Minggu | 22 September 2019 |
×

Pencarian

NEWS

ALAMAK!!! Kesalahan dari Kemendikbud, Buku Berisikan Yerusalem Ibu Kota Israel Tak Harus Ditarik

Rabu | 20 Desember 2017 | 0:28

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengakui adanya kesalahan dari pihaknya terkait beredarnya buku IPS terbitan Yudishtira yang memuat Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel.

“Pertama memang ada kesalahan dan kekhilafan di pihak Kemendikbud,” kata Muhadjir di Gedung A, Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa 19 Desember 2017.

Dia memaparkan, di Kemendikbud terdapat buku sekolah elektronik (BSE) yang dimulai pada 2008/2009. Buku tersebut, adalah buku resmi untuk menjadi bahan bacaan yang telah dibeli Kemendikbud kemudian diunggah.

“Siapapun boleh mengunduh untuk bahan pelajaran termasuk percetakan yang akan menjual, boleh tidak perlu membayar ke Kemendikbud,” terangnya.

Muhadjir kembali memastikan, kesalahan awal terjadi di Kemendikbud. Lantaran, kata dia, ada buku yang telah diungguh di BSE memuat Ibu Kota Istrael adalah Yerusalem.

“Nah, buku yang terbit bersumber dari Dikbud itu tidak harus ditarik karena cukup diralat dan kami sudah menarik yang ada di web kita dan sudah kita munculkan lagi dan sudah kita revisi yang kesalahan itu,” jelasnya.

Tapi, kata dia, memang ada buku yang juga salah tapi tak bersumber dari Kemendikbud. Buku itupun, kata dia, bukan buku resmi yang disarankan menjadi bahan pelajaran di sekolah.

“Dan seharusnya jenis buku ini ditarik,” tandasnya.

sumber: metrotv.com

Editor :