Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

TANJUNG PINANG

Menjelang perhelatan Tamadun Melayu di Kabupaten Lingga, Gubernur Isi dan Kawal Pembangunan

Senin | 20 November 2017 | 9:13

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Dr. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si mengajak masyarakat Kepri untuk bisa mengisi pembangunan Kepri dengan melakukan hal-hal positif dan menciptakan lapangan kerja baru. Serta meminta agar bisa mengawal jalannya pembangunan yang dilakukan pemerintah.

“Mari kita isi pembangunan ini dengan hal-hal positif. Ciptakan lapangan kerja baru. Silahkan berikan kritik dan saran kepada kami dalam rangka mengawal pembangunan ini,” ujar Nurdin.

Menjelang perhelatan Tamadun Melayu di Kabupaten Lingga yang dihadiri Wakil Presiden R.I Jusuf Kalla, Nurdin tetap menjalankan aktivitas yang padat. Nurdin mengawali Sabtu 18 november 2017 pagi dengan menyaksikan sekaligus membuka Citramas Cup II U10 dan U12 dalam rangka harlah SSB Citramas yang ke-2 di Lapangan Bola Citra Mas Kabil.

Pada kesempatan tersebut Nurdin juga memberikan semangat dan motivasi kepada mereka. Juga mengajak para orang tua untuk selalu memberikan support dan semangat pada anak anak tersebut.

“Mari kita tanamkan semangat olahraga yang jujur dan sportif pada anak-anak kita. Kita tanamkan hal-hal positif kepada mereka agar mereka mempunyai karakter yang kuat dan tangguh. Memiliki semangat juang yang tinggi sehingga tangguh di bidang apa saja,” ujar Nurdin.

Selesai dari Turnamen U-12, Nurdin melanjutkan kegiatan dengan menghadiri Wisuda di Universitas Batam. Di hadapan 758 orang para lulusan Universitas Batam (Uniba) Angkatan XIV Tahun Akademik 2016 – 2017, Nurdin berharap para alumni bisa menciptakan lapangan kerja baru. Memanfaatkan potensi di Lima Kabupaten/Kotanya yang dimiliki Kepri.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan/wisudawati yang diwisuda hari ini. Saya tak mau lagi dengar ada tamatan Universitas yang baru wisuda melamar jadi tenaga honorer di pemerintahan. Saya sangat berharap lulusan Univertas Batam ini bisa menciptakan lapangan kerja. Aplikasikan ilmu tersebut untuk membangun Kepri,” tegas Nurdin.

Agar bisa menciptakan lapangan kerja baru, Nurdin meminta para lulusan Uniba harus menguasai tekhnologi serta bisa membaca situasi politik dan ekonomi nasional dan dunia. Karena penciptaan lapangan kerja tidak bisa dilepaskan dari hal tersebut

“Potensi Kepri ini sangat luar biasa. Selain posisinya yang strategis, Kepri juga punya keunggulan di keindahan alam yang bisa dikembangkan sebagai destinasi wisata. Setiap Kabupaten/Kota mempunyai keunggulan masing-masing. Semuanya menunggu para lulusan Uniba untuk mengembangkannya sehingga bisa membantu pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi,” jelas Nurdin.

Rektor Universitas Batam (Uniba) Prof. Dr. H. Novirman Djamarun, M.Sc menyampaikan sejak berdiri tahun 2000 – 2017 lulusan Uniba sudah tersebar bekerja di seluruh Indonesia dan juga luar negeri, baik di pemerintahan, swasta maupun dalam menciptakan lapangan kerja baru.

“Meningkatkan kualitas Perguruan Tinggi dan alumni yang dihasilkannya adalah komitmen dan tujuan utama kami. Kami ucapkan terima kasih atas perhatian Provinsi Kepri selama ini untuk Uniba. Semoga para lulusan Uniba bisa berbuat lebih banyak untuk pembangunan Kepri dan Indonesia,” ujar Novirman.

Dari Uniba, Nurdin melanjutkan kegiatan dengan membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lira Kepulauan Riau di Aula PIH Batam Center.

Nurdin dengan serius meminta LIRA, sebagai organisasi kemasyarakatan, untuk turut ambil bagian dalam mengisi pembangunan sekaligus mengawal pembangunan tersebut. Rakerwil yang pertama kali digelar ini mengambil tema “Dengan Rakerwil Kita Tingkatkan Peran Lira Sebagai Lembaga Sosial Control Yang Kritis Solutif dan Independent”.

Hadir pada kesempatan tersebut Pembina Lira Nazif Susila Dharma Presiden Lira Olivia Elvira, Gubernur Lira Riau, dan Gubernur Lira Kepri.

“Dengan keterbatasan yang dimiliki pemerintah, kami perlu juga masukan dan kritikan yang baik. Tentunya, saran kritik dalam rangka membangun Kepri yang lurus on the track,” tegas Nurdin. Sementara itu, Presiden Lira Olivia Elvira mengatakan LIRA memang harus kritis dan senantiasa mengawal setiap kebijakan pemerintah. Tujuannya tak lain untuk untuk mensejahterakan rakyat.

“Sesuai moto kami, yakni melihat mendengar dan berbuat,” tegas Olivia. (***)

 

sumber: kepriprof.go.id

Editor :