Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Dinihari Itu Dengan Senyum, Kapolsek Minta Anak Dibawah Umur di Warnet untuk Matikan Komputer

Minggu | 01 Oktober 2017 | 13:17

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam -Saat itu sudah memasuki dinihari. Akan tetapi, sejumlah monitor komputer masih tetap menyala. Mirisnya. Dibalik komputer milik warung internet (warnet) itu dioperasionalkan oleh anak yang masih dibawah umur.

Anak dibawah umur yang rata-rata berusia 10 tahun itu, emosi mereka terpancing dengan games online perang-perangan, games petualangan hingga youtube film dan lagu. Mereka tidak hiraukan lagi kepulan asap rokok membuat suasana di dalam warnet sangat tidak sehat dan berbau apek.

Kapolsekta Batam Kota, Kompol Firdaus, masih berpatroli bersama sejumlah anggotanya. Saat melintas di seputaran Simpang Kuda, Sei Panas, Batam Kepulauan Riau, ia melihat ada warung internet (warnet) yang masih beroperasi. Kapolsek dan jajaran pun langsung menghampiri dan masuk ke dalam warnet tersebut.

“Miris lihatnya, yang ada di depan komputer itu rata-rata anak dibawah umur 10 tahun. Mereka asik main games, padahal haris sudah larut malam,” ungkap perwira melati satu ini.

Lantaran yang dihadapai anak dibawah umur, orang nomor satu di Polsek Batam Kota itu pun langsung bertutur kata halus dan meminta anak-anak tersebut mematikan komputernya.

“Anak-anak bapak, sekarang matikan komputernya ya, terus berkumpul di depan ya,” arah Firdaus dengan wajah penuh senyum.

Setelah semuanya berkumpul, mantan Kasat Binmas Polresta Barelang itu pun mulai memberikan pengarahan pada anak-anak tersebut.

“Kita beri pengarahan, ya kita coba sadarkan mereka, bahwa bermain hingga larut malam itu tidak baik, kareba mereka masih usia pelajar dan semestinya beristirahat bersama orang tua di rumah,” jelas mantam Wakasat Lantas Polresta Barelang ini.

Kompol Firdaus juga mengetuk hati para orang tua, untuk menjaga dan mengawasi anak-anak mereka, supaya tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang berakibat rusaknya moral mereka.

“Anak itukan titipan Tuhan yang harus kita jaga, kita rawat, besarkan, berikan pendidikan, sehingga dia menjadi generasi yang dapat dibanggakan bangsa ini, jadi saya harap kepada orang tua, tolong rawat mereka dan jaga mereka, agar mereka mampu menjadi pemimpin bangsa ini,” tegas Kompol Firdaus.

Usai diberikan pengarahan, anak tersebut pun dibubarkan dan disuruh pulang ke rumah masing-masing. Sementara warnet tersebut langsung ditutup.

“Sesuai dengan Perwako Kota Batam, jam operasi warnet itu dari jam 07.00 hingga 21.00 WIB, kedepan kita akan berkoordinasi denga pihak Kecamatan dan Satpol PP agar dapat menindak tegas warnet yang menyalahi aturan, karena disinyalir dari warnet-warnet inilah berdampak negatif untuk keamanan dan ketertiban lingkungan di sekitarnya,” jelas Kompol Firdaus.

Selain di wilayah Sei Panas, razia terhadap warnet juga dilakukan di sejumlah tempat di wilayah hukum Polsekta Batam Kota, diantaranya daerah Legenda Malaka belakang dan seputaran Botania.

“Kami tak akan berhenti sampai disini, pengecekan seperti ini akan terus kita lakukan, agar terciptanya kekondusifan di tengah-tengah masyarakat Batam khususnya di Batam Kota.(kmg/eddy)

Editor :