Jumat | 04 Desember 2020 |
×

Pencarian

PERISTIWA

MIRIS!! Dokter Rumah Sakit Dianggap Biarkan Pasien Sampai Mati Konyol, Netter: Rumah Sakit Pencabut Nyawa

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang wanita membagikan pengalaman mengecewakan yang ia dapat dari sebuah rumah sakit di Medan.

Dari curahan hatinya yang kemudian viral di facebook, awalnya ia mengaku tak percaya dengan kabar buruk mengenai rumah sakit tersebut.

Loading...

“Malam ini saya langsung menyaksikan kinerja mereka.

Awalnya saya tidak pernah percaya mendengar cerita di luar sana akan pelayanan tim medis yang sangat tidak profesional,” tulis pengguna akun Facebook Lia Siantury Caem itu, Minggu 21 Januari 2018.

Lia menyebutkan bahwa pagi itu pamannya dirujuk ke rumah sakit dalam keadaan sekarat dan tidak sadarkan diri.

Namun, pihak rumah sakit dianggap tidak memberi penanganan sewajarnya pada pasien tersebut.

Loading...

“Tapi malam ini, saya mengalaminya langsung. Paman saya malam ini meninggal dunia karena tidak mendapat perawatan medis yang sewajarnya.

Pasien dirujuk pagi tadi dengan keadaan sekarat tidak sadarkan diri ke RS A…M,” lanjut Lia.

Sang paman tidak diberi penanganan yang semestinya dengan alasan tak ada ruangan ICU yang tersisa.

Lia merasa tidak terima dengan alasan itu, yang kemudian ia anggap sebagai penyebab pamannya ‘mati konyol’.

Bahkan, ketika keluarga pasien meminta untuk dipindah ke rumah sakit yang lain, dokter yang seharusnya menangani pamannya malah menyatakan suatu lelucon.

“Akan tetapi sampai malam ini, pasien mati konyol hanya karena tidak adanya ruang ICU yang kosong.

Ketika saya dan keluarga meminta untuk pindah ke RS lain, pihak rumah sakit (dokter yang menangani pasien) menakut-nakuti dengan lelucon bahwasanya pasien tidak akan diterima di RS mana pun, dengan alasan mereka yang akan melobi rumah-rumah sakit untuk tidak menerima pasien.

Sampai paman saya meninggal dunia dengan konyol hanya karena RS membiarkan pasien yang sekarat tanpa adanya penanganan yang serius,” tutup Lia.

Warganet pun memberi komentar jengkel yang ditujukan pada rumah sakit tersebut.

Mdeanra Hafies Algazali: Sama persis waktu ponakan saya koma sampai meninggal. Banyak alasan dari RS. Makanya malas juga mau pergi ke RS. Kalau masih bisa jalan dikasih pulang kalau sudah koma dirawat tapi enggak ada inilah enggak ada itulah. Harus begini dan harus begitu, pusing kepala, susah kalau enggak ada uang.

Bernard Tambunan: Kurang ajar pihak rumah sakit itu lah. Tuntut terus pihak rumah sakit, jangan seenak perutnya ngomong kayak gitu. Memang dokter biadab.

Clara Clarita Rafunsel: Rumah sakit pencabut nyawa. Sudah banyak laporan tentang rumah sakit ini, tapi masih belum ada tindakan sampai sekarang.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 12 ribu kali. (***)

sumber: tribunnews.com

Loading...
Loading...