KRIMINALITAS

TRAGIS!! Leher Hampir Putus, Korban Berjalan Sambil Minta Tolong warga

Sabtu | 30 Desember 2017 | 16:01

MEDIAKEPRI.CO.ID, Malang – Peristiwa dugaan pembunuhan di Pantai Ngliyep, Malang Selatan Jumat 29 Desember 2017 menghebohkan banyak orang.

Peristiwa tersebut mengakibatkan Vs, siswi SMA umur 16 tahun yang sebelumnya ditemukan penuh luka bacok dan sayat di hutan dekat Pantai Ngliyep tewas.

Di tubuh dia ditemukan luka sayatan di leher melingkar 15 – 20 cm, luka sayat di perut sepanjang 15 cm dalam 0,5 cm, luka bacok di punggung tangan kanan, punggung tangan kiri, luka bacok di sela tangan kiri.

Melansir dari sejumlah pemberitaan SURYA Online, berikut kronologis peristiwa itu

Penuturan ayah korban, Iswanto (45), sang anak berangkat ke Pantai Ngliyep Malang Selatan pada Jumat pagi.

Anaknya itu dijemput oleh Nd yang mengaku akan mengajak ke salah satu kafe di sana.

Setelah itu, tak ada kabar apapun hingga di siang hari, Iswanto mendapat informasi kalau anaknya ditemukan terluka parah di hutan pantai Ngliyep.

Dijelaskan Iswanto, pada malam kemarin, antara anaknya dengan temannya berinisial Nd tersebut sempat cekcok mulut soal bedak.

Dia mengatakan, anaknya telah menyerahkan uang sebesar Rp 110 ribu untuk membeli bedak secara online melalui Nd.

“Jadi malam kemarin persoalan pesanan bedak itu sudah selesai sebenarnya. Dan anak saya dan temannya Nd sudah berteman biasa,” ucap Iswanto.

Beredar Chat Kronologi Pembunuhan

Sementara, di media sosia beredar percakapan yang membahas kronologi pembunuhan tersebut.

Dalam percakapan tersebut, si pengirim chat bercerita bahwa di sekitar lokasi kejadian sedang ada orang meninggal dunia sehingga, warga berkumpul di rumah duka orang tersebut.

Saat warga sedang berkumpul di sana, sekitar pukul 10.00 WIB, seorang perempuan remaja yang diduga adalah pelaku pembunuhan mengendarai sepeda motor sambil membawa pisau.

Saat ditanya warga, perempuan tersebut mengaku hendak mencari markisa di ladang yang terletak di sisi selatan loket wisata Pantai Ngliyep, Malang Selatan.

Ternyata, setibanya di lokasi, pisau itu bukan dipergunakan untuk memotong markisa. Sebab, menurut si pengirim chat, seorang yang sedang menyadap pohon karet, juga berada di lokasi pembunuhan.

Saat ditinggalkan oleh orang yang menganiayanya, VS ternyata masih hidup. Remaja malang itu pun dengan berdarah-darah berjalan mencari pertolongan.

Sementara di saat yang bersamaan, penyadap karet yang berada di lokasi juga mendatangi warga agar ikut memberikan pertolongan.

Berikut postingannya

Salah satu screenshot percakapan yang menceritakan kronologi pembunuhan gadis SMA di hutan sekitar Pantai Ngliyep, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. (istimewa)

Di berita sebelumnya, warganet seharian ini dihebohkan dengan peristiwa diduga pembunuhan di Pantai Ngliyep, Malang Selatan, Jumat 29 Desember 2017.

Korban bernama Vs (16) warga Desa Mentaraman Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.

Korban ditemukan di hutan pantai Ngliyep atau 500 meter dari pintu masuk obyek wisata Pantai Ngliyep desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang.

Dia ditemukan dalam kondisi terluka parah dan sempat menjalani perawatan di RS Kanjuruhan Kepanjen Malang, Jumat 29 desember 2017 siang. (***)

 

Editor :