NEWS

Tiba-Tiba Tak Bisa Melihat, Dikira Sepele, Ternyata Wanita Ini Buta Karena Kebanyakan Main HP!

Selasa | 10 Oktober 2017 | 9:57

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Apakah anda hobi nonton film sebelum tidur?
Atau ada masanya ketika kantuk belum datang, anda asyik mengutak atik smartphone sebelum tidur?

Hal ini memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh kita.

Faktanya, ketika kita terlalu sering menggunakan gawai, kita akan terpapar cahaya yang dihasilkan gawai tersebut.
Sinar ultraviolet atau UV bisa berbahaya bagi mata, dan menyebabkan degenerasi makula.

Jangan sampai mengalami hal seperti wanita ini, yang harus kehilangan pengelihatannya akibat terlalu lama bermain gawai.

Seorang wanita berusia 21 tahun ini harus menderita hanya karena bermain smartphone.

Melansir viral4real, Xiao Wu, nama wanita tersebut, menghabiskan waktunya di rumah saat liburan China’s Golden Week.

Wanita yang tinggal di Dongguan, China, ini memilih untuk bermain King of Glory tanpa berhenti pada masa liburannya.

Pada 1 Oktober, Wu menyadari bahwa pengelihatan mata kanannya berkurang.
Ia menganggap matanya hanya lelah, kemudian mengistirahatkannya dengan tidur.
Namun, ia merasa curiga karena keesokan harinya kondisi mata kanan tersebut tak juga membaik.
Orang tua Wu pun kemudian membawanya ke Rumah Sakit Mata Donggiang Huaxia untuk ditangani.

Rupanya, penyebab mata kanan Wu terganggu fungsinya adalah penyumbatan arteri pada retina.

Masalah ini biasanya terajdi pada orang yang berusia lanjut,
namun dalam kasus Wu, matanya mengalami kelelahan yang sangat akibat terlalu lama menatap layar smartphone yang kecil.

Berdasarkan laporan buzzflare, Wu biasanya bermain HP selama 7 hingga 8 jam tanpa henti.

Selain itu, ia juga bekerja di sebuah perusahaan finance yang juga memberi tekanan bagi matanya.

Ketika libur, bukannya beristirahat ia malah bangun pada pukul 6 pagi dan mulai bermain setelah sarapan hingga bukul 4 sore.

Dikabarkan ia masih berada di rumah sakit, para dokter berusaha untuk mengembalikan pengelihatannya walaupun progressnya kecil.(***)

Editor :