Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Sedih! Sebelum Meninggal, Ibu Ini Sempat Telepon Anaknya, Kata-kata Terakhirnya Bikin Nangis!

Kamis | 26 Oktober 2017 | 14:10

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Pulau Pinang, Malaysia.
Dipastikan ada warga negara Indonesia juga yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Norasyikin Zuryanidufizan (22) adalah anak dari salah satu korban kecelakaan tersebut.

Dia bercerita sempat mendengarkan jeritan ibunya yang meminta tolong via telepon.

“Syikin, tolong mak … tolong mak,” ujar Norasyikin menirukan.

Rupanya itu adalah jeritan terakhir yang didengar Norasyiki

Kini ibunya menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan bus tersebut.
Nama sang ibunda adalah Noriah Kasa (40).

Noriah sendiri tewas akibat terjebit dalam kecelakaan dua bus pabrik.

Insiden mengerikan itu terjadi di Kilometer 147 Lebuhraya Utara Selatan dekat Tol, Bukit Mertajam.

Norasyikin mengaku masih terus mendengar jeritan terakhir sang ibunda hingga saat ini.

Terutama saat dia mendengar kabar bahya ibunya dipastikan meninggal dunia.

Norasyikin sendiri mengaku sedang mengendarai mobil saat ibunya menghubungi.

Saat itu dia sedang perjalanan menuju tempat kerja.

“Ibu saya pergi bekerja lebih dulu naik bus, sementara saya sedang berada di van untuk bekerja.”

“Dia menelepon saya dan meminta bantuan beberapa kali sebelum teleponnya terputus,” katanya.

Norasyikin merasa tidak nyaman setelah mendengar kata-kata ibunya tersebut.

Ditambah lagi, van yang dinaikinya sedang terjebak dalam kemacetan lalu lintas kala itu.

“Saya kemudian menghubungi teman saya (Mohd Sabri Azhar).”

“Saya memintanya untuk menjemput di pinggir jalan raya.”

“Saat saya coba menghubunginya lagi, tidak ada jawaban dari ibu,” imbuhnya.

Norasyikin kemudian dijemput oleh Mohd Sabri dan dibawa ke Rumah Sakit Seberang Jaya (HSJ) sebelum menerima kabar bahwa ibunya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Tribunstyle melansir dari Siakapkeli, kecelakaan itu terjadi pada pukul 00.15 dini hari tadi waktu setempat.

Saat ini sudah ada 8 korban tewas yang terdiri dari 7 warga Indonesia dan satu penduduk Malaysia.

Sementara 33 orang lainnya mengalami cidera dan dilarikan ke rumah sakit. (***)

Editor :