Selasa | 15 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Tanda-Tanda Kematian Sang Adik, binatang Merah Berjalan di Atas Ranjang, begini kondisinya

Kamis | 02 November 2017 | 14:25

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kefamenanu – Keluarga Fransiska Maria F. Seran (18), mahasiswi unimor yang meninggal dunia dalam kamar kosnya meminta polisi untuk bisa mengungkapkan penyebab kematian korban.

Apabila, polisi berhasil mengungkapkan motif kematian korban yang diduga melibatkan orang lain, maka keluarga meminta polisi untuk melakukan proses hukum.

Tetapi jika polisi tidak berhasil menemukan dugaan keterlibatan orang lain maka keluarga juga menerima dengan lapang dada.

Hal itu disampaikan perwakilan keluarga korban, Osorio Gonsalves saat ditemui Pos Kupang di Kefamenanu, Kamis 2 november 2017.

Gonsalves mengatakan, hasil visum yang diperoleh keluarga menunjukan korban dalam kondisi hamil lima bulan.

Keluarga mengetahui hal itu setelah mendapat informasi dari perawat keluarga yang ikut dalam proses visum di Rumah Sakit Umum Daerah Kefamenanu.

Gonsalves mengatakan, keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada polisi untuk melakukan proses penyelidikan.

Kaka kandung korban, Theresia Mince Seran terlihat sok melihat adik kandung yang biasa disapa Ikha itu sudah terbujur kaku dalam peti jenazah.

Mince Seran mengatakan, keluarga tidak menyangka Ikha begitu cepat meninggalkan keluarga untuk selamanyaIa.

Korban tidak pernah menceritakan masalah pribadinya. Satu minggu sebelum meninggal dunia, korban sempat pulang ke kampung di Kamanasa, Kabupaten Malaka.

Mince sempat menanyakan kepada korban soal laki-laki yang dekat dengan korban. Saat itu korban menjawab kalau laki-laki itu adalah pacarnya.
Satu hari sebelum korban meninggal, Mince melihat ada tanda-tanda di tempat tidur yang biasa korban tidur saat pulang rumah.

Saat itu gerombolan semut merah berjalan di tempat tidur yang korban biasa pakai.

Mince merasa tanda-tanda itu memang sedikit aneh karena jarang terjadi semut merah berjalan di tempat tidur. Namun perasaan Mince saat itu biasa-biasa saja.
Setelah mendengar adik kandungnya meninggal, Mince kembali merenung bahwa semut merah yang berjalan di tempat tidur saat itu sebenarnya sebuah tanda-tanda awal sebelum korban meninggal.

Menurut Mince, setelah dilakukan visum, jenazah korban disemayamkan di rumah keluarga di Kefamenanu. Jenazah korban sudah dihantar ke Kabupaten Malaka, Kamis pagi 2 november 2017. (***)

Editor :