Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

BATAM

Pembunuh Nenek Tiamah Tertangkap di Lubukbaja, Ternyata Cucunya Sendiri

* Bunuh dan Kubur Jasad Neneknya di Dalam Kamar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Terduga pembunuh nenek Tiamah yang ditemukan terkubur di bawah kasur kamarnya akhirnya ditangkap di Kota Batam, Kepulauan Riau. Pelakunya pembunuhan sadis tersebut ternyata adalah cucu korban sendiri.

Loading...

Tio Winarto, buronan Polresta Pekanbaru itu diringkus pada Jumat (13/10). Dia ditangkap saat sedang sarapan bersama Fiki, pacarnya, di Komplek Nagoya City Center, Lubukbaja.

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya menuturkan Tio ditangkap oleh anggota Polresta Pekanbaru yang berkoordinasi dengan Polresta Barelang. “Ada dua perwira dan dua bintara dari Pekanbaru yang datang ke Batam memburu tersangka pembunuhan ini,” kata Agung.

Saat ditangkap, lanjut Agung, Tio bersama pacarnya kemudian digelandang ke Mapolresta Barelang. Rencananya, kedua orang ini akan diboyong ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tio menjadi buronan polisi setelah nenek Tiamah yang merupakan warga RT 02 RW 04 Kelurahan Tebing Tinggi Okura Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru dinyatakan menghilang pada 5 Oktober lalu.

Loading...

Dilansir okezone, jasad nenek Tiamah ditemukan terkubur di dalam kamarnya pada Senin (9/10) malam. Penemuan mayat yang menghebohkan ini berawal saat Edy Siswanto (39), putra Tiamah mendatangi rumah orang tuanya di Okura.

Edy yang merupakan anggota polisi yang berdinas di Polda Riau datang ke rumah karena mendapat laporan dari keluarga besarnya kalau ibunya sudah menghilang sejak 5 Oktober 2017.

Saksi kemudian memeriksa isi rumah korban. Kecurigaan tertuju pada kamar korban yang terkunci. Dia pun memberanikan diri mendobrak kamar ibunya.

Saat pintu sudah terbuka, pandangan saksi tertuju ada pada tempat tidur korban. Di mana saat itu melihat ada gundukan tanah dibawa tempat tidur.

Edy pun mengangkat kasur ibunya. Kecurigaan saksi semakin kuat karena dari gundukan tanah itu tercium aroma busuk. Mendapatkan temuan itu, Edy melaporkan kepada keluarga besarnya yang ada di Pekanbaru.

Setelah keluarga datang, bersama warga sekitar kemudian menggali gundukan tanah itu. Setelah menggali sekitar 2 meter, di liang itu tergolek tubuh Tiamah dengan kondisi sudah meninggal dan tubuhnya sudah mengeluarkan aroma tidak sedap.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Setelah itu, jenazah dibawa ke kamar mayat Bayangkara Polda Riau untuk divisum.

Usai visum, polisi menyerahkan jenazah ke pihak keluarga untuk dimakamkan pada Selasa (10/10). “Sehari-hari korban tinggal bersama cucunya, Tio Winarto. Saat ini cucu korban juga tidak ditemukan,” ucap Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edy Sumardi.

Loading...
Loading...