Sabtu | 23 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Bapak Tewas Kesambar Kereta Api, Kedua Anaknya Menangis Histeris

MEDIAKEPRI.CO.ID, Purwakarta – Dua anak berusia belasan tahun datang dan menanyakan keberaan korban tewas tertabrak kereta api di perlintasan kereta api Jalan Kapten Halim, Kabupaten Purwakarta, Sabtu 6 Januari 2018 pagi, beberapa saat setelah kejadian maut itu.

Hal tersebut diceritakan oleh penjaga rel kereta, Iip Sudirman (23) saat ditemui oleh Tribun Jabar di Pos jaga rel kereta api.

Loading...

“Sepertinya sih anak-anak korban. Menanyakan kebenaran korban tertabrak kereta tadi pagi,” katanya.

Dirinya memperlihatkan wajah korban yang sempat difoto sesaat setelah kejadian.

Pada foto terlihat seorang lelaki berumur kira-kira 60 tahun, mengenakan baju putih luka parah di bagian kepala kanannya.

Iip menjelaskan saat diperlihatkan foto tersebut, anak-anak itu menangis dan membenarkan korban adalah ayahnya.

Loading...

“Sambil menangis, anak itu menjawab korban adalah bapanya,” ucap Iip.

Saat ditanya ibunya sudah tahu atau belum, kedua anak korban menjawab ibunya sedang sakit.

Iip pun menanyakan apakah ayahnya mengalami kelainan atau masalah, anak tersebut menjawab tidak kenapa-kenapa.

“Pas ditanya ayahnya punya kelainan jiwa, anaknya jawab enggak, bapak biasa jalan-jalan,” kata Iip menjelaskan.

Setelah mengetahui korban telah dibawa ke RSUD Bayu Asih, kedua anak korban langsung diantarkan menaiki angkot menuju Rumah Sakit.

Diketahui, korban meninggal dunia ditempat kejadian karena mengalami luka parah di bagian kepala.

Saat kejadian, korban tidak membawa tanda pengenal apapun seperti KTP atau yang lainnya.

Kereta api Ciremai ekspres jurusan Bandung-Jakarta melintasi jalur tersebut pada pukul 07.50 WIB. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...