Selasa | 26 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

MPR Minta KPK Terus Dibenahi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palembang – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Mohammad Toha mengatakan, sampai saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih dibutuhkan, tapi harus dibenahi. Kalau tidak dibenahi maka KPK cenderung melakukan abuse of power.

Toha menyampaikan hal tersebut di depan para peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode outbound di Ballroom Hotel Grand Zuri, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu  16 September 2017 lalu. Toha tampil sebagai narasumber pada sesi II pemparan materi  bersama  anggota Fraksi Partai Golkar di MPR H. Hadisoesilo.

Loading...

Berkaitan dengan KPK, Mohamad Toha menyatakan, keberadaan lembaga antirasuah ini sebetulnya untuk meningkatkan upaya pemberantasan korupsi. Namun, kenyataan, dengan memiliki kewenangan yang melebihi kejaksaan dan kepolisian maka kekuasaan KPK seolah-olah melebihi lembaga negara lain yang ada di dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pembenahan KPK ini, menurut Toha,  penting mengingat dalam melaksanakan kewenangannya lembaga ini menggunakan cara-cara yang tak diatur dalam undang-undang, tapi mereka melakukannya  dengan peraturan yang dibuat sendiri. Salah satunya soal penyadapan. Inilah menurutnya, salah satu contoh kenapa KPK harus dibenahi.

Namun KPK sebagai  lembaga ad hoc , untuk saat ini keberadaannya masih dibutuhkan. Kalau kejaksaan dan kepolisian dinilai sudah menjalankan tugasnya dengan baik sesuai harapan masyarakat, ada kemungkinan KPK bisa dibubarkan.

Sementara itu, menurut Hardisoesilo, KPK baru bisa dibubarkan kalau indeks korupsi Indonesia sudah berada pada ranking 1 sampai 10. Dan, sekarang indeks korupsi Indonesia masih berada pada ranking 90.  Artinya, KPK memang masih dibutuhkan.

Loading...
Sumber : Republika.co.id

Loading...
Loading...