Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Astaga, Ibu ini Tega Jadikan Anaknya Pelacur, Saat Dibawa ke Hotel Tak Disangka Kliennya Ternyata

Sabtu | 14 Oktober 2017 | 10:07

MEDIAKEPRI.CO.ID, Malaysia – Seorang ibu tentu akan memastikan kalau anaknya selalu terlindungi dan berada di lingkungan yang aman.
Sayangnya tak semua ibu bersikap demikian.

Justru ada beberapa ibu yang bahkan tidak melakukan kewajibannya sebagai orangtua dan malah melakukan hal yang tidak semestinya.

Hal ini lah yang dilakukan seorang ibu berusia 30 tahun asal Miri, Sarawak, Malaysia.
Bahkan apa yang dilakukan wanita ini sampai membuat sebagian netizen merasa tidak habis pikir sekaligus berang.

Betapa tidak, wanita ini diduga memaksa putrinya yang masih berusia 14 tahun untuk masuk ke dalam dunia prostitusi.

Parahnya ia melakukan hal ini agar sang anak bisa mencari uang untuk melunasi semua hutang-hutangnya.

Bukan hanya itu, menurut laporan media massa setempat, salah satu pria hidung belang yang menjadi kliennya ternyata adalah pamannya sendiri, meski hal ini baru diketahui sang paman saat membawa gadis tersebut ke dalam kamar sebuah hotel.

Pria berusia 23 tahun ini pun ditahan pihak berwajib pada Senin 9 oktober 2017, setelah ia mengaku kepada polisi sudah membawa gadis 14 tahun tersebut ke sebuah hotel.

Ia mengaku tidak sampai berhubungan intim dengan sang gadis setelah tahu kalau dia adalah keponakannya sendiri.

Selama 7 hari, pria ini harus berada di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, seorang pria pebisnis berusia 29 tahun juga ikut ditahan karena diduga sudah memperkosa gadis tersebut.
Seorang pria lainnya juga ditahan karena dianggap memiliki peran dalam kasus ini.

Sang ibu, bersama dengan seorang wanita pemilik bar karaoke, didakwa melakukan prostitusi anak di bawah umur dan sudah melanggar peraturan dari Penal Code and Child Act 2001 yang berlaku di Malaysia.

Hal ini disampaikan salah satu pejabat kepolisian di Sarawak, Datuk Dev Kumar seperti dilansir dari The Star dan World of Buzz.

Laporan lain di lapangan menyebut jika gadis ini dibawa kepala desa untuk melaporkan sang ibu ke polisi.

Tak lama setelah itu, barulah sang ibu ditangkap pada Minggu 8 oktober 2017
Dua wanita ini harus menjalani persidangan di Pengadilan Kota Lawas pada Jumat 13 oktober 2017

Keduanya juga terancam hukuman penjara selama 15 tahun, jika dinyatakan bersalah.
Apa yang dialami gadis ini harus menjadi pelajaran bagi setiap orangtua untuk selalu menjaga putra putrinya dan tidak menjerumuskan mereka dalam hal-hal yang memabhayakan. (***)

Editor :