal pemilu 2019. Diminta kepada kita semua untuk tetap fokus bekerja dan terus meningkatkan koordinasi di seluruh jajaran agar sasaran kinerja dan pembangunan dapat tercapai,” kata Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan menargetkan setidaknya akhir Oktober 2018 ini, seragam sekolah gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs se-Bintan bisa didistribjusikan.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Kabupaten Bintan, Tamsir MPd MSi di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jum’at, 17 Agustus 2018.

“Kami menginginkan agar program ini dapat terus berlangsung untuk meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan anak sekolah,” kata Tamsir.

Ditambahkan dia, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Yaitu berupa lima jenis baju, ditambah sepatu, kaus kaki, topi, dasi, tas dan buku tulis.

Guna mengedakan bantuan sekolah ini Pemkab Bintan menganggarkan sedikitnya Rp5 miliar dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018. Rinciannya Rp2,7 miliar untuk murid baru jenjang SD/MI dan sisanya untuk SMP/MTs. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke-73 RI, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar pawai pembangunan, Sabtu,18 Agustus 2018.

Pawai pembangunan dipusatkan di Dataran Madani atau Jalan Raja Alihaji Fisabilillah, Batam centre. Peserta pawai pembangunan dan pawai budaya akan dilepas oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Setdako Batam, Rudi Panjaitan mengatakan peserta pawai pembangunan terdiri dari OPD di lingkungan Pemko Batam, instansi vertikal dan perusahaan di Kota Batam. “Kegiatan ini salah satu bentuk kecintaan kita terhadap NKRI,” ujar Rudi.

Adapun rute yang akan dilalui peserta pawai pembangunan dimulai dari Dataran Madani, Bundaran Madani, simpang Masjid Raya, Simpang Kabil, Polresta Barelang, Polsek Lubuk Baja, DC Mall, Polsek Batu Ampar, Makodim. Seraya Atas dan kembali ke Dataran Madani.

Rudi menjelaskan jalan di depan Edukits untuk sementara akan ditutup sampai ke Simpang Gelael atau simpang BNI Sei Panas.

“Untuk pawai budaya rutenya hanya disepanjang jalan di Dataran Madani,” sebutnya.

Untuk meramaikan kegiatan itu, Pemko Batam mengundang masyarakat Batam untuk dapat hadir bersama-sama menyaksikan pawai pembangunan. Sesuai jadwal kegiatan pawai pembangunan akan dimulai pukul 13.30 Wib.

“Mari bersama-sama kita semarakkan peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan hadir menyaksikan pawai pembangunan yang akan menampilkan kendaraan hias dan pawai budaya,” ajaknya.(***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

Pengusaha Memiliki Peran Vital

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun ingin Kepri sebagai daerah Kepulauan dengan sumber daya kelautan yang melimpah, dapat dimanfaatkan untuk menumbuh kembangkan wisata bahari.

“Pemerintah secara maksimal terus mendorong potensi yang kita miliki salah satunya dengan mengembangkan sektor bahari,” ujar Nurdin saat memimpin rapat koordinasi Pengembangan Wisata Bahari Kepri bersama sejumlah pengusaha di ruang kerja kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 16 Agustus 2018.

Dikumpulkannya sejumlah pengusaha maupun pemilik resort yang ada di Kepri seperti Nikoi Island di Bintan, Kepri Coral di Batam serta Telunas Resort di Karimun di katakan Nurdin adalah untuk menyatukan persepsi dan mencari solusi agar pengembangan wisata bahari dapat jelas dan terarah.

“Peran pengusaha penting sebagai mitra pemerintah untuk bersama menumbuhkan investasi agar potensi itu dapat berkembang,” lanjut Nurdin.

Dalam rapat tersebut terlebih dahulu Nurdin mengekspos titik-titik lokasi pariwisata yang ada di Kepri setelah itu selanjutnya memberikan kesempatan kepada pengusaha yang hadir untuk menyampikan apa kendala yang di hadapi.

Sebelumnya Nurdin juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah lokasi wisata/resort, memang ditemukan beberapa hambatan regulasi, inilah yang coba Nurdin cari apa masalah dan apa solusi yang tepat.

“Tentu langkah yang kita ambil harus sesuai aturan,” kata Nurdin.

Gubernur secara khsusus memerintahkan kepada Asisten II Syamsul Bahrum dan Kadis Kelautan Eddy Sofyan yang turut hadir dalam kesempatan tersebut untuk merangkum dan memfasilitasi setiap masukan yang didapat dalam rapat.

“Rangkum tiap masukan dan kendala ysng terjadi, kita akan mencoba membantu secara maksimal,” tegas Nurdin.

Infrastruktur dikatakan Nurdin juga penting, karna kelengkapan fasilitas harus ada untuk menyatukan pulau pulau di Kepri, Pemerintah kata Nurdin juga akan terus berusaha melengkapi berbagai infrastruktur yang ada di Kepri.

“Agar akses ke lokasi dicapai dengan mudah, para wisatawan pun akan dengan senang ingin kembali ke Kepri lagi,” kata Nurdin lagi.

Pengurusan perizinan berbasis online / Online Single Submissin (OSS) juga menjadi aspek penting, Nurdin yakin jika hal ini berjalan maka akan semakin mempermudah proses administrasi.

“Tidak adalagi nanti birokrasi yang bertele-tele karna semua sudah terinput dan terarah di dalam basis online tadi,” tambah Nurdin.

Terakhir Nurdin akan mengusahakan untuk menjadikan potensi wisata yang ada di Kepri ini dapat menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata.

“Kita akan coba dorong kepusat, agar kita memilikinkawasan ekonomi khusus pariwisata,” tutup Nurdin.

Perwakilan PT. Pulau Cempedak, Faisal mengatakan bahwa pihaknya masih dalam proses perizinan, untuk itu dirinya meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi agar dapat menjembatani pihaknya dengan Pemkab Bintan agar dalam proses perizinan dapat berjalan

Selanjutnya dari Tim Pulau Bawah, Anambas Jihad mengatakan salah satu kendala yang didapat adalah tingginya gelombang laut yang menyebabkan arus supply barang ke lokasi sering terhambat, untuk itu pihaknya meminta untuk dapat meningkatkan infrastruktur yang ada.

Terakhir Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau untuk para pengusaha yang memiliki kendala terkait perizinan, segera disampaikan kepihak sekretariat agar dapat ditindak lanjuti segera.

“Nanti kendala dan masukan akan menjadi bahan untuk kita rapatkan dan menjadi bahan laporan untuk ke pusat,” ujar Arif yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Perizinan Usaha di Daerah.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Buralimar dan Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi berserta perwakilan sejumlah pengusaha dan pemilik resort.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gonjang-ganjing Ahmad Dhani jual rumah masih panas dibicarakan. Apalagi ada kabar rumah yang harganya Rp 12 miliar tersebut sempat laku namun tak jadi dijual oleh Dhani.

Di sisi lain menanggapi hal itu, anak Dhani, El Rumi menyebut hal itu adalah berita bohong atau hoax semata.

“Menurut saya hoax soalnya kalau rumahnya dijual saya seharusnya sudah nggak bisa tinggal dong,” kata El di Seaworld, Ancol, Jakarta Utara, Jumat, 17 Agustus 2018.

Hal yang menguatkan El adalah bukti saat ini ia masih tinggal di rumah tersebut. “Logikanya kan gitu, buktinya saya masih bisa tinggal,” tukasnya.

Sebelumnya, Dhani dikabarkan menjual rumah mahalnya guna membiayai kampanye capres andalannya, Prabowo Subianto.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tasikmalaya – Memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-73 Kemerdekaan RI, sekitar seribu warga yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pecinta Alam Tasikmalaya (FKPAT), membentangkan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter di puncak Gunung Galunggung, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat, 17 Agustus 2018.

Koordinator aksi, Mamat Suherman mengatakan upacara bendera di puncak Gunung Galunggung yang meletus di tahun 1983 silam tersebut, diikuti berbagai komunitas.

Selain momentum hari kemerdekaan, event yang digelar saban tahun ini juga diharapkan bisa mempromosikan pariwisata Tasikmalaya.

“Kami berharap kegiatan ini dari tahun ke tahun di harapkan bisa lebih bervariasi lagi juga bisa menjadi ajang promosi pariwisata Tasikmalaya, sehingga bisa lebih di kenal oleh masyarakat lebih luas lagi baik nasional maupun internasional,” kata Mamat.

Selain pengibaran bendera raksasa, pada momentum kemerdekaan ini seribuan pecinta alam juga melakukan kegiatan sapu gunung atau membersihkan sampah.

“Kami berkumpul dari semalam kegiatan sharing berkaitan dengan kepecita alaman.

Tadi dilaksanakan upacara bendera dan pembentangan bendera sepanjang 1000 meter, dilanjutkan dengan gerakan sapu gunung,” jelas Mamat. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Beragam kegiatan dilakukan untuk menyambut datangnya HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Menghormati jasa Pahlawan Nasional Sultan Mahmud Riayat Syah, warga Lingga menggelar doa bersama, Kamis, 16 Agustus 2018 malam.

Doa untuk pahlawan ini digagas Pemkab Lingga, Kemenag Lingga dan MUI Lingga, di Masjid Sultan Lingga.

“Sultan Mahmud Riayat Syah sudah mendapat gelar kehormatan Pahlawan Nasional dari Presiden RI. Kebetulan tempat pemakamannya di komplek Masjid Sultan Lingga. Rasanya patut bagi kita semua berdoa untuk mengenang jasa-jasanya,” Kepala Kantor Kemenag Lingga, Edi Batara.

Wabup Lingga, M. Nizar yang turut hadir pada doa bersama di Masjid Sultan mengatakan bahwa prosesi rangkaian kegiatan HUT RI tetap seperti tahun-tahun sebelumnya. “Di sini hanya berdoa biasa.

Renungan sucinya tetap di Taman Makam Pahlawan,” ungkap M Nizar.(***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dua hari usai menerima jabatan Komandan Kodim 0316/Batam, Letkol Inf Romel Jangga Wardhana langsung mendapat amanah memimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-73 RI tingkat Kota Batam.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bulang Kebang, Batuaji.

Sesi apel diisi penghormatan kepada arwah para pahlawan. Lampu di TMP seketika dipadamkan, tergantikan oleh nyala api dari obor.

Suasana penghormatan semakin khidmat dengan iringan korsik. Adapun yang menjadi peserta apel adalah unsur TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil, serta anggota Pramuka.

Romel selaku inspektur upacara membacakan pernyataan ikrar mewakili seluruh peserta upacara yang hadir. Bunyi ikrarnya yaitu :

Kami yang hadir pada hari ini Jumat, tanggal 17 Agustus 2018 pukul 00.00 wib pada upacara Apel Kehormatan dan renungan suci untuk memperingati akan jasa-jasa para Pahlawan :

Angkatan Bersenjata: 14 orang

Pegawai Sipil: tidak ada

Pejuang Rakyat: tidak ada

Pahlawan Tak Dikenal: tidak ada

Menyatakan hormat sebesar-besarnya, atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai Pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji: perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebaktian yang saudara-saudara tempuh adalah jalan bagi kami juga.

“Kami berdoa: semoga arwah saudara-saudara diterima oleh Tuhan Yang Maha Kuasa serta mendapat tempat yang sewajarnya. Atas nama yang hadir dalam upacara,” tutur Romel.

Apel Kehormatan dan Renungan Suci kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Dan ditutup dengan pembacaan doa. (***)

sumber:mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Mantan Kapolres Tanjungpinang Irjen Pol H Arief Sulistyanto MSi, yang saat ini menjabat Asisten SDM Kapolri, siang ini, Jumat, 17 Agustus 2018 sekitar pukul 14.00 dilantik menjadi Kepala Bareskrim Mabes Polri.

Dengan pelantikan ini bintang di pundak Arief, yang juga mantan Kapolda Kalbar ini, bakal bertambah dari Inspektur Jenderal (bintang dua) menjadi bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen).

“Iya, jam 14.00 sertijab,” kata Arief menjawab konfirmasi dari suarasiber.com, Jumat, 17 Agustus 2018.

Pelantikan Arief sebagai Kabareskrim dijadwalkan dilaksanakan di Rupatama, Mabes Polri.

Arief menggantikan posisi Komjen Ari Dono, yang bakal dilantik siang ini juga sebagai Wakapolri. Ari Dono menggantikan Komjen Syafruddin yang sudah dilantik menjadi Menteri PAN RB.

Posisi Arief sebagai As SDM Kapolri yang sukses dengan “revolusi senyap” di SDM akan diisi oleh Kepala Biro Pembinaan Karier (Karo Binkar) Staf SDM Brigjen Eko Indra Heri.

Penerus Arief yang juga dari SSDM Mabes Polri, sekaligus memastikan revolusi senyap di Polri bakal terus berjalan. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Lembaga pendidikan Tabgha Education Centre menggelar upacara kemerdekaan memperingati 73 tahun proklamasi, Jumat, 17 Agustus 2018.

Dalam upaya pengibaran bendera merah putih ini, penyelenggara menghidupkan suasana merah putih. Seluruh peserta dan undangan diharapkan mengenaka  dress code nuansa merah atau putih.

Kegiatan yang berlangsung di lapaangan parkiran sekolah kristèn Tabgha diikuti oleh murid kelas 4 – 12, karyawan YKKI, Staf, Full Timer Pusat/Cabang GBI Tabgha, Gembala FC beserta para undangan.

Upacara ini dimulai pukul 07.15 pagi. (adinarof)

Gubernur Kukuhkan Anggota Paskibraka Provinsi Kepri Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun secara resmi mengukuhkan anggota Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2018 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu, 15 Agustus 2018 malam.

Gubernur menyerukan kepada para anggota Paskibraka untuk dapat menjalankan tugasnya dengan penuh kebanggaan. Karena merekalah pemuda-pemudi terbaik Provinsi Kepri yang mewakili kabupaten/kota asalnya, terpilih menjadi pasukan kebanggaan yang mengibarkan serta menurunkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT RI Ke-73 tahun ini.

“Kebanggaan tersebut dituangkan dalam bentuk keberhasilan menjalankan tugas mengibarkan bendera merah putih setelah melewati berbagai seleksi serta latihan ketat,” ujar Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tahunnya membawa kepada momen untuk merefleksikan nilai-nilai kemerdekaan itu sendiri. Kemerdekaan yang diraih telah melalui berbagai perjuangan dan pengorbanan yang tidak ternilai harganya.

“Bendera merah putih pada akhirnya dapat berkibar yang memiliki arti berani dan suci. Momentum ini semakin khidmat karena pengibaran melibatkan pasukan khusus yang kita kenal dengan paskibraka,” lanjut Nurdin.

Kedepan, Nurdin menegaskan kepada para anggota paskibraka untuk senantiasa memegang teguh disiplin sebagai landasan perilaku, baik dalam keseharian maupun dalam pelaksanaan tugas.

“Kalian adalah generasi muda penerus bangsa yang harus memiliki karakter cinta tanah air, semangat patriotik, pantang menyerah dan rela berkorban untuk kepentingan Bangsa dan Negara,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan serta kepada para pelatih yang telah memberikan tenaga dan pikirannya untuk melatih semua anggota agar dapat menampilkan hasil yang maksimal.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum kita untuk makin memperkokoh jiwa nasionalisme, mengingat dan menghargai jasa para pahlawan, serta senantiasa bangga menjadi bagian dari Bangsa Indonesia,” tutup Nurdin.

Pengukuhan sendiri berjalan lancar dan khidmat yang ditandai dengan pembacaan ikrar kemudian dilanjutkan dengan pemasangan kendit/sabuk oleh Gubernur kepada mereka 38 orang anggota Paskibraka yang nantinya akan bertugas mengibarkan bendera pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-73 pada Jumat 17 Agustus 2018.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Kajati Kepri Asri Agung Putra, Anggota DPRD Tawarich, perwakilan FKPD, beserta sejumlah Kepala OPD.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Banyak orang mengonsumsi beberapa pil sekaligus setiap hari untuk menjaga kondisi kesehatan mereka. Namun, mereka tidak tahu berbagai obat ini mungkin bereaksi satu sama lain dan menyebabkan efek buruk yang lebih mengkhawatirkan.

Secara medis hal ini disebut sebagai polifarmasi. Itu artinya seseorang meminum lima obat atau lebih dalam sehari.

“Menyatukan obat dapat menyebabkan lebih banyak kerugian daripada kebaikan,” kata Sushila Kataria, dokter penyakit dalam di Medanta, dikutip dari Indian Express, Kamis, 16 Agustus 2018.

Kataria menambahkan, pasien tunggal sering menemui dokter dan spesialis. Semua dokter itu meresepkan obat yang berbeda. Hal ini terutama menonjol pada populasi lansia.

Beberapa lansia mengonsumsi obat-obatan untuk kondisi jangka panjang seperti diabetes, arthritis, dan tekanan darah bersama dengan obat untuk menyembuhkan sakit demam. Menurut konsultan senior di RS Idraprastha Apollo, Tarun Sahni, fakta pasien harus mengambil beberapa obat tidak dapat diabaikan.

Kadang-kadang pasien menggunakan obat tanpa henti untuk masalah ringan seperti pilek. “Mereka tidak tahu obat tersebut dapat mengganggu obat yang sedang berlangsung. Ini mengarah ke reaksi yang merugikan,” ujar Sahni.

Selain itu, ada beberapa cara meminimalkan risiko polifarmasi. Pertama, penting bahwa setiap orang sadar akan kondisi kesehatan mereka. Kedua, konsultasikan pada dokter.

Dokter dapat mengawasi semua obat, menawarkan saran yang komperhensif dan jika perlu berkoordinasi dengan dokter dan spesialis tertentu. Ketiga, simpan catatan semua obat. Pasien tidak perlu melacak obat mereka pada setiap kunjungan ke dokter.

Mereka harus memeriksa apakah penggunaan obat perlu dilanjutkan. Setiap kali kondisi baru berkembang, dokter harus diberitahu tentang semua obat yang diminum, termasuk suplemen. (***)

sumber: republika.co.id

OPINI

Kamis | 16 Agustus 2018 | 19:15

Pendidikan dalam Upaya Mengisi Kemerdekaan

Oleh : AMIR

Tahun 1945 Hiroshima dan Nagasaki lulu lantah di bom oleh Amirika Srikat, dan pada tahun yang sama tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia mencapai kemerdekaannya. Dengan lulu lantahnya jepang ini Kaisar Hirohito terpaksa menyerah kepada sekutu dan sang Kaisar berusaha mengumpulkan kembali semua jendral yang masih hidup dan tersisa lalu sang Kaisar bertanya kepada mereka “Berapa Jumlah Guru Yang Masih Tersisa?“.

Beberapa jenderal yang mendengar pertanyaan sang Kaisar Hirohito bingung dan menegaskan bahwa mereka bisa bertahan dalam menyelamatkan diri dan bisa melindungi Kaisar walau tanpa guru, namun ada yang mengejutkan yaitu jawaban sang Kaisar yaitu “Kita Telah Jatuh, Karena Kita Tidak Belajar”. Sang Kaisar juga memahami kalau jepang kuat dalam persenjataan namun lemah dalam strategi. Maka perintah selanjtnya dari kaisar yaitu mengumpulkan sejumlah guru yang masih tersisa dari seluruh pelosok, dan mereka akan bertumbuh kepada kekuatan.

Sejarah diatas mengingatkan kita betapa pentingnya pendidikan bagi sebuah bangsa, bangsa yang maju rata rata rakyatnya berpendidikan tinggi dan mampu bersaing dengan Negara Negara luar. Eropa menjadi salah satu rujukan pendidikan dunia kareana rakyatnya mampu mengatasi beberapa keadaan dan mendominasi kekuatan dunia, ini artinya upaya serius pemerintah dalam mengisi kemerdekaan melalui pendidikan adalah salah satu langkah yang sangat tepat, teknologi yang hebat butuh orang terdidik yang hebat untuk membuatnya, bahkan Negara yang tidak mempunyai banyak sumberdaya alam yang besar seperti jepang pun mampu mensulap negaranya karena pendidikan rakyatnya itu mampu dalam mengatasi persoalan.

Dalam upaya mengisi kemerdekaan, mulai dari resim orde lama sampai dengan reformasi telah banyak rakyat Indonesia yang sekolah atau disekolahkan Negara keluar negeri, tujuan tersebut tidak lain untuk menimba ilmu dari Negara yang sudah maju seperti Rusia, Amirika, Timur Tengah dan Negara Negara Lainnya. Selain itu Indonesia sekitar tahun 1970an pernah menjadi rujukan pendidikan diberbagai bidang oleh Negara Tetangga seperti Malaysia, Malaysia datang ke Indonesia dengan tujuan menimbah ilmu. Namun kenyataan yang ada saat ini justru berbalik dengan kondisi beberapa tahun silam dimana Malaysia datang ke Indonesia sekarang Indonesia lebih banyak belajar keluar.

Pertanyaan sederhana adalah,. Mengapa Indonesia masih belum bisa seperti Jepang? Tentu jawabannya juga sangat sederhana, kareana pada prinsipnya rakyat Indonesia bukan rakyat pemalas melainkan apa yang mau dikerjakan terkadang juga tidak tau apa yang harus dikerjakan karena faktor keterbatasan pendidikan. Jika pendidikan ini diatas rata rata maka dalam upaya mengisi kemerdekaan ini sangatlah muda diraihnya dalam menggapai cita cita tinggi bangsa. Contoh Lain, jika rakyat Indonesia mempunyai kemampuan mengelolah sumber daya alam yang sangat besar dan melimpah ini maka nasionalisasi perusahaan besar bisa dilakukan oleh rakyat Indonesia. Karena pada dasarnya tujuan pendidikan Indonesia sebagaimana yang diamanatkan dalam undang undang No 20 tahun 2013 tentang system pendidikan Nasional yaitu berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab dan secara umum yaitu mampu mencerdaska kehidupan bangsa.

Upaya dalam percepatan mengisi kemerdekaan ini salahsatunya melalui penguatan pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia baik melalui pendidikan formal, non formal bahkan pendidikan informal sekalipun. Penegasan tentang penguatan pendidikan sebagaimana yang tertuang dalam UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pasal 1 point 10, 11, 12, 13, dan 14 “satuan pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan” Pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Selain penguatan tentang undang undang system pendidikan yaitu upaya minimal 20% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan ini benar dijalankan dengan tujuan mempersiapkan generasi emas masa depan. Disisi lain pendidikan Indonesia yang ditangani oleh beberapa kementerian seperti; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (SD, SMP, SMA, Non Formal dan Informal), Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (PTN/PTS), Kementerian Kesehatan (Poltekes), Kementrian Dalam Negeri (IPDN), Kementerian Keuangan (STAN), Kementerian Agama (MI, Mts, MA, UIN, STAIN), Kementerian Perhubungan (Pelayaran) dan Kemenkumham.

Berdasarkan sumebr dari data Kemendikbud tahun 2018 diperkirakan jumlah sekolah ada 217.586 dan Jumlah Guru sekitar 2.718.861 sementara Jumlah Siswa 45.379.879. Jumlah sebaran lembaga pendidikan ini mulai dari pelosok desa sampai dengan ibu kota diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan mampu mengisi kemerdekaan. Merdeka secara kebebasan berfikir, merdeka tanpa dijajah oleh asing baik sumberdaya alamnya atau pemikirannya.

Kemerdekaan ini tentu menjadi harapan setiap bangsa, namun pada kenyataan yang ada kemerdekaan ini seakan akan dimiliki oleh sebagian saja melihat sumberdaya alam melimpah seperti dipapua tetapi kesejahteraan rata rata masih beda jika dibandingkan dengan jawa. *

BIOGRAFI PENULIS:

Tempat / Tanggal lahir : Sumenep, 25 Agustus 1986
Aktifitas : Lulusan Universitas Negeri Malang (S2)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, bersama Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal serta unsur FKPD Kabupaten Natuna menyambut kedatangan KAL 28 yakni Kal Pulau Bungaran II-4-23 di dermaga Posal Penagi Ranai, Rabu, 15 Agustus 2018.

Kedatangan kapal Kal Pulau Bungaran II-4-23 dikomandani oleh Kapten Laut (P) Muhammad Yusuf NRP 18416/P

Riwayat singkat Kal Bungaran, Kal P. Bungaran dibangun berdasarkan kontrak antara PT. Infinity Global Mandiri dengan Kabaranahan Kemhan nomor kontrak : Trak/1407/XI/2016/APBN-P tanggal 08 November 2016. Kapal tersebut memiliki data teknis : Panjang : 28,34 M, Lebar : 5,85 M, Tinggi : 3,20 M, Sarat Air : 1,25, Dispacement : 70 Ton Kec, Ekonomi : 18 Knot Kec, Max : 28 Knot, Endurance : 3 – 4 Hari Peesonel : 15 orang

Berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Laut nomor Kep/1141/VI/2017, Kal 28 M hasil pengadaan Kementrian Pertahanan TA 2016 ini resmi diberi nama Kal P. Bungaran serta ditetapkan sebagai Kapal Angkatan Laut.

Pemberian nama Kal 28 M tersebut terinspirasi dari Pulau wilayah operasi dan Pangkalan Kapal tersebut. Kal Pulau Bungaran berpangkalan di Ranai.

Pulau Bungaran merupakan Pulau besar diantara pulau-pulau kecil yang ada dikawasan Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau dan di Pulau tersebut terdapat Ibukota Kabupaten Natuna.

Pulau Bungaran memiliki obyek wisata alam yang sangat menarik, sedangkan di Perairan Bungaran terdapat spesies ikan langka yaitu ikan Ketipas (Napoleon Cheilinus Undulatus) yang merupakan slah satu komoditi ekspor andalan Kabupaten Natuna.

Sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2018 di Batam telah dilaksanakan acara penyerahan materiel kontrak berupa dua unit KAL 28 M secara berjenjang dari PT. Invinity Global Mandiri kepada Kementerian Pertahanan dan diteruskan kepada TNI Angkatan Laut dalam hal ini diterima oleh Aslog Kasal, dari Aslog Kasal diserahterimakan kepada Aslog Panglima Armada I, dan dari Aslog Panglima I kemudian diserahkan kepada Komandan Lantamal IV.

Kal Pulau Bungaran 28/II-4-23 yang telah resmi menjadi Kapal Patroli jajaran Lanal Ranai yang akan bergabung bersama kal Panda dan Kal Sengiap yang terlebih dahulu menjadi kapal Patroli Lanal Ranai, sehingga saat ini Lanal Ranai yang berada di kabupaten Natuna memiliki 3 buah kapal Patroli guna membantu mengamankan perairan Natuna”Ujar Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Ranai, Rabu, 15 Agustus 2018.

Lanjut Danlanal,Kal 28 tersebut terinfirasi dari nama Pulau pangkalan kapal tersebut . Kal Pulau Bungaran memiliki kecepan Jelajah 21 Kenot, dan untuk kecepatan penuh hingga mencapai 28 Knot, untuk mesin pendorong Kal Pulau Bungaran 28 di dukung oleh mesin jenis Caterpilar C32 Acert 1800 HP Rating E 2300 RPM.

“Selamat datang dan selamat bergabung di Laut Sakti rantau Bertuah,”sebut Danlanal.

Kal Pulau Bungaran di awaki oleh 3 Orang Perwira dan 12 orang Anggota, dengan Komandan dijabat oleh Kapten Laut (P) M. Yusuf, Palaksa Lettu Laut (P)Sony Arfianto serta KKM Letda Laut (T) Didik Eko Widodo setelah berlayar dari Batam yang menempuh jarak T 355 NM selama 27 Jam dan akhirnya Kal Pulau Bungaran tiba di Kab. Natuna dengan selamat.

“Diharapkan Kal Pulau Bungaran II-4-23 ini dapat mendukung pelaksanaan tugas2 keamanan laut di jajaran Lanal Ranai dalam melaksanakan patroli di wilayah kerja”.tutup Danlanal.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan perkembangan zaman yang semakin cepat dan kecanggihan teknologi yang semakin tinggi diharapkan menjadi sarana Pemerintah untuk berinovasi dalam menciptakan pelayanan publik yang cepat dan handal.

“Gunakan teknologi dengan baik maka kita dapat menjawab kebutuhan masyarakat yakni menciptakan pelayanan prima,” ujar Nurdin saat membuka rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Se-Provinsi Kepri dalam rangka penguatan kelembagaan PTSP dalam rangka mendukung pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik menuju PTSP Prima di Daerah bertempat di Hotel Aston, Tanjungpinang, Rabu, 15 Agustus 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa mindset yang ada saat ini harus segera diubah, terlebih Indonesia sebagai Negara yang besar pun dengan kekayaan tiap daerah yang melimpah maka itu harus terus didorong.

“Karna salah satu sektor utama untuk membangkitkan perekonomian adalah dengan kegiatan berusaha,” lanjut Nurdin.

Mindset yang saat ini tertanam tentang rumitnya perizinan diharapkan dapat diubah dan dengan teknologi maka kemudahan dapat tercapai.

“Kemudahan dan lancarnya perizinan tentu akan melahirkan berbagai investasi, itu penting untuk meningkatkan kesejahteraan,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir dengan diadakannya rakor ini Nurdin berharap dapat memberikan hasil yang nantinya dapat menyamakan tujuan PTSP tiap daerah di Kepri serta pemahaman yang bermanfaat bagi para pelaksana tiap daerah.

Rapat Koordinasi sendiri berlangsung pada 14-16 Agustus 2018 dengan mengundang narasumber dari Kementerian Dalam Negeri serta Pejabat terkait di Provinsi Kepri, total peserta berjumlah 40 orng yang berasal dari instansi terkait dari masing-masing Kabupaten dan Kota se-Kepri.

“Rakor sendiri bertujuan untuk menciptakan pelayanan yang tepat dan akuntabel berbasis elektronik,” ujar Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Azman Taufik melaporkan.

Selain itu Azman melanjutkan dengan pelaksanaan rakor ini nanti nya dapat mewujudkan kesamaan pemahaman antara penyelenggara yakni PTSP se-Kepri.

“Agar sejalannya tujuan dan peningkatan kemitraan antar daerah di Kepri,” lanjut Azman.

Sementara itu Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri Suhajar Diantoro dalam sambutannya mengatakan bahwa pengintegrasian pelayanan perizinan secara elektronik / Online Single Submission (OSS) merupakan keharusan yang dihadapi dewasa ini, meskipun diawal mula penacangannya mengalami hambatan namun kebutuhan zaman yang semakin modern mengharuskan untuk tetap maju.

“Negara yang maju bukan dilihat dari umurnya atau banyaknya bantuan luar Negeri nya tapi Negara yang maju adalah Negara yang mampu mengelola basis pelayanan publik yang baik dan kuat,” ujar Suhajar.

Suhajar mengibaratkan Singapura yang mana saat ini sebanyak 1.400 layanan publik nya telah berbasis elektronik, untuk mengejar hal tersebut maka Indonesia harus terus berbenah, kendala yang dihadapi harus diatasi segera bukan di ratapi yang hanya akan membuat pergerakan majunya akan terlambat.

“Jika semua pelayanan berbasis elektronik dan terintegrasi maka tidak ada lagi perizinan yang terlambat,” lanjut Suhajar.

Suhajar menambahkan lagi bahwa Presiden telah mengeluarkan Perpres nomor 91 Tahun 2017 tentang pembentukan Satgas percepatan pelaksanaan berusaha yang mana merupakan bagian dalam tema hari ini. Dari sekian banyak perizinan yang tertunda saat ini maka tentu investasi juga terhambat, dengan basis elektronik diharapkan masalah tersebut dapat teratasi.

“Agar program yang dicanangkan ini nantinya dapat memberikan kemudahkan untuk masyarakat,” tutup Suhajar.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Asisten II Syamsul Bahrum, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Adi Prihantara dan Asisten III Kabupaten Natuna Izwar Asfawi berserta peserta rapat lainnya.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Kabupaten yang dikenal dengan julukan bunda tanah melayu. Sudah seharusnya memberikan karakteristik Melayu disetiap sisi pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kebudayaan akan melakukan koordinasi bersama kepada badan perencanaaan penelitian dan pembangunan (Bapelitbang) dalam waktu dekat agar tahun depan konsep pembangunan dengan nilai Melayu tercapai.

Kepala Dinas Kebudayaan M.Ishak mengatakan, Membangun bangunan fisik di Daerah hendaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Kebudayaan. Agar bangunan mendapatkan nuansa Melayu, apa lagi Lingga sudah dikenal sebagai julukan Bunda tanah Melayu.Tentu disetiap bangunan harus identik dengan nilai Melayu

Satu diantara yang bercirikan khas itu kata Ishak, tunjuk langit dan lebah begantung.

Selain itu katanya, tidak dari segi bangunan saja melainkan dari sisi pakaian .apa lagi hari hari besar Islam.harus menggunakan pakaian Melayu lengkap dengan kain songket.

” Jangan ada lagi yang mengunakan baju Koko” ujarnya kepada media Kepri.co.id saat dijumpai Kamis 16 Agustus 2018.

Selain Dinas Kebudayaan, LAM Lingga siap berdiskusi bersama Pemerintah Daerah untuk memberikan masukan maupun tunjuk ajar yang berkenaan dengan khas Melayu.

Untuk diketahui Provinsi Kepri saat ini sudah mengambil contoh. Gedung Lembaga adat Melayu (LAM) kabupaten Lingga sebagai contoh bangunan Melayu.(bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sosok jasad tanpa kepala ditemukan mengapung di perairan Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir, Kamis, 16 Agustus 2018 pagi. Penemuan jasad yang belum diketahui identitasnya itu bikin geger warga Bintan.

Jasad tersebut, kata Camat Bintan Pesisir Zulkhairi, berdasarkan mengenakan celana dalam warna hitam. Atas laporan warganya itu, Zulkhairi langsung melaporkannya ke pihak yang berwajib.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Bintan Timur AKP Muchlis Nadjar SH SIK, membenarkan adanya temuan jasad tak berkepala itu.

Menurutnya, jasad itu sudah dibawa ke RSUP Tanjungpinang. Untuk dilakukan visum terhadap jasad itu. Sekaligus untuk mengetahui sebab kematiannya.

Untuk identitas korban, kata Muchlis saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan, dengan memeriksa saksi saksi. Pasalnya tidak ditemukan identitas korban.

“Saat ditemukan korban hanya mengenakan celana dalam warna hitam, tidak mengantongi identitas,” ujar Muchlis. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam memisahkan hewan yang tak layak kurban. Kepala DKPP Batam, Mardanis mengatakan sudah dua ribu lebih hewan kurban yang diperiksa kesehatannya.

“Hewan yang tak layak sudah langsung dipisahkan, sedangkan yang sehat langsung diberi label sehat,” kata Mardanis di Sekupang, Selasa, 14 Agustus 2018.

DKPP Batam menurunkan dua tim yang terdiri dari delapan orang staf dan dua orang dokter hewan untuk mengecek kesehatan hewan kurban. Pengecekan dilakukan di penampungan Seitemiang, Nongsa, Seipanas, termasuk hewan yang dijual di tepi jalan.

“Ini sudah hari ketiga pelaksanaan. Untuk Seitemiang hari pertama,” sebutnya.

Adapun jumlah hewan kurban yang masuk ke Batam tahun ini mencapai lima ribu ekor. Terdiri dari dua ribu ekor sapi dan tiga ribu ekor kambing. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya.

“Mungkin karena permintaan juga naik. Kalau harga sapi mereka jual Rp 18-75 juta tergantung kondisi hewannya,” kata Mardanis.

Sementara itu, dokter hewan DKPP Samuel Tampubolon mengatakan ada tiga sampai empat ekor hewan yang dinyatakan tak sehat di penampungan sementara Seitemiang Sekupang. Penyakit yang dialami hewan antara lain flu, cedera kaki atau patah tulang, dan sakit di persendian.

“Tadi ada beberapa hewan yang kondisinya tak boleh dijual untuk hari raya kurban nanti. Hewan tersebut sudah kami pisahkan dan tidak mendapatkan label sehat,” kata Samuel.

Ia menjelaskan pada pemeriksaan ini tim mengecek kondisi fisik hewan. Seperti bagian mata apakah bening dan merah muda, elastisitas kulit, lendir pada hidung, dan posisi kaki apakah tegak.

“Selain itu juga dilihat ada luka atau tidak. Dan melihat kelainan pada kuku. Untuk usianya kami lihat dari gigi,” kata dia.

Samuel mengatakan kesehatan hewan kurban yang masuk ke Batam cukup baik. Karena sebelum sampai di penampungan, hewan sudah melewati pemeriksaan di karantina.

“Sejauh ini belum ada ditemukan penyakit yang berbahaya,” ungkap Samuel. (***)

sumber: mediacentre.batam.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan Gerakan Pramuka harus tetap konsisten dan fokus mendidik karakter muda bersatu menjaga persatuan bangsa dan keutuhan NKRI.

Gerakan ini terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manusia dengan membekali pendidikan karakter dan komptensi iptek berbasis kecakapan yang kelak menjadi skil kaum muda.

“Pembangunan karakter bangsa menjadi fokus kita bersama. Berkepribadian luhur, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak,” ujar Nurdin dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Pramuka ke-57 Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, 14 Agustus 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa Indonesia nanti di Tahun 2030 akan mendapatkan bonus demografi. Saat itu jumlah penduduk produktif akan besar ini menjadikan kekuatan berdaya saing.

“Maka harus kita persiapkan sejak dini para generasi penerus dan melalui Pramuka inilah kita bentuk mereka,” lanjut Nurdin yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kepri tersebut.

Nurdin menambahkan bahwa pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati tiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku.

“Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa harus lebih berperan dalam mendidik generasi milineal dewasa ini,” tambah Nurdin lagi.

Eksistensi pramuka yang sudah lama ada harus dipahami filosofi dan nilai kepramukaan yang didapat dari kebudayaan Indonesia itu sendiri
Berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda. Pramuka yang telah memberikan kontribusi nyata, mencetak calon pemimpin bangsa, hingga kini semangat itu tidak pernah dan tidak boleh pudar.

Untuk itu kepada orang tua Nurdin juga berpesan untuk tidak ragu memberikan kesempatan kepada putra-putri untuk ikut kegiatan kepramukaan.

“Pembangunan SDM harus sejalan dengan, pembangunan fisik karna kunci keberhasilan pembangunan terletak dari SDM yang berkualitas,” kata Nurdin.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sebanyak 81 orang yang menerima lencana, antara lain Lencana Melati, Lencana Dharma Bhakti, Lencana Karya Bhakti, Lencana Pancawarsa, Lencana Garuda Penegak dan Lencana Garuda Penggalang serta Lencana Garuda Siaga.

Kepada para penerima penghargaan Nurdin mengucapkan selamat atas apa yang telah diraih saat ini dan jadikan hal tersebut motivasi kedepan dalam memberikan kontribusi yang lebih maksimal untuk pramuka.

“Terus berikan sumbangsih yang membanggakan bagi gerakan pramuka,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, Penasehat TP-PKK Provinsi Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, Ketua BKOW Provinsi Kepri Hj Rosemary Isdianto, Ketua DWP Provinsi Kepri Hj Rismarini Arif Fadillah, Mantan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Perwakilan FKPD, Kepala OPD, tamu undangan beserta barisan pramuka dari perwakilan Sekolah se-Kepri. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta –  (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group hari ini resmi menerima pesawat terbaru jenis Boeing 737 MAX 8 (B38M) beregistrasi PK-LQP yang telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CGK) dengan mulus.

Pesawat dikirim langsung dari Boeing Company, pabrikan yang berbasis di Amerika. PK-LQP diterbangkan menggunakan nomor penerbangan JT001 lepas landas dari Bandar Udara Internasional Boeing Field King County (BFI) pada Senin, 13 Agustus 2018 pukul 16.44 waktu setempat, dengan singgah terlebih dahulu di Bandar Udara Internasional Honolulu, Hawai, Amerika Serikat (HNL) dan Bandar Udara Internasional Antonio B. Won Pat, Tamuning, teritori Amerika Serikat di Guam (GUM).

Boeing 737 MAX 8 merupakan keluarga baru di lingkungan Lion Air Group, merupakan armada ke-10 yang dioperasikan oleh Lion Air dari total pesanan 218 Boeing MAX 8. Pencapaian ini menjadikan Lion Air sebagai maskapai terbanyak yang mengoperasikan B38M di Asia Tenggara.

Hingga kini, Lion Air telah diperkuat 120 pesawat, terdiri dari 10 Boeing 737 MAX 8 (180 kelas ekonomi), 70 Boeing 737-900ER (215 kelas ekonomi), 36 Boeing 737-800NG (189 kelas ekonomi), satu Boeing 747-400 (12 kursi kelas bisnis dan 492 kelas ekonomi) dan tiga Airbus A330-300 (440 kelas ekonomi).

Boeing 737 MAX 8 akan memperkuat jaringan penerbangan yang saat ini sudah dilayani, rencana penambahan frekuensi terbang serta pembukaan rute baru dengan tujuan memberikan keuntungan lebih bagi traveler maupun masyarakat guna mempersingkat waktu, mendekatkan jarak dan mempermudah akses antardestinasi.

Kedatangan B38M adalah upaya meningkatkan pelayanan demi kenyamanan perjalanan udara dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan. Selain itu, menjadi bagian strategis Lion Air dalam peremajaan (revitalisasi) armada.

Pemilihan jenis pesawat harus tepat dengan berbagai pertimbangan antara lain biaya paling efisien di pasaran, memiliki daya jelajah lebih jauh, rendahnya biaya perawatan serta sangat cocok untuk mengembangkan model penerbangan “millennials traveling” lebih maksimal sesuai jarak dekat dan menengah di era kekinian.

Komitmen Lion Air mendatangkan pesawat baru merupakan langkah dalam memenuhi kebutuhan dinamika pasar dan pertumbuhan perjalanan khususnya berwisata, yang mayoritas permintaan dari kalangan muda, generasi millennial. Dengan bepergian menggunakan pesawat MAX, dinilai akan maksimal dan sangat cocok untuk mewujudkan mimpi menjelajahi spot yang instagenik di kawasan nusantara serta luar negeri. Di sisi lain, diharapkan mampu menarik banyak minat wisawatan asing datang ke Indonesia.

Lion Air Group berupaya mendukung program pemerintah dalam mendatangkan kunjungan wisatawan mancanegara, salah satunya dengan mendatangkan armada generasi terbaru.  Lion Air telah melayani ke lebih dari 45 pilihan kota tujuan domestik serta internasional (Singapura, Malaysia, Tiongkok dan Saudi Arabia) dengan 670 frekuensi terbang setiap hari.

Lion Air optimis, pengoperasian pesawat baru yang didukung fitur dan teknologi unggulan semakin  menambah pengalaman tersendiri bagi millennials. Tren travelingadalah salah satu cara bagi kalangan turis muda untuk melepaskan penat hingga mengisi waktu liburan.

Dari sisi teknologi terdepan, Boeing 737 MAX 8 dilengkapi dua lekukan pada masing-masing ujung sayap (Scimitar Winglet), menggabungkan mesin terbaru untuk mengurangi tingkat kebisingan serta didukung perangkat lainnya, sehingga penumpang akan merasakan perjalanan yang lebih senyap.

Untuk mengajak travelers terbang dengan menawarkan kenyamanan lebih, Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air didesain dengan kabin terlihat lebih ramping dan luas. Pesawat mempunyai tata letak kursi (konfigurasi) 3-3 lorong tunggal (single aisle) yang berkapasitas 180 kelas ekonomi. Kursi berlapis kulit dipadu sandaran kepala, sehingga penerbangan menjadi terasa nyaman.

Ruang penyimpanan di dalam kabin dan di atas kursi (overhead) atau kompartemen lebih besar, fitur ini bisa mengakomodir kebutuhan sesuai dengan aturan yang boleh dibawa dan memudahkan penyususan barang bawaan.

Boeing Sky Interior akan melengkapi pengalaman travelers, karena memberikan kesan lebih lapang. Langit-langit berbentuk oval, pola penataan lampu Light-Emitting Diode (LED) interior dan dinding samping sangat modern, menarik. Sistem pencahayaan menghadirkan pilihan warna berbeda yang disesuaikan mood, seperti soft blue untuk menyambut saat boarding agar fresh, warna senja atau orange (sunset) cocok suasana santai, tenang serta merah kecoklatan akan menampilkan kelembutan.

Mau menikmati pemandangan luar secara leluasa? Travelers yang duduk di kursi dekat jendela (window), bentuk dinding kabin bagian samping (sidewalls) lebih luas dengan tampilan jendela tampak lebih besar.

Penataan lampu-lampu baca pada panel di atas tempat duduk juga lebih futuristik yang membantu keleluasaan membaca, ketika lampu kabin dimatikan, terutama malam hari. Keunggulan lainnya ialah terletak pada speaker yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas suara saat safety demo atau pengumuman dari kru. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Komitmen Bright PLN Batam untuk memberikan terbaik kepada masyarakat, tidak hanya sekedar isapan jempol. Buktinya, saat ini sudah enam kampung teraliri listrik hingga ke kawasan Pesisir Pantai Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepri.

Keenam kampung tersebut diantaranya Tanjung Kertang; Cate, Tebing Tinggi, dan Sungai Aleng (satu kawasan); dan Belongkeng di Kelurahan Rempang Cate. Sungai Raya dan Sembulang di Kelurahan Sembulang. Dan yang terbaru adalah sambungan baru di desa Sijantung, Kelurahan Sijantung.

General Manajer Servis Bisnis Unit (SBU) Bright PLN Batam, Fansis Al Zuhari mengatakan masih ada dua kampung lagi di Kelurahan Rempang Cate yang akan mendapat aliran listrik dari Bright PLN Batam, dua kampung tersebut adalah Monggak, Pasir Panjang (dua kampung di satu kawasan) dan Pantai Melayu.

Sementara kepastian waktunya sendiri, Fansis menjelaskan bahwa ditargetkan kedua kampung tersebut akan teraliri listrik paling lambat pada Oktober nanti.

“Semoga Oktober nanti bisa tersambung di sana, karena bertepatan dengan hari listrik nasional,” kata Fansis disela kegiatannya membuka sambungan baru di desa Sijantung pada Selasa, 14 Agustus 2018.

Sementara pelanggan baru di desa Sijantung ini, ada 260 pelanggan yang 160 diantaranya sudah mendaftar. Sementara sisanya masih dalam proses pendaftaran dan pembayaran uang jaminan listrik.

Rohimah (45), warga setempat mengaku sangat bersyukur. Ia dan warga lain yang baru mendapatkan sentuhan PLN, berharap bisa memaksimalkan kemudahan adanya aliran listrik 24 jam ini.

“Kita bisa buat jualan macam-macam, yang pasti kami bisa pakai untuk banyak kegiatan, pasti membantu dan mudah untuk masyarakat,”ungkap Rohimah yang kegirangan.

Kepala Divisi Niaga Bright PLN Batam, Solider Sinaga mengatakan program sambungan ini hanya membebani masyarakat pada biaya uang jaminan Listri (UJL) sebesar Rp470 ribu. Biasanya ada biaya sambung baru yang dibebankan kepada pelanggan, sesuai dengan daya yang dipasang.

Dikatakan, biaya pemasangan 10 amper, pelanggan dikenai biaya sebesar Rp2.069.000.

“Karena ini program pemasaran kita, jadi ongkos pemasangan digratiskan,” kata Solider.(***)

Sumber: Batamclik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Sebanyak 35 orang Anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat Kota Batam tahun 2018, dikukuhkan Walikota Batam, Muhammad Rudi, di Aula Engku Hamidah Kantor Walikota Batam, Selasa, 14 Agustus 2018.

Anggota Paskibra yang terdiri dari para siswa-siswi SMA/sederajat di Kota Batam ini akan bertugas pada upacara HUT ke-73 RI di Dataran Engku Putri Batam Centre, 17 Agustus 2018 mendatang.

Paskibraka Kota Batam ini sebelumnya telah mengikuti pelatihan dan dikarantina selama 20 hari. Karantina dilaksanakan di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Batam.

Kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan, Rudi berpesan agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya di Kota Batam.

“Kalian sudah resmi dikukuhkan sebagai pembawa bendera khusus Kota Batam. Merah Putih sudah di dadamu, apakah darah yang mengalir sudah sesuai dengan NKRI? tugas kita semua dan tugas kalian yang baru dikukuhkan untuk membangun dan mempersatukan bangsa ini,” sebut Rudi dalam amanahnya.

Sebagai ujung tombak pembangunan NKRI, anggota Paskibraka diharapkan dapat menginformasikan kepada masyarakat untuk tidak saling menghujat dan membangun Indonesia dengan kebersamaan.

“Yang membangun Negara ini adalah kita sendiri, jika kita tidak akur satu dan yang lain apa yang akan terjadi. Ini perlu saya sampaikan agar ke depan Bangsa Indonesia menjadi Negara besar dan disegani,” katanya.(mcb)

RILIS

Selasa | 14 Agustus 2018 | 22:38

Malindo Air Terbang Ke Danau Toba dari Subang

MEDIAKEPRI.CO.ID, Petaling Jaya – Malindo Air akan memulai layanan terbarunya langsung dari pusat kota, melalui Bandar Udara Internasional Subang Skypark, Malaysia (SZB) ke Bandar Udara Internasional Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara (DTB) mulai 17 Agustus 2018.

Tarif promosi ditawarkan mulai dari RM189 sekali jalan dan pemesanan dapat dilakukan pada website www.malindoair.com, kantor tiket, pusat layanan pelanggan dan agen perjalanan pilihan Malindo Air.

Penerbangan Malindo Air dengan nomor OD 360 dari Subang ke Siborong-borong (di mana Bandar Udara Internasional Silangit berada) dijadwalkan berangkat pada pukul 13.45 MYT (waktu Malaysia). Penerbangan menempuh waktu sekitar 1 jam 30 menit dan akan tiba di Siborong-borong pukul 14.15 WIB (waktu lokal).

Penerbangan sebaliknya dengan OD361 dari Silangit akan berangkat pada 14.50 WIB (waktu setempat) dan tiba di Subang pukul 17.15 MYT. Rute ini akan dioperasikan menggunakan pesawat ATR72-600, yang berkapasitas 72 kursi.

Chandran Rama Muthy, CEO Malindo Air berkata, “Kami sangat gembira untuk memperkenalkan kota ketiga yang kami terbangkan dari Subang ke Indonesia, setelah Batam dan Pekanbaru. Ini menandai upaya berkelanjutan kami untuk memperluas jaringan rute Malindo Air ke Sumatra Utara, sebagai hasil dari kerja sama kami dengan Badan Pariwisata Indonesia untuk mempromosikan tujuan ekowisata. ”

“Keberangkatan dari Subang Skypark langsung ke kota di mana Danau Toba berada, akan memberikan keuntungan utama di mana penumpang akan menikmati akses kemudahan dan pengalaman perjalanan yang luar biasa dengan bagasi cuma-cuma 15kg, hal ini tentu menambah nilai lebih bagi wisatawan dalam efisiensi biaya, ” tambahnya.

Siborong-borong adalah pintu gerbang utama ke Danau Toba. Kawasan ekowisata ini juga merupakan danau terbesar di Indonesia dan danau vulkanik terbesar di dunia. Wisatawan dapat menikmati keindahan alam karena danau ini dikelilingi oleh pegunungan, mata air panas dan air terjun yang memukau. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Percekcokan seorang anak dan bapaknya menghebohkan di Perumahan Hang Tuah Permai Tanjungpinang Timur.

akibat cekcok itu tersebut, sang bapak dilarikan ke rumah sakit.

Ada yang menyebut sang bapak tewas, tapi belum terkonfirmasi dari pihak terkait.

Seorang warga menyebutkan, sang bapak yang dikenal bernama Ismail (70) itu terlibat perkelahian dengan anaknya pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB.

“Ia tadi meninggal bapaknya. Tadi sempat kelahi dekat rumah,” kata seorang warga, tetangga Korban, Selasa, 15 Agustus 2018.

Di tempat kejadian perkaran, Polres Tanjungpinang tengah melakukan olah TKP kejadian.

Kasat Reskrim bersama sejumlah anggota kepolisian terlihat berada di lokasi kejadian.

Polisi sudah memasang garis polisi.

Pelaku dikabarkan juga telah diamankan Polres Tanjungpinang .(***)

sumber: tribunnews.com

INSPIRASI

Selasa | 14 Agustus 2018 | 19:09

Suripto Luncurkan Buku Pemikiran Intel Tiga Zaman

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Suripto, mantan intel di era Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi yang kini dikenal sebagai pengamat intelijen akan meluncurkan buku berjudul “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” pada 15 Agustus 2018 di Jakarta.

Ketua Panitia Peluncuran Buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” yang juga Ketua Tim Editor buku tersebut, Aat Surya Safaat, Selasa di Jakarta mengemukakan, peluncuran buku pengamat intelijen itu akan dilanjutkan dengan acara bedah buku.

Bedah buku itu sendiri akan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ekonom Senior Dr Ichsanuddin Noorsy, Direktur Pasca Sarjana Universitas As-Syafiiyah Jakarta Prof Dr Zainal Arifin Hoesien, dan Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminuddin.

Aat juga menjelaskan, buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” itu berisi gagasan dan pemikiran Suripto terkait isu-isu aktual dan relevan di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan internasional.

Buku dengan isi lebih dari 300 halaman itu juga berisi testimoni tentang figur dan kiprah Suripto dari tokoh nasional, yakni dari mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminuddin dan dari pengusaha dan tokoh masyarakat Sumatera Utara, H Anif.

Tokoh lain yang memberikan kesaksian yaitu salah satu tokoh buruh Arif Minardi dan mantan Menteri Kehutanan di era Presiden Abdurrahman Wahid yang juga pernah menjadi Walikota Depok dua periode (2006-2011 dan 2011-2016), Nurmahmudi Ismail.

Salah satu kesan menarik disampaikan oleh Ustadz Hilmi Aminuddin, yakni bahwa Suripto adalah tokoh pemberani dan intel sejati. Betapa tidak, Suripto dengan berani mengantarkan bantuan senjata secara langsung kepada para pejuang Muslim Bosnia yang tengah dikepung tentara Serbia di tahun1990-an.

Mengutip Suripto, Aat juga menjelaskan, pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam buku tersebut dapat mengkristal berkat bimbingan, gemblengan, dan interaksi yang intensif antara Suripto dengan guru, begawan, tokoh, ustadz, dan ayahandanya sendiri.

Oleh karena itu buku tersebut dipersembahkan Suripto untuk orang-orang yang dikagumi dan dihormatinya itu sebagai kenang-kenangan dalam perjalanan hidupnya yang sudah mencapai lebih dari delapan dekade.

Dalam buku tersebut juga ada kata pengantar dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Anies berkenalan dengan Suripto di tahun 1992 saat ia kuliah dan aktif di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Anies baru tahu belakangan bahwa Suripto adalah seorang intel. Keduanya sering berdiskusi selama berjam-jam, dan mereka mempunyai kesamaan dalam pemikiran, termasuk dalam melihat bagaimana Indonesia ke depan.
Kesan Anies, Suripto adalah figur pemberani yang penuh dengan pengalaman dalam pergerakan. Bila ditengok perjalanan hidupnya, Suripto sudah memimpin gerakan mahasiswa sejak awal 1960-an, jauh sebelum Anies lahir.*

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menyalurkan bantuan kepada nelayan yang ada di wilayah Kabupaten Karimun, dengan total senilai Rp15,6 Miliar.

Penyaluran bantuan dilangsungkan di pantai Pak Imam, Kelurahan Baran Timur.

Bantuan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun tahun 2018 sebesar Rp 13 miliar dan Dana Alokasi Khusus Tahun 2018 sebesar Rp 2,6 miliar.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Karimum, Rufindy Alamjah mengatakan bantuan yang disalurkan diantaranya, 5 unit Kapal Pompong berkapasitas 2 GT, 32 Sampan bermesin Ketinting dan puluhan jaring ikan dan udang.

“32 sampan ini nantinya akan dibagikan kepada para nelayan,” ungkapnya, Senin, 13 Agustus 2018.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para nelayan.

“Memang tidak banyak tapi kami berharap agar ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Mudah-mudahan tahun depan dapat diprogramkan lagi,” kata Rafiq. (kmg/Parulian Turnip)

BATAM

Selasa | 14 Agustus 2018 | 18:03

Bank Riau Kepri Tambah Layanan PBB dengan Mobile Bank

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Bagi warga Sagulung dan sekitarnya kini tidak perlu repot-repot lagi untuk bayar PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Karena, Bank Riau Kepri, Capem Tunas Regency, Sagulung telah menambah loket pembayaran dengan menempatkan sebuah Mobile Bank di depan gedung.

Andi F, satpam yang bertugas menjelaskan, Mobile Bank tersebut beroperasi hanya setiap Jum’at saja dan diutamakan untuk pelayanan PBB.

“Mobile Bank hanya tiap Jum’at aja, dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Diutamakan untuk yang bayar PBB,” katanya, Jum’at, 10 Agustus 2018.

Ditambahkan Andi, selain bayar PBB transaksi lain pun bisa dilakukan di Mobile Bank. “Mobile Bank ini untuk antisipasi supaya antrian tidak terlalu panjang yang kebanyakan mereka itu mau bayar PBB. Transaksi apapun bisa sebenarnya,” ungkap Andi.

Ani (25) warga Tunas Regency, nasabah yang akan melakukan transaksi menyatakan senang dengan adanya Mobile Bank ini. “Enak ngantri jadi gak lama, adem gak sumpek,” katanya.

Mobile Bank tersebut memang dilengkapi sebagaimana layaknya sebuah bank. Dipasang tenda dan bangku-bangku panjang yang keren.
(erry)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 4,6 kilogram barang bukti narkoba millik 16 tersangka jaringan peredaran gelap narkoba di lapangan upacara Polda Kepri, Selasa, 14 Agustus 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Pemisnahan barang bukti dengan menggunakan alat pemusnah dengan logo BNNP Kepri ini dipimpin Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Komber Pol K Yani.

Turut hadir dalam pemusnahan tersebut perwakilan sejumlah instansi terkait diantaranya Pengadilan, Kejaksaan, Ditpam BP Batam, BPOM Kepri, pengacara tersangka dan pengiat anti narkoba.

BACA: Ditres Narkoba Polda Kepri Ungkap 16 Tersangka dalam Kurun 10 Hari

Sebelum barang bukti tersebut dimusnahkan, tim Dokes Polda Kepri melakukan keaslian. Setelah dinyatakan mengandung narkoba, lalu barang bukti dimasukkan kedalam mesin pemusnahan.

“Ini benar sabu,” ujar dr Novita usai melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti tangkapaan tersebut.

Mobil BNNP Kepri yang digunakan untuk pemusnahan barang bukti sabu. (adinarof)

Dirres Narkoba Polda Kepri, Kombes Pol K Yani mengatakan barang bukti ini merupakan pengungkapan kirun waktu 10 hari. “Hari ini kita musnahkan barang bukti pengungkapan mulai dari 15 Juli 2018 sampai 25 Juli 2018,” katanya disela-sela pemusnahan. (adinarof)

Gubernur Serahkan Penganugerahan Satya Lencana dan Penghargaan Purna Bhakti

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menyerahkan penganugerahan tanda kehormatan satya lencana karya satya kepada 664 orang ASN dan penghargaan purna bhakti kepada 73 orang ASN di lingkungan Provinsi Kepri. Penyerahan itu dilaksanakan di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 13 Agustus 2018.

Dalam sambutannya Nurdin mengatakan penghargaan yang diserahkan saat ini agar dijadikan momen untuk para aparatur meningkatkan kinerja, bukan semata-mata hanya seremoni namun dampak yang dihasilkan harus berbuah positif.

“Ayo kita tampilkan kinerja yang maksimal untuk keberhasilan pembangunan,” ujar Nurdin.

Wakil Gubernur H Isdianto juga menerima penghargaan purna bhakti bersama 72 orang ASN lainnya yang telah memasuki masa pensiun.

Nurdin melanjutkan bahwa penghargaan yang diberikan merupakan keseriusan pemerintah untuk mewujudkan good governance dan menciptakan aparatur yang berkualitas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Dengan penghargaan ini juga menjadikan motivasi untuk para aparatur ke depan menampilkan kinerja yang baik, mari bersama kita wujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, efektif dan efisien,” lanjut Nurdin.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 35/TK/2018 tentang pemberian penghargaan tanda kehormatan satya lencana karya satya Tahun 2018 diserahkan kepada 664 orang ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri yang telah mengabdi selama 30, 20 dan 10 tahun masa kerja.

Masing-masing untuk ASN yang telah mengabdi selama 30 tahun sebanyak 78 orang, mengabdi 20 tahun sebanyak 114 orang dan mengabdi 10 tahun sebanyak 472 orang.

Terakhir kepada para purna bhakti, Nurdin tak lupa berpesan untuk terus mengabdi kepada Negeri meskipun saat ini tidak lagi berstatus sebagai ASN.

“Teruslah memberikan sumbangsih yang bermanfaat untuk bangsa dan negara, karna mengabdi tidak ada batasnya,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten II Syamsul Bahrum, Perwakilan FKPD, sejumlah Kepala OPD beserta tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebanyak 16 tersangka jaringan perdaran gelap narkoba diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri dalam kurun waktu 15 Juli 2018 hingga 25 Juli 2018.

Ke-16 tersangka ini pengungkapan dari 10 laporan masyarakat yang resah dengan perdaran narkoba di giring ke lapangan upacara Polda Kepri, Selasa, 14 Agustus 2018.

“Kita akan musnahkan barang bukti pengungkapan ini,” kata Dirres Narkoba Polda Kepri, Kombes K Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut lintas instansi yakni dari BNNP Kepri, Pengadilan, Kejaksaan. (adinarof)

OPINI

Selasa | 14 Agustus 2018 | 9:31

Partisipasi Politik Aktif 2019

Oleh: Amir

Indonesia, atau lebih dikenal dengan dengan sebutan Negara kesatuan Republik Indonesia adalah Negara besar di kawasan Asia Tenggara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa dan berada di antara daratan benua Asia dan Australia. Serta berada di di samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Indonesia juga dikenal sebagai Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri sekitar dari 17.504 pulau. Dengan populasi sekitar 270.054.853 juta jiwa berpenduduk berada diperingkat keempat di dunia dan berpenduduk Muslim terbesar di dunia. Data diatas menunjukkan bahwa Indonesia adalah Negara besar yang harus mempunyai kemampuan besar.

Sebagai warga Negara Indonesia dari kalangan apapun berhak menjadi calon pemimpin baik legislatif, eksekutif dan yudikatif. Mengacu kepada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2015 penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota, pasal 7 “setiap warga Negara Indonesia berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri dan dicalonkan”. Dalam hal ini tentu calon pimpinan diperbolehkan selama yang bersangkutan tidak melanggar aturan yang ada dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan.

Indonesia yang terdiri dari 8.490 kelurahan, 74.957 desa, 7.094 Kecamatan, 416 Kabupaten, 98 Kotamadya, dan Propensi 34, menginginkan kepemimpinan yang mampu mensejahterakan masyarakat secara umum, berkapasitas yang mempuni untuk menjadi pemimpin masa depan, dan memadai baik pengalaman dan jam terbang yang tinggi, selain itu tidak kalah pentingnya pemimpin yang jujur adalah harapan yang sebenarnya, sosok yang dikenal, disukai, dan dipilih menjadi barometer utama untuk memenangi kontestasi 2019 ini, baik calon legeslatif tingkat kab/kota, propensi, pusat hingga pemilihan presiden dan wakil presiden.

Persaingan yang semakin berat membuat para calon pemimpin harus semakin kreatif, inovatif dan produktif, disisi lain kontestasi perebutan kursi yang direbutkan untuk tahun 2019 DPR RI, jumlah kursi ditetapkan bertambah 15, dari 560 kursi menjadi 575 kursi. Tahun “2014 ada 77 dapil, kemudian 2019 ada 80 dapil dengan jumlah kursi di DPR RI, dari 560 menjadi 575,” Kemudian pada DPRD tingkat Provinsi ditetapkan bertambah 95 kursi, dengan penambahan 13 daerah pemilihan yang sebelumnya 259 menjadi 272 dapil. “Jumlah kursi anggota DPRD Provinsi ini bertambah juga dari 2114 menjadi 2207 dan untuk anggota DPRD tingkat Kabupaten/Kota juga ditetapkan bertambah sebanyak 715 kursi. Jumlah tersebut mengikuti bertambahnya daerah pilih yang sebelumnya 2.102 menjadi 2.206 dapil. “Jumlah kursi DPRD kabupaten/kota juga bertambah cukup signifikan dari 16.895 menjadi 17.610,”. (Sumber:https://www.merdeka.com)

Strategi parpol untuk pemenangan kandidat jau jau hari sudah digemakan untuk mendulang sura terbanyak di 2019, kendati sedemikan masyarakat juga dipusingkan dengan adanya teka teki pemimpin masa depan Indonesia. program yang ditawarkan kandidat mungkin belum waktunya atau mungkin juga belum tau program yang sejatinya harus sesuai dan mendapat respon serta apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Kemampuan pemimpin 2019 harus mampu berjuang dalam menangani berbagai masalah yang dihadapi bangsa, tentu yang berdidikasi tinggi untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab, karena berkaca kepada Negara besar seprti USA dalam kontestasi pemilihan presiden selalu menjadi isu tersendiri, indonesiapun sama dalam menjungjung tinggi citra bangsa karena presidenlah yang menjadi salah satu panutan pemimpin identitas Negara

Selain figur yang dijagokan mempuni ditataran praktis dalam implementasinya kesiapan tim sukses yang solid, professional, memahami keadaan, menjadi pilihan alternatif yang yang sangat tepat untuk memastikan pemilih yang menjadi sasaran utama, juga perlu kiranya dipahami pemilih atau pendukung yang biasa kita kenal terdapat tiga dukungan; 1. Pendukung yang berasal dari basis massa yaitu pendukung fanatik yang tidak mau berubah pilihannya, 2. Pendukung Partisan yaitu pendukung yang kemungkinan bisa berubah karena dipengaruhi oleh beberapa faktor atau tawaran tertentu, 3. Pendukung mengambang yaitu pendukung yang belum memutuskan suaranya akan diberikan kepada siapa.

Point paling paling penting masyarakat dalam politik aktif 2019 ini tidak lain karena menjaga martabat bangsa yang seutuhnya, mengingnkan pemimpin yang berwibawa, karismatik, pekerja keras, dan mampu melobi isu isu internasional agar bangsa besar ini juga diperhitungkan dunia, terlepas siapa saja yang menjadi pemimpin sebenarnya harapan masyarakat sudah terjawab ketika kesejahteraan semakin tinggi, kasus koropsi semakin berkurang, pendidikan semakin merata, kesehatan semakin baik, dan yang pasti mata dunia sudah berpusat kepada bengsa besar ini.*

Mahasiswa S2, Universitas Negeri Malang, Jawa Timur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemandangan sebaahagian kecil masyarakat yang melakukan pembelian bahan bakar jenis premium atau bensin mulai menghiasi Stasion Pengisian Baham Bakar Umum (SPBU) dengan menggunakan jerigen, Selasa, 14 Agustus 2018 pagi.

Pembelian bensin dengan jumlah yang cukup lumayan besar ini mengganggu masyarakat lainnya. Soalnya, aktivitas jual beli pembelian menggunakan jerigen ini mengakibatkan masyarakat sering tidak kebagian bensin.

“Saya sempat nanya dasar pembelian itu. Tetapi petugas SPBU tak bisa menjawab,” kata Hutagalung, warga Batam Centre kepada mediakepri.co.id usai mengisi bahan bakar di SPBU Bandara.

Menurutnya, pemerintah memperbolehkan pembelian dengan menggunakan jerigen tersebut. Namun, untuk melakukan pembelian tersebut diikuti dengan surat rekomendasi dari pemerintah.

“Kalau mereka membeli tanpa rekomendasi itu tindakan salah. Dan yang parahnya hal ini mengganggu masyarakat lainnya,” ujarnya. (adinarof)

GOSIP

Senin | 13 Agustus 2018 | 19:37

Emosi Al Ghazali Ketika Dikabarkan Overdosis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Al Ghazali baru-baru ini dikabarkan dibawa ke rumah sakit akibat overdosis. Namun, hal itu telah dibantah oleh pihak manajemennya.

Ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Al pun membantah kabar tersebut.

“Itu berita dari mana lagi? Dari siapa? Berani-beraninya bikin berita Al over. Kemarin tuh cuma cek kesehatan sama MRI. Untuk check up aja, nggak tau kabar dari mana gue overdosis itu hoax banget. Ini bisa dilihat saya baik-baik saja,” ujar Al.

Putra Ahmad Dhani dan Maia Estianty ini sangat tidak nyaman dengan adanya pemberitaan tersebut.

“Saya sih emosi banget. Dari berita nasional itu berani bikin narasi seperti itu aku bilang nggak profesional itu sumber, dari mana coba,” tambahnya.

Ia mengaku bahwa ia memang rutin memeriksakan kesehatannya ke rumah sakit.

“Emang check up rutin, emang agak drop. Muka aku ada merah-merah agak takut kan, kemarin mau dirawat tapi nggak jadi. Yaudah biasa ya berita hoax, masalah OD ini nggak main-main,” tukasnya. (***)

sumber: detik.com

BATAM

Senin | 13 Agustus 2018 | 18:59

Dari Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Pimpin Polda Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pergeseran perwira tinggi di jajaran Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) bergulir, satu diantarà tapuk pimpinan Polda Kepri.

Dalam Surat Telegram (TR) Kapolri Nomor ST/2015/VIII/Kep/2018 dan ST/2014/VIII/Kep/2018 tertanggal 13 Agustus 2018, Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto menjabat sebagai Kapolda Kepri. Sementara Irjen Pol Didid Widjanardi dimutasi sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.

“Nanti saja ya,” ujar Irjen Pol Andap Budhi kepada mediakepri.co.id via media sosial whatsapp ketika diminta harapannya, Senin, 13 Agustus 2018 sore

Selain itu, dalam TR juga terdapat nama Kapolda Riau Irjen Nandang yang dimutasi jadi Pati Baintelkam dalam penugasan di BIN. Waka Polda Jatim Brigjen Pol Widodo Eko Prihostopo diangjkat sebagai Kapolda Riau.

Selain itu, Kapolda Papua Irjen Pol Boyb Rafli dimutasi jadi Wakalemdiklat Polri. Jabatannyab akan diisi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Martuani Sormin.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin juga dimuutasi sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Sahara Bahrkam Polri. Jabatannya diisi Wakabaintelkam Irjen Luki Hermawan.

Kapolda Lampung Irjen Suntana akan mengisi jabatan Wakabaintelkam. Jabatan Kapolda Lampung diisi oleh Brigjen Purwadi yang saat ini menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dimutasi sebagai Lemdiklat. Posisinya diisi Waka Polda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto.

Terakhir Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rahmat Mulyana diangkat sebagai Sahlisosek Kapolri, dan Irjen Pol Yazid Fanani y7ang bertugas di BIN mengisi jabatan Kapolda Kalimantan Selatan. (eddy)

sumber: batamtoday.com

Tanjung Pinang

TANJUNG PINANG

Sabtu | 18 Agustus 2018 | 15:31

Nurdin: Kerja dan Energi Adalah Suatu Kesatuan yang Saling Melengkapi

TANJUNG PINANG

Senin | 13 Agustus 2018 | 10:39

Desak DPR RI Sahkan UU Daerah Kepulauan, Ini Langkah 8 BKS

Batam

BATAM

Selasa | 14 Agustus 2018 | 18:03

Bank Riau Kepri Tambah Layanan PBB dengan Mobile Bank

Karimun

KARIMUN

Rabu | 08 Agustus 2018 | 20:24

Penjelasan BNI Syariah Terkait Skimming

Bintan

Lingga

LINGGA

Minggu | 12 Agustus 2018 | 15:11

64 Tim Sepak Bola Rebut Piala Penuba Cup I Tahun 2018

Natuna

Anambas

ANAMBAS

Jumat | 03 Agustus 2018 | 16:58

Jadwal Penerimaan CPNS Masih Menunggu Keputusan KemenpanRB

ANAMBAS

Selasa | 31 Juli 2018 | 20:15

Anambas Butuh “Sentuhan” Guru Negeri

ANAMBAS

Jumat | 08 Juni 2018 | 13:29

Bersama Bupati Anambas, Gubernur Masuk Pasar Ikut Jualan

News

RAGAM

Sabtu | 11 Agustus 2018 | 13:34

Ini Fakta Diturunkannya Penumpang dari Pesawat Batik Air

RAGAM

Sabtu | 11 Agustus 2018 | 10:48

Menyelam di Perairan Papua, Pimpinan GICI Batam Hilang

RAGAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 14:10

Jokowi Vs Prabowo, Ini Pesan Aa Gym