Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Ini Loh Penjelasan nya Kenapa Bayi Gak Boleh Di Gendong Saat Bayi Gumoh

Kamis | 19 Oktober 2017 | 12:00

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Merawat bayi memang tak mudah dan kadang bikin sang ibu dilanda kerisauan. Hal ini kerap dirasakan oleh ibu muda yang bayinya sering muntah lewat mulut maupun hidung.

Hal itu pula yang pernah dirasakan Dessy Sartika Pajeriaty. Maklum dirinya baru saja punya momongan dan ketika masih berusia enam hari si bayi, Muhammad Fakih El Shirazy, sering muntah.

Saat ini bayinya telah berusia 21 hari. Bayinya kerap muntah hingga lewat hidung seusai ia susui. Tak ingin kekawatirannya berlarut-larut, Deasy bersama sang suami (Supiani El-Shirazy) memeriksakan kondisi anaknya ke dokter spesialis anak.

Perasaan lega langsung dirasakan setelah diberitahukan sang dokter bahwa anak mereka yang sering muntah adalah hal yang biasa. Pasalnya sebagian bayi memang adakalanya mengalami gumoh atau mengeluarkan air susu atau isi lambung dari mulut maupun hidung.

Hal itu biasanya terjadi beberapa setelah bayi disusui atau diberi makan. “Setelah mendapat penjelasan dari dokter saya langsung lega. Ternyata hal ini memang biasa terjadi pada bayi yang usianya kurang dari empat bulan,” ucap Dessy, sabtu 14 oktober 2017.

Dessy menuturkan berdasar penjelasan dokter, hal mendasar yang menjadi penyebab utama gumoh adalah karena sistem pencernaan bayi yang belum dapat bekerja secara maksimal mencerna makanan. “Nah, saat kekenyangan itu lah bayi muntah,” tandasnya.

Sesuai saran dokter, Dessy kini melakukan beberapa langkah untuk mencegah gumoh. Antara lain dirinya menyusi bayinya tak melebihi kapasitas lambung si buah hati. Selain itu memperbaiki posisi menyusui yakni menghindari posisi bayi tidur telentang.

Cara lainnya yakni sang ibu menjaga gerakan setelah menyusui bayi. Pasalnya, jika terlalu banyak bergerak, air susu ibu yang baru masuk ke lambung si bayi bisa keluar lagi (muntah) akibat adanya goncangan yang berlebihan.(***)

 

 

Editor :