Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Langit Hitam dan Firasat Buruk Riko terkait Choirul Huda

Senin | 16 Oktober 2017 | 10:26

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lamongan – Riko Simanjuntak sudah punya firasat yang tidak enak terkait Choirul Huda. Itu setelah langit di area pertandingan berubah menjadi mendung.

Choirul Huda, kiper Persela, harus dilarikan ke rumah sakit usai bertabrakan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodrigues, dalam laga Persela melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu 15 oktober 2017 sore WIB.

Kabar buruk pun datang setelah laga berakhir dengan skor 2-0 untuk Persela. Choirul Huda diketahui meninggal dunia di RSUD dr Soegiri, Lamongan.

Suasana duka seketika menjalar ke seluruh area stadion. Riko, yang sempat membantu proses pertolongan pertama untuk Choirul Huda di pinggir lapangan, ikut kaget.

Sebelum mendapat kabar Choirul Huda meninggal dunia, gelandang Semen Padang itu mengaku sudah dibayang-bayangi perasaan yang tak menentu sepanjang laga babak kedua. Itu lantaran langit berubah menjadi gelap.

“Kejadian itu jelang akhir babak pertama dan Bang Choirul dilarikan pakai ambulans ke rumah sakit. Memasuki babak kedua tidak tahu kenapa tiba-tiba mendung padahal kita main tadinya cuaca sangat panas,” kata Riko kepada detikSport.

“Saya lihat langit sudah sangat gelap dan hujan datang, tapi tak lama matahari muncul. Seketika saya ingat Bang Choirul, itu tersentak begitu saja. Cuaca betul-betul aneh di babak kedua,” sambungnya.

“Matahari datang, mendung lagi, dan begitu terus beberapa kali. Nah, makanya saya teringat Bang Choirul karena kalau di kampung saya, Siantar, itu artinya ada yang meninggal.”

“Selesai babak kedua, di ruang ganti saya lihat para pemain Persela pada menangis semua. Saya tanya ke pemain Persela ternyata mereka bilang Bang Choirul meninggal, saya sangat kaget.”

“Saya sempat tidak percaya, lalu tanya wartawan, ada dua orang ketika itu. Mereka juga bilang betul kalau Bang Choirul meninggal. Saya masih tidak percaya, lalu saya tanya ke pengurus Persela, ternyata semua bilang benar,” ungkap Riko.(***)

Editor :