Kamis | 28 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Nasib Tragis Pekerja Proyek Perlintasan Layang KA, Tertimpa Besi, Tewas Seketika Dengan Kondisi Yang Mengenaskan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Seorang pekerja proyek pembuatan perlintasan layang Kereta Api (KA) Medan-Kualanamu, Bayu Bijaksana (30) warga Blitar, Jawa Timur (Jatim), tewas tertimpa besi di Jalan Tangguk Bongkar Kelurahan TSM II, Kecamatan Medan Denai, Rabu 25 oktober 2017 sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa naas yang menimpa korban terkesan ditutup-tutupi, pihak proyek dan Polsek Medan Area langsung mengevakuasi jenazah korban ke RS Haji Desa Medan Estate, Percut Seituan, bukannya ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan penyelidikan.

Loading...

Keterangan dihimpun SIB dari berbagai sumber, sebelum kejadian naas itu terjadi, korban mengajak temannya Susanto (30) warga Dusun Kleben Kelurahan
Plosoharjo, Kecamatan Toroh membongkar besi berjajar di tengah perlintasan layang yang sudah dibaut.

Ketika mengendorkan baut, tiba-tiba besi yang berjajar panjang itu tumbang dan menimpa kepala dan wajah korban, sehingga korban tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan.

Rekan korban, Susanto dan A Mazid (30) warga Cetebon Kelurahan Kali Sari, Kecamatan Lo Sari yang melihat kejadian langsung memberitahu pekerja yang lain.

Tak lama petugas Polsek Medan Area yang mendapat informasi tiba di lokasi. Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke RS Haji.

Loading...

Ketika sejumlah awak media mendatangi lokasi kejadian, terlihat jelas bercak darah korban di tanah. Yang lebih anehnya, lokasi bukannya diberi garis polisi (police line), melainkan tali berwarna hitam-kuning yang digunakan untuk pembatas pengerjaan proyek.

Seorang pekerja ketika diwawancarai terkesan bungkam. Mereka mengaku semuanya sudah diurus Polsek Medan Area.

Kapolsek Medan Area Kompol Hartono ketika dikonfirmasi lewat pesan singkat (SMS) terkait sudah sejauh mana kasus pekerja yang tewas tersebut, karena termasuk kelalaian dalam bekerja, Kapolsek tak memberikan keterangan sama sekali.
(***)

 

 

Loading...
Loading...