Senin | 14 Oktober 2019 |
×

Pencarian

NEWS

Suami Kaget Meritha Ditemukan Tewas di Selokan “Diduga Loncat atau Bunuh Diri,”

Senin | 08 Januari 2018 | 13:48

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Meritha Vridawati (26) ditemukan tewas di selokan samping Bank Papua depan Thamrin City, Jalan Boulevard, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin 8 Januari 2018 sekitar pukul 06.00 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap suami dari Meritha.

Menurut keterangan suami, Meritha meninggalkan rumah dengan alasan ingin beli bubur.

“Suaminya sudah kami interogasi, yang bersangkutan meningalkan rumah dan beli bubur, tahu-tahu ada di selokan dekat bank,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin 8 Januari 2018.

Argo mengatakan, Meritha diduga bunuh diri dengan motif terbebani selama bekerja.

Meritha diketahui bekerja di salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara. Polisi masih mendalami dugaan motif lain dalam kasus ini.

“Keterangan suami, yang bersangkutan seperti mengalami kelebihan beban dalam bekerja. Ini untuk sementara itu motifnya. Kami masih dalami lagi,” ujar Argo.

Pengakuan suami, tak ada cek-cok dengan Meritha, sebelum istrinya itu bunuh diri, “Sementara belum ada,” ujar Argo

Sebelumnya, Kepala Humas Polres Jakarta Pusat Komisaris Polisi Suyatno menerangkan, Meritha ditemukan tewas oleh dua orang saksi mata yang mendengar teriakan seorang perempuan dan benturan keras dari lantai 10 Apartemen Cosmo Park, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Saksi mendengar teriakan dan melihat benda terjatuh, serta suara benturan dari arah lantai 10 Apartemen Cosmo Park tepatnya di depan Bank Papua,” ujar Suyatno melalui keterangan tertulis, Senin 8 Januari 2018.

Menurut keterangan dua orang saksi, ucap Suyatno, Meritha ditemukan dalam posisi terletak di selokan atau got samping Bank Papua. Meritha sudah tak lagi bernyawa. Suyatno mengatakan, hasil penyelidikan sementara, Meritha diduga bunuh diri.

“Diduga loncat atau bunuh diri,” ujar Suyatno.

Perempuan ini, berasal dari Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kondisi terakhir saat tewas, Meritha mengalami patah tangan kanan, muka dan hidung berdarah, serta memar akibat benturan ditubuh.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti dari tempat kejadian perkara, yakni dompet warna coklat berisi KTP, kartu ATM, Kartu Indonesia Sehat, SIM C atas nama Korban, HP iPhone, kalung warna putih, cincin, STNK motor AB 2851 NN, dan kunci sepeda motor merek honda.

“Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. Kasusnya ditangani oleh Polsek Metro Tanah Abang,” ujar Suyatno. (***)

sumber: tribunnews.com

Editor :