Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Harimau pemakan manusia mati tersengat pagar listrik di India

Selasa | 17 Oktober 2017 | 16:12

MEDIAKEPRI.CO.ID, India – Harimau yang menewaskan empat orang di Negara Bagian Maharashtra, India, sudah mati, beberapa hari setelah pengadilan tetap memutuskan untuk membunuhnya.

Upaya perburuannya dihentikan setelah para petugas menemukan bangkainya di dekat pagar listrik pada hari Minggu 15 oktober 2017 namun dia diperkirakan sudah mati sehari sebelumnya.

Harimau berusia dua tahun itu mati karena tersengat pagar listrik yang didirikan seorang petani untuk mengusir babi hutan dari lahan pertaniannya.

Para pegiat satwa mengecam Departemen Kehutanan yang dianggap gagal menyelamatkan satwa yang tergolong langka itu.

Mereka sempat menggugat perintah tembak mati yang dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan tanggal 23 Juni lalu namun pengadilan akhirnya menolak gugatan tersebut dan menguatkan perintah tembak mati pada Kamis 12 oktober 2017.

Harimau -yang diberi nama Kala atau Hitam dalam Bahasa Hindi- itu pertama kali ditangkap pada bulan Juli setelah menewaskan empat orang dan melukai dua lainya di kota Brahmapuri, Maharashtra.

Dia dilepaskan di kawasan perlindingan Bor Tiger namun kemudian membunuh dua orang lainnya.

Sekitar 60% populasi harimau dunia berada di India dan kelangsungan hidup mereka terancam akibat habitatnya yang terus berkurang maupun perburuan karena keyakinan bahwa organ tubuhnya merupakan obat-obatan yang ampuh.

Dan tingkat kematian harimau meningkat dalam beberapa tahun belakangan. Berdasarkan catatan pihak berwenang India, sebanyak 80 ekor harimau mati pada tahun 2015, yang meningkat dari 78 ekor pada setahun sebelumnya.

Umumnya harimau tidak menyerang manusia namun para ahli berpendapat mereka bisa menikmati daging manusia setelah melakukan serangan yang pertama.

Bulan Oktober tahun lalu, para penjaga hutan menembak mati seekor harimau yang diyakini menewaskan tiga warga kampung di pinggiran Taman Nasional Jim Corbett di Negara Bagian Uttarakhand.

Warga kampung kemudian membawa bangkai jenazah harimau itu berkeliling selama hampir tiga jam.(***)

Editor :