Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Begini Reaksi Para Siswi SMA Saat Tahu Efek Mengerikan Jika Payudara Mereka Sering Dihisap

Minggu | 15 Oktober 2017 | 10:29

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Sebagian orang meyakini, wanita merupakan ciptaan Tuhan yang sangat indah.
Ada banyak bagian dari wanita yang dianggap orang lain sebagai sebuah kelebihan.
Mulai dari kelebihan pada fisik.

Misalnya, wajah, hidung, rambut, suara, mata, bibir, dada, hingga bagian lainnya.

Ada pula bagian lainnya yang juga menjadi daya tarik.

Misalnya sopan santun, tata caranya bertutur kata dan sebagainya.

Namun, khusus untuk fisik, tidak dapat dipungkiri bagian dada merupakan satu di antara yang cukup banyak menarik perhatian banyak orang.

Termasuk lawan jenis.

Oleh karena itu tidak heran saat ada banyak wanita yang berusaha untuk memperindah payudara miliknya.
Meski demikian, kaum wanita juga selalu dihantui oleh masalah yang muncul pada payudara mereka.

Masalah itu adalah terkait kanker payudara.

Kekhawatiran itu seperti yang terlihat dalam sebuah kegiatan yang diadakan di Surabaya baru-baru ini.

Sekitar 100 siswi SMA Muhammadiyah 2 Pucang Surabaya hanya terdiam dan merasa merinding saat pakar kanker, dr Ananto Sidohutomo MARS menyebut mengulum puting payudara bisa timbulkan kanker.

“Kalau nanti sudah menikah, silakan tidak dilarang aksi mengulum payudara
Tapi ingatkan sikat gigi yang bersih dulu. Jika tidak dalam waktu lama kanker payudara bisa timbul karena kebiasaan ini,”
ucap Ananto di hadapan siswi.

Para siswi itu juga makin merinding saat mereka diajak mengenali potensi timbulnya kanker serviks (mulut rahim). Mereka diminta waspada saat mulai datang bulan.

Fenomena keputihan mengindikasikan rahim atau vagina tidak bersih.
Seringlah mengganti pembalut saat datang bulan.

Ingat, Semua kanker baru diketahui saat puluhan tahun. Jadi sejak dini perlu menjaga kebersihan organ wanita,” kata Ananto yang juga Pemnina Yayasan Kanker Wisnuwardhana Surabaya.

Pakar kanker Surabaya itu bersama Komite pengembangan potensi siswa SMA Muhammadiyah 2 Pucang menggelar kegiatan Keputrian.

“Kami ingin mengedukasi siswi di sini. Senagai orangtua harus dekat dengan anak perempuan. Dari hal kecil ingatkan jaga kebesihan kewanitaan setelah datang bulan,”

kata Antari Shinta Dewi, salah satu orangtua siswa yang masuk komite sekolah itu.
Fauziah Putri mengaku tercerahkan saat mengetahui bahwa kanker itu bisa menyerang kapan pun. Apalagi jika ada perilaku pacaran yang berlebihan.

“Kalau nanti sudah menikah, silakan tidak dilarang aksi mengulum payudara. Tapi ingatkan sikat gigi yang bersih dulu. Jika tidak dalam waktu lama kanker payudara bisa timbul karena kebiasaan ini,” ucap Ananto di hadapan siswi.

Para siswi itu juga makin merinding saat mereka diajak mengenali potensi timbulnya kanker serviks (mulut rahim). Mereka diminta waspada saat mulai datang bulan.
Fenomena keputihan mengindikasikan rahim atau vagina tidak bersih.
Seringlah mengganti pembalut saat datang bulan.

Ingat, Semua kanker baru diketahui saat puluhan tahun. Jadi sejak dini perlu menjaga kebersihan organ wanita,” kata Ananto yang juga Pemnina Yayasan Kanker Wisnuwardhana Surabaya.

Pakar kanker Surabaya itu bersama Komite pengembangan potensi siswa SMA Muhammadiyah 2 Pucang menggelar kegiatan Keputrian.

“Kami ingin mengedukasi siswi di sini. Senagai orangtua harus dekat dengan anak perempuan. Dari hal kecil ingatkan jaga kebesihan kewanitaan setelah datang bulan,”

kata Antari Shinta Dewi, salah satu orangtua siswa yang masuk komite sekolah itu.

Fauziah Putri mengaku tercerahkan saat mengetahui bahwa kanker itu bisa menyerang kapan pun. Apalagi jika ada perilaku pacaran yang berlebihan.

Masuknya kuman, bakteri ke vagina bisa terjadi karena perempuan saat cebok menggunakan air kran yang masih ada kuman bakterinya. Pakailah air bersih yang sudah dimasak atau air kemasan.

Ananto juga memberi tip, Arah cebok yang benar adalah dengan cara usapan dari depan ke belakang.
Cuci tangan yang akan dipakai cebok, usapkan sekali dari arah depan kebelakang.
Kemudian cuci tangan lagi dan usapkan sekali dari arah depan kebelakang. Lakukan sampai merasa bersih.

Untuk kanker payudara, perempuan bisa melakukan tindakan pemeriksaan disi sendiri (SARARI), yang dilakukan pada hari ke 7 dari hitungan hari pertama menstruasi setiap bulan secara teratur. (***)

Editor :