Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Sadisnya! Wajah Siswi SMA Disayat-sayat, Pelakunya Masih Diburu Polisi

Jumat | 20 Oktober 2017 | 12:29

MEDIAKEPRI.CO.ID, Siantar – Penganiayaan sadis terjadi di Siantar, Sumatera Utara. Seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Teladan jadi korban, Rabu 18 oktober 2017 malam.

Nadya, nama siswi tersebut, warga Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, ditemukan berlumuran darah di rumah warga bermarga Purba di Lorong 20, Kecamatan Siantar Martoba.

Kini, Nadya dirawat intensif di RS Horas Insani, Jalan Medan, Kamis 19 oktober 2017.

Keluarga korban bernama Umar menduga Nadya dianiaya oleh seorang teman pria yang biasa datang ke rumahnya.

Nadya, kata Umar, sempat dicekik, dipukuli bertubi-tubi dan bahkan wajahnya disayat pakai senjata tajam oleh terduga berinisial DS.

“Kami dapat info lehernya adik kami ini dicekik, dipukuli, habis semua wajah adik kami. Ada juga bekas sayatan diduga pakai pisau di wajahnya. Itu tulang hidungnya juga sampai patah,” kata Umar.

Kakak kandung Nadya, Iwelya Gusnawati menjelaskan, keluarga mendapat kabar adiknya, dianiaya pakai senjata tajam, lalu dibuang di kebun jeruk.

Katanya, sebelum kejadian adiknya diajak bertemu oleh pelaku untuk mengambil paket, Rabu semalam adiknya diajak pelaku ambil paket. Nadya bilang ajak kawan lainnya, itu ada si Umi sama satu lagi buat jumpa DS di Alfamart.

“Terus pas sudah jalan si Nadya dan Dirli melaju kencang dan gak tekejar sama kawannya. Nadya sempat kirim pesan suara ke Whatsapp. Kami cari lah gak ketemu.

Rupanya ketemu adik kami sudah di rumah warga. Berlumur darah semua pas ketemu,” kata Iwelya.

Abang ipar korban, Frana menduga kuat pelaku penganiayaan terhadap Nadya adalah DS.
Katanya, DS yang biasa bermain ke rumah lantaran kenal dengan korban.

Bahkan dia menduga, DS tidak hanya berniat menganiaya, tetapi merencanakan perampokan dan pembunuhan terhadap Nadya.

“Dia biasa main gitu ke rumah. Kenal baik selama ini, bukan kawan SMA Nadya, kenal-kenal gitu aja.

Udah dia itu pelakunya. Kami duga dia niatnya mencuri. Soalnya kereta adik kami hilang, handphonenya, anting-antingnya semua diambil,” kata Frana.

Frana juga mengatakan telah melaporkan kasus ini ke Polres Siantar, khususnya ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak. Keluarga berharap segera ditangkap.

Keluarga Beberkan Sosok yang Diduga Sayat Wajah Nadya.

Kasus penculikan dan penganiayaan sadis terhadap seorang siswi SMA bernama Nadya di Siantar, masih dalam penyelidikan kepolisian.

Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini, namun sudah mendapat laporan dari keluarga korban.

Namun, pihak keluarga menduga, pelaku penganiayaan siswi SMA ini adalah orang yang dikenal akrab oleh Nadya.
Keluarga langsung curiga pada sosok pria berinisial DS sebagai pelakunya.

Nama tersebut bahkan menjadi pembicaraan di media sosial Facebook.

DS merupakan sosok terakhir bersama Nadya.

Kakak korban, Iwelya Gusnawati mengatakan, keluarganya curiga karena pada Rabu malam itu, pelaku menelepon korban dan diminta menjemput paket.

Sejak itu, korban tidak pulang, namun ditemukan seorang warga yang tinggal tak jauh dari korban ditemukan.

“Nggak nyangka kami. Si DS itu sering ke rumah kami main. Makan minum pun sudah biasa di rumah. Kenal gitu aja, baik selama ini, bukan pacaran juga dengan adik saya, berteman,” ungkapanya.

Iwelya belum mengetahui pasti alasan pelaku melakukan penganiyaan yang diduga dengan niat mermbunuh adiknya itu.

Tiba-tiba tadi malam ada yang menelpon, mengabarkan bahwa Nadya ditemukan di kebun jeruk di Siantar Martoba.

“Tadi malam ada yang nelpon bilang Nadya sudah dibunuh dibuang di kebun jeruk Lorong 20 Rindam. Nggak tahu pasti nomor siapa. Pastinya tadi malam adik kami pergi mau ambil paketan ketemu dengan DS di Alfamart.”

“Ikut juga dua kawan Nadya lainnya. Tapi mereka pisah karena Nadya dan DS kencang kali motornya,” katanya.

Akibat penganiyaan ini, Nadya sempat tak sadarkan diri.

Sekujur tubuhnya berlumuran darah. Di pipi, leher, dan pelipis mata terdapat bekas sayatan benda tajam.

“Ada bekas sayatan, di pipi, leher, dan pelipis alis dekat mata. Kami duga memang pakai pisau sepertinya. Adik kami pun masih pakai baju sekolah, tetiba diajak mau mau bil paketan sama Dirli,” ungkapnya.

Teranyar tersiar kabar, DS sudah diketahui keberadaannya dan sedang diburu polisi. Diduga pelaku berada di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.(***)

Editor :