Senin | 26 Oktober 2020 |
×

Pencarian

LINGGA

Tragis! Detik-detik Rumah Nyebur Laut di Desa Rejai, Tiupan Angin Kencang, Lalu Disusul Suara Krek…krek

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Pagi itu, Kamis, 11 Januari 2018 hari yang tak terlupakan bagi Imran dan keluarganya.

Musibah yang menimpanya, telah menghancurkan ‘istana’ yang melindungi diri dan keluarganya dari panas dan hujan. Bahkan ia tak berdaya untuk menguras asinnya air laut yang menggenangi sebahagian lantai dan dinding rumahnya.

Loading...

Jais, anak Imran menghela nafas dalam sebelum memulai untuk mengingat peristiwa yang dialaminya beberapa hari lalu.

Belum bisa ia mengeluarkan kata-kata, karena matanya tertuju ke rumahnya yang lantainya dipenuhi gelombang air laut.

“Pagi itu angin sangat kencang,” katanya mulai membuka suara.

BACA: Rumah Program RTLH 2015 di Desa Rejai Lingga ‘Nyebur’ ke Laut, Korban Diungsikan

Loading...

Sekira pukul 07.15 WIB, saat itu dirinya lagi duduk dan bercerita bersama orangtuanya. Seperti biasa, ia menunggu istrinya membeli kopi.

Disela-sela sedang asik bercerita, tiba-tiba terdengar suara riuh. Begitu berasa sekali, angin kencang. Lalu terdengar suara krek krek di bagian belakang rumahnya, tepatnya tonggak penyanggah toilet.

Jais langsung sigap, ia turun ke bawah rumah. Sedangkan, Imran sambil menggendong cucunya lari ke bagian depan rumah.

“Rumah mau roboh,” jeritan Jais dari bawah pelantar rumahnya kepada Imran. Dan selang beberapa detik kemudian, rumah warna biru itu langsung nyebur ke laut.

Dikatakan Jais, yang berada didalam rumah saat itu ada enam orang, ia, Imran bersama cucunya aisyah dan ketiga anaknya.

“Alhamdulillah yang penting kami sekeluarga selamat,” ungkapnya kepada mediakepri.co.id dari pondok pengungsian sementara yang dibangunnya di depan rumahnya yang mengalami musibah.

Disebutkannya banyak warga yang berbaik hati untuk menyiapkan ruangan untuk dijadikan tempat peristirahatan Imran dan keluarga. “Terima kasih. Banyak warga yang mau membantu,” katanya. (meteo)

Loading...
Loading...