Minggu | 20 Oktober 2019 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Hakim Ikut Diklat, Berpakaian ‘Preman’ Sidang Terdakwa Oknum Perwira Polisi Ditunda

Rabu | 08 November 2017 | 20:13

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sidang perdana, oknum perwira polisi berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di Polres Bintan dalam kasus dugaan penggelapan barang bukti narkoba jenis sabu ditunda di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu, 7 November 2017.

Sidang ini batal dilaksanakan karena dua dari tiga majelis hakim yang menyidakkan oknum perwira polisi berinisial DA dan kawan-kawan ini karena sedang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Mega Mendung, Bogor. Sidang ditunda hingga 27 November 2017 mendatang.

 

Pantauan dilapangan, oknum perwira polisi ini dibawa ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang menggunakan mobil tahanan datang sekitar pukul 15:30 wib. Tanpa menggunakan rompi tahanan sebagaimana terdakwa lainnya, mantan Kasat Narkoba Polres Bintan ini bersama enam terdakwa lainnya digiring menuju ruang sidang untuk mendengar penundaan sidang.

Usai mendengarkan penundaan sidang, terdakwa langsung diborgol lalu dibawa ke mobil tahanan, bukannya ke sel tahanan seperti para terdakwa lainnya. Beberapa keluarga terdakwa terlihat menjenguk di dalam mobil tahanan yang saat itu dijaga beberapa anggota Polisi bersenjata lengkap.

Humas Pengadilan Negeri Tanjungpinang Eduart M.P Sihaloho, SH, MH menjelaskan sidang ditunda karena Ketua Majelis Hakim yang menyidangkan kasus ini sedang mengikuti Diklat sertifikasi lingkungan hidup di Bogor sampai 21 November 2017. Sidang dilanjutkan pada tanggal 27 dengan mendengarkan dakwaan dari JPU.

Terkait adanya perlakuan khusus terhadap oknum perwira polisi yang menjalani sidang tanpa mengenakan rompi tahanan dan tidak dititip dalam sel tahanan seperti terdakwa lainnya, Eduart M.P Sihaloho menjelaskan itu teknis yang merupakan wewenang Jaksa.

Terdakwa dan lima orang anggotanya ditangkap karena menggelapkan barang bukti sabu-sabu sebanyak 1 kilogram hasil tangkapan dua orang kurir narkoba di hotel Confort sebanyak 16 kilogram. Sabu-sabu tersebut dijual terdakwa kepada DSM yang akhirnya ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Tanjungpinang hingga akhirnya kasus tersebut terbongkar. (boby)

Editor :