Kamis | 03 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

KASIHAN!!! Pacaran di Dunia Maya, Karena Cemburu Sebar Foto Bugil ke Media Sosial, Korban Kelas 6 SD 

MEDIAKEPRI.CO.ID – Akun Facebook Yuni Rusmini mengunggah sebuah catatan keprihatinan nasib seorang siswi, Selasa, 19 Desember 2017.

Dalam catatan tersebut, ia menuliskan sebuah kejadian seorang anak kelas 6 SD dengan inisal M. Keluarga M begitu terkejut melihat foto tanpa busana M tersebar ke media sosial Line.

Loading...

Rupanya, pelaku yang menyebarkan foto tak senonoh itu adalah Mus, pria berusia 32 tahun. M dan Mus menjalin hubungan asmara dan kerap melakukan percakapan secara online. Setelah itu, Mus meminta nomor ponsel korban yang juga sering digunakan untuk aplikasi WhatsApp (WA).

Intensitas komunikasi tersebut dimanfaatkan Mus untuk meminta foto tanpa busana M. Meski keduanya tak pernah bertemu, M rela memberikan foto dirinya kepada Mus.

Suatu ketika, M memiliki teman dekat yang membuat Mus cemburu. Lalu, Mus menyebarkan foto tanpa busana M melalui media sosial Line.

Lantaran hal itu, pelaku terjerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UURI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UURI No 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Loading...

Begini catatan Yuni Rusmini selengkapnya:

“Hp oh hp..

Pacar Online Sebarkan Foto Bugil, Korbannya Bocah Perempuan masih Kelas 6 SD.

Mus (32), warga Samarinda nekat menyebarkan foto bugil gadis yang dipacarinya lewat media sosial LINE.

Gadis yang menjadi korban ini M****, masih duduk di bangku kelas 6 SD asal Tenggarong Seberang.

Keduanya berkenalan lewat LINE pada Oktober 2017. Pelaku dan korban sering melakukan percakapan secara online. Bahkan, pelaku mulai minta nomor ponsel korban yang juga sering digunakan untuk aplikasi WhatsApp (WA).

Mus sering membujuk korban untuk mengirimkan foto bugilnya lewat WA.

“Pelaku dan korban ini hanya berkomunikasi secara online lewat medsos, baik LINE maupun WA. Keduanya belum pernah bertemu langsung,” kata Kapolres Kukar, AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Supriyadi didampingi Kanit Reskrim Ipda Hadi Winarno, Senin (18/12).

Pelaku dan korban sering berkomunikasi lewat video call.

Seiring waktu perkenalan mereka, pelaku mulai mengetahui kalau korban memiliki teman dekat atau pacar baru.

Pelaku menjadi sakit hati dan menyebarkan foto bugilnya ke akun LINE milik M sendiri.

Sehingga teman-teman M dapat melihat foto bugil yang dikirim pelaku.

“Posting foto bugil ke profil LINE milik korban ini mendapat 40 like dan 2 komentar. Salah seorang teman melaporkan ke korban terkait posting foto bugil korban,” tuturnya.

Kejadian ini juga tercium oleh orangtua korban.

Ayah korban langsung melaporkan peristiwa yang menimpa putrinya ke Polsek Tenggarong Seberang, Jumat (15/12/2017) lalu.

“Pelaku sendiri menyebarkan foto bugil korban pada 24 November 2017 lalu. Usai mendapat laporan dari keluarga korban, anggota Polsek Tenggarong Seberang langsung meringkus pelaku,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa 2 unit handphone merek Samsung yang selama ini digunakan pelaku dan korban.

Pelaku diancam pasal pornografi dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UURI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UURI No 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

#yunirusmini fb
#mari kisah Ini jadikan pembelajaran, awasi putra putri Kita dlm berselancar di ponselnya. Dgn siapa mrk berkontakan. Semua demi menghindari kejadian seperti ini.

Netizen yang membaca catatan tersebut sontak meninggalkan komentar:

Rusfar Gunawan: Itu udah salah orang tua karena pihak orang tua masih kurang mengontrol aktivitas anak
Jika orang tua lebih waspada hal ini tidak mungkin terjadi
Alangkah malunya pihak keluarga akibat anaknya sendiri toh anak kelas 6 SD seperti itu kan masih harus di awasi dan di beri pelajaran yg baik karena mereka itu akan beranjak dewasa

Evi T: yg gini..nih..kyak gini niih..mulut sy ngk berhenti ngomelin ank gdis klo udh maen hp suka lp wktu.tkut jg ank gdis hnyut dlm dunia maya

Muhammad Bintang: Jaman skrg kan dari umur 2 tahun sdh dikasih hp android. Bisa youtube swndiri.. yg salah itu bapaknya krn bodoh memberikan fasilitas ke anak tpi tdk melihat usia yg masih bayi. Penjarakan aja bapaknya hahahaha

Rani Sudirman: Kls 6 SD ? Dulu jaman kls 6 SD jangankan pacaran online sama laki2 32 tahun, nomer nyasar ditanya nama sama alamat aja aku dag dig dug gemeteran (***)

sumber: bangkapos.com

Loading...
Loading...