Senin | 18 November 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Batam

BATAM

BP Kawasan Bintan Mentahkan Pemeriksan Terkait Tangkapan Miras Ilegal, Ini Penjelasannya

Kamis | 02 November 2017 | 9:57

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Awalnya, BP Kawasan Bintan menolak surat panggilan penyidik Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI sebagai saksi atas tangkapan minuman keras (miras) ilegal oleh Kodim 0813/Bintan.

Penolakan ini karena BP Kawasan Bintan merasa kasus yang ditangani tersebut tidak masuk ranah kerja mereka. Dan kasus miras ilegal itu bukan didalam tanggung jawab BP Kawasan Bintan.

Loading...

 

Muhammad Saleh Umar, Wakil Kepala BP Kawasan Bintan mengatakan tidak mengerti dasar lembaganya ikut dipanggil sebagai saksi. Soalnya, kita yakin kasus yang ditangani oleh Kementerian Perdagangan itu tidak masuk dalam ranah kerjanya.

“ Kita dipanggil cuma dimintai keterangan, seputar ranah dan kawasan BP Kawasan terkait masuknya barang dari luar negri. Untuk kasus miras tersebut yang dari Berakit, bukan masuk di kawasan kita,” ujar Saleh usai memberikan keterangan kepada penyidik, Rabu, 2 November 2017.

Saleh sempat mengatakan, perusahaan yang terdaptar di BP Kawasan hanya tiga perusahaan. Namun untuk jelasnya dirinya lupa karena datanya ada di kantor, untuk peredaran miras ke tiga perusahaan itu hanya di peruntukan di Hotel Bintang Tiga yang ada di Lagoi

Loading...

Saat di tanya jika minuman yang dibawa tiga perusahaan tersebut keluar dari Lagoi, apakah di sebut ilegal? Saleh hanya menjawab, saya tidak bisa mengatakan itu ilegal karena itu bukan wewenang kita.

Disinggung, ada berapa perusahaan yang lakukan importir di BP Kawasan Bintan?, ia katakan ada tiga.
“Ada tiga, siapa-siapa saja, saya tidak ingat, datanya di kantor,” ujarnya. (boby)

Editor :

Loading...
Loading...