Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Karimun

KARIMUN

Operasi Patroli Terkoordinasi Indonesia Malaysia Antisipasi Penyelundupan

Kamis | 07 September 2017 | 15:22

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Indonesia-Malaysia melakukan operasi patroli terkoordinasi yang disebut dengan operasi Patkor Kastima, Kamis (7/9/2017). Kegiatan ini adalah tindakan untuk penguatan untuk mengantisipasi tindak kejahatan penyelundupan.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pamudi mengatakan, Operasi ini melibatkan dua negara serumpun antara Indonesia dan Malaysia. Dimana, katanya, kegiatan guna mengamankan perairan Selat Malaka dari tindakan ilegal yang merugikan dan mengancam kedua negara.

“Operasi kali ini merupakan yang ke-23 kalinya yang terbangun sejak tahun 1994. Ini adalah bukti eratnya hubungan bilateral dalam bidang Kepabeanan dan Cukai,” katanya usai upacara peresmian kegiatan ini yang dihadiri Kastam (Bea Cukai) Malaysia, Kejaksaan, TNI, POLRI, dan BAKAMLA, di pangkalan sarana operasi Bea Cukai Tipe A, Tanjung Baloi Karimun – Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk mendukung operasi ini, Bea Cukai Indonesia mengerahkan 10 kapal patroli dengan 140 personel dan Kastam Diraja Malaysia mengerahkan 9 kapal patroli dengan 90 personel. Dari 10 kapal patroli operasi PATKOR KASTIMA yang dikerahkan Bea Cukai Indonesia, terdiri dari 4 speed boat, 5 fast patrol boat 28 meter, dan 1 fast patrol boat 60 meter.

Kapal tersebut akan beroperasi dari tanggal 7 September hingga 21 September 2017, mulai dari perairan (Indonesia) Kuala Langsa, Belawan, Tanjung Balai Asahan, Tanjung Sinaboy, Tanjung Parit hingga Batam, perairan (Malaysia) Langkawi, Pulau Pinang, Lumut, Pelabuhan Klang, Port Dickson, Muar hingga Sungai Pulai. (iskandar)

Editor :