Senin | 21 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

DUAAR… Tabrakan Itu Menewaskan Pasutri dan Anak Pertamanya, si Bungsu Jadi Yatim Piatu

Senin | 11 Desember 2017 | 15:48

MEDIAKEPRI.CO.ID, Suka makmue – Faozanolo Tafonao (31), warga Nias, Sumatera Utara, bersama istrinya Demisiria Hulu (30) dan anak mereka, Nofriani Tafonao (4), meninggal akibat tergilas dump truck Toyota Hino BL 8592 EC di jalan Meulaboh-Jeuram, kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Minggu 10 Desember 2017 sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam musibah itu, Faozanolo mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo BL 3953 VD dengan membonceng istri dan dua anaknya, masing-masing Nofriani Tafonao dan Faduhusa Tafonao (2,5 tahun).

Hanya Faduhusa Tafonao yang selamat dalam insiden itu, meski jari kaki kanannya luka lecet.

Insiden yang menimpa satu keluarga itu terjadi saat korban berusaha memotong ke arah kiri dan sepeda motornya menyenggol bagian depan dump truck.

Mereka terjatuh ke badan jalan, lalu terlindas ban kiri depan dan ban belakang dump truck.

Tiga orang tewas seketika, kecuali anak bungsu pasangan suami istri (pasutri) itu, Faduhusa.

Berdasarkan data yang diperoleh Serambi, seluruh korban merupakan warga Desa Towaya, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Sedangkan sopir truk bernama Mawardi (41) tercatat sebagai warga Desa Babah Krueng, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Kemarin ia langsung diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto SH SIK melalui Kasatlantas Iptu Magdinal Frans yang ditanyai Serambi, Minggu siang, di lokasi kejadian mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara pihaknya menduga sebelum kecelakaan terjadi, mobil barang jenis dump truck Toyota Hino yang disopiri Mawardi dan sepeda motor yang dikendarai Faozanolo Tafonao melaju dari arah Tapaktuan ke Meulaboh, Aceh Barat, dengan posisi truk barang di depannya.

Setiba di lokasi kejadian, kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, sepeda motor yang ditumpangi pasutri bersama dua anaknya itu, diduga berupaya mendahului truk barang dari arah kanan.

Pada saat bersamaan, kata Iptu M Frans, dari arah berlawanan datang sepeda motor lainnya yang tak diketahui nomor polisinya, melaju dengan kecepatan tinggi.

Diduga, korban berusaha menghindar dan coba memotong ke arah kiri dan ternyata setang sepeda motornya mengenai bagian depan dump truck.

Sehingga pengendara yang berboncengan itu jatuh ke jalan, lalu dilindas ban kiri depan dan belakang dump truck.

“Akibat musibah ini, tiga penumpang sepeda motor meninggal dunia. Mereka semua satu keluarga, berasal dari Nias, Sumatera Utara,” kata Iptu Magdinal Frans.

Sejumlah warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian langsung berhamburan ke luar rumah untuk memastikan siapa saja korban dalam kecelakaan yang terjadi tak jauh dari Masjid Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya itu.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Nagan Raya juga datang ke lokasi untuk mengamankan sejumlah barang bukti. (***)

Editor :