NEWS

Besok Pelantikan Gubernur DKI Terpilih, Harapan-harapan kepada Anies-Sandi

Minggu | 15 Oktober 2017 | 12:53

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno dipastikan akan dilantik di Istana Merdeka, pada Senin, 16 Oktober 2017. Presiden Joko Widodo langsung yang akan melantik mereka.

Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Soni Sumarsono, mengatakan agenda serah terima jabatan (Sertijab) akan diselenggarakan paling lambat tiga hari setelah Gubernur-wakil Gubernur baru dilantik.

Jelang pelantikan tersebut, sejumlah tokoh publik memberikan testimoni. Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, sempat memberikan nasihat kepada sejumlah kepala dinas untuk loyal kepada pemimpin baru mereka.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, yang menghadiri pertemuan tertutup di Balai Kota mengatakan Djarot meminta semua kepala dinas di DKI Jakarta bersikap loyal kepada penggantinya.

“Per-tanggal 16 (Oktober 2017) loyalitas full harus ke Pak Anies dan Pak Sandi. Masa transisi jangan krasak-krusuk. Enggak usah pendekatan ini-itu. Pasti mereka punya catatan kinerja mereka. Jadi intinya siapapun pemimpinnya harus loyal,” kata Djarot sebagaimana yang dituturkan Isnawa.

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, mengingatkan agar Anies-Sandi harus selalu berdiri di atas semua golongan. Mereka harus merekatkan kembali warga Jakarta yang dalam Pilkada kemarin terbawa arus kampanye yang cukup “panas”.

“Anies-Sandi tidak boleh partisan karena warga Jakarta dan masyarakat Indonesia terpecah ketika Pilkada Jakarta. Saat ini keduanya milik semua orang sehingga tidak boleh partisan,” kata Fahri di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat, dikutip dari Antara.

“Lalu yang kedua, mentalitas Anies-Sandi dalam bekerja ambil yang positif dari yang pernah dilakukan pemerintah sebelumnya,” imbuh Fahri.

Komentar juga datang dari pihak kepolisian. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rikwanto berharap agar Anies-Sandi agar intensif menjalin komunikasi dengan beragam elemen masyarakat. Sementara polisi, menurutnya, akan senantiasa menjaga wilayah Jakarta tetap aman.

“Kita harus positive thinking dan harus yakin. Siapapun yang memimpin harus kita dukung agar wilayah Jakarta atau wilayah yang dipimpinnya itu baik lancar dan terbangun,” kata Rikwanto, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (13/10) kemarin.

Sementara Dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta, Gungun Heriyanto, berharap agar Anies-Sandi menghindari politik balas budi.

“Karena, selain parpol pendukung, Pak Anies dan Pak Sandi ini kan juga didukung banyak ormas. Harus diatur komunikasinya dengan baik sejak sekarang,” kata Gungun di Warung Daun, Cikini, Sabtu, 14 Oktober 2017. Gungun mengingatkan agar Anies-Sandi menghindari adanya free rider, kelompok yang mencari keuntungan karena kemenangan Anies-Sandi.

Tak bisa ditampik, program Anies-Sandi yang dikampanyekan tempo hari lalu tidak akan dengan mudah terealisasikan. Mantan Sekretaris Tim Pemenangan Anies-Sandi, M. Syarif, menilai dari empat program prioritas Anies-Sandi, DP rumah nol persen menjadi yang paling sulit direalisasikan.

“DP nol persen yang paling berat ini, tolong doakan,” ujarnya juga dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, hari ini.

Meski begitu, Syarif yakin Anies-Sandi tetap bisa merealisasikan program tersebut. Sebab menurutnya, program tersebut sudah melalui perencanaan yang matang dan bukan sekadar program politik. “Itu sudah ada perencanaan dan kajiannya. Meskipun berat, pasti bisa dilaksanakan,” kata Syarif.

Masyarakat Jakarta juga tentu saja ingin Anies-Sandi merealisasikan janji-janji mereka semasa kampanye. (***)

sumber: tirto.id

Editor :