Minggu | 20 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Ini Film yang Mengangkat Sosok Kaum Hawa Madura

Rabu | 01 November 2017 | 16:58

MEDIAKEPRI.CO.ID, – PERSATUAN Artis Film Indonesia (Parfi) Pamekasan, Jawa Timur, akan mengangkat sosok kaum hawa Madura sebagai tokoh utama film layar lebar berjudul

“Perempuan Berselimut Angin”.

“Film layar lebar ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp4 miliar, dan segera memasuki masa praproduksi. Film ini merupakan lanjutan, setelah sebelumnya Parfi Pamekasan berhasil memproduksi film pendek berjudul ‘Mesa Sape’,” kata Ketua Parfi Pamekasan, Yoyok R Effendi kepada Antara di Pamekasan, Rabu 1 november 2017.

Ia menjelaskan, film berjudul “Perempuan Berselimut Angin”, mengangkat figur utama sosok wanita Madura yang tangguh dan teguh pendirian menghadapi berbagai macam masalah dan konflik yang menerpanya, serta mandiri dalam bersikap.

Namum, sambung dia, perilakunya tetap mengacu pada nilai-nilai religi dan budaya setempat. “Jadi tidak sekadar mengeksplorasi eksotika wanita Madura,” ujarnya.

Yoyok yang juga Ketua III Dewan Kesenian Pamekasan lebih lanjut menjelaskan, sentimen pasar industri film nasional harus bisa di-distorsi sebelum mencapai titik jenuh pada jenis-jenis film yang lagi trend, misalnya dengan karya-karya film kreatif dan unik berbasis kearifan lokal sehingga penonton punya opsi untuk penyegaran hiburan.

“Inilah fungsi film yang ideal, yakni dapat menjadi tontonan sekaligus tuntunan yang baik,” katanya.

Pembuatan film ini dilaksanakan di Pulau Madura dengan pertimbangan, karena ketersediaan sumber daya alam sangat potensial, khususnya destinasi wisata alam, budaya dan kuliner dengan beragam keunikan yang ada di Madura, khususnya di Pamekasan.

“Jadi, ini yang akan kami ekspose, guna menguatkan karakter penokohan dalam film tersebut agar publik penasaran dan ingin menonton film tersebut,” kata Yoyok.

Menurut dia, film tersebut nantinya juga melibatkan aktor aktris papan atas Jakarta, juga Surabaya dan Pamekasan sehingga diharapkan nantinya muncul talenta-talenta daerah yang bisa berkiprah di khasanah perfilman nasional.

“Film ini akan menjadi media promosi potensi daerah, makanya kami akan mema ksimalkan kesempatan ini guna mengeksplor dan mengekspos potensi budaya dan wisata,” katanya. (***)

Editor :