Kamis | 19 September 2019 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

FKPR Kepri Serahkan Bantuan 280 Juta untuk Rohingya ke Presiden ACT

Rabu | 20 September 2017 | 23:41

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Rasa kepedulian terhdap muslim Rohingya terus mengalir di tubuh Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri. Rabu, 20 September 2017, disela acara Rakor III KNSR ( Komite Nasional Solidaritas Rohingya) di Jakarta Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri Menyerahkan bantuan tahap 1 sebesar Rp280.000.000.

Penyerahan bantuan tahap 1 tersebut deserahkan oleh Suryadi Wakil Ketua forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri Ustad Ahmad Fauzi Armandaris dan Badris Gifari, penyerahan ini  langsung di terimah oleh Ahyudin selaku Presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap), Amnesty Internasional dan KNSR.

Suryadi menjelaskan, di sela-sela Rakor III KNSR di Jakarta itu momen pas bagi Forumnya untuk menyalurkan bantuan tahap 1 ini karna diterima langsung oleh Presiden ACT.

Lanjut Suryadi, dalam acara rakor  trsebut turut hadir Usman Hamid, selaku Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia. Beliau juga turut  menerima secara sombolis bantuan tahap I donasi Rohingya dari masyarakat Kepri.

Masih kata Suryadi, dalam acara Rakor III tersebut Usman Hamid memaparkan kondisi terkini di Perbatasan Bangladesh dan Rakhine State semakin memprihatinkan. Kata Suryadi

Bantuan kemanusiaan yang di berikan oleh Forum Kemanusiaan Peduli Rohingya Kepri, di sambut baik pihak Amnesty International Indonesia.

Hal tersebut karena, Kesiapan Provinsi Kepulauan Riau menjadi salah satu daerah tujuan bagi etnis Rohingya apabila status pencari suaka (keselamatan) resmi dinyatakan oleh PBB.

Terakhir kata Suryadi, “pihak ACT sendiri insyaallah pada tanggal 27 September 2017 nanti akan langsung turun ke Kepri, untuk membicarakan hal-hal tekhnis penyiapan penampungan etnis Rohingya di Kepri dengan Pemerintah Daerah Provinsi Kepri. Sekaligus meninjau Exs penampungan manusia perahu Vietnam di pulau Galang Batam, sembari menelaah kemungkinan pulau tersebut untuk dijadikan penampungan bagi etnis Rohingya.” kata Suryadi (bobi/karmila)

Editor :