Kamis | 26 November 2020 |
×

Pencarian

BINTAN

Apes! 10 Bungkus Dalam Tas Kecil Itu, Giring Dua Pemuda Tanjung Unggat ke Penjara

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dua orang pemuda warga Tanjung Unggat ini bernasib sial. Soalnya, mereka kedapatan membawa 10 bungkus narkoba jenis sabu di Wisma Tanjung, Sabtu, 30 Desember 2017 sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan kedua pemuda ini dilakukan saat Kodim 0315 Bintan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia asusila.

Loading...

Kedua orang yang diduga pemilik narkoba ini bermula dari kecurigaan Bhabinkamtibmas Tanjung Unggat saat menggelar razia di kamar 305 Wisma Tanjung. Dimana pada kamar tersebut ditemukan dua orang pria menginap, padahal keduanya merupakan warga Tanjung Unggat.

“Kami curiga dan menggeledah tas kecil warna hitam milik Hr, dan menemukan 2 bungkus diduga sabu. Keduanya lalu dibawa ke Makodim bersama barang bukti untuk diinterogasi,” ujar Kasdim 0315 Bintan, Mayor Sugeng, Minggu, 31 Desember 2017 siang.

Setelah diinterogasi, lanjut Kasdim, pelaku mengakui bahwa masih ada narkoba yang tersisa di kamar Wisma Tanjung yang beralamat di jalan Ir Sutami tersebut. Kemudian, anggota kembali menuju kamar 305 dan menemukan lagi 8 paket diduga sabu.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan bahwa barang bukti tersebut positif mengandung amfetamin yang termasuk narkoba golongan I non tanaman. Pernyataan itu disampaikan berdasarkan hasil uji langsung yang telah dilakukan pihaknya di Makodim 0315 Bintan.

Loading...

“Berat totalnya mencapai 94,41 gram bruto. Kasus ini akan ditindaklanjuti Satres Narkoba Tanjungpinang,” ujarnya saat konfrensi pers di Makodim 0315 Bintan.

Selanjutnya, barang bukti tersebut akan diuji kembali bersama dengan pihak BNN Tanjungpinang dan Polres Tanjungpinang.

“Kami mengapresiasi kinerja Babinsa Kodim 0315 Bintan. Sabu ini akan kita timbang secara bersama-sama,” tuturnya.

Untuk informasi lebih lanjut terkait ini, kata Tedjo, nanti akan disampaikan setelah pengembangan penyelidikan yang dilakukan oleh penyidik Polres Tanjungpinang.

“Pihak lain yang terlibat akan kita selidik. Untuk waktunya, kita selama 3×24 jam,” terang Tedjo. (kmg)

Loading...
Loading...