ANAMBAS

Anambas Usulkan Jalan Nasional Sepanjang 100 Kilometer ke Pusat

Selasa | 21 Maret 2017 | 16:06

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – ‎Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengusulkan pembangunan Jalan Nasional sepanjang 100 Kilometer ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

“Rencana akan diusulkan ke Kementerian PU melalui Provinsi Kepri. Volumenya sudah disarankan 100 KM, cuma titiknya untuk 3 pulau besar (Pulau Siantan, Palmatak dan Jemaja) akan disurvei oleh Dinas PU,” ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, seperti dilansir Batamtoday.com, Selasa (21/3/2017).

Ketika disinggung mengenai regulasi pembangunan Jalan Nasional, Haris mengatakan, Pemda harus menyediakan lahan dan rumah warga dengan ruas jalan harus berjarak 25 meter.

“Syarat dari Kementerian PU, jarak rumah minimal 25 meter dari badan jalan. Tetapi melihat kondisi kita seperti ini, kita akan upayakan pembangunan Jalan Nasional terealisasi,” tegasnya.

Haris menyinggung, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian PU untuk pembangunan Jalan Soekarno-Hatta sepanjang 6,3 KM. “Saat ini kami menunggu keputusan Kementerian untuk kepastian pembangunan Jalan Nasional sepanjang 6,3 KM,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Kepri, Junaidi mengakui pihaknya menunggu sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan Kementerian PU. Menurutnya, sinergitas tersebut, Pemda harus menyediakan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Nasional di Anambas.

“Sinergitas maksudnya, kami akan membangun jalan, apabila sinergitas terbentuk. Kalau Pemda menyediakan lahan dan melakukan pematangan lahan, kami siap membangun Jalan Nasional,” terangnya belum lama ini.

“Kami akan mengusulkan ke pusat pembangunan Jalan Nasional di Anambas, agar terealisasi pada tahun 2018. Tetapi Pemda harus ‎menyediakan dan melakukan pematangan lahan. Target kami tahun depan 5 KM untuk pembangunan Jalan Nasional,” singgungnya.

Dia menguraikan, untuk biaya perawatan Jalan Nasional sepanjang 30 KM di Anambas dialokasikan berkisar Rp 1,4 Miliar. Namun hal tersebut diakuinya masih dalam proses lelang. “Mungkin hanya ini lah yang bisa kami berikan. Tapi jangan berkecil hati, tahun depan (2018) kita perjuangan untuk pembangunan Jalan Nasional,” terangnya.(***)

Editor :