Rabu | 27 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

INNALILLAHI! Masih Ingat Mobil Tercebur di Kali Brantas, Pengemudi Akhirnya Ditemukan, Begini Kondisinya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mojokerto – Korban pengemudi mobil Toyota Kijang LGX yang tercebur Sungai Brantas, Supoidi (50) akhirnya ditemukan, Rabu 20 Desember 2017.

Saat ditemukan, Supoidi sudah tak bernyawa.

Loading...

Dan yang mengejutkan, foto-foto saat jasad Supoidi ditemukan banyak beredar di facebook.

Di sana terlihat jasad Supoidi tampak tengkurap.

Dia ditemukan berada di dekat semak-semak dan hanya mengenakan pakaian dalam, serta kaos berwarna cokelat.

Belum diketahui kebenaran foto tersebut, yang jelas polisi membenarkan ihwal penemuan jasad tersebut.

Loading...

Kapolsek Tarik, AKP Sugiarto, membenarkan bahwa Supoidi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Benar bahwa korban telah ditemukan oleh warga Desa Leminggir, Mojosari, Mojokerto, atau 20 km dari TKP,” kata Sugiarto.

Usai ditemukan warga, jenazah Supoidi langsung dievakuasi ke RS Anwar Medika Balongbendo.

Sugiarto menuturkan jenazah Supo sudah diambil pihak keluarga untuk nantinya segera dimakamkan.

“Pihak keluarga juga sudah mengidentifikasi jenazah tersebut dan membenarkan bahwa jenazah itu Supoidi,” sambungnya.

Sebelumnya, peristiwa mobil Panther Silver terperosok ke dalam Sungai Brantas pada Senin 18 Desember 2017 siang mengejutkan banyak orang.

Foto-foto terkait peristiwa ini juga banyak beredar di media sosial. Begitupun dengan video peristiwa ini.

Dalam video tersebut terlihat sebuah mobil yang terombang-ambing di sepanjang Jalan Rolak, Sungai Brantas Mojokerto.

Sekedar diketahui, peristiwa ini berawal saat kedua korban makan di warung yang terdapat di Sepanjang Jalan Rolak 9.

Mereka adalah Helmi Abdilah (8) dan Supo (50) yang merupakan warga Dusun Gamping, Desa Gampingrowo, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo. Keduanya adalah paman dan keponakan.

Nah, setelah selesai mengabiskan lontong kupang, paman dan keponakan ini berencana pulang ke rumah.

Namun, mobil mereka malah menerobos pagar pembatas di bibir Sungai Brantas.

Dengan cepat, mobil masuk ke dalam gerusan air yang begitu deras.

Tak selang lama, Supo mencoba menyelamatkan diri melalui jendela dengan membawa tubuh kecil Helmi.

Arus sungai yang begitu deras, membuat Helmi dan Supo terpisah.

Beruntung, Helmi dapat terselamatkan karena bantuan dari warga sekitar.

“Tadi digendong, terus terlepas. Yang kecil diselamatkan sama penjual ikan,” kata Tatang seorang saksi mata.

Warga pun kemudian membawa bocah delapan tahun ke RS Emma Kota Mojokerto. (***)

 

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...