Rabu | 20 November 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku untuk Pilkada Natuna

NATUNA

Harga Tiket ke Natuna Selangit, Bupati Respon Keluhan Warganya, Langsung Kirim Ini ke Presiden RI

Senin | 20 November 2017 | 21:47

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Ikut merasakan keluhan yang ditanggung warganya dengan harga tiket yang mencekik, Bupati Natuna Hamid Rizal langsung menanggapi.

Untuk membela kepentingan masyarakatnya itu, ia mengirimkan surat ke Kementerian Perhubungan untuk mencari solusi terbaik untuk warga Natuna. Surat yang ditembuskan ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo itu, ia meminta harga tiket dari dan menuju Natuna dengan harga batas terendah.

Loading...

”Surat permohonan sudah dikirim ke Menteri Perhubungan, dengan tembusanya ke presiden dan wakil presiden,” kata Hamid di Ranai, Sabtu, 18 November 2017.

Bupati Hamid Rizal memohon, dengan ditembuskanya surat ke presiden dan wakil presiden Republik Indonesia diharapan surat tersebut dapat perhatian khusus dari kepala negara, dan cepat terealisasi.

“Apalagi yang meminta kabupaten Natuna, yang memang dapat perhatian khusus dari pemerintah pusat, moment ini harus kita gunakan”, jelas Hamid.

Selama ini harga tiket pesawat di Natuna sangat mahal dan memberatkan penumpang, bahkan dari Natuna ke Batam pernah mencapai harga Rp,1,8 juta untuk satu penumpang.

Loading...

Dengan mahalnya tiket pesawat, di yakini sebagai salah satu hambatan orang mau berkunjung ke Natuna, baik mereka yang ingin investasi ataupun sekedar berwisata ke natuna, bila ini terus terjadi maka laju pembangunan di Natuna pada setiap sektor akan terhambat dan tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Pada kesempatan tersebut Hamid juga menasehati seluruh OPD untuk berangkat keluar daerah seperlunya saja, agar tidak terlalu sering meninggalkan pekerjaan di kantor.

“Jangan pula habis ada pencairan proyek penuh pesawat oleh pegawai, untuk berangkat yang kurang penting”, kata Hamid mengingatkan.

Pasca meresmikan pengunanan Bandara Ranai, Presiden Joko Widodo mengajak Indonesia memandang laut dan udara sebagai wadah pemersatu bangsa, bukan sebagai pemisah. Dengan demikian konektiviti antar daerah baik provinsi, kota, kabupaten semakin baik.

”Bandara Ranai yang diresmikan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas orang dan barang agar pergerakan ekonomi naik,” kata Presiden Jokowi saat meresmikan pengoperasian terminal Bandar Udara Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis, 6 Oktober 2016 lalu. (kmg/riky)

Editor :

Loading...
Loading...