Kamis | 17 Oktober 2019 |
×

Pencarian

Kandidatku tuk Walikota dan Wakil Walikota Batam

BATAM

Lahan Masih Sengketa di Batubesar Ini Berdiri Tempat Usaha, Ternyata Disewakan Salah Satu Pihak

Selasa | 14 November 2017 | 13:49

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – IRONIS!. Atau memang ada niat dan unsur kesengajaan agar tercipta suasana yang tidak kondusif. Bahkan, suatu upaya untuk melawan proses hukum yang sedang berjalan?.

Lahan yang tidak jauh dari Markas Komando (Mako) Polda Kepri, tepatnya di pinggir jalan di Rukun Tetangga (RT) 03, Rukun Warga (RW) 01 milik Sodik. Lelaki yang sehari-hari beraktivitas sebagai porter di Bandara ini sudah menempati tersebut sejak tahun 1995 silam.

Sejak dua tahun belakangan, ada pihak Aling yang mengaku sebagai pemilik lahan. Sehingga, Aling mengambil langkah sepihak dengan melakukan penggusuran terlahan tersebut. Tidak terima tindakan ini, tahun 2015, Sodik melaporkan hal ini ke Polsek Nongsa.

Hingga kini, kepemilikan lahan tersebut masih gantung, karena tidak ada kejelasan mengenai proses hukumnya. Sambil menunggu proses hukum berjalan, Sodik dan keluarga mengaku banyak mendapat tekanan dari orang-orang yang pro terhadap Aling.

Dua mingg belakangan, lahan yang masih dalam sengketa tersebut berdiri tempat usaha. Di atas lahan tersebut, ada usaha pencucian kendaraan. Pengelola tempat usaha tersebut mengaku ia menyewa dari Aling. Atas ‘izin’ tersebut, pengelola beraktivitas dengan memberi nama Cuci Motor Aish.

“Kami hampir tiga minggu beroperasi. Tempat ini kami sewa,” ujar seorang karyawan lokasi pencucian kendaraan itu sendiri.

Namun sayang, mediakepri.co.id belum bisa mendapat konfirmasi dari Aling sebagai penyewa lahan yang diakui Sodik tersebut.

“Itu bangunan milik saya. Dan saya punya surat jual beli terhadap lahan tersebut. Untuk pengrusakan bangunan yang ada di lahan saya itu, sudah dilaporkan ke Polsek Nongsa. Namun sejauh ini belum tahu, bagaimana prosesnya,” ujar Sodik. (bayu wasono)

Editor :