Rabu | 16 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Anji Berseteru dengan Kakaknya Gegara Acara Uya Kuya dan Nikita Mirzani, Dia Bongkar Kekesalannya

Senin | 25 Desember 2017 | 15:39

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Program Pagi Pagi Pasti Happy yang disiarkan di stasiun televisi TransTV menuai pro dan kontra.

Program talkshow yang dipandu oleh Uya Kuya, Nikita Mirzani, Lee Jeong Hoon, dan pakar mikro ekspresi Poppy Amalia ini membahas tentang kehidupan selebriti Indonesia.

Di program ini pun dihadiri oleh admin akun gosip instagram lambe_turah yang sering membongkar rahasia para selebriti.

Program Pagi Pagi Pasti Happy dinilai memperkeruh hubungan antara satu artis dengan artis lainnya.

Hal itulah yang diungkap oleh Ruben Onsu saat memandu program acara Brownis beberapa waktu lalu.

“Saya tahu beberapa waktu lalu sempat ada minta maaf produsernya, sorry saya ngobrol gini, saya saring kalimat (kekecewaan) dengan halus. Tapi saya berani ngomong secara live. Saya kecewa. Produsernya (acara Nikita), saya berani ngomong di sini, urusannya dengan saya, apa masalahnya, ketemu sama saya, kita selesaikan di (menyebut nama stasiun televisi) ya. Jadi sesama satu televisi, adanya kekompakan ya. Tidak saling tikam, tidak saling hajar. Saya pernah membawakan acara infotainment 12 tahun, tanpa somasi, tanpa teguran karena saya punya kata-kata dan kalimat yang tidak menyudutkan orang. Jadi secara live, saya menyatakan kekecewaan dengan (menyebut nama acara Nikita). I’m so sorry, mau tau apa? Saya tidak bisa on air-kan. Saya minta krunya datang ke saya, temui saya secara jantan karena kalian meng-on air-kan sesuatu yang bikin ricuh, orang terus gosip-gosip terus,” terang Ruben.

Ruben sangat kecewa kepada pihak Pagi Pagi Pasti Happy usai menyiarkan isu perselingkuhan antara Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting. Sejak saat itu, para host atau pemandu acara Pagi Pagi Pasti Happy mendapat berbagai kritikan dari warganet. Bahkan istri Uya Kuya pun ikut terkena getahnya.

Tak sampai di situ, kekecewaan terhadap program ini pun diungkap oleh penyanyi Anji. Sebenarnya Anji sudah mengungkap kekesalannya pada 11 Desember 2017. Ia kesal karena tim program tersebut tiba-tiba meng-on air-kan sambungan telepon Anji. Padahal, sebelumnya Anji mengaku tak bersedia on air saat Sheila Marcia menjadi bintang tamu dalam acara tersebut.

Anji mengungkap kekecewaannya lewat postingan di Instagram hingga menjelaskan tim Pagi Pagi Pasti Happy yang sudah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS).

Rupanya kekesalan Anji masih berlanjut. Akhirnya Anji pun mengunggah sebuah video bloh (vlog) lewat akun YouTube miliknya, Jumat, 22 Desember 2017. Dalam video itu, Anji mengaku tidak suka melihat host atau pembawa acara program tersebut.

Meski Uya Kuya telah meminta maaf secara pribadi, namun Anji masih kecewa melihat perilaku Lee Jeong Hoon dan Poppy Amalia. Anji merasa pernyataan yang diungkap Lee Jeong Hoon dan Poppy Amalia sudah memunculkan opini publik. Sehingga sosok Anji bisa jadi sangat buruk di mata masyarakat.

Lee dan Poppy sempat membahas mengenai kakak Anji yang kini menjadi manager Sheila. Oleh karena rahasia itu terbongkar, hubungan Anji dengan kakaknya malah menjadi berseteru hingga kini.

“Banyak orang yang tidak tahu bahwa Eri itu abang saya memang benar menjadi manager Sheila, dulunya Eri pernah menjadi manager saya. Dan karena persoalan ini, kami menjadi berseteru sampai hari ini,” ungkap Anji.

Anji menganggap perilaku pembawa acara dan isi konten acara Program Pagi Pagi Pasti Happy sangat tidak bagus.

“Host di sini, saat itu ada Uya, Lee, dan Poppy. Saya menghargai Uya karena Uya menelepon saya secara pribadi dan meminta maaf karena menjadi bagian dari program itu dan mengajukan permohonan maaf pribadi juga. Well, di antara tiga host saat itu, Uya yang paling ringan. Tapi buat Lee dan Poppy, saya tidak suka sama kalian. Kalian membuat pertanyaan dan pernyataan yang menggiring opini publik” lanjutnya.

Akibat kekecewaannya itu, Anji langsung melayangkan keberatan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

“Saya langsung melayangkan keberatan saya ke KPI. KPI memberikan kebebasan kepada saya untuk ke tingkat yang lebih lanjut. Well, mereka sudah memberikan teguran. Tapi apakah saya akan terus mempermasalahkan ini? itu juga bisa saya lakukan. Tapi saya menghargai pihak-pihak TransTV yang sudah datang menemui saya dengan itikad baik meminta maaf. Oke saya tidak akan teruskan ini,” ungkap Anji. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :