Sabtu | 16 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Delapan Langkah Perenggangan Otot Wajib Dilakukan Bagi Pengemudi Bus, ini Rangkaiannya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Perjalanan jarak jauh terutama di musim liburan akhir tahun yang berpotensi macet di banyak titik, tentu membuat pengemudi bus kelelahan selama perjalanan.

Di tengah perjalanan, pengemudi bus disarankan melakukan perenggangan untuk mengurangi ketegangan otot.

Loading...

“Minimal kalau mengemudi diberikan waktu istirahat. Dalam waktu 12 jam, pasti harus ada waktu istirahat untuk mengembalikan kondisi tubuh lebih fit,” ujar dokter UPT Yankesmob Dinkes Kota Bandung yang sedang berjaga di Posko Kesehatan Terminal Leuwipanjang, Bandung, Selasa 26 Desember 2017.

Di depan Posko Kesehatan Terminal Leuwipanjang, terdapat sebuah banner berisi panduan perenggangan yang dapat dilakukan pengemudi bus.

Dalam banner tersebut, disarankan seorang pengemudi bus melakukan perenggangan setidaknya setiap empat jam.

Berikut perenggangan yang dapat dipraktikan para pengemudi.

Loading...

1. Menolehkan kepala ke arah kiri selama delapan hitungan

2. Menolehkan kepala ke arah kanan selama delapan hitungan

3. Angkat kedua lengan sejajar bahu, kemudian pergelangan tangan ditekuk ke atas membentuk sudut 90 derajat. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan.

4. Kemudian, posisi lengan masih sama seperti nomor tiga, tetapi pergelangan tangan ditekuk ke bawa membentuk sudut 90 derajat. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan

5. Tangan kanan memegang paha kiri, lalu tangan kiri memegang sandaran kursi. Posisi badang pun dihadapkan ke kiri. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan.

6. Lakukan gerakan seperti nomor lima, tetapi ke arah sebaliknya. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan.

7. Angkat kedua tungkai kaki ke depan, tekuk pergelangan kaki ke atas. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan.

8. Angkat kedua tungkai ke atas, dengan posisi pergelangan kaki diluruskan ke depan. Tahan posisi tersebut selama delapan hitungan.

Delapan langkah perenggangan tersebut dapat dilakukan saat pengemudi dalam keadaan lelah.

Perengangan juga bisa dilakukan di tengah perjalanan saat lalu lintas sedang macet.

Perenggangan ini disebut dapat mengurangi ketegangan otot, mengurangi resiko nyeri punggung, mengurangi resiko cedera otot atau kram, dan meningkatkan relaksasi. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...