Rabu | 20 Januari 2021 |
×

Pencarian

PERISTIWA

Dampak dari Penutupan Pemerintahan Amerika Serikat Secara Sementara Diprediksi Menguatkan Nilai Tukar Rupiah

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gerak nilai tukar rupiah diprediksi bergerak menguat. Dampak dari penutupan Pemerintahan Amerika Serikat (AS) secara sementara diperkirakan akan mendorong penguatan gerak nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini dan diharapkan nantinya bisa memberi efek positif terhadap perekonomian.

Selain itu, Analis Samuel Sekuritas Ahmad Mikail menyebut, berkurangnya pembelian obligasi Pemerintah AS oleh Tiongkok dan Jepang diperkirakan juga akan membantu penguatan gerak nilai tukar rupiah mengawali pekan keempat di Januari. Tidak ditampik, langkah mengurangi pembelian surat utang tersebut oleh Tiongkok dan Jepang bisa memberikan efek terhadap AS.

Loading...

“Gerak nilai tukar rupiah kemungkinan bergerak di rentang Rp13.300 hingga Rp13.320 per USD,” kata Ahmad Mikail, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Senin, 22 Januari 2018.

Sementara itu, imbal hasil Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan turun. Setelah sempat mengalami koreksi dalam beberapa hari terakhir akibat naiknya imbal hasil global didorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS, imbal hasil SUN 10 tahun diperkirakan akan mengalami penurunan didorong oleh penguatan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

“Imbal hasil SUN 10 tahun kemungkinan bergerak di rentang 6,15 persen sampai 6,18 persen,” tukasnya.

Sebelumnya, saham berjangka jatuh pada Minggu waktu setempat (Senin WIB) karena Pemerintah Amerika Serikat (AS) tetap ditutup. Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump resmi ditutup setelah kubu Partai Demokrat dan Republik gagal mencapai kesepakatan anggaran federal, Sabtu 20 Januari 2018.

Loading...

Indeks rata-rata Dow Jones industrial berjangka turun 32 poin dan sempat turun sebanyak 101 poin. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq 100 berjangka turun masing-masing tiga poin dan lima poin. Gedung Putih dengan cepat menyalahkan Demokrat setelah penutupan dimulai. Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan ini adalah perilaku pecundang.

Partai Republik dan Demokrat saling menyalahkan atas tutupnya pemerintahan (government shutdown) di Amerika Serikat. Penutupan terjadi karena kedua kubu tidak menyepakati rancangan anggaran federal. (***)

sumber: metrotvnews.com

Loading...
Loading...