Rabu | 02 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Berantam sama Suami, Arbainah Minta Dinikahi Selingkuhan, Tapi INNALILLA…

MEDIAKEPRI.CO.ID, Palangkaraya – Setelah mendapatkan identitas korban bernama Arbainah alias Raodah (40), warga Jalan Riau Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya, polisi langsung menelisik pelaku pembunuhan.

Polisi memintai keterangan suami dan beberapa orang teman dekat korban dan munculah nama Supian Suri alias Usup (42), warga Pinggiran Hilir Kecamatan Astabul Kabupaten Banjar yang belakangan diketahui ada hubungan terlarang dengan Arbainah.

Loading...

Supian Suri diduga kuat sebagai pelaku pembunuh Arbainah, dengan cara mencekik korban hingga tewas. Kemudian untuk menghilangkan jejak, pakaian korban dilucuti dan jenazah korban dibuang ke rawa pinggiran Jalan Mahirmahar.

Kapolres Palangkaraya AKBP Lili Warli , Jumat 10 november 2017 mengungkapkan, tersangka dan korban bertemu di Kota Palangkaraya, dan saat itu, korban usai bertengkar dengan suaminya.

Hingga akhirnya korban dan pelaku janjian bertemu di jalan menuju ke arah Jalan Mahirmahar Lingkar Luar Palangkaraya dengan mengendarai motor Yamaha Mio KH 2713 TQ.

“Usai bertengkar korban pergi menghubungi tersangka dan meminta kepada tersangka agar menikahinya,” kata Lili.

Loading...

Saat itu, tersangka menolak, sehingga pelaku dan korban sempat cekcok mulut yang akhirnya tersangka nekat mencekik korban dari belakang hingga korban pingsan.

Usai mencekik, pelaku kemudian memukul korban dengan sepotong kayu hingga korban pun meninggal dunia.

“Saat itu, pelaku ingin memastikan korban benar-benar meninggal, sehingg pelaku mengikat leher korban dengan tali hingga ke kepala korban, saat korban benar-benar wafat, tali dilepas, “ujar Lili.

Saat korban tewas, kemudian pelaku melucuti pakaian korban dan mengambil semua perhiasan korban serta Identitas korban dan membawanya ke Jalan Tjilik Riwut KM 25 dengan menggunakan motor korban untuk menghilangkan jejak korban.

Akibat perbuatannya, pelaku saat ini mendekam di sel tahanan Polres Palangkaraya, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan pelaku pun dikenakan acaman kurungan selama 15 tahun penjara. (***)

Loading...
Loading...