Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Pak `Ogah` Nekat Bunuh Teman Seprofesinya Hanya Karena Uang Rp10 Ribu

Sabtu | 21 Oktober 2017 | 10:53

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Seorang `pak ogah` nekat menusuk teman seprofesinya sendiri hingga tewas di kawasan Penjaringa, Jakarta Utara. Korban yang diketahui bernama Facri (20) ditusuk pada bagian dadanya oleh pelaku hingga tewas hanya karena meminta uang Rp10ribu hasil memalak sopir.

Aparat Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan yang mendapat laporan kemudian melakukan olah TKP. Sejumlah saksi dimintai keterangan hingga akhirnya polisi berhasil meringkus Indria alias Tanceng (18) yang bersembunyi di rumahnya, tak jauh dari tempat ia beraksi.

“Sebelumnya korban ini sudah cek-cok mulut karena uang korban Rp10 ribu dibawa pelaku. Jadi korban mendatangi rumah pelaku untuk minta uangnya yang merupakan hasil kerjanya sebagai pak ogah,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Anwar Haidar.

Menurut Kapolsek, pelaku sebelumnya sudah kesal dengan korban lantaran mengetahui istrinya yang sedang hamil didorong korban.

“Pelaku ini juga sudah kesal istrinya didorong sama korban. Ya puncaknya saat korban datang ke rumah pelaku minta uangnya, kemudian emosi hingga berkelahi,” ujarnya.

Pembunuhan itu terjadi pada Kamis 19 oktober 2017 sekira pukul 18.00 WIB.

Korban saat itu mendatangi rumah pelaku ingin meminta uang Rp10 ribu jatahnya sebagai pak ogah.

Saat bertemu korban, pelaku yang sudah kesal tidak melayani permintaan korban. Keduanya kemudian cek-cok mulut hingga akhirnya duel di depan rumah pelaku.

Keributan itu sempat dipisahkan seorang warga, Nepih. Namun keduanya malah semakin bprutal berkelahi.

Pelaku yang sudah emosi kemudian lari ke dapur rumah mengambil pisau dapur.

Saat itu juga pelaku langsung menyerang korban hingga mengenai bagian tengah dada. Korban langsung tersungkur bersimbah darah tergeletak di jalan.

Keributan itu didengar kakak pelaku.

Namun ketika keluar, ia mendapati korban sudah terkapar

Kakak pelaku ini kemudian menyiram wajah korban karena mengira hanya pingsan.

Ia kaget ketika pemuda itu tidak lagi bernafas. Tim Resmob Polsek Metro Penjaringan yang mendapat laporan kemudian membawa jasad korban ke RSCM untuk di visum.

Polisi meringkus pelaku berikut barang bukti berupa pisau di kolong tempat tidur. Pelaku pun dibawa ke kantor polisi.

Dihadapan penyidik pelaku mengakui semua perbuatannya menghabisi nyawa pelaku. Ia mengakui korban adalah teman dekatnya. Selain kesehariannya bersama-sama mnejadi pak ogah, mereka juga kerap menjadi petugas parkir liar di kawasan Teluk Gong Penjaringan.(***)

Editor :