Sabtu | 19 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Janda Kaya Raya Tewas Mengenaskan, Polisi Periksa Keluarga Korban

Minggu | 24 Desember 2017 | 13:19

MEDIAKEPRI.CO.ID, Madiun – Polres Madiun bekerja ekstra dalan mengungkap motif dugaan pembunuhan yang menewaskan Sulasi (53) warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Polres Madiun memanggil empat orang saksi.

“Kami sudah memanggil empat saksi awal untuk mengungkap kasus. Keempat orang tersebut masih kerabat korban,” kata Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Ngadinan Rahyudi kepada beritajatim.com, Sabtu 23 desember 2017.

Keempat saksi yang diperiksa di antaranya anak korban, kakak korban dan dua keponakan korban.

Empat anggota keluarga korban yang diperiksa di antaranya, Hagen (28) anak korban, kakak korban Senu (67) serta dua keponakan korban Sunarti (43) dan Muzaqi (48). Kakak korban dan kedua keponakan tunggal di Desa Blego Kecamatan Paron Ngawi.

“Kemarin kami memanggil empat orang saksi untuk dimintai keterangan. Anak korban, kakak korban dan dua keponakannya,” kata Ngadiman.

Selain dimintai keterangan, keempat saksi juga diminta mengenali jasad korban guna memastikan mayat yang ditemukan pada Jumat 22 Desember 2017 kemarin adalah Sulasi.

“Anaknya sempat tidak mengenali, karena wajah korban sudah tak dapat dikenali. Selain itu, kondisi fisik tubuhnya juga sudah membengkak. Namun akhirnya yakin kalau itu ibunya setelah melihat tanda di mata kaki sebelah kanan,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Identitas mayat Mrs X yang ditemukan di pinggir sungai Balawong, Desa Gading, Kecamatan Balerjo, Kabupaten Madiun, Jumat 22 Desember 2017 lalu terungkap.

“Sudah terungkap datanya. Sesuai dengan hasil irisan mata dan sidik jari,” kata Kapolres Madiun, AKBP I Made Agung Prasetya, Jumat 22 Desember 2017.

Dia mengaku, dari hasil sidik jari, mayat Mrs X tersebut bernama Sulasi, berumur 53 tahun. Dengan alamat Jambe Kidul, Kabupaten Ngawi.

“Kalau dari hasilnya, merupakan warga Kabupaten Ngawi. Desa Jambe Kidul, Kecamatan Paron,” katanya.

Pun dari hasil pengakuan keluarga, korban adalah seorang janda kaya. (***)

Editor :