Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Ratusan Rumah Di Pasuruan Terendam Banjir Sejak Sabtu Malam, Paska Pembangunan Jalan Tol, Warga Harapkan Ini

Minggu | 26 November 2017 | 12:32

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pasuruan – Hujan deras yang mengguyur Pasuruan dua hari terakhir ini membuat sejumlah wilayah terendam banjir hingga Minggu 26 november 2017 pagi.
Dari data yang didapatkan, ada beberapa titik yang masih terendam banjir.
Uniknya, daerah – daerah itu sudah menjadi langganan banjir setiap tahunnya, tapi tidak pernah mendapatkan solusi dari pemerintah setempat.

Seperti daerah Karangketug, Kraton, Sidogiri, Bangil, Gempol, dan beberapa daerah lainnya.

Banjir ini tidak hanya merendam pemukiman penduduk desa melainkan pemukiman penduduk yang ada di kawasan perumahan.

Salah satunya yang dialami penduduk di Perumahan Gempol Citra Asri.

Ratusan rumah terendam banjir sejak Sabtu malam. Kawasan ini menjadi langganan banjir setiap tahunnya.

“Banjir memang selalu terjadi setiap musim penghujan di perumahan ini, banjir semakin parah paska pembangunan jalan tol Gempol Pasuruan. Genangan air datang setelah hujan reda,” kata Rudi Mulya salah satu warga setempat.

Rudi, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa warga setempat sebenarnya sudah melapor ke Pemerintah Kabupaten Pasuruan, tapi hingga saat ini belum ada penanganan.

“Bahkan banjir tahun lalu warga sempat terisolasi karena genangan banjir cukup tinggi.

Kondisi ini jelas sangat mengganggu, karena warga tidak bisa beraktivitas disebabkan kendaraan dipastikan akan mogok jika keluar rumah,” tambahnya.

Dikatakan dia, jika hujan terus turun, genangan banjir semakin tinggi dan warga semakin beraktivitas. Hingga saat ini, ketinggian air di sini mencapai 30 – 40 sentimeter.

“Memang saluran irigasi disini tidak memadai, aliran sungai pun dangkal makanya disini langanan banjir.

Saya berharap ada tindakan dan solusi dari Pemkab Pasuruan agar perumahan kami terbebas dari banjir,” ungkap dia.

Hal senada juga diungkapkan Suwandi, Pria yang sudah tinggal belasan tahun di kawasan tersebut. Ia mengungkapkan jika banjir selalu mengenangi pemukiman warga setiap tahunnya.

“Saya harap segera ada solusi lah. Jangan dibiarkan seperti ini. Minimal ada upaya pencegahan agar banjir tidak menjadi sebuah langganan.

Masak iya menjadi langganan banjir dibiarkan dan menjadi sebuah kebanggaan. Kalau perlu pak Bupati tinjau lokasi sini. Lihat langsung kondisinya seperti apa,” tambahnya. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :