Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Katanya Jadi Korban Penculikan, Rupanya Siswi SMP Dua Kali Diginiin Pacar di Kontrakan

Rabu | 27 Desember 2017 | 23:16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tangerang – Beberapa hari terakhir, warganet digegerkan dengan kasus penculikan yang menimpa seorang siswi MTs atau SMP di Tangerang, Banten.

Siswi tersebut diketahui berinisial ASS (13). ASS sempat menghilang selama tiga hari sejak hari Minggu, 17 Desember 2017. Diketahui ASS merupakan siswi sebuah MTs di TangerangSelatan.

Berdasar laporan yang diterima, ternyata ASS diculik seseorang yang menggunakan mobil putih. Khawatir dengan keadaan buah hatinya, keluarga melaporkan hal tersebut ke Polresta Tangerang Selatan.

Proses penyelidikan pun mulai dilakukan. Akhirnya polisi berhasil menemukan ASS bersama dengan pelaku penculikan berinisial FS (15), dan HW (19).

“Hari Rabu kemarin berhasil diamankan dua orang pelaku terkait kasus penculikan yang viral di media sosial sejak Minggu pekan lalu,” ucap Kapolresta Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto di Mapolresta Tangerang Selatan, Sabtu, 23 Desember 2017.

Di hadapan petugas yang memeriksanya, FS mengakui perbuatan kejinya yang membawa kabur ASS. FS mengaku sebagai pacar korban sejak 17 November 2017.

“Kenalan bulan November 2017 mellaui lewat WA. Saya dan dia satu grup WA Jakmania. Saya japri, terus kenalan. Akhirnya pacaran mulai 17 November 2017. Tetapi habis itu belum ketemuan,” jelas FS.

Akhirnya, FS dan ASS janjian bertemu pada tanggal 17 Desember 2017. FS menjemput ASS di depan gang rumahnya. Selanjutnya mereka pergi menggunakan angkot putih.

“Saya dan dia naik angkot ke Stasiun Sudimara. Setelah naik kereta ke Kota Tua barengan. Tiba-tiba saya dapat musibah. Ponsel saya hilang, dan uang habis. Jadi saya tidak bisa mengantar dia pulang,” ungkap FS.

Dia mengajak ASS menginap di kontrakan saudaranya, HW di Cengkareng, Jakarta Barat.

“Saya ajak dia menginap di sana. Terus kami tidur bertiga satu kamar. Saya yang di tengah. Waktu hari itu, saya belum ngapa-ngapain,” kata FS.

Hingga pada hari ketiga, niat jahat FS pun muncul. Sang pacar itu menyetubuhi ASS di kontrakan tersebut sebanyak dua kali.

Walau begitu, FS mengaku tidak ada unsur paksaan saat melakukan hal tak senonoh tersebut.

“Awalnya ciuman doang. Terus habis itu saya dua kali begituan sama dia,” ujar FS lirih

Kapolresta Tangerang Selatan juga mengatakan hal yang serupa.

“Menurut pengakuan pelaku, perbuatan itu dilakukannya tanpa unsur paksaan,” imbuh Fadli. Saat ini FS dan HW sudah digelandang ke Mapolresta TangerangSelatan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Atas perbuatannya itu, kedua pelaku dikenakan Pasal 83 juncto Pasal 76F atau Pasal 82 juncto Pasal 76E Undang Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan atau 332 KUHP dengan hukuman tujuh tahun penjara.

Sementara, kondisi ASS sendiri masih syok berat. “Saat ini korban masih trauma dan syok. Dia hanya mampu menjawab lima pertanyaan dari tim kami. Tetapi habis itu, dia tidak kuat lagi. Nanti kami akan tanya lagi. Kami masih mencari waktu yang pas,” imbuh Fadli. (***)

sumber: bangkapos.com

Editor :