Rabu | 23 Oktober 2019 |
pemkab lingga
×

Pencarian

Kandidatku tuk Bupati dan Wakil Bupati Lingga

LINGGA

Bincang Tamadun Melayu Upaya Melestarikan Khasanah Budaya Melayu

Rabu | 22 November 2017 | 8:57

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Kebudayan gelar Perbincangan Tamadun Melayu Antarbangsa guna untuk memperbincangkan apa itu tamadun sekaligus membubuhkan benih pemikiran dari semua kalangan terkait pengembangan kegiatan ini dijangkau waktu dan tempat yang berbeda.

Wakil Bupati Lingga M Nizar mengatakan, perbincangan ini dilakukan untuk lebih menguatkan dan mengembangkan lagi kegiatan perhelatan tersebut sebagai upaya melestarikan khasanah Budaya Melayu.

“Sebagian serumpun Melayu, perlu rasanya kita bincangkan lagi tentang Tamadun Melayu ini sekaligus berupaya menjaga dan melestarikan khasanah budaya Melayu,” kata Nizar saat membuka kegiatan di Aula Kantor Bupati, Selasa, 21 november 2017.

Menurutnya, dengan adanya pagelaran PMTMA ini kedepan bisa menghasilkan suatu kesepakatan bersama sesama rumpun melayu terkait pentingnya kegiatan itu untuk lebih dikembangkan lagi.

Lebih lanjut, kata Nizar, Kabupaten Lingga yang merupakan Bunde Tanah Melayu perlu rasenye dipertimbangkan menjadi sekretariat pengusulan kegiatan PMTMA ini kedepannya.

Sementara itu salah satu tokoh pemakalah besar, dari negeri tetangga Malaysia, Datok Prof Abdul Latif Abu Bakar menyambut baik kegiatan ini.

Karena menurutnya Tamadun merupakan peradaban. Dimana peradaban adalah gagasan yang hebat maju dan jaya.

“Sejarah dan budaya merupakan bagian kecil dari Peradaban, akan terhapus jika tidak dijaga dengan baik. Untuk itu mari kita membina peradaban Melayu yang maju di persada dunia. Bangsa Melayu harus bersatu untuk Negara agar menjadi maju,” ungkap Datok Prof Abdul Latif.

Pantauan diskusi bincang tamadun dihadiri sejumlah tokoh pemakalah besar seperti Datok Prof Abdul Latif Abu Bakar dari University Malaysia, Datok Drs Abdul Kadir Ibrahim, Prof Susanto Zudri FIB dan Datok Rida K Liamsi, Budayawan Provinsi Kepri. (bran)

Editor :