Kamis | 03 Desember 2020 |
×

Pencarian

PENDIDIKAN KESEHATAN

WARNING!! Izin Perusahaan Bisa Dicabut Jika Punya Usaha Tapi Gak Mendaftar di BPJS Kesehatan 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sintang – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sintang Florensius Kaha mengatakan bahwa semua badan usaha yang memiliki izin dan memiliki tenaga kerja wajib mendaftarkan di BPJS Kesehatan.

Menurutnya hal ini harus dipatuhi oleh semua badan usaha baik yang besar, menengah, hingga kecil.

Loading...

Dengan terdaftar di BPJS Kesehatan, badan usaha memenuhi tanggungjawab terhadap para pekerjanya jika terjadi suatu masalah.

“Semuanya tidak bisa kita bedakan, baik besar sampai kecil. Tidak bisa yang besar saja, yang kecil malah sering bermasalah. Justru kita menyelamatkan dia,” ujar Kaha saat dihubungi Tribun Pontianak, Senin 11 Desember 2017 malam.

Lanjutnya bahwa memang seringkali badan usaha yang bermasalah justru yang kecil dan menengah.

Oleh karena itu, menurutnya kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013 harus diberlakukan.

Loading...

“Usaha besar kalau tidak dibayar BPJS Kesehatan kita tinggal nuntut ke dia, tapi badan usaha yang kecil ini, bayar lima-enam juta saja sudah sering tidak bayar. Inilah yang harus ditekankan kepatuhan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya sebagai pembina badan usaha, juga akan membuat surat edaran kepada semua perusahaan. Pembinaan akan dilakukan terhadap perusahaan-perusaahan tersebut sampai batas yang wajar.

“Kalau tidak mau dibina kita laporkan ke kejaksaan dan diproses oleh kepolisian. Izin perusahaan bisa dicabut. Kita berikan waktu dua-tiga bulan sosialisasi karena tahun 2019 semua warga negara sudah wajib masuk BPJS,” pungkasnya. (***)

Loading...
Loading...