Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Apes.. Korban Teriak Rampok, Jambret ini Tewas Setelah Motornya Menabrak Truk

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Mencoba kabur setelah merampas kalung emas seorang wanita, dua perampok jalanan berboncengan sepedamotor masing-masing berinisial An (25) warga Desa Bandar Setia dan MEP (24) warga Desa Bandar Setia, Percut Sei Tuan menabrak truk di Jalan Metrologi Desa Laut Dendang Percut Sei Tuan, Rabu 27 Desember 2017 siang.

Akibat kejadian itu, seorang pelaku, An yang duduk di posisi boncengan tewas di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan. Sedangkan MEP sebagai joki mengalami kritis.

Loading...

Informasi yang dihimpun SIB di lokasi kejadian, ketika itu korban, Ayu Kristin br Matondang (20) warga Jalan Rakyat Ujung Kelurahan Tegal Rejo Medan Perjuangan membonceng adiknya, Alex Loren Matondang (16), dengan mengendarai sepedamotor Yamaha Vega. Keduanya melintas di Jalan Perhubungan/Simpang Beo Desa Laut Dendang dan berniat menuju Jalan Bhayangkara Medan Tembung.

Tiba-tiba kedua bandit jalanan yang berboncengan sepedamotor Honda Beat warna hitam memepet korban. An menarik paksa kalung emas korban hingga lepas dari lehernya. Akibat kuatnya tarikan itu, korban dan adiknya tersungkur ke aspal bersama sepedamotornya. Sedangkan kedua penjahat itu kabur ke arah Jalan Metrologi bersama barang rampasan.

Dengan luka di kening, bibir atas koyak dan gigi atas copot, korban langsung berdiri mengendarai sepedamotornya, mengejar kedua pelaku sembari berteriak rampok. Mengetahui korban mengejar, kedua penjahat tersebut berupaya menyalip kendaraan di depannya. Tepat di depan tukang pangkas, sepedamotor yang dikendarai tersangka menabrak truk di depannya.

Seketika An tewas akibat luka di tubuhnya sedangkan MEP kritis. Selain itu sepedamotor tersangka rusak parah. Tak lama berselang personil Reskrim Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi kejadian. Selanjutnya jasad An dan MEP yang mengalami kritis dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.

Loading...

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba ketika dikonfirmasi membenarkan seorang tersangka perampok tewas akibat menabrak truk.

“Saat ini jasad tersangka di RS Bhayangkara Medan guna penyelidikan. Sedangkan seorang tersangka lagi belum bisa dimintai keterangannya karena tak sadarkan diri dan masih dirawat di rumah sakit. Korban sudah membuat laporan. Barang bukti yang kita amankan di antaranya kalung emas seberat 2,5 gram milik korban, serta sepedamotor tersangka yang ringsek,” ujarnya. (***)

sumber: hariansib.co

 

Loading...
Loading...