Selasa | 10 Desember 2019 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Harga Sayur dan Ikan Mulai Merangkak Naik di Tanjungpinang

Minggu | 15 Oktober 2017 | 23:19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Mendekati akhir tahun seperti biasa, hujan melanda Tanjungpinang dan Bintan bisa mejadi momok bagi pengusaha maupun pekerja yang menggantungkan hidupnya jadi nelayan penangkap ikan dan petani sayuran untuk kebutuhan sehari-hari.

Cuaca buruk menjadi kendala bagi nelayan untuk menangkap ikan dan petani yang lagi bercocok tanam, dikarenakan hujan yang cukup deras sering mengakibatkan gagal panen. Seperti yang di alami oleh Awang. Nelayan ini menggantungkan hidupnya di laut untuk menahgkap ikan untuk penghasilannya.

Loading...

Awang mangatakan bila sudah datang musim cuaca buruk begini, biasa kami tak turun kelaut. Otomatis uang belanja jadi tersendat dan jika turun melaut nyawa kami yang kami pertaruhkan.

Lain pula yang dikatakan Suryadi. Warga keturunan tionghua yang turun temurun melakoni dunia pertanian ini mengatakan jika sudah musim Hujan begini sering mengalami gagal panen. Dimana tanaman Bayam, Sawi dan Kangkung, tambahnya, sering terkena hama ulat, jadi bolong-bolong semua daunnya.

Dari keterangan Awang dan Suryadi, menurut pantauan media ini di lapangan Minggu, 15 Oktober 2017, ternyata harga Ikan dan Sayur di pasar yang ada di kota Tanjungpinang juga mulai merangkak naik harganya.

Harga Sayur bayam hingga 15 ribu yang biasa hanya 6 ribu, kangkung 9 ribu yang biasa 4 ribu, sawi hijau 11 ribu yang biasa 6 ribu dan sawi manis/minyak 13 ribu yang biasa 8 ribu.

Loading...

Dari harga ikan juga merangkak naik, dari ikan selar, selikor, benggol, kembung, ikan karang, ikan bulat, ikan putih dan sotong mulai naik di pasar ikan yang ada di kota Tanjungpinang harga naiknya masih berpariasi setiap jenisnya ada yang naik 5 ribu sampai 10 ribu tergantung jenis ikannya. (bobi)

Editor :

Loading...
Loading...