Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Jika Ada Orang Meninggal, Kenapa Cermin dan Gambar Harus Ditutup? Begini Penjelasannya, Ini Hukumnya

Kamis | 26 Oktober 2017 | 10:33

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Sebuah perbuatan yang sedikit aneh, jika ada orang meninggal dan dibawa kerumah, semua cermin dan gambar atau foto-foto harus segera ditutup.

Hal ini sudah menjadi kebiasaan sebagian masyarakat Indonesia yang sudah turun temurun hingga menjadi suatu tanda tanya bagi orang yang tidak mengerti hal tersebut.

Namun karena memandang situasi yang sedang berduka, kadang kala persoalan ini akhirnya disimpan dan dibiarkan begitu saja tanpa ada yang berani bertanya untuk apa semua hal itu dilakukan.

Semestinya persoalan ini perlu mendapat penjelasan yang dari orang yang memang mengerti tentang hal tersebut dan apa hukumnya jika orang melakukan hal ini.

Berdasarkan keterangan dari seorang ustads bahwa tidak ada perintah dari Rasulullah SAW supaya menutup cermin ketika orang meninggal dunia.

Apa yang dilakukan selama ini merupakan cara-cara orang terdahulu yang beranggapan bahwa cermin hanya digunakan oleh si mati ketika ia hidup saja.

Apabila ia telah mati, cermin tersebut tidak berguna, karena menurut kepercayaan kuno masyarakat Hindu, roh atau hantu tidak boleh melihat dirinya di dalam cermin.

Maka untuk menjaga hati dan perasaan serta menghormati roh tersebut, maka setiap cermin di rumah si mati haruslah ditutup.

Perbuatan tersebut tidak sesuai dengan syariat dan dilarang karena perbuatan tersebut tidak sesuai dengan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW serta dianggap sebagai suatu perbuatan yang menyalahi syariat. (***)

 

 

Editor :