Senin | 18 November 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Minta Bantuan Dukun Berharap Polisi Lupa Kasusnya, Tapi Doa Polisi Lebih Kuat Sehingga Pemasok Narkoba Jennifer Dunn ini Berhasil Ditangkap di Sini

Sabtu | 27 Januari 2018 | 13:29

MEDIAKEPRI.CO.ID – PEMASOK narkoba jenis sabu terhadap aktris Jennifer Dunn, K alias RRMP ditangkap polisi di daerah Cirebon, Jawa Barat, pada Kamis, 18 Januari 2018. Sebelum ditangkap polisi di tempat persembunyiannya, K sempat berusaha kabur untuk menghilangkan jejak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pelaku sempat menemui orang pintar, usai mendengar kabar penangkapan Jennifer Dunn pada 31 Desember 2017. Ia meminta tolong dukun agar persembunyiannya dan wajahnya tidak dikenali polisi.

Loading...

“Di sana dia sembunyi juga. K atau RRMP ini juga mencari orang pintar untuk mengelabuhi petugas agar tidak ingat lagi,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu 27 Januari 2018.

Meski begitu, usahanya untuk kabur dari penangkapan polisi harus berakhir. Pada Kamis 18 Januari 2018, ia ditangkap di tempat persembunyiannya. “Tapi, doa penyidik lebih kuat. Akhirnya ditangkap di Cirebon,” ungkap Argo.

Dalam penangkapan K tersebut, polisi juga menyita beberapa bukti, di antaranya dua handphone yang didapat di Cirebon dan satu lainnya di Jakarta. Polisi juga menemukan ATM dan buku tabungan terkait dengan bisnis sabu pelaku.

“Ditemukan juga ATM dan buku tabungan, yang diambil itu ada kaitannya dan alurnya. Selain itu membawa ke Jakarta untuk dilakukan penggeledahan, dan ditemukan juga bukti transfer untuk pembelian dan penjualan,” jelas Argo.

Loading...

Diketahui, dalam kasus narkoba yang menjerat Jennifer Dunn tersebut, K memiliki peran sebagai sebagai penyuplai FS. Sementara FS berperan menjual sabu ke Jennifer Dunn. FS dan Jennifer Dunn telah ditangkap kepolisian lebih dahulu.

Atas perbuatannya itu, tersangka diancam Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 junto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp10 miliar. (***)

sumber: galamedianews.com

Editor :

Loading...
Loading...