Jumat | 20 November 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Beredar Video Bocah Disiksa Beramai-ramai, Dipaksa Merokok hingga Ditertawakan, Warganet Geram

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Video seorang bocah dianianya, dipaksa merokok dan mengocok kemaluannya oleh beberapa orang remaja lelaki beredar di dunia maya.

Video itu diposting oleh akun Instagram unnie_gosip, Sabtu21 oktober 2017 sore.

Loading...

Tak dijelaskan di situ dimana lokasinya, kapan dan siapa identitas bocah serta pelakunya tersebut, dan sebagainya, yang jelas tampak di video itu kejadiannya malam.

Bocah gundul itu tampak ditertawakan, dicubit hidungnya hingga dipaksa merokok.

Dia tampak menangis diperlakukan seperti itu, namun para pelaku tetap menyakitinya dan malah menertawakannya.

Tampak pula seorang di antara pelaku merekam aksi bejat mereka itu.

Loading...

“Gimana rasanya adek, anak atau ponakan kita di giniin sama generasi micin ngak bermoral. Pengen tak ulek2 para pelaku yang tega menyiksa anak di bawah umur.. di suruh ngerokok lalu maaf ( ngocok organ kemaluannya) kenapa bobrok sekali mental generasi zaman sekarang.

tolong ini di tindak lanjuti. @jokowi @komisiperlindungananak_ri @komnasanak,” tulis unnie_gosip.

Dari pantauan BPost Online, postingan itu awalnya diunggah oleh ipaeninichal.

Akunnya ternyata dikunci, namun dari profilnya tampak identitas pemiliknya adalah Afrizal Fauzi Ipaenin.

Ada keterangan sebuah situs internet www.batosai-ambonnaga.com, namun setelah diklik isinya tak ada alias muncul tulisan server not found.

Menurut unnie_gosip, awalnya akun tersebut tak dikunci, namun belum lama ini setelah video tersebut beredar, akun itu dikunci.

“Nama IG nya ada kan tuh min,harusnya bisa lebih gampang ya dilacaq,” ujar papachan_.

Dijawab begini oleh unnie_gosip “@papachan_ ada tp sekarang di private.. udah ada fotonya di akhir video,” sebutnya.

Video ini jelas saja mengundang keprihatinan para warganet.

Mereka menduga-duga kejadian itu di Maluku, Makasar atau Manado berdasarkan dari logat pembicaraan para pelaku.

Mereka lantas menyebut dan menandai akun Instagram pihak-pihak terkait yang berwenang atau sekiranya bisa menindaklanjuti kasus ini seperti Presiden Joko Widodo, media Tribun Video, Tribunnews, Gubernur Sulawesi Selatan, Sayhrul Yasin Limpo, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, Komnas Perlindungan Anak, dan sebagainya.

“Ya allah tega bgt yang nyiksa ini bocah di mana hati nuraninya?” komentar rara1189.

“Ini kejadian di mana? Kebsnyakan di kasih micin sama maknya nih…,” ujar finaarsandi.

“@hannaoktarini7 udah di private ignya,” lanjut finaarsandi lagi.

wahh kayaknya bahasa manado,” ujar michikotakada.

“Semoga cepet ketangkep itu pelaku… udah sangat” diluar batas..,” kecam rachmakhunaeifi.

“Ini di Makassar pak,dengarkan logatnya,tolong di tindak lanjuti @dannypomanto @syahrulyasinlimpo,” sebut fahrizano.

“@fahrizano bukan makasar itu logat maluku,” ujar yuliests menanggapi komentar fahrizano. (***)

 

Loading...
Loading...